NovelToon NovelToon
Cinta Istri Ketiga

Cinta Istri Ketiga

Status: tamat
Genre:Poligami
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Muhammad Yunus

"Siapa wanita yang rela Suaminya Menikah lagi..??"

Sama halnya dengan wanita bernama
Afifah Hilya Nafisah (21), wanita berdarah Sunda dan Jerman tersebut, entah mengapa kontra sekali dengan kata POLIGAMI.

Kalo di tanya mengapa dia begitu benci poligami bahkan dia sendiri belum menikah? alasannya karena kebanyakan sekarang orang berpoligami karena kepuasan batin semata ,(nafsu). bukan seperti Nabi. yang memang niat untuk membantu para janda.

Lantas bagaimana ??
Ketika takdir justru membawa dia kedalam kehidupan POLIGAMI, bukan menjadi wanita yang yang justru terusik akan adanya madu, Namun justru dirinyalah yang menjadi madu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehilangan.

Di kontrakkan inilah Afifah membawa sang suami pulang dari rumah sakit.

"Mas istirahat dulu biar Fifah masak buat nanti sore!"

Azam tersenyum dan mengangguk.

Di dapur dengan cekatan Afifah memasak menu makanan sederhana, memanfaatkan bahan yang ada di kulkas, setelah selesai dengan urusan dapur, Afifah menemui Azam ke dalam kamar.

Azam masih tertidur lelap , Afifah duduk dipinggir ranjang memperhatikan wajah sang suami, tiba- tiba ponsel Azam menyala, Afifah hanya melihat sekilas, rupanya sebuah pesan WA dan beberapa kali ponsel Azam menyala membuat Afifah penasaran, Afifah melihat nama Susi didalam kontak WA Azam sepintas pesannya terbaca sedikit.

("Azam gue ingin menyerah") .

Afifah membaca sedikit pesan yang tertera di layar ponsel Azam, Susi memberi pesan pada Azam dengan kata ingin menyerah, menyerah untuk alasan apa??

Afifah POV

Sampai kapan mas Azam memberitahu tentang dirinya dan keluarganya?, rasanya aku sudah tidak sabar menunggu, aku tidak ingin selalu gelisah begini, dan sekarang apa lagi ?? apa maksud pesan istri pertama mas Azam..?? pesan yang sedikit mengusikku apa maksud kata ingin menyerah??,kenapa rasanya pernikahan ku dengan mas Azam penuh teka teki?? aku takut istri mas Azam menyerah , mundur dari pernikahannya karena kehadiran ku..ya Allah apa yang harus kulakukan..??

Ting'

Ting'

Author POV

Lamunan Afifah buyar ketika mendapat pesan di ponselnya. Wajah Afifah panik seketika membaca sebuah pesan singkat yang dikirim oleh pelayan di rumah besar.

"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un" air mata Afifah mengalir. Afifah menatap wajah Azam, bagaimanapun juga Azam harus mengetahui kabar duka ini, pelan-pelan Afifah mengenggam tangan Azam.

"Mas, mas Azam" Afifah membangunkan suaminya dengan lembutnya.

Pelan-pelan mata Azam terbuka, Afifah dengan cepat menghapus air matanya.

"Dek IFA ada apa?? apa udah masuk ashar..??"

Afifah menggeleng pelan.

"Mas' Afifah boleh tanya..? harta, anak, istri dan segala yang kita punya adalah titipan dari Allah, jadi seandainya Allah ingin mengambilnya apa yang harus kita lakukan..?"

Azam menyerenyit mendengar pertanyaan Afifah

"Kenapa tanya begitu???.

dek' harta, anak, istri dan segala yang kita punya adalah milik Allah, jadi ketika Allah SWT, mengambil dari kita, pemilik sementara, kita harus sabar ikhlas dan menerima"

Mendengar jawaban Azam, Afifah menangis sesenggukan, "Maaaaas kita harus sabar dan ikhlas menerima Allah telah mengambil harta kita yang paling berharga"

Azam tidak menjawab namun demikian ia bertanya kepada Afifah, "ada apa??? dan Allah mengambil harta berharga apa dari kita dek?" Azam segera duduk dari ranjang menatap wajah istrinya.

"Fajar, maas, hik, hik, hik, Allah mengambil Fajar dari kita. Fajar hik, Fajar meninggalkan kita selama lamanya maaaaas!".

Azam langsung memeluk tubuh istrinya, agar sama-sama tenang, kita pulang sekarang dek' kita naik pesawat dan travel saja mas belum sanggup menyetir sendiri." Afifah mengangguk, dan segera mencari tiket pesawat dan memesan travel.

Setelah berkemas memasukan makanan kedalam kotak dan beberapa pakaian Afifah dan Azam meninggalkan kota Surabaya dan menuju Bandung.

