NovelToon NovelToon
Sincerely Love Nayla

Sincerely Love Nayla

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Abil Rahma

Menikah dengan seseorang yang di cintai dan mencintai adalah impian setiap orang. Tetapi bagaimana jika pernikahan yang kita inginkan harus berakhir sebelum terlaksana. Karena suatu kejadian yang tidak di inginkan mempelai wanita harus kabur saat hari H pernikahan mereka. Dan seorang gadis sahabat dari sang adik siap menggantikan mempelai wanitanya, meski tanpa cinta. Ia melakukan itu sebab tidak ingin jika keluarga calon pengantin lelaki harus menanggung malu.

Dan apa jadinya jika harus menikah dengan orang yang di anggap sebagai adik sendiri? Dari sinilah awal mula kehidupan rumit Farhan Bayu Pradana dan Nayla Anindya Aditama. Mereka harus menjalani kehidupan rumah tangga tanpa adanya cinta.


Apakah mereka akan mencintai satu sama lain, atau sebaliknya rumah tangga mereka akan kandas di tengah jalan karena tiada cinta diatara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini Istri Saya

Nayla sudah bersiap untuk berangkat kuliah, ia mengambil kunci mobil dari dalam laci, lalu keluar kamar. Hari ini ia mengenakan pakaian yang ia bawa dari rumah, karena ia masih ragu jika mengenakan pakaian yang di belikan oleh Farhan, terlalu mencolok menurutnya.

Masuk ke dalam garasi, ia terkejut melihat mobil mewah berwana merah itu, ia menggelengkan kepala sejenak menetralisir rasa terkejutnya. Lagi-lagi ia berfikir itu semua sengaja Farhan siapkan untuk Sherena, bukan dirinya. Ada sedikit rasa kecewa, tapi segera ia tepis karena memang sejak awal seperti itu. Ia memilih masuk ke dalam mobil tersebut melajukan mobil itu melewati gerbang utama yang di jaga oleh satpam. Mobil membelah jalanan ibu kota yang panas dan penuh polusi.

Setengah jam ia sudah sampai di kampus, memarkirkan mobilnya lalu turun dari mobil. Ia mendekat ke arah dua orang yang amat di kenalnya.

"Icha!" serunya lalu memeluk wanita hamil itu yang tidak lain adalah sahabatnya, bahkan sekarang menjadi adik iparnya.

"Pengantin baru kok udah masuk kuliah aja sih," ucap Icha bercanda, ia sengaja menggoda sahabatnya itu.

Nayla mendengus, ia melepaskan pelukannya, "Kok kamu masuk?" tanyanya, mengalihkan pembicaraan.

"Iya, ada urusan sebentar sama Dekan," jawab Icha.

Nayla menggandeng sahabat sekaligus adik iparnya itu. Mengabaikan suami wanita itu yang mengekor di belakang keduanya. Mereka berdua bercanda seperti biasa saat berjalan di koridor kampus. Tak lama mereka berpisah karena Icha sudah sampai di depan ruang Dekan.

Nayla kembali melanjutkan jalannya menuju kelas, karena sepuluh menit lagi dosen yang mengajar akan datang.

Masuk ke dalam ruangannya, lalu duduk dengan tenang, tapi ketenangannya terusik ketika seseorang datang dan duduk di sisinya.

"Beb, kenapa kemarin enggak masuk? Kamu sakit ya?" Orang itu akan menyentuh kening Nayla tapi gadis itu segera menepis.

"Apaan sih Don, gue udah bilang jangan panggil gue kaya gitu. Lagian gue enggak sakit," jawabnya ketus, ia paling tidak suka di panggil seperti itu oleh Doni bahkan sejak masih SMA.

"Terus enggak masuk kenapa?" kepo sekali pemuda yang satu ini, padahal Doni tidak seperti itu jika dengan orang lain, entah kenapa jika sama Nayla ia terlihat lebay menurut Nayla.

"Kepo banget, harus ya gue jawab?" lagi-lagi Nayla menjawab ketus, meski begitu pemuda itu tidak pernah sakit hati atau menyerah mendekati Nayla.

"Enggak usah ganggu istri orang." Ucap seseorang yang baru datang, ia menarik tangan Doni yang akan merangkul Nayla dari belakang.

Doni mendengus mendapati siapa yang menarik tangannya, "Si ...." ucapannya terputus karena dosen sudah masuk ke ruangan itu. Ia menetap Nayla, yang di tatap hanya menggidikan bahu, acuh. Biarkan saja Doni penasaran dengan ucapan ambigu Irfan.

"Selamat pagi semua," sapa sang dosen. Dosen pun mulai memberikan materinya.

¤¤¤

Waktu berlalu, mata kuliah hari ini telah usai. Nayla bergegas menuju parkiran, ia tidak menghiraukan Doni yang sejak tadi menerornya, menanyakan apa benar yang di katakan Irfan jika ia sudah menikah. Padahal Nayla sudah menjawab 'iya', tapi tetap saja pemuda itu tidak percaya, ia meminta bukti, bahkan Nayla sudah menunjukkan cincin pernikahannya, tetap saja masih tidak percaya.

Sampai parkiran Nayla kembali bertemu dengan sahabatnya yang baru saja akan masuk ke dalam mobil bersama suaminya. "Cha kamu masih di sini?" tanyanya.

"Iya, aku sekalian nungguin Al selesai kuliah hari ini. Kamu udah selesai kuliahnya?" tanya balik Icha.

Nayla mengangguk, "Udah," jawab Nayla.

"Makan siang bareng yuk, di kafe biasa. Aku sama Al rencananya mau kesana, kamu pasti belum makan juga kan?"

"Boleh deh, aku juga kangen pengen makan bareng kamu lagi, dah lama semenjak kamu cuti kita enggak makan bareng," ucap Nayla, ia menyetujui ajakan adik iparnya itu.

"Ikutan dong," Doni baru saja datang, di ikuti oleh Irfan karena sejak tadi keduanya membuntuti Nayla.

"Boleh biar rame," Al yang menjawab.

Mereka menaiki kendaraan masing-masing menuju kafe yang biasa di datangi Nayla. Tidak butuh waktu lama, mereka pun sampai. Memilih tempat duduk, lalu mereka semua duduk dan memesan makanan yang mereka mau.

Tiba-tiba seorang wanita berpakaian rapi, ia seperti seorang karyawan di sebuah perusahaan datang menghampiri meja mereka.

"Permisi," ucap seseorang tersebut.

Semuanya menoleh kearah sumber suara.

"Mbak Rita, ada apa?" tanya Icha, karena ia mengenal orang tersebut.

"Maaf Mbak, Bapak nyuruh saya menjemput Ibu untuk makan siang bersama klien kami," ucap seseorang yang di panggil Rita oleh Icha.

Nayla menatap Icha pasalnya wanita itu menunjuk dirinya.

"Dia sekertaris Kakak, kamu ikut aja sama Mbak Rita, makan siang bareng Kakak dan kliennya aja," pinta Icha, ia menyuruh Nayla mengikuti sekertaris Kakaknya.

Nayla mengangguk, "Mari Mbak," ia berdiri, "Maaf ya aku tinggal," tambahnya, lalu ia meninggalkan teman-temannya.

"Nayla nikah sama Kakak kamu Cha?" tanya Doni, ia tadi terkejut saat mendengar percakapan mereka.

"Iya, emang Nayla enggak bilang?" Icha justru balik bertanya.

Doni membuang nafasnya kasar, tiba-tiba dadanya terasa sesak setelah mengetahui kenyataan yang ada. Ia tadi mengira Nayla hanya bercanda supaya dirinya menjauh, tapi nyatanya Nayla berkata jujur, meski tidak menyebut siapa suaminya.

"Kok bisa?" pertanyaan itu yang muncul dari bibirnya.

"Ya bisalah, namanya juga jodoh," bukan Icha yang menjawab tapi Irfan.

Doni diam, ia enggan untuk bertanya lagi karena sepertinya Icha tidak mau menjelaskan alasannya. "Gue duluan kalo gitu," ia beranjak dari duduknya. Rasa laparnya telah hilang setelah mendengar kenyataan yang ada. Hatinya benar-benar patah, usahanya selama ini hanya sia-sia belaka, karena pujaan hatinya lebih memilih orang lain dari pada dirinya.

"Enggak jadi makan?" kali ini Al yang bertanya, ia sudah akrab dengan pemuda itu meski dulu pernah cemburu dengannya, karena mereka sering bertemu saat di kampus.

"Udah enggak nafsu," jawab Doni, lalu ia melangkah dengan gontai meninggalkan tiga orang yang masih duduk di sana.

"Lo enggak patah hati juga?" tanya Al pada Irfan.

Irfan menggidikkan bahunya seakan-akan ia mengatakan tidak. Karena sebenarnya ia patah hati, tapi karena saking seringnya patah hati membuat ia bisa mengendalikan perasaannya.

¤¤¤

Nayla mengikuti sekertaris suaminya itu, "Mbak, Mas Farhan kok bisa tahu kalau saya ada di sini?" tanya Nayla.

"Tadi Bapak melihat Ibu saat akan masuk ke dalam kafe, lalu beliau menyuruh saya memanggil Ibu," jawab sekertaris itu dengan sopan.

Nayla mengangguk, ia tidak bertanya lagi karena mereka sudah hampir sampai di dekat meja yang di duduki Farhan dengan dua orang, yang satu laki-laki dan satunya perempuan.

Farhan melihat kedatangan Nayla beserta sekertarisnya, ia pun berdiri dan mengahmpiri Nayla. Menggandeng gadis itu, lalu menarik kursi di sebelahnya untuk di duduki Nayla.

"Perkenalkan, ini istri saya, Nayla," Farhan memperkenalkan Nayla pada kedua kliennya tersebut.

Bersambung....

Jangan lupa like dan komennya yah. Aku tunggu

1
Febby fadila
Alhamdulillah selamat ya buat Farhan dan nayla semoga amanah dlm menjalani peran sebagai orang tua 👍👍🥰🥰
Febby fadila
extra sabar ya mas bumil lagi ngambek
Febby fadila
siapa lagi ini
Febby fadila
itulah klw hati sellu diselimuti dengan iri dan dengki pada orang lain, jadi ujungx menyesal pun percuma, Rita rita sabar aja tungguh hukumanmu sampai selesai
Febby fadila
tenyata sikap seseorang tidak tergantung dengan selama apa kita saling mengenal dan selama apa kita saling percaya klw rasa iri dan obsesi menguasai hati bakalan goyah dan tidak memikirkan nasib kedepannya gimana
Febby fadila
terus waspada Farhan jangan lengah apa lagi menyangkut tentang Nayla istrimu
Febby fadila
hmmm Farhan cek semua berkas dong jangan sampai si Rita mencuri berkas penting
Febby fadila
hmmm sekarang tugas kamu Farhan harus jaga ketat istrimu jangan sampai si Rita itu berniat untuk mencelakai istrimu
Febby fadila
pelakor sdah mau beraksi rupanya betul kata Icha klw Rita itu wanita nggak baik
Febby fadila
Nayla kamu kok sampai segitux, posesif banget apalagi dengar cerita mamanya tambah pikiran
Febby fadila
semoga aja Farhan nggak kejebak atau apalah yg bisa buat rumah tangganya retak
Febby fadila
sabar ya Dika, bos kamu itu nggak bakalan macam² sama kamu selagi pawangx ada disamping 🤣🤣🤣
Febby fadila
aku yakin pasti si Farhan bakalan suru Dika pakai parfum yg Nayla nggak suka cium 🤣🤣🤣
Febby fadila
bagus sekali ngidam nya Nayla 🤣🤣🤣🤣
Febby fadila
alhamdllah semoga sellu bahagia, tp masih penasaran sama siapa yg mau menghancurkan Farhan 🤔🤔
Febby fadila
alhamdllah selamat ya nay semoga sellu sehat sampai lahiran nanti
Febby fadila
semoga sdah ada mengisi rahimnya Nayla biar nggak sedih terus ya
Febby fadila
sabar ya mas istrimu mau kasih kejutan klw dia mau hijrah
Febby fadila
semoga hijrah nya bermafaatnya nay
Febby fadila
semoga aja bukan Dika ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!