sebuah kisah yang sangat menyentuh namun juga menyakitkan tapi tetap dijalani dengan cara yang kadang sulit untuk di terima. Akankah antara Aira dan Ridwan sanggup menjalani? dan bagaimana dengan Zaki. Apakah yang terjadi selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Zarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 13 kecurigaan Aira
Setelah Aira mengenal Zaki dengan baik selama ini hati yang dulu gersang kini mulai merasa sedikit nyaman saat bersama dengannya.
Aira merasa saat ini benih -benih cinta mulai tumbuh di hatinya. Aira bahkan sudah terbiasa dengan apa yang di lakukan oleh Zaki terhadap dirinya.
Kadang Aira merasa malu pada dirinya sendiri. Nama Ridwan yang dulu mengisi sebagian hatinya kini mulai memudar. Walaupun kadang teringat tentang masa - masa bersama dengan Ridwan.
Namun dengan seiring berjalannya waktu dan perlakuan Zaki yang begitu baik dan perhatiannya yang tertuju pada dirinya membuat Aira merasa nyaman.
Malam ini Aira mencoba untuk membuka pintu hatinya untuk Zaki. Saat ini Zaki sedang berada di ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tertunda karena cuti pernikahannya.
Dan juga Zaki tidak lupa untuk meminum obatnya dari sahabatnya.
Zaki merasa badannya terasa lemas. Entah kenapa malam ini dirinya merasa tidak baik - baik saja.
"Huffftttt, ada apa ini ? Kenapa badanku sangat tidak baik - baik saja jangan sampai Aira tahu tentang keadaan aku" , gumam Zaki.
"Saat ini pasti Aira sedang menungguku. Ya Allah tolonglah hamba kali ini hamba ingin memberikan yang terbaik untuk istri yang sangat hamba cintai" .
Zaki mencoba untuk menenangkan dirinya dan ia berharap semoga keadaannya membaik.
Sementara itu Aira merasa khawatir karena melihat Zaki yang masih berada di ruang kerjanya itu.
"Kok mas Zaki belum keluar juga dari ruang kerjanya apa mungkin ia baik - baik saja?"
"Apakah dia sakit dan kenapa dia tidak memberitahu aku ?"
" Apa yang dia mau sebenarnya dari aku ?"
Melihat tingkah Zaki yang sedang menyembunyikan penyakitnya membuat Aira bertanya -tanya. Dan membuat Aira semakin penasaran.
" Apa perlu aku lihat sekarang ya ? Ada apa dengan dia".
Akhir Aira pun memutuskan untuk melihat Zaki. Namun berbeda malam ini Aira sudah mulai meruntuhkan dinding yang tinggi di hatinya.
Malam ini Aira mengenakan daster selutut dan membiarkan rambutnya tergerai panjang . Aira pun melangkahkan kakinya menuju ke ruang kerja Zaki.
Sesampainya di depan pintu Aira pun mengetuk pintu.
" Tok...tok...tok... Assalamualaikum mas",
" Apakah aku boleh masuk ? "
Sementara itu Zaki merasa dirinya sangat lemah . Dan membiarkan Aira diluar.
Mendengar dari dalam tak ada jawaban Aira pun masih menunggu perintah dari Zaki. Namun cukup lama Aira berdiri di depan pintu .
Zaki yang masih di dalam pun mencoba melangkah kaki menuju pintu . Dengan langkah yang lambat Zaki pun membuka pintu.
Alangkah terkejutnya Zaki melihat penampilan Aira yang sangat cantik dengan mengenakan daster selutut berwarna putih tulang. Dan rambutnya yang tergerai panjang.
"Sayang , ini kamu kan ? Bukan orang lain kan ? "
" Iya mas ini aku Aira istrimu. Orang lain dari mana. Memangnya ada orang lain selain kita berdua" .
"Coba kamu ulangi lagi aku tidak salah dengar kan ?"
Kamu kok ngawur sih mas . Ini kamu kenapa mas ?
"Mas kok kamu pucat bangat kamu kenapa ?"
"Aku gak apa-apa kok sayang, aku baik - baik saja" .
"Sudahlah mas baik - baik bagaimana coba kamu pucat begini . Kalau begitu kita kekamar aja dulu biar aku panggilkan dokter dulu buat periksa kamu" .
"Gak perlu sayang palingan aku kelelahan aja dibawa istirahat sebentar juga udah baikan lagi" .
"Tadi aku udah minum obat juga jadi gak perlu panggil dokter lagi" .
"Sayang malam ini kok pakaian kamu beda dari sebelumnya ? Kamu mau menggoda aku ya ?"
Melihat wajah Zaki yang begitu pucat membuat Aira merasa sangat khawatir dan cemas. Zaki pun tidak mau di periksa oleh dokter membuat Aira merasa sangat cemas dan takut. Takut terjadi sesuatu pada Zaki .
salam DUA SAHABAT DAN BAYI MISTERIUS 🙏🏻🤭