NovelToon NovelToon
TERJERAT CINTA PAK KADES

TERJERAT CINTA PAK KADES

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Beda Usia
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Dari desa yang sederhana tumbuh cinta yang tak pernah disangka...

Hal itulah yang mungkin dirasakan oleh Vallery gadis cantik yang lahir dan dibesarkan di kota dengan berbagai macam vasilitas mewah kemudian dipaksa untuk tinggal didesa terpencil yang jauh dari hiruk pikuk dan kemudahan fasilitas umum yang biasa ia dapatkan setelah diusir oleh nenenk tirinya dari rumah begitu kedua orang tuanya meninggal dunia. Tanpa disang,ka keputusan cepat yang dimabilnya untuk tinggal di Desa Maju Bersama, kampung halaman sang papa untuk tinggal bersama neneknya mengubah seluruh kehidupan Vallery termasuk kisah cintanya yang terejrat kepada seorang kepala desa yang berstatus duda perjaka di kampung neneknya itu yang terus mengejarnya secara ugal-ugalan hingga membuat hati Vallery pun menjadi luluh...
Kisah cinta romantis namun ada sedikit unsur komedi mewarnai kisah cinta keduanya membuat cerita kali ini bisa terbilang sangat ringan karena jauh dari intrik panjang dan berat.
HAPPY READING.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

URING-URINGAN

Begitu sampai di kelurahan, ternyata ia tak cuma mengambil data warga desa yang mendapatkan bantuan sembako dan uang tunai melainkan juga harus mengikuti rapat dadakan yang pak Lurah adakan setelah beliau mendapatkan kabar jika dalam penyaluran kali ini tim inspeksi pusat akan langsung turun tangan akibat ada beberapa desa dilain kelurahan yang melakukan penyelewengan dana bantuan dengan memberikan dana bantuan dan sembako yang tidak tepat sasaran jadi mengadakan rapat darurat ini untuk menghimbau kepada semua kepala desa yang ada di kelurahan Terpadu agar benar-benar mengawal sendiri jalannya bantuan yang dicairkan ini agar kejadian serupa tak sampai terjadi di kelurahan mereka.

Selama rapat di kelurahan mengenai penyaluran bantuan dana bantuan uang tunai dan juga sembako untuk warga yang kurang mampu diwarnai ketegangan akibat wajah dingin dan gelap yang ditampilkan oleh kepala Desa Maju Bersama, membuat semua orang cukup berhati-hati dalam berkata-kata terutama kedua kepala desa dari desa tetangga yang duduk disamping kananan kiri Dirga.

Begitu rapat berakhir, Dirga ngacir pergi lebih dulu setelah menyapa singkat semua orang yang ada didalam ruangan, membuat semua orang menatapnya dengan tatapan bingung dan penasaran.

“Yon, ada apa dengan kadesmu?”, tanya kepada Desa Tentrem penasaran karena meski wajah Dirga selalu datar dan irit dalam berbicara tapi tak seperti tadi yang seolah hendak memakan orang yang berani menyinggungnya.

Bahkan pak lurah yang salah ucap dalam memberikan penjelasan tadi juga sempat kena semprotan tajam oleh Dirga.

Belum juga Yono menjawab, Pak Lurah sudah berdiri disamping keduanya sambil berkata dengan santai. “Makanya Yon, pak kadesmu itu suruh cepat cari istri agar ada pelampiasan sehingga tak ditahan terus seperti itu”.

Mendengar ucapan pak Lurah, Yono hanya bisa menghela nafas dalam. “Gimana mau dapat istri pak kalau wajahnya ketus terus seperti itu, yang ada setiap perempuan yang ingin menghampiri sudah kabur duluan”, jawabnya jujur.

Pak Lurah dan pak kades Desa Tentrem saling pandang dan menghembuskan nafas dengan kasar, seolah keduanya sudah tahu dan paham jika apa yang Yono ucapkan itu benar adanya.

Sebagai kepala desa termuda di kabupaten ini, dengan tubuh setinggi hampir dua meter, kulit kuning langsat dan wajah tampan, tentu membuat Dirga memiliki banyak penggemar.

Jika memang pria berusia tiga puluh dua tahun itu berniat untuk mencari istri lagi, tak sulit baginya karena  banyak gadis cantik dan janda muda yang terpesona oleh ketampanannya.

Hanya saja, sikap dingin dan wajah datar Dirga membuat satu persatu perempuan yang ingin mendekatinya mundur secara perlahan.

Bahkan Citra, janda muda dari Desa Sumber Asih yang terkenal sexy dan sangat agresif juga tak mampu menundukkan Dirga, membuat semua orang pun mulai bertanya-tanya mengenai kenormalan pria gagah dan tampan itu.

Kecurigaan orang-orang itu bukan tanpa alasan, pasalnya dulu istri pertama Dirga, Yasmin terkenal sebagai gadis cantik dan sexy,dengan tubuh bagian depan dan belakang yang sangat menonjol, membuat banyak lelaki keblinger nafsu setiap kali melihatnya namun ternyata hal tersebut tak berlaku bagi Dirga yang ternyata selama bertunangan sebelum pada akhirnya keduanya menikah, Dirga bahkan sama sekali tak pernah berpengan tangan dengan Yasmin.

Semua orang tahu karena pas perselingkuhan tersebut terungkap dan menyebabkan nenek Dirga meninggal dunia, Yasmin mengatakan jika ia selingkuh karena Dirga terlalu kaku dan selama mereka bertunangan, jangankan pelukan, pegangan tangan saja tidak pernah hingga membuat semua orang merasa terkejut karena tak menyangka jika Dirga ternyata sekaku itu hingga memicu dugaan jika Dirga memiliki masalah orientasi seksual.

.

.

.

Waktu berlalu dengan cepat, tak terasa sudah satu Minggu Vallery tinggal di Desa Maju Bersama dan sejak kejadian di warungnya pak Supri, sebisa mungkin gadis itu berusaha untuk tak keluar rumah jika tak ada hal penting yang mendesak agar ia tak bertemu dengan Dirga yang dianggap menakutkan itu.

Apalagi Vallery menerima proyek baru yang membuatnya harus bekerja lembur untuk membuat desain beberapa rumah yang nantinya akan dijadikan perumahan subsidi salah satu BUMN di ibukota untuk karyawannya.

Yang membuat Vallery pusing bukan mengenai desain dan tata letak rumahnya, melainkan material yang akan dipergunakan untuk membangun rumah dimana ia harus menyodorkan desain rumah dengan material yang terjangkau namun bagus dari segi kualitas.

Menghadapi klien dengan dana nanggung seperti ini memang yang paling sulit, karena dana mereka benar-benar pas-pasan tapi menginginkan hasil dan kualitas yang bagus, membuat Vallery harus mensurvey beberapa toko material yang ada di ibukota yang selama ini menjadi langganannya untuk mencek harga dan membandingkannya dengan beberapa toko lain yang juga bekerja sama dengan mereka yang memiliki lokasi di pinggiran ibukota.

Vallery yang berdiam diri didalam rumah untuk menghandle pekerjaannya tak tahu jika Dirga beberapa hari ini uring-uringan nggak jelas karena tak bisa bertemu dengannya.

Dirga sendiri masih belum sadar jika ia diam-diam sudah jatuh cinta dengan cucunya nenek Gendhis. Ia hanya merasa jika akhir-akhir ini ia sangat sensitif sekali.

Sedikit saja ia melihat ada yang tak beres, Dirga tak segan akan langsung menegur, seolah jiwa perfeksionisnya muncul dan tak mentolerir kesalahan sekecil apapun yang terlihat dimatanya.

Suasana tegang dan mencekam yang terjadi selama beberapa hari ini cukup membuat semua orang yang ada di balai desa merasa tertekan. 

“Habis makan apa to pak kades ini kok beberapa hari ini uring-uringan terus”, gerutu Yono yang selama beberapa hari ini terus menerus kena marah Dirga karena sebagai sekretaris desa semua hal yang akan dilaporkan ke Dirga harus melewati dirinya terlebih dahulu,membuat Pak Yono menjadi sasaran empuk kemarahan Dirga yang semua orang tak tahu apa penyebabnya.

Bukan hanya pak Yono saja yang dibuat stress oleh Dirga, semua staf desa yang menjadi bawahan Dirga juga merasa stres karena setiap pekerjaan yang mereka lakukan sama sekali tidak ada yang benar dimata Dirga hingga mereka beberapakali harus merevisi ulang pekerjaan mereka.

Hal yang sama juga dialami pemuda karang taruna Desa Maju Bersama yang tengah sibuk menyusun agenda lomba Agustusan, dibuat puyeng pasalnya semua usulan lomba dan kriterianya terus mengalami revisi,membuat semua orang terus merevisi rencana yang sudah tersusun rapi itu.

“Nggak bisa seperti ini! jika terus-menerusan direvisi, kapan lomba ini akan dijalankan. Bisa-bisa desa kita tahun ini sama sekali tak ada perayaan. Belum lagi persiapan lomba dengan desa lain. Jika para peserta saja belum fix, bagaiman kita mengajak mereka latihan”, keluh Baruna, ketua karang taruna Desa Maju Bersama

“Ya mau bagaimana lagi, mas. Jika Pak Kades tidak acc, kita juga tak bisa gerak soalnya sebagian besar dana sumbangan sponsor acara di kelola bendahara desa jadi mau nggak mau kita ya harus ngefix kan proposal ini dulu jika mau cepat jalan”, timpal Ayu sang sekretaris karang taruna Desa Maju Bersama.

Anggota lainnya yang sore ini ikut rapat juga membenarkan ucapan Ayu. Jika saja dana sponsor masuk langsung ke bendahara karang taruna tak ke desa, mungkin mereka bisa jalan sambil menunggu pak kades acc.

1
Fadilah Fadilah
lanjutkan
Fadilah Fadilah
lanjutkan cerita nya
Fadilah Fadilah
lanjutkan
Fadilah Fadilah
lanjutkan cerita nya
Fadilah Fadilah
lanjutkan
Rian Moontero
Mampiiirrr😍👍👍
Fadilah Fadilah
lanjutkan cerita nya 🙏🙏🙏
Fadilah Fadilah
lanjutkan sampai habis cerita ini jan🙏🙏🙏
Fadilah Fadilah
lanjutkan
PengGeng EN SifHa
BERSAMBUNG...


TENG TENG TEEEEEEEEEENNNNGGGGG☕️

SELAMAT PAGI SEMUAAAAAA
PengGeng EN SifHa: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Fadilah Fadilah
lanjutkan
PengGeng EN SifHa
walah walah walah walah...dunia dirga benar2 sangat seru dengan mereka yg mempunyai keinginan yg berbeda² demi sebuah VALIDASI
PengGeng EN SifHa
tampah...tledok...kalau ditempatku namane
Fadilah Fadilah
lanjutkan
PengGeng EN SifHa
Tatapanmu bagaikan mata si elang🦅🦅🦅 yang siap menerkam ga🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!