"Mas' Ifah tau mas Azam sedang berduka, Tapi Fifah mohon mas makan yaa..!!, sedikit saja..! agar bisa minum obat" Afifah bukanya tidak tau tentang perasaan suaminya, sebagai seorang Ayah Azam pasti sangat sedih kehilangan darah dagingnya, Namun Afifah juga menghawatirkan keadaan Azam yang baru saja keluar dari rumah sakit, Azam mengangguk.

Afifah menyuapi suaminya yang bersandar di pintu mobil karena serong menghadap Afifah, setelahnya memberikan Azam obatnya. Azam dan Afifah menunggu mobil sampai bandara, setibanya di Bandar Udara Internasional Juanda," Sidoarjo Surabaya. Afifah segera membawa sang suami untuk

Check In , karena 1 jam lagi mereka terbang ke Bandung.

Azam nampak lebih banyak diam, Afifah memakluminya, sebagai seorang bunda yang baru mengenal Fajar saja ia turut merasa kehilangan, apa lagi Azam yang memang ayah kandungnya. Perjalanan kali ini Azam dan Afifah memang memakai pesawat tidak dengan mobil karena memakai mobil cukup memakan waktu hingga 9 sampai 10 jam.

Kini Azam dan Afifah sudah menaiki pesawat menuju Bandung, Afifah ingin menanyakan apakah Susi dan ismi datang..? sayangnya Afifah tidak memiliki keberanian.

Akhirnya beberapa jam perjalanan Azam dan Afifah sudah sampai ke rumah Besar para pelayan dan anak-anak nampak berkabung.

Azam mendekati jenazah putranya, tidak ada air mata tapi Afifah jelas tau Azam sangat merasa kehilangan. Azam membisikan sesuatu pada Fajar yang tidak diketahui Afifah.

Afifah ikut mendekat kearah Azam untuk menyapa anak sambungnya untuk terakhir kali, Afifah mengambil buku Yasin dan hendak membacakan untuk Fajar , mata Afifah membola melihat tulisan yang berada di samping jenazah anak sambungnya, karena rasa terkejutnya Afifah langsung melirik sang suami.

 

*Fajar Hardika*

*Bin*

M. fahlan Mansur

 

Apalagi ini...?? lagi lagi Afifah merasa pernikahannya dengan Azam penuh misteri.

1
Sandisalbiah
𝙻𝚄𝙰𝚁 𝙱𝙸𝙰𝚂𝙰
Sandisalbiah
𝚕𝚑𝚊𝚊.. 𝚠𝚎𝚜 𝚎𝚗𝚝𝚎𝚔 𝚝𝚘𝚑... 𝚑𝚊𝚑𝚑.. 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚗𝚊𝚐𝚒𝚑 𝚕𝚑𝚘..
Sandisalbiah
𝚔𝚊𝚕𝚊𝚞 𝚐𝚒𝚗𝚓𝚊𝚕 𝚍𝚛. 𝚂𝚘𝚎 𝚌𝚘𝚌𝚘𝚔 𝚞𝚝𝚔 𝙵𝚒𝚏𝚊𝚑 𝙿𝚊 𝚐𝚊𝚔 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚞𝚝𝚔 𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚓𝚞𝚐𝚊...?
Sandisalbiah
𝚍𝚛 𝚊𝚠𝚊𝚕 𝚔𝚊𝚝𝚊² 𝚍𝚛. 𝚂𝚘𝚎 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚝𝚞, 𝚝𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚕𝚖 𝚔𝚘 𝚜𝚒𝚜𝚒 𝚜𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚒𝚝𝚞 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚔𝚛𝚒𝚝𝚒𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚐𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝 𝙰𝚣𝚊𝚖
Sandisalbiah
𝚠𝚘𝚠.. 𝚓𝚞𝚓𝚞𝚛 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚎𝚝 𝚙𝚊𝚔 𝙳𝚘𝚔𝚝𝚎𝚛...
Sandisalbiah
𝚐𝚒𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚖𝚊𝚝 𝚒𝚝𝚞 𝚙𝚊𝚙𝚔 𝚍𝚘𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚙𝚎𝚝 𝚗𝚘 𝙵𝚒𝚏𝚊𝚑.. 𝚓𝚐𝚗 𝚕𝚞𝚙𝚊 𝚍𝚘𝚔, 𝚒𝚝𝚞 𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚑𝚘..
Sandisalbiah
𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚙𝚛𝚒𝚊 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚓𝚒𝚔𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚖𝚙𝚊 𝚖𝚞𝚜𝚒𝚋𝚊𝚑 𝚒𝚝𝚞 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚞𝚓𝚒𝚊𝚗 𝚞𝚝𝚔 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝙰𝚏𝚒𝚏𝚊𝚑...
Sandisalbiah
𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚐𝚊𝚐𝚊𝚕 𝚐𝚒𝚗𝚓𝚊𝚕 𝚔𝚊𝚑..
Sandisalbiah
𝚑𝚊𝚍𝚎𝚑.. 𝙷𝚊𝚜𝚒𝚖 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚏𝚊𝚑𝚊𝚖 𝚕𝚊𝚐𝚒.. 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚞𝚊𝚖𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚝𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚕𝚑𝚘 𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚖𝚊 𝚙𝚛𝚒𝚊 𝚕𝚊𝚒𝚗..𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚐𝚞𝚛,𝚍𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚓𝚐𝚗 𝚖𝚊𝚒𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚍𝚐𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚝𝚊 𝚙𝚛𝚊𝚜𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝚍𝚒 𝚑𝚊𝚝𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚔𝚒𝚛𝚊𝚗..
Sandisalbiah
𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚝𝚞 𝚊𝚛𝚝𝚒𝚗𝚢𝚊 𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚖𝚊𝚖 𝚢𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚞𝚝𝚔 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚠𝚊𝚗𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚙𝚍 𝚓𝚘𝚍𝚘𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚊𝚑𝚊𝚐𝚒𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊
Sandisalbiah
𝚜𝚎𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚔 𝚑𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚐𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙷𝚊𝚜𝚒𝚖 𝚒𝚝𝚞, 𝚔𝚘𝚔 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚋𝚊𝚛 𝚏𝚒𝚝𝚗𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚓𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚞𝚜𝚒 𝚙𝚊𝚍𝚊𝚑𝚊𝚕 𝚍𝚒𝚊 𝚐𝚊𝚔 𝚙𝚎𝚛𝚗𝚊𝚑 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚐𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚌𝚘𝚠.. 𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚓𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚛𝚘𝚟𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚊𝚜𝚒𝚖
Sandisalbiah
𝚓𝚐𝚗 𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚕𝚊𝚞 𝚂𝚞𝚜𝚒 𝚓𝚞𝚜𝚝𝚛𝚞 𝚜𝚞𝚔𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝙵𝚒𝚏𝚊𝚑... 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚐𝚊𝚜𝚠𝚊𝚝 𝚒𝚝𝚞
Sandisalbiah
𝚜𝚞𝚜𝚒 𝚌𝚎𝚖𝚋𝚞𝚛𝚞
Sandisalbiah
𝚖𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚒𝚐𝚊 𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚒𝚗𝚒 𝚊𝚍𝚎𝚖 𝚊𝚢𝚎𝚖 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚙 𝚍𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗..
Sandisalbiah
𝚝𝚎𝚛𝚔𝚎𝚓𝚞𝚝 𝚍𝚐𝚗 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚊 𝚔𝙻𝚊𝚞 𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚊𝚠𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚜𝚕𝚒𝚖.. 𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗𝚢𝚊 𝙼𝚞𝚑𝚊𝚖𝚊𝚍 𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚕𝚑𝚘... 𝚒𝚜𝚕𝚊𝚖𝚒𝚔 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚎𝚝 𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗𝚢𝚊...
Sandisalbiah
𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚒𝚝𝚞 𝚒𝚗𝚍𝚊𝚑 𝚝𝚙 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚞𝚊𝚖𝚒 𝚙𝚙𝚙..?? 𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚎𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚢𝚐 𝚜𝚎𝚜𝚊𝚋𝚊𝚛 𝙵𝚒𝚏𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚒 𝚝𝚊𝚔𝚍𝚒𝚛 𝚍𝚛 April, 𝚑𝚊𝚝𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚎𝚓𝚘𝚕𝚊𝚔
Sandisalbiah
𝚊𝚍𝚊 𝚊𝚕𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚢𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚔𝚊𝚑𝚒 𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒²𝚗𝚢𝚊.. 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝙵𝚒𝚏𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚛 𝚐𝚎𝚕𝚊𝚐𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚞𝚜𝚞𝚜 𝙵𝚒𝚏𝚊𝚑 𝚜𝚒 𝙰𝚣𝚊𝚖 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚝𝚒𝚗𝚢𝚊, 𝚔𝚛𝚗 𝚞𝚝𝚔 2 𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚢𝚐 𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚎𝚍𝚊𝚛 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋, 𝚎𝚗𝚝𝚊𝚑𝚕𝚊𝚑.. 𝚓𝚍 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗 🤔🤔
Sandisalbiah
𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚍𝚒 𝚝𝚒𝚙𝚞 𝚢𝚊 𝙰𝚏𝚒𝚏𝚊𝚑, 𝚝𝚙 𝚔𝚎𝚗𝚊𝚙𝚊 𝚔𝚎𝚍𝚞𝚊 𝚘𝚛𝚐 𝚝𝚞𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚐𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚊𝚝𝚊 𝚓𝚞𝚓𝚞𝚛 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚝𝚊𝚝𝚞𝚜 𝙰𝚣𝚊𝚖?
Sandisalbiah
𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚐𝚊𝚔 𝚜𝚊𝚍 𝚎𝚗𝚍𝚒𝚗𝚐
Rika Anggraini
gaya lama.
lagi seru2 nya ada gangguan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!