Rate 21+
#Bijaklah dalam membaca#
Seorang Tuan Muda yang bernama Kelvin Artademaga yang kerap dikabarkan seorang playboy kelas kakap, dalam sekejap bisa jatuh cinta dengan Wulan gadis yang ia temui tak sengaja di sebuah Club.
Kelvin begitu tergoda, hingga pada akhirnya Kelvin menjebak Wulan. Hingga pada akhirnya, seorang Kelvin berhasil merenggut kesucian gadis itu. Tanpa Kelvin sadari, kalau wanita satu malamnya itu adalah pembantu yang bekerja di rumahnya. Wulan saat itu kabur dari rumah mewahnya dan menyamar menjadi gadis cupu. Gadis berkacamata besar.
Berhasilkah Tuan Muda mengejar cinta satu malamnya?
Disaat Wulan dan Kelvin sudah menyatu dengan ikatan suci pernikahan yang baru sehari. Kelvin harus menelan pahit karena Wanita satu malamnya pergi selama-lamanya.
Sanggupkah Kelvin menjalani hari-harinya? Sanggupkah Tuan Muda ini menjadi sosok ayah dan ibu untuk Baby Al, hasil cinta 2 malamnya dengan Wulan.
Apakah kehadiran Kanaya (kembaran Wulan) mampu membuat Kelvin jatuh cinta?
Penasaran sama kisahnya?
Hanya di Tuan Muda Mengejar CINTA (Cinta Satu Malam)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13
Di rumah kediaman Artademaga, Vipian dan Gani menyambut kedatangan Kenzo putra keduanya.
"Selamat datang boy," seru mama Vipian memeluk tubuh Ken dengan sangat hangat. Ken membalas pelukan sang mama.
Sekarang giliran papa Gani yang memeluk hangat tubuhnya Ken dan di balas juga oleh Ken.
"Akhirnya putra papa pulang juga," seru sang papa seraya menepuk-nepuk punggungnya Ken.
Ken dan papanya melepaskan pelukannya,"Mam! Pap! Dimana Ka Kelvin?" tanya Kelvin saat tidak mendapati sosok kakanya.
"Entahlah Ken! Padahal mama sudah menghubungi kakamu. Apa mungkin kakamu masih sibuk dengan pekerjaannya di kantor," ucap sang mama.
Ken mangut-mangut.
Hemm!
Mis Li alias Lia saat ini sedang tidak ada pekerjaan. Mis Li diam di dalam kamarnya. Mis Li terus memandang foto. Entah itu siapa?
"Aku kangen sama kamu? Maafkan aku! Ternyata sangat sulit untuk melupakan kamu," ucap Mis Li lirih. Lia terus memeluk foto tersebut.
Sementara Kelvin masih bersama Wulan. Kelvin dan Wulan sudah tiba di parikiran supermaket.
"Gimana apakah masih terasa sakit? kalau masih kesusahan, gue akan gendong loe," tawar Kelvin.
"Sudah tidak terlalu sakit tuan! Sudah jangan mencemaskan gue seperti itu," ucap Wulan enteng.
Wulan pun membuka pintu mobilnya dan keluar. Perlahan-lahan Wulan mencoba untuk melangkah. Luka di kedua lututnya emang masih terasa sangat sakit. Wulan berjalan pun sedikit pincang-pincang. Kelvin merasa kasian dan tidak tega melihat wanita satu malamnya itu merasa kesulitan untuk berjalan.
Kelvin langsung keluar dari dalam mobilnya. Kelvin kembali menggendong tubuh Wulan.
"Iiih lepasin." Wulan memberontak seraya memukuk-mukul bahunya Kelvin. Namun Kelvin acuh saja.
Saat ini Kelvin dan Wulan menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak? Sang pengeran kini tengah menggendong gadis cupu yang berpenampilan lusuh. Kelvin kembali membawa Wulan masuk kedalam mobilnya.
"Aish... Tuan Kelvin, gue itu mau belanja. Kenapa masuk lagi kedalam mobil?" tanya Wulan kesal seraya mengkerucutkan bibirnya.
Kelvin gemas. Kelvin menarik bibirnya Wulan yang mengkerucut itu.
"Gemesin deh," goda Kelvin.
Wulan menepis tangan Kelvin. Wulan memukul-mukul bidang dada Kelvin.
"Menyebalkan," desisnya.
Kelvin ketawa ringan, Kelvin merasa sangat happy hari ini. Kelvin sebelumnya belum pernah merasakan hal seperti ini. Ketawa lepas bersama seorang wanita.
Gue semakin yakin kalau loe itu gadis yang gue cari. Gue tidak akan menyerah untuk bisa mendapatkan cinta kamu, cupu, jelek.
"Sini mana daftaran belanjaannya. Biar gue saja yang berbelanja. Loe diam saja di dalam mobil," kata Kelvin dan di anggukan oleh Wulan.
Wulan memberikan daftran menu yang harus di beli. Kelvin tercengang saat melihat daftrannya.
"Sebanyak ini?" tanya Kelvin seraya menggaruk-garuk pelipisnya yang sama sekali tidak gatal.
"Yes!"
"Ok! Istriku sayang." Kelvin kembali menyentuh dagunya Wulan. Saat ini Wulan membalas dengan senyuman yang teramat manis menurut Kelvin.
🌹🌹🌹
Nindy dan Bima sudah tiba di rumah kontrakan papa Burhan.
"Kamu yakin ini kontrakan papa kamu?" tanya Bima saat mobil Bima terparkir di depan rumah kontrakan.
"Iya Bim. Awalnya aku itu dari keluarga yang sangat sederhana, lalu mama dan papa bercerai. Entah karena masalah apa! Kemudian papa Arya melamar mama," jelas Nindy tanpa sungkan.
Bima hanya mangut-mangut saja.
Setelah itu, Bima dan Nindy keluar dari dalam mobil.
Tok... tok... tok!
Nindy mengetuk pintu rumah kontrakan papanya.
Klek!
"Nindy... anakku," seru papa Burhan.
"Papa... " Nindy lansung memeluk tubuh sang papa.
.
Di dalam supermaket Kelvin kembali menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak? Kelvin berbelanja begitu banyaknya.
"Suami idaman," celoteh ibu-ibu paruh baya yang berdiri di belakang Kelvin. Kini Kelvin sedang berdiri di depan kasir.
Kok gue mau-maunya sih berbelanja sebanyak ini hanya demi seorang wanita. Padahal mama sendiri kalau menyuruh gue berbelanja pasti gue tolak.
(Bersambung)