NovelToon NovelToon
My Name Is Virus

My Name Is Virus

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Virus

⚠️ WARNING⚠️
KHUSUS DEWASA ➕
BANYAK ADEGAN BERBAHAYA

HARAP BACA DENGAN BIJAK!!


Namanya Virus, entah kenapa orang tuanya memberinya nama itu hingga menjadi bahan Bullyan. Dia pun menjadi pembunuh di usia mudanya, dikeluarkan dari sekolah dan ditakuti semua orang.

Hidup sebatang kara sejak kecil, kemudian besarnya menjadi seorang Pembunuh Bayaran. Hingga akhirnya ia jatuh cinta pada seorang wanita yang harus dibunuhnya.

Apa yang akan Virus lakukan? Tetap membunuhnya atau menyelamatkannya? Apakah cintanya akan berakhir untuk wanita itu atau wanita lain yang lebih peduli padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Sanggup

Virus berhenti di depan rumah Diego, mesinnya tetap dinyalakan, ia menunggu Moza untuk turun. Tanpa menyuruhnya turun, wanita itu sudah menekan gagang pembuka mobil. Namun sebelum benar-benar keluar Moza menanyakan sesuatu pada Virus.

"Kau tidak membawa koper mu?" Tanya Moza

"Aku akan kembali tidak tahu kapan," jawab Virus dengan mata yang menatap ke arah depan mobil.

"Bukannya aku mau mencampuri urusanmu, tetapi ada hal yang harus ku beritahukan padamu. Valeria seorang pencuri, jika ia menggoda mu. Atau kau tergoda dengannya. Itu pasti ada tujuannya dan dia pasti mencuri sesuatu. Bukan uang yang ia curi melainkan barang antik atau sesuatu yang unik," jelas Moza dengan berhati-hati.

"Dia pencuri dan Aku pembunuh, Aku dan Dia bisa menjadi partner kan? Dan darimana kau tahu jika dia pencuri?" Tanya Virus karena wanita itu tidak ada catatan kriminalnya.

"Dia mantan pacar Bos ku, setelah mengambil patung kecil yang terpajang di mejanya. Wanita itu pergi begitu saja. Patung kecil itu bernilai milyaran," ucap Moza.

"Tapi sudahlah percuma aku berkata panjang lebar, karena di matamu, dia yang terbaik," ucap Moza yang penuh dengan kecemburuan, ia kemudian keluar dari dalam mobil Virus.

Virus sedikit berpikir, jika kemarin wanita itu bersamanya sesuatu yang diambilnya pasti formula mahal itu. Untuk memastikannya Virus membuka kotak merah yang berisi zat cair berwarna biru dalam botol kecil itu. Ia membuka tutup botolnya dan mencium aroma zat itu.

"Baunya berbeda saat waktu pertama kali ku curi, ini seperti bau .... pembersih mulut. Si-al licik juga wanita itu," ucap Virus.

"Aku harus cepat bertemu dengannya," ucap Virus

Pria itu membuka aplikasi pelacak buatannya lewat tab kecil yang menempel pada dashboard mobil. Setelah itu Virus mulai melajukan mobilnya.

Beberapa jam kemudian Virus sudah mendekati target. Wanita itu berada di dekat rumah Diego, tetapi sedikit jauh karena lokasinya jauh dari perumahan

Ia menemukan lokasi wanita itu. Virus mencari tempat dekat rerumputan, Dikeluarkannya senapan panjang dan diaturnya posisi menembak.

Virus mencoba melihat dari kaca teropong senapan. Ia terus menunggu jika wanita itu keluar. Dan benar saja ada yang datang di rumah itu. Seorang Wanita menghentikan motornya, ia membuka helmnya. Wanita berambut panjang kecoklatan, tinggi dan sangat cantik, Virus siap menembaknya.

Virus mulai membuka kunci dan menekan pelatuk. Keringat dingin keluar dari dahi dan tangannya. Entah kenapa ia tak bisa menembak wanita itu. Tangannya gemetar seakan menolak untuk menembaknya.

Wanita itu turun dan masuk kedalam rumahnya. Terlihat seorang pria membuka pintu dan menyapanya masuk. Pria tua dengan kursi roda, sepertinya Ayahnya. Kemudian Valerie masuk seraya mengecup kedua pipi orang tua itu.

Virus bersandar pada pohon, mengambil sebatang rokok dan menyulutkan api di bagian depannya. Kemudian ia menghisapnya sangat dalam. Kepalanya disenderkan pada pohon tua yang hanya tinggal ranting lalu membuang asapnya lewat mulutnya dan hidungnya.

