NovelToon NovelToon
Sentuhan Kaka Ipar

Sentuhan Kaka Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Smarrr

menceritakan perjalanan hubungan rumit antara Nadin, William (kakak iparnya), dan Jason (sahabatnya di Belanda), serta pengungkapan identitas ganda Nadin yang mengejutkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Smarrr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tubuh Sexy Wiliam

"Gimana liburan mu ma Nadin?" tanya Stevanie saat kedua nya berada di kamar William

"Seru sih, tapi sayang hanya sehari aja" ucap William dengan nada cuek nya

"Apa kamu sudah nyatain cinta sama dia?" tanya Stevanie

"Belum, rencana nya nanti sore, tapi gagal karena Mami mu datang" ucap William

"Aku juga gak tau kenapa Mami gak ada kabar, tiba-tiba mau kesini, Aku aja kaget tadi pas dapat telpon dari Asisten mu" ucap Stevanie

"Jadi kayak biasa ya, Aku tidur di Ruang kerja" ucap William dan Stevanie hanya mengangguk pelan

****Sementara Di Kamar Nadin****

Nadin yang saat ini tidur bersama Sang Mami hanya bisa membolak balikkan bdan nya, karena sebenarnya dia ingin sekali bertemu dengan William dan mengatakan tak ingin melanjutkan hubungan mereka seperti kemaren, karena membuat hati nya di hantui rasa bersalah dengan Stevanie, Kakak nya sendiri

Namun jika Nadin keluar dari kamar nya, pasti nanti Mami nya akan mencari nya dan Nadin juga tau pasti malam ini William juga tidur bersama dengan Kakak nya dulu Ah, besok aja Aku pikirin lagi, sekarang tidur aja

****Pagi Hari nya****

Nadin yang sudah bersiap menggunakan kemeja dan jeans untuk pergi Kuliah, langsung keluar dari kamar nya dan menuju ke meja makan yang di sana telah di tunggu oleh William, Stevanie dan juga Mami nya

"Pagi" sapa Nadin

"Duduk Din, kita sarapan dulu, baru kamu boleh kuliah" ucap Stevanie

"Iya Kak" ucap Nadin patuh

"Stev, Mami mau ikut bareng ke butik mu, Mami lama gak ke sana" ucap nya sambil menyuap makanan yang ada di depan nya

"Boleh Mi, habis makan kita langsung pergi ke butik ya" sahut Stevanie tersenyum

"Aku akan antar Nadin aja kalau kamu sibuk Sayang" ucap William tiba-tiba

"Oke" sahut Stevanie

"Tapi Kak" ucap Nadin yang langsung berbicara

"Tapi apa Din? Di antar William lebih bagus, di bandingkan kamu bawa mobil sendiri" sahut Mami

"Iya deh" patuh Nadin

"Aku udah selesai, Kak William, Aku tunggu di mobil ya" pamit Nadin yang langsung menyalami Mami nya

"Ya" ucap William yang masih menyiapkan berkas-berkas yang ingin di bawa nya ke Kantor

"Mami, Sayang, Aku duluan ya" pamit William yang mencivm kening Stevanie di depan Sang mertua dan Stevanie hany mengangguk pelan

Saat William masuk ke dalam mobil yang di dalam nya telah berada Nadin, William langsung bergegas mengendarai nya dan pergi dari Mansion tersebut

"Baby, kenapa diam aja? Heem?" tanya William yang melihat Nadin tak bersuara sejak tadi dan hanya menatap jalanan yang berada di luar sana dari jendela mobil nya

"Sebaik nya kita ke Apartemen dulu" ucap William lagi yang melihat tak ada sahutan sama sekali dari Nadin untuk menolak atau mengiyakan ajakan nya saat ini

Sesampainya di Apartemen

Nadin yang masuk terlebih dahulu langsung duduk di sofa yang berada di Ruang tamu

"Baby, kamu kenapa sih, sejak tadi diam aja? Hemm?" tanya William lembut menghampiri Nadin yang duduk dengan membuang wajah nya tak ingin menatap wajah William saat ini

"Ada apa Baby?" tanya nya lagi dengan perlahan memalingkan wajah Nadin ke hadapan nya saat ini

"Hik..hik..hik" terdengar suara Nadin langsung meneteskan air mata nya yang langsung mengalir di kedua pipi nya

"Apa Kakak ada salah sama Kamu? Kakak minta maaf ya Baby" ucap William yang langsung memeluk Nadin dengan erat saat ini

"Ka..kak..." panggil Nadin dengan suara tangisan nya yang mulai berkurang di pelukkan William

"Ya Baby" ucap William dengan sangat lembut

"Kak..Kita akhirin aja hubungan kita ini ya" ucap Nadin pelan

"Kenapa Baby? Apa Kakak ada salah? Katakan Baby?" tanya William yang sama sekali tak mengerti kenapa Nadin meminta nya untuk berhenti bersama nya

"Aku gak mau semakin merusak hubungan pernikahan Kakak dengan Kak Stev, Aku sayang sama Kak Stev, Dia Kakak Aku satu-satu nya dan Aku gak bakal bisa maafin diri ku sendiri jika dia sedih karena tak mendapatkan cinta dari mu, Kak" ucap Nadin dan itu membuat William baru mengerti apa yang telah terjadi pada Nadin sejak tadi mendiamkan nya

"Baby, kamu gak merusak semua nya, justru kamu hadir di hidup Kakak, membuat Kakak semakin bersemangat dalam menjalani kehidupan ini" jujur William

"Kak, tapi hubungan kita ini salah dan Aku sudah jadi pelakor di pernikahan Kakak aku" ucap Nadin

"Aku gak mau Mami dan Kak Stev kecewa sama Aku, Kak, please ngertiin Aku" ucap Nadin yang langsung berdiri dan keluar dari Apartemen meninggalkan William seorang diri di sana dan itu membuat William hanya bisa terdiam tanpa menyusul Nadin sama sekali

Malam Hari nya

"Ayo makan malam, kita makan malam ini hanya bertiga saja" ucap Stevanie

"Lho, kemana William?" tanya Mami penasaran

"Dia ke Jerman, ada kerjaan mendadak di sana" ucap Stevanie dan itu membuat Nadin hanya bisa terdiam sambil mendengarkan pembicaraan Mami dan Kakak nya saja

"Berapa Hari William pergi?" tanya Mami lagi

"Tiga hari Mi, habis itu dia balik kok" ucap Stevanie pelan

"Oh bagus deh, jadi kamu gak kesepian di tinggal sendiri selama 3 hari, habis itu kan William pulang lagi" sahut Mami 

"Ya Mi" ucap Stevanie sambil melirik Nadin sesaat

"Din, kapan kamu ujian semester?" tanya Stevanje

"Minggu depan Kak" ucap Nadin

"Ooh gitu, semoga nilai mu tinggi ya Din, kamu kan saat di Luar Negeri selalu mendapat IP tinggi" ucap Stevanie

"Iya Kak, Aku bakalan belajar serius agar bisa cepat lulus" sahut Nadin dan Stevanie mengangguk pelan

Sesampainya di Kamar Nadin

Nadin yang seharusnya belajar saat ini malah sama sekali tak fokus, Nadin selalu memikirkan kejadian siang tadi saat terakhir dia bertemu William di Apartemen

Apa Kak William marah pada ku sehingga dia pergi ke Jerman untuk menghindari ku dan bekerja di sana sambil menenangkan diri nya, aakkhh..kalau begini Aku jadi merasa bersalah pada nya karena tak memberi kesempatan untuk mengeluarkan alasan nya tadi saat Aku marah pada nya, tapi kalau di pikir-pikir lagi, Bagus aja Aku dan Kak William tak bertemu Tiga Hari jadi Dia bisa mikirin hubungan kami yang seharusnya tak pernah terjadi

Akh..Sudah lah, gak usah di pikirin, nanti kalau waktu nya pulang, dia juga akan pulang dan Aku mau liat apa dia sudah bisa tanpa ku dan kembali kepada Kak Stevani yang menjadi istri nyaa….

1
Siti mariam
Halo Semuanya♥️

pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya. Selamat datang di halaman

tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
Siti mariam
Halo Semuanya ♥️ Selamat datang di halaman pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya .
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
titip kantong
/Angry/
Theo Fillya
go
Siti mariam
😍😍😍😍😍
Siti mariam: haloo
total 1 replies
Siti mariam
/Drool//Angry//Angry//Angry//Angry/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!