wanita yang di tinggal pergi oleh calon suami seminggu sebelum acara ... bukan kah menyedihkan
hidup ku mulai berubah saat aku bertemu malaikat kecil yang sangat cantik... dia adalah anak dari seseorang yang di jodohkan pada ku
apakah aku bisa bahagia ? apakah aku akan mrndapat kan cinta ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#RMH 14
selamat membaca semua
enjoy...
chacha bangun kesiangan karna sehabis subuh iya melanjutkan tidur
chacha terbangun ...
chacha" ya ampun udah jam tujuh ...
chacha buru buru bangun dan berlari ke kamar mandi
selesai mandi chacha buru buru turun ke bawah
bu mia yang melihat langsung menegur chacha
bu mia" cha pelan pelan jangan lari lari gitu
chacha" ibu kenapa gak bangunin chacha ...
bu mia" kamu keliatan nya capek cha jadi ibu gak tega mau bangunin kamu ...
chacha" ooo... om radit udah pergi bu
bu mia" udah cha ... cha hari ini ibu ikut ke toko ya ... ibu bosen
chacha" tapi ibu jangan kerja apa apa ya ... nanti ibu sakit
dulu bu mia lah yang membantu chacha di toko roti hingga bu mia jatuh sakit radit dan chacha tak mengizinkan bu mia membatu chacha atau pun bekerja
bu mia" iya iya ... bawel (mencubit pipi chacha)
chacha dan bu mia pergi ke toko roti,
sesampai nya di sana bu mia di sambut oleh bulia
bu lia" eh mba mia ... udah lama gak kesini ya mba
bu mia" iya ... kangen loh aku
chacha meninggal kan bu mia dan bu lia untuk mengobrol
chacha memasuki ruangan nya untuk melihat laporan yang di buat ataya dan dimas
chacha membaca setiap detail laporan itu
merasa cukup chacha mengerjakan hal lainnya
chacha merasa sangat rindu pada rara namun iya tak bisa bertemu karna tak tahu alamat nya ...
chacha teringat kata kata bu mia tadi jika om radit pergi ke kantor pagi pagi sekali dan terburu buru
chacha mengambil ponsel nya ...
tak menunggu lama om radit mengangkat telpon nya
radit* hallo cha ... ada apa ?
chacha* gak apa apa ... cuma mau tanya... apa kah ada masalah di kantor
radit* tidak (berbohong) ... mengapa kamu menanyakan itu
chacha* om lagi gak bohongin chacha kan ... kenapa om ke kantor pagi pagi ...
radit* sudah dulu ya cha om harus rapat (menghindar)
chacha* baik lah ...
sambungan telepon terputus chacha tahu ada yang tak beres dengan om nya itu
chacha mencari tahu lewat sahabat nya fani
(Via WA)
chacha* fan ..
*fani..
fani* iya cha
chacha* fan boleh tanya sesuatu
fani* apa itu ?
chacha* apa ada masalah di kantor om radit
fani* apa kau tak tahu ...
chacha* soal apa ?
fani* pak david orang kepercayaan om mu ... itu kabur dan membawa lari uang perusahaan
chacha* apa!! serius kamu fan ...
fani* iya ... ini aku sedang berada di kantor om radit
chacha* aku akan kesana
chacha mengakhiri pesan singkat nya itu dengan fani dan bergegas menuju kantor om radit
tak berapa lama chacha tiba di kantor tersebut
lansung naik ke ruangan om nya
dari kejauhan chacha melihat fani di depan ruangan om nya
chacha" fani ... di mana om radit
fani" sedang di dalam bersama beberapa investor
chacha" apa om radit baik baik saja
fani" begitu lah kita tunggu saja ...
chacha dan fani menunggu di luar dengan harap harap cemas ... dengan nasib paman dan perusahaan nya
hampir satu jam namun tak ada tanda tanda jika rapat itu selesai
sekitar satu setengah jam keluar lah beberapa orang dari ruang rapat itu namun bos fani dan beberapa orang belum keluar
chacha" fan mengapa mereka lama sekali
fani" aku pun tak tahu cha
tak lama beberapa orang keluar namun tidak dengan bos fani
chacha" fani bos mu lama sekali aku tak sabar ingin bertemu om ku
chacha menerobos masuk saat masuk chacha mendengar kata kata yang tak bisa iya jelaskan
" bagai mana jika pak abi nikahi saja ponakan saya "
bagai di sambar petir di tengah hari
kata kata dari om radit itu, membuat ChaCha benar benar terkejut di buat nya
next semua
jangan lupa favorit ,like,komen,dan saran nya buat aku ya
terimakasih semua nya