"Dia terlihat baik dan aku tak bisa membunuhnya. Astaga Virus sejak kapan kau memikirkan orang lain. Jika dia tidak mati maka kaulah yang mati!" ucap Virus pada dirinya sendiri.

Virus tertawa meratapi nasibnya sendiri. Ia tak punya siapapun di dunia ini.

"Haha, kau tak punya siapapun Virus. Tak ada orang yang mencintaimu dengan tulus. Tak ada orang yang rela mati untukmu. Orang yang menyayangimu telah pergi. Lalu untuk apa kau hidup? Ya pilihanmu tepat. Lepaskan wanita itu dan pergi untuk selamanya. Mencintai tak harus memiliki, haha bodoh," ucap Virus pada dirinya sendiri.

Pria itu menertawakan dirinya yang sangat bodoh. Diperalat orang lain, bekerja untuk orang lain, dan jika tertangkap maka dialah yang dihukum. Jika tak menolak misinya maka dialah yang mati. Meski Virus seorang yang kaya namun dia tak bahagia.

Virus menghisap rokoknya kembali, memejamkan matanya dan perlahan mengeluarkan asapnya lewat mulut nya.

Sosok Moza yang sedang tertawa lepas setelah berhasil menembak tiba-tiba muncul di ingatannya. Sosok Rachel seorang ibu, ibu orang lain yang tak ia kenal selalu menasihati tingkah Virus yang buruk agar menjadi baik. Sosok Diego pria yang tak pernah ia temui sebelumnya. Begitu percaya padanya jika Virus akan memberikan uang untuk keluarganya. Virus mengingat mereka satu persatu.

"Aku ingin berada di keluarga itu," ucapnya kemudian menitikkan air mata yang rindu akan kehadiran orang-orang yang peduli padanya.

Virus mengemasi senapannya dan berjalan menuju mobilnya. Ketika ia membuka pintu mobilnya, terdengar dari arah belakang seseorang membuka kunci pistol dan bersiap menarik pelatuknya.

"Siapa Kau!" ucap seseorang yang terdengar seperti suara wanita dan ia menodongkan pistol di kepala Virus.

1
🎧Reo Ruari Onsiwasi
wah diego? bisa-bisanya main tampar? kemana logikanya pergi?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
lebih kesal lihat kelakuan gordon dibanding paquina🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
bodoh. kenapa tidak cerai saja dengan gordon dan menikah dengan sam🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Si Gordon tidak pantas jadi ayah. Tapi sudahlah. itu kehendak author. dia diterima dengan mudah oleh virus🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️
🎧Reo Ruari Onsiwasi
di rumah sendiri saja tidak aman. apalagi di rumah sakit🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
bagus kate ditampar sama valeria. dan diego, kamu bukan suami yang keren. masa seorang kate saja bisa memaksa cium kamu. tidak punya nyalikah?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
memangnya kate sekuat apa sampai diego tidak bisa melawan?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
kenapa virus terkesan lebih sayang ayahnya yang baru dia kenal, dibandingkan diego dan moza. padahal gordon terkesan abai pada virus sejak dalam kandungan, dan tidak mencarinya sampai ketemu.🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
gordon ayah virus dan darren?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
kok bisa ya sejahat itu. bukannya marni juga ikut andil membesarkan virus. itu artinya dia sebenarnya baik🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
kenapa marni jadi wanita genit ya?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
akhirnya kembali ke fokus cerita awal. mencari tahu orang tua biologis virus👍👍👍
🎧Reo Ruari Onsiwasi
hah? si valeria gila ya🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
🎧Reo Ruari Onsiwasi
cinta karena memandang wajah dan bentuk tubuh ya beginilah jadinya😏😏😏
🎧Reo Ruari Onsiwasi
lebih kesal lihat si moza. selain tampan virus itu tidak ada apa-apanya😏😏😏
🎧Reo Ruari Onsiwasi
moza mirip joy. virus seperti wasabi. kisah yang sama terulang lagi😏😏😏
🎧Reo Ruari Onsiwasi
moza, jangan mencitai secara buta. virus bukan pria yang pantas untukmu. jangan bodoh😏😏😏
🎧Reo Ruari Onsiwasi
virus yang pembunuh bayaran bisa dikibulin oleh cezo dengan pura-pura pingsan?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
moza sama yang lain saja. virus tidak pantas sama moza. diego juga dengan yang lain saja. tidak cocok dengan valeria🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
baguslah diego ga bela valeria saat moza mengadu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!