NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Duda Pengacara

Menikah Dengan Duda Pengacara

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Duda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ulfa Zahra

"Menikahlah denganku dan jadilah istri juga ibu untuk kedua anakku!"
Apa jadinya jika pertemuan mu dengan seorang duda beranak dua bisa mengubah hidupmu dalam waktu singkat?
Itu yang dirasakan oleh Azkia Anandita Ayunindya. Gadis berusia dua puluh satu tahun. Seorang mahasiswa dari Universitas New Student Spirit, dari jurusan PG/SD.
Pertemuannya yang tidak disengaja dengan dua gadis kecil berhasil merubah hidupnya dalam waktu singkat. Sebab, ayah dari kedua gadis kecil itu memintanya untuk menikah dengannya.
Arkanza Abbiyya Bassam.
Seorang pengacara muda yang berusia dua puluh delapan tahun. Arkanza terkenal sebagai pengacara yang selalu berhasil menyelesaikan setiap permasalahan kliennya berkat ketelitiannya.
Karena desakan dari ibu nya, yang selalu memintanya untuk menikah dalam waktu cepat, membuat Arkanza pusing. Padahal banyak wanita yang selalu mengantri untuk menjadi istrinya, meskipun mereka tau bahwa Arkanza adalah seorang duda beranak dua.
Namun sayangnya Arkanza tidak bisa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ingin mengatakan sesuatu

Masih sama seperti tadi, keduanya hanya diam, walaupun mereka berada dalam mobil yang sama. Arkanza hanya fokus pada iPad di tangannya. Sedangkan Azkia hanya diam sambil melihat kearah luar jendela.

Azkia tidak menyangka kalau ia akan menikah dengan pria yang baru beberapa kali ia temui. Itupun pertemuan mereka karena dua gadis kecil, yang ternyata adalah putri pria itu.

Azkia tidak menyangka kalau pertemuan nya dengan kedua gadis kecil itu, ternyata bisa mengubah hidupnya.

Hidupnya yang tadi biasa-biasa saja berubah menjadi kacau saat bertemu dengan Vatha dan juga Khilva, lantaran ia mulai masuk kedalam kehidupan Arkanza, yang ternyata sekejam ini.

Azkia tidak menyesal karena bertemu dengan kedua gadis kecil itu. Hanya saja Azkia merasa kasian, karena di umur mereka yang masih kecil. Vatha maupun Khilva sudah mendapatkan perilaku tidak baik dari ayah mereka, bahkan dengan terang-terangan menyakiti Vatha dan Khilva.

Azkia tidak suka Arkanza selalu menyakiti kedua gadis kecil itu, karena mereka tidak mengerti apapun. Makanya waktu itu ia selalu menentang perlakuan Arkanza yang semena-mena, terhadap putrinya.

Tapi Azkia tidak tau, kalau aksi pembelaan nya waktu itu telah mengibarkan bendera perang, sehingga pria itu selalu menentang nya dengan tidak suka atau lebih tepatnya membencinya. Bahkan mereka selalu cekcok jika bertemu.

Tadi nya ia ingin berbuat baik, dan ingin melakukan hal yang benar. Tapi kebaikan nya seolah di tentang oleh pria itu.

Seperti yang pernah papa nya katakan. Kalau orang-orang yang memiliki kekuasaan itu kejam.

Karena mereka bisa membeli segela nya, termasuk hukum. Bahkan mereka bisa membalik keadaan dengan jentikan jari. Orang-orang yang memiliki kekuasaan bisa saja sukses tanpa harus bersusa paya berkerja. Yang penting, kamu mengeluarkan selembar cek, maka kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan. Termasuk menjatuhkan lawan mu, yang ingin bermain-main dengan mu!

Sebenarnya Azkia tidak ingin jatuh dalam permainan Arkanza. Hanya saja, Azkia tidak bisa melihat kedua gadis itu selalu tersakiti karena ulah ayah nya sendiri.

Ah! Kenapa kehidupan kedua gadis itu begitu rumit, padahal mereka masih anak-anak yang tidak mengerti apa-apa!

"Turunlah, kita sudah sampai!" Tanpa Azkia sadari kalau mereka ternyata sudah berada di Basement rumah sakit Gabriella.

