Pernikahan adalah sebuah ikatan yang sakral dan suci. Setiap orang menginginkan pernikahan yang bahagia. Akan tetapi bukan semua pernikahan lahir dari cinta. Namun beberapa memilih bertahan hanya karena alasan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Jam satu pun tiba, Grace dan Carson kini berangkat menuju lokasi. Jarak lokasi dengan stay Home sekitar sepuluh menit menggunakan mobil.
Disana beberapa alat berat sedang bekerja untuk meratakan tanah. Grace dan Carson pun membahas rencana desain hotel yang akan dia bangun disana. Tidak terasa sudah dua jam berlalu kini mereka sudah selesai membahas rencana kerja. Grace melihat tidak jauh dari mereka terdapat sebuah pelabuhan kapal dan disana berhenti sebuah kapal karena sedang memuat tumpangan.
Grace menghampiri pelabuhan tersebut dan dibawah sana dia mendengar suara anak-anak sangat ramai.
Grace melihat kearah bawah ternyata disana anak-anak sangat banyak berenang.
" hai tante...." dari bawah sana seseorang menyapa Grace
" hei.... kamu main sampai kesini juga" ucap Grace dan beberapa anak-anak yang bersama nya tadi pagi juga ada disana.
" tante lemparkan dulu uang nya" ucap anak-anak itu.
" maksudnya????" Grace tidak mengerti dan kini Carson bersama asistennya sudah ikut bergabung dengan mereka.
" mereka berenang dan banyak para penumpang disini melempar uang kedalam air ini. Maka mereka akan berenang mengambil uang itu" ucap seorang anak remaja yang memancing disana.
" tapi itu sangat berbahaya" ucap Grace
" mereka sudah terbiasa, bagi mereka itu pekerjaan yang sangat mudah" jawab anak itu.
" lalu uang nya diberikan ke siapa" tanya Grace
" uang akan mereka bagi bersama " kata anak itu
" oh.... Begitu" ucap Grace
" tante cepat.... Dua ribu aja pun" ucap anak-anak itu
" tunggu sebentar ya" kata Grace kini membuka tas nya dan mencari dompet didalam tasnya akan tetapi dia pun menyadari bahwa pada saat mengambil uang tadi pagi dia meletakkan dompetnya dia atas meja dan kini dompetnya tertinggal di Stay home.
Carson menyadari ekspresi Grace.
" ada apa?" tanya Carson
" bisakah kamu pinjamkan aku uang mu, dompet ku tertinggal di penginapan " ucap Grace
Carson pun mengeluarkan dompetnya dan memberikannya begitu saja kepada Grace.
" ini ambil saja berapa pun yang kamu butuhkan " ucap Carson
" tidak.... Aku hanya butuh seratus ribu saja" ucap Grace
" seratus ribu???"
" jumlah mereka lumayan banyak, apa kamu tega hanya memberikan mereka seratus ribu " ucap Carson dan kini tangannya masih menggantung di angin karena Grace tak kunjung mengambil dompetnya.
" jika begitu berikan aku tiga ratus ribu" ucap Grace
" ini kamu ambil sendiri saja" kata Carson kembali menyodokkan dompetnya.
" jika begitu lupakan saja" ucap Grace karena tidak sopan rasanya menyentuh barang milik Carson.
" Noel.... " kata Carson kepada asistennya.
" baik tuan" ucap pria yang bernama Noel itu mengerti maksud perkataan tuannya.
Noel pun berjalan ke tepi dermaga dan kini mulai melemparkan beberapa lembaran uang seratus ribu kedalam air itu.
Anak-anak itu pun tentu bersemangat untuk mengambil uang tersebut. Melihat itu Grace mengikuti Noel berdiri di tepi dermaga dia juga bersorak kegirangan menyaksikan anak-anak itu berenang, akan tetapi karena terlalu ke pinggir membuatnya terjatuh kedalam air.
Grace tidak bisa bereng anak-anak itu seketika bingung karena mereka tidak mengerti bagaimana caranya menolong Grace.
Sementara didalam air kenangan trauma Grace kembali terulang, mengingat kejadian itu membuat Grace semakin panik.
Melihat itu Noel pun ingin melompat akan tetapi Carson sudah tiba lebih dulu dibawah sana, dia pun memeluk tubuh Grace dan membawanya ke tepi danau.
" ah....ah ...ah...." Grace panik berteriak hingga kini dia kehilangan kesadarannya.
Seketika Carson pun panik. Kini Noel menghampiri mereka.
" Grace.... Bangun ...." Ucap Carson dan sambil menekan dada Grace namun hal itu tidak berhasil. Carson pun memberikan nafas buatan kepada Grace.
" uhuk....uhuk...." Grace pun terbatuk dan sambil berusaha mengeluarkan air yang sempat dia telan.
" kamu ngapain sih" ucap Carson menatap Grace marah.
Namun Grace pun duduk dan kini memeluk kedua kakinya sambil menangis. Melihat reaksi Grace masih syok Carson semakin marah.
" sudah tahu tidak bisa berenang ngapain berdiri disitu" ucap Carson dengan nada yang sedikit tinggi
" memangnya aku tahu hal ini akan terjadi" ucap Grace tidak mau kalah nada suaranya lebih keras dan tinggi dari Carson. Carson tidak ingin melanjutkan perdebatan mereka.
" nonya anda tidak apa-apa" ucap Noel.
Carson pun bangkit berdiri menarik jasnya dari tangan Noel, setelah itu menutupi tubuh Grace dengan jas nya.
" mari kita pulang" ucap Carson datar.
Grace pun hanya diam dan bangkit berdiri mengikuti Carson dan Noel kedalam mobil.
Tidak berapa lama kini mereka tiba di penginapan, Grace pun masuk kedalam kamarnya mengambil handuk serta pakaian ganti setelah itu pergi menuju kamar mandi.
Tidak lama kini Grace sudah berpakaian dia pun membuka pintu kamar mandi dan melihat Carson duduk di ruang tamu.
" apa kamu tidak apa-apa?" tanya Carson menatap Grace
" tidak apa-apa, terimakasih sudah menolong ku tadi" ucap Grace dengan wajah datarnya.
" lain kali hati-hati" ucap Carson
" soal baju kamu, aku akan mengembalikan nya setelah aku mencucinya" ucap Grace
" terserah kamu" kata Carson.
"hm" Grace pun menganggukkan kepalanya karena tidak ingin berdebat dengan Carson setelah itu masuk kedalam kamarnya.