NovelToon NovelToon
Cinta Dan Belenggu

Cinta Dan Belenggu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Romansa Modern
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Utami

"Cinta yang seharusnya membuat Layla merasa bebas, justru menjadi rantai belenggu yang mengikat erat dirinya. Di antara kekuasaan dan luka masa lalu serta hasrat panas membara, ia terjebak di kobaran asmara yang gelap. Bayangan kelam masa lalu masih menghantuinya. Akankah ia bisa memilih melepaskan diri dari belenggu yang menyiksa batinnya atau memeluk belenggu itu selamanya?"


[DARK ROMANCE]
[OBSESI]
[CEO]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CDB 13

Ben dan Zhao Lee dulu adalah sahabat, perusahaan orang tua mereka sudah lama bekerja sama. Tapi suatu peristiwa tak terelakan terjadi, dan membuat hubungan mereka pecah.

Peristiwa kematian orang tua Zhao Lee di duga ada campur tangan dari ayahnya Ben, namun Ben seolah tutup mata akan hal itu.

Saat Zhao Lee sudah cukup kuat untuk menumbangkan perusahaan keluarga Ben, Zhao Lee membuat segalanya hancur. Ayah yang di cintai Ben meninggal karena mengakhiri hidupnya sendiri serta meninggalkan hutang yang cukup banyak.

Terpaksa Ben menjual semua aset yang tersisa untuk menutupi semua hutang yang ada, sisa dari penjualan aset, dia gunakan untuk bertahan hidup dan membiayai pendidikan nya.

Beruntung Ben punya koneksi di bidang pendidikan sehingga ia bisa mendapatkan Beasiswa di Universitas yang dia mau.

Masa-masa gelap kehidupan Benedict berlangsung cukup lama, tidak sedikit orang yang berani mengucilkannya.

Namun ia masih beruntung punya orang-orang yang merasa hutang budi pada Ayahnya.

Bennedict bukan lagi tumbuh menjadi pria dewasa yang manja dan sombong. Ia tumbuh sebagai pribadi yang lebih baik.

Namun pertemuannya dengan Zhao Lee hari itu mengubah segalanya.

Ternyata ia masih menyimpan dendam lama jauh di lubuk hatinya. Ia bertekad untuk membalaskan dendam itu suatu hari nanti dengan caranya sendiri.

Tak perduli pada akhirnya akan menang atau kalah, yang terpenting hasrat yang menggebu-gebu itu tersampaikan.

Malam pun tiba, hari ini mereka bertiga lembur karena banyak pekerjaan yang harus segera di selesaikan hari itu juga. Malam itu sudah pukul 23.00.

Karena kondisi saat itu hujan sedang turun deras, Ben menawarkaaan tumpangan kepada Layla dan Riri.

Riri dan Layla tersenyum..

"Wah..terima kasih ya Ben, kamu baik banget mau di ditumpangin kita" kata Riri.

"Makasih ya Ben" kata Layla.

Bennedict membalas senyuman mereka...

"Iya santai. Ayok masuk udah malem nih, harus cepet-cepet istirahat besok kita harus lanjut kerja lagi kan" kata Ben.

"Iya bener banget" kata Riri.

"Berarti yang turun duluan Riri abis itu Layla" kata Ben

"Iya.." jawab mereka serempak.

Beruntung hujan sudah reda saat mereka sampai di depan rumah Layla.

Suasana malam itu begitu syahdu. Melalui layar CCTV yang terhubung ke ruang keamanan rumah dan ponselnya, Zhao Lee melihat mobil Benedict berhenti di depan gerbang. Dari layar itu, Layla dan Benedict tampak seperti sepasang kekasih yang baru pulang dari kencan.

Pemandangan itulah yang pertama kali menyulut api cemburu di hati Zhao Lee.

Kemudian Bennedict berpamitan.

Layla melangkah masuk ke rumah.

Tak ada sambutan yang hangat menantinya.

Yang ada hanyalah sang Tuan dengan tatapan dingin dan menusuk.

Zhao Lee sudah menunggu Layla di ruang tengah sedari tadi.

Ia duduk tenang ditemani segelas wine.

"Dari mana kamu?!"

"Aku kerja" jawab Layla singkat.

Zhao Lee menatap Layla tajam.

"Ini jam berapa?! Aku kan sudah bilang jangan pulang terlambat. Lalu siapa laki-laki yang antar kamu pulang?!" tanya Zhao Lee.

"Bennedict" jawab Layla singkat.

Zhao Lee bangkit dari tempat duduknya...

Ia mendekati Layla dengan aura yang mengancam.

Lalu ia berdiri di depan Layla dengan jarak yang hampir tak ada celah.

"Aku peringatkan ya! Jangan dekat-dekat dengan Benedict! Dia itu laki-laki brengsek!" kata Zhao Lee.

Layla mengepalkan tangannya erat-erat.

Ia berkata dalam hati dengan perasaan jengkel.

"Dia bilang orang lain brengsek, sebenarnya dia ini ngaca apa enggak sih."