Karena terlalu asyik dalam lamunannya, Azkia sampai tidak menyadari kalau mobil yang mereka naiki memasuki kawasan rumah sakit, sampai terparkir di Basement.

"Apakah kamu akan berdiam disitu, dan tidak ingin keluar?!" Tanya pria itu yang kini sudah keluar dari mobilnya. Entah sejak kapan, tapi didalam mobil hanya ada dirinya saja.

Azkia tidak menjawab pertanyaan Arkanza, ia hanya turun dari mobil itu dengan diam."Ikut dengan saya. Saya akan memperkenalkan kamu dengan kedua orang tua saya." Ucap Arkanza, membuat Azkia menatap pria itu dengan tidak percaya.

Apa maksudnya? Dia ingin memperkenalkan dirinya dengan kedua orang tuanya? Bukankah Arkanza menikahinya karena kesepakatan mereka?

Azkia masih mengingat isi dalam surat kesepakatan yang Arkanza buat. Kalau pernikahan ini tidak boleh di ketahui oleh siapapun. Lalu kenapa Arkanza berkata kalau dia ingin memperkenalkan dirinya?

"Dalam kesepakatan kita, pernikahan ini tidak boleh diketahui oleh orang lain. Tapi tidak dengan kedua orang tua saya, karena mereka perlu tau kalau saya sudah menikah." Jelas Arkanza serius, yang sepertinya tau akan isi pikiran Azkia.

Mendengar penjelasan Arkanza, tentu membuat Azkia terkejut. Karena apa yang dikatakan oleh Arkanza terdengar serius akan membawa nya pada kedua orang tua pria itu, atau Oma dan opa Khilva dan Vatha.

"Apakah tidak bisa nanti, tuan?" Bukan karena Azkia tidak mau bertemu dengan kedua mertuanya. Hanya saja Azkia ragu. Apakah nanti kedua orang tua pria itu akan menerima nya atau tidak, mengingat siapa dia dan siapa Arkanza. Walaupun mereka sudah sering bertemu, tapi pertemuan mereka, itu karena Khilva. Gadis kecil, yang membawanya masuk kedalam keluarga itu.

"Tidak bisa nanti, karena saya ingin menyelesaikan semuanya secepatnya. Jangan karena kamu, urusan saya tertunda." Jawab Arkanza terdengar dingin di kuping Azkia."Cepatlah! Jangan terlalu lambat berjalan, karena saya tidak suka!"

Azkia hanya menghela nafasnya sabar, saat menghadapi pria menyebalkan itu. Apalagi setiap katanya tidak bisa berkata dengan baik, selalu saja ketus atau membentak.

Rasanya Azkia ingin memukul pria itu, jika tidak mengingat kalau pria itu telah membantu nya.

Azkia mengikuti langkah lebar Arkanza. Yang setiap langkahnya seperti sangat cepat, sehingga ia tidak bisa menyamai nya. Karena jalan pria itu terlalu terburu-buru, sehingga Azkia tidak memperhatikan didepannya, kalau pria itu berhenti, sehingga tubuhnya langsung menabrak punggung lebar Arkanza.

Buukk

Seeettt

Azkia meringis saat merasakan sakit pada keningnya. Bagaimana tidak sakit, kalau punggung kekar itu terasa sangat keras. Mungkin kalau bisa disamakan, punggung pria itu seperti besi baja.

"Apakah kamu tidak bisa berjalan dengan hati-hati!!" Ucap Arkanza membalikkan tubuhnya, dan menatap Azkia dengan tatapan tajam yang menusuk.

"Ma_maaf saya ngga sengaja. Soalnya anda tadi berhenti tiba-tiba."

"Jadi kamu menyalahkan saya!" Suara Arkanza semakin naik, saat mendapatkan jawaban Azkia.

"Maksud saya bukan itu...." Azkia jadi bingung ingin menjelaskan apa. Disaat seperti ini, kelakuan pria itu sama seperti anak kecil saja."Kenapa pria menyebalkan ini selalu membuat ku kesal!" Gerutu Azkia dalam hatinya, lantaran kesal dengan sikap pria itu.

"Maaf, tuan. Sepertinya kita harus cepat. Anda memiliki janji dengan klien hari ini." Ucap Agus mengingatkan. Sebab dari tadi ia melihat drama kedua nya yang tidak selesai.

Mendengar suara Agus, Azkia menoleh kearah asisten Arkanza. Ia tidak sadar, kalau ternyata pria itu berada disana.

"Kamu dengar itu! Saya memiliki pekerjaan. Jadi jangan membuat saya terlambat karena kamu menolak untuk bertemu dengan kedua orang tua saya!" Tekan Arkanza sambil berbalik dan meneruskan langkahnya."Cepatlah, jangan berdiam diri di situ!!" Lagi-lagi Azkia dibuat kaget karena nada suara Arkanza yang sedikit meninggi. Padahal pria itu bisa berbicara dengan baik-baik pada nya.

Azkia kembali mengikuti langkah pria itu, sampai mereka berada di lantai tiga di rumah sakit Gabriella.

"Tuan, kenapa kita kesini. Bukan nya kita mau bertemu dengan orang tua anda?" Tanya Azkia kebingungan. Arkanza mengatakan kalau ia ingin memperkenalkan Azkia pada kedua orang tuanya, tapi tidak tau kenapa Arkanza malah membawanya kedalam rumah sakit dan sekarang berada di ruangan VIP. Ruangan khusus untuk kalangan atas.

Arkanza tidak menjawab pertanyaan Azkia, dia hanya membuka pintu 199. Lalu masuk tanpa mengajak Azkia masuk.

Melihat Arkanza masuk tanpa mengajaknya, Azkia diam didepan pintu itu."Dia yang mengajak ku kesini ,tapi dia juga yang meninggalkan ku." Gerutu Azkia mendengus kesal.

Karena tidak mau marah-marah tidak jelas, Azkia memutuskan untuk duduk. Sebenarnya Azkia ingin pergi, tapi Azkia tidak mau mendapatkan amukan dari pria itu, karena pergi tanpa seizin nya.

Agus yang memang berada di sana, hanya diam tidak membuka suara. Sepertinya asisten Arkanza memiliki sifat yang sama dengan tuan nya. Yaitu irit bicara. Apa mungkin dia robot?

.

.

Zafina yang sedang menidurkan Khilva di sampingnya, mengalihkan pandanganya kearah pintu saat mendengar suara pintu yang terbuka dan juga suara langkah kaki yang masuk kedalam ruangannya. Sedangkan Anugraha yang sedang menemani cucu, Vatha, belajar ikut melihat kearah pintu.

"Arkanza."

"Papa." Bisik Vatha ketakutan. Gadis kecil itu bergeser lalu bersembunyi di balik tubuh opa nya untuk menghindari tatapan mata Arkanza.

"Apa yang kamu lakukan disini?" Ketus Anugrah kesal, karena kedatangan pria itu membuat cucunya ketakutan. Untung saja Khilva sudah tidur, kalau tidak cucunya itu akan ikut ketakutan juga.

Melihat reaksi kedua orang tuanya, membuat Arkanza mendengus kesal. Bagaimana tidak, baru saja ia masuk sudah mendengar ucapan ketus sang ayah. Padahal ia datang untuk memberikan kabar bahagia untuk mereka, karena permintaan mereka sudah ia kabulkan.

"Arkanza ingin mengatakan sesuatu."

"Sesuatu?" Tanya Anugraha dan Zafina secara bersamaan."Apa yang ingin kamu katakan?" Tanya Anugraha.

******

1
Lisa
👍👍 Azkia..semangat yaa 💪
Lisa
Setuju Kak..Azkia harus bersikap tegas terhadap Arkanza..
Ulfa Zahra: okey kak
total 1 replies
Sak
jangan mau kalah Azkia. lanjutkan Thor
Ulfa Zahra: siap kak
total 1 replies
Lisa
😊😊👍 biar kapok tuh si Arkanza
Sak
Nggak apa-apa Vatha masih ada bunda mu di rumah..
Lisa
Kasihan banget y Vatha..punya papa model kyk gitu 🤭
Ulfa Zahra: harus banyak banyak sabar kak
total 1 replies
Lisa
Kasihan 2 anak itu..moga aj papanya mau membuka hatinya utk wanita lain.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!