NovelToon NovelToon
30 Hari Menjelang Perpisahan

30 Hari Menjelang Perpisahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mawar berduri

selow up

seorang istri yang di gugat cerai oleh suaminya disaat dia mengidap penyakit yang sangat parah.


Nadira harus menerima kenyataan ketika dia divonis kanker rahim stadium 3, yang hanya akan bertahan hidup selama 30 hari saja, bukan perhatian dan kasih sayang yang dia dapatkan, tapi kesakitan yang sangat luar biasa, kenapa?
karena suaminya menggugat cerai karena dia akan menikah lagi dengan perempuan lain.


bagaimana ceritanya?
silahkan baca kelanjutannya ya!
jangan lupa like, comen, serta votenya 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar berduri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kangen ayah

Hari terus berganti, tapi Nadira masih saja merasakan sepinya sendiri, bersama sunyinya malam yang selalu setia menemani.

Nadira membuka jendela kamarnya menikmati hembusan angin malam yang begitu menusuk hati sanubari.

Gelapnya malam ini menggambarkan hatinya yang sedang dilanda kegalauan.

Rasa kehilangan begitu sangat menyakitkan, tapi dibalik itu dia merasakan kedamaian, ketentraman hati karena si biang masalah sedang pergi tanpa ada kabar sama sekali.

"Mas Bayu pasti sedang bersenang-senang bersama Elsa, dia sampai lupa kasih kabar ke anak anak, keterlaluan" ujar Nadira mengepalkan tangannya, tak terasa air matanya jatuh membasahi pipi.

Angin malam yang berhembus begitu kencang membuat Nadira merasa kedinginan, dia menutup kembali jendela kamarnya lalu duduk di sofa tempat Bayu biasa tertidur lelap.

Tangan Nadira yang putih mulus itu mengambil foto Bayu yang terpajang rapi di meja samping.

"Secepat ini kamu berubah mas, dulu kamu tidak pernah membentak aku apalagi sampai menyakiti aku seperti ini, tapi kenapa setelah kamu mengenal Elsa kamu jadi berubah" ujar nadira menjatuhkan air matanya.

Tooook

Tookkk

Tookkk

Bundaaaaa

Teriak Ilham dan Sifa memanggil Nadira dari luar kamar.

"Iya sebentar nak" teriak Nadira dari rumah dalam kamar.

Nadira langsung menghapus air matanya sembari berjalan untuk membuka pintu kamar.

"Ada apa sayang?" Tanya Nadira membuka pintu kamar sembari tersenyum manis

"Bunda, ini sudah jam 8 malam, memangnya bunda tidak mau bantu kita ngerjain tugas?" Jawab Ilham.

Ilham cemberut Ketika bundanya lupa untuk membantu mereka mengerjakan PR.

"Ya Allah sayang, bunda lupa nak, maafinn bunda ya!" Ujar Nadira mengelus pundak anaknya itu.

"Tumben bunda sampai lupa, biasanya juga bunda yang selalu ingatkan kita" ujar ilham menggerutu

"Maaf ya nak, bunda bner bner lupa, ya sudah, sekarang kita belajar ya, ayo kita ke bawah"

Nadira menggandeng tangan kedua anaknya berjalan menuju ruang bawah.

"Bunda, ayah ko gak ngabarin kita ya? Apa ayah lupa sama kita?" Tanya Ilham menoleh ke arah bundanya.

Sudah 2 hari Bayu pergi meninggalkan kedua anaknya, Bayu sama sekali belum memberikan kabar kepada mereka sehingga mereka mengira bahwa ayahnya lupa.

"Ko Ilham nanyanya gitu? Ayah gak mungkin lupa sama kita sayang" jawab Nadira tersenyum.

"Kalau ayah gak lupa sama kita, kenapa ayah gak hubungi kita bunda?"

Ilham bertanya lagi kepada bundanya.

"Sini kalian duduk disamping bunda, Ilham dengerin bunda ya nak, ayah itu tidak mungkin lupa sama kita, ayah gak kasih kabar sama kita karena mungkin ayah lagi sibuk, atau mungkin saja disana susah sinyal sayang, ayah itu kerja di luar kota karena ayah mau cari uang buat kita, buat biaya sekolah Ilham sama Sifa" jawab Nadira sembari mengelus kepala kedua anaknya.

"Oh jadi gitu ya bunda? Maafin kita ya bunda, habisnya kita kangen sama ayah, sudah dua hari ayah tidak ada bersama kita" ujar Ilham yang sangat merindukan ayahnya.

"Bunda mengerti perasaan kalian nak, bunda juga kangen banget sama ayah"

"Ya sudah, sekarang kita mulai belajarnya ya!, Habis belajar, kita telpon ayah, gimana? Apa kalian setuju?" Tanya Nadira tersenyum

"Iya bunda, setuju" jawab kedua anak pintar itu begitu semringah

Merekapun memulai mengerjakan soal mereka masing masing, sedangkan Nadira, dia memperhatikan kedua anaknya sembari melamun, memikirkan nasib kedua anaknya setelah dia pergi.

Nadira begitu cemas, dia takut kematiannya datang lebih awal ditimbang perkiraan dokter, dia tidak tau lagi harus berbuat apa untuk merebut kembali perhatian Bayu kepada kedua anaknya.

"Bunda, punya Sifa udah nih, bunda periksa ya!" Ujar Sifa menyodorkan bukunya ke hadapan Nadira

"Iya nak"

Setelah di periksa

"Punya Sifa sudah benar semua, sekarang giliran ka Ilham, mana punya ka Ilham? Coba bunda lihat" ujar Nadira tersenyum

"Ini bunda" Ilham menyodorkan bukunya.

Setelah di periksa.

"Anak anak bunda memang pintar pintar ya, semua jawaban kk juga benar, gak ada yang salah, bundaa bangaa punya anak seperti kalian nak" ujar Nadira merasa terharu.

Nadira memeluk kedua anaknya dengan penuh kasih sayang sembari menjatuhkan air matanya.

"Andai saja bunda punya waktu lebih lama lagi, bunda pasti akan sangat bahagia, bunda ingin sekali melihat kalian Tumbuh dewasa menjadi anak anak yang sukses, bunda sayang banget sama kalian nak" batin nadira

Loh ko bunda nangis?" Tanya Ilham ketika melihat bundanya menjatuhkan air mata.

"Iya sayang, bunda terharu" jawab Nadira

Dia menghapus air matanya sembari tersenyum manis.

"Ayo kita telpon ayah"

"Asiiiiikkkkk, ayo bunda"

Nadira mengambil ponselnya dari saku celana, lalu dia mencoba menghubungi Bayu lewat video call.

...Tuuuuuutt...

...Tuuuuuutt...

...Tuuuuuutt...

...Suara panggilan yang belum di angkat...

"Mas, itu siapa sih yang telpon" tanya Elsa yang sedang bermanja bersandar di bahunya.

"Nadira, paling jg anak anak kangen sama aku" jawab Bayu menoleh ke arah Elsa

Elsa langsung bangkit, dia terlihat cemberut ketika mengetahui Nadira menelpon Bayu.

📱Hallo sayang" Bayu mengangkat telpon

Dia tersenyum melambaikan tangannya kepada Ilham dan Sifa.

📱Hallo sayang, gimana kabarnya?" Tanya nadira tersenyum.

📱 Alhamdulillah aku baik sayang, gimana kabar anak anak ayah? Ayah kangen banget sama kalian" ujar Bayu tersenyum

📱 Alhamdulillah kita baik baik saja ayah, ayah kenapa gak kabarin kita? Kita kangen banget sama ayah" tanya Sifa tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca

📱Maaf, ayah gak sempat hubungi kalian karena ayah sibuk banget nak, ini juga ayah lagi di luar bersama teman kerja ayah, Sifa sama Ilham bisa lihat kan tempatnya rame kaya gini?" tanya Bayu yang pintar mencari alasan.

"Kamu bilang kepada anak anak kalau kamu sibuk bersama klien, aku harap kamu tidak bohong mas" batin Nadira

📱Maaf ayah, kita sudah menganggu ayah, ayah baik baik ya disana, ayah jangan lama lama, kita berdua kangen banget sama ayah" jawab Ilham kepada ayahnya.

📱Iya sayang, besok lusa ayah pulang ko, Ilham tunggu ayah ya!" ujar Bayu

ponsel itupun Ilham berikan kepada bundanya karena dia tidak mau mengganggu ayahnya yang sedang sibuk.

"Bunda ini ponselnya" ujar Ilham menyodorkan ponsel itu ke hadapan Nadira.

"Sini, bunda juga mau bicara sama ayah" ujar Nadira mengambil ponsel itu dari anaknya.

Nadira berpindah tempat, dia berjaga jaga menjauh dari kedua anaknya karena takut ada pertengkaran diantara mereka.

📱Hallo mas, kamu lagi ngapain?" tanya Nadira kepada suaminya.

meskipun mereka selalu berantem Nadira tetap saja merasa kangen kepada suaminya.

📱Aku sedang makan di cafe" jawab Bayu.

"udah belum sayang?" tanya Elsa memeluk tubuh Bayu dengan mesra.

📱Aku sedang makan malam bersama Elsa, iya kan sayang?" tanya Bayu menoleh ke arah Elsa

Nadira yang melihat kemesraan mereka berdua pun langsung mematikan teleponnya.

1
falea sezi
ibunya berbunga bunga mau dpet kon.. baru. ampe. lupa. ma anak😒 ma garpu aja. klo gatel. buk. janda gatel
Napiah AL Hafidza
baru nyadar Bayu kemarin2 kemana aja🤔
Larass
aku salfok sama tulisan author nya yang ngagalibrig harus nya kan gemetar ajh gtu🤭😂
Rita Eka Juliana
/Heart//Heart//Heart/
Hanum Anindya
ceritanya bagus kak. semangat ya 😊
Hanum Anindya
wow keren banget kak ceritanya kayanya. ini pernah. mampir deh novel yang menurut aku bagus banget ceritanya. semngat ya kak! maaf baru mampir lagi🙏😘
👑Keluarga author
⭐⭐⭐⭐⭐
Prapti Wati
ini novel sdh gk ada kelanjutanya apa ya.
Adelia Syavira Eryani
jd ga suka ama perannya nadira deh
Siti Aisyah
penerbangan Singapore -jakarta, cm 1jam 50 menit. tidak sampai 2 jam. Mkn author bisa Googling terlebih dulu biar ceritanya terlihat lebih real. cm saran saja. terimakasih atas ceritanya, sangat menarik dan menguras air mata. tp sayang, ada beberapa hal yang selalu diulang2.
Adelia Syavira Eryani
diatas td ktny 2 bula. skrng 2 tahun bingung euy
Adelia Syavira Eryani
bingung deh kan awalny cmn 2 bulan di Singapura ya trus si bayu jg bru 2 bulan nikah ko tbtb udh ada anakny aja ama elsa thor ? ktny jg 2 hari lg dia mau plng dr Singapore tp skrng dia udh ama dokter reza gmn ? bingung
Lory Yati
sangat menarik
winda
alur ceritanya bagus
Sahrul Hasena
setiap anak punya pikirannya masing masing.... mungkin sekarang ilham berpikir bahwa ibunya sudah tak sayang. lagi seperti dulu ..karena terlalu sibuk dg urusannya sendiri 😚😚😚...
seorang anak pun dapat memaafkan kesalahan orang tuanya sendiri seberapa besar pun kesalahannya 😚😚 disiniii kita jangan dulu menghakimi orang lain karena mereka memiliki sudut pandang yang berbeda... 😏😏😏 dg ilham yang merasa di abaikan oleh bundanya☺😢😢dan kemudian datang ke Ayahnya dan disitu dia merasakan kasih sayang ayahnya... 🤗🤗
sesungguhnya seorang anak itu hanya ingin di mengerti , dipahami, dan disayangi. 🤗🤗 tanpa alasan..
Sahrul Hasena
kasihan ilham.... jadi dewasa sebelum waktunya... semoga nanti dikemudian hari tidak ada dendam yang terselip di benak Ilham untuk kedua orang tuanya......... 🤗🤗🤗
Sahrul Hasena
Nad.. kok kamu jadi gini sih😴😴😴😴... benar kata ilham bunda sudah benar benar berubah. 😏😏😏nadira ingat jangan sampai kamu menyesal👿👿👿👿
Sahrul Hasena
nadira sampai disini apa kamu gak ngeh sama perlakuannya ilham??? ilham sebenarnya sayang sama bundanya.. tapi disisi lain iya merasa kecewa karena seolah olah tidak di anggap oleh bundanya. sampai mw fitting baju pun tak pamit dulu sama Ilham...
Nadira kami senang melihatmu bahagia... tapi kenapa kamu melupakan perasaan anak anakmu??? .
Nadira luangkanlah waktumu sebelum ijab kobulmu untuk anak anakmu.... dengarkanlah jeeitan hati mereka😍😢😢😢😢
Sahrul Hasena
salut sama ilham dengan usia yang terbilang masih di bawah umur sudah tau permasalahan yang sedang di hadapi orang tuanya
ilham yang sabar ya naaak.... mungkin bundanya Ilham tidak tau kalo ilham sudah swdewasa ini... dan tak ingin melihat ilham sedih. 😊😊😊
ilham yang semangat ya... untuk memberi semangat pada bunda,, agar Bunda selalu bahagia.. 💪💪😘😘
Poetree Feetria Natazha
Sekarang kehidupan Elsa udah mulai tdk tenang.... selalu dibayang2i ketakutan terkena penyakit mematikan...semoga Aja nanti dgn dpt penyakit yg berbahaya Elsa bisa melupakan niat jahatnya yg Akan menghancurkan kebahagiaan keluarga nadira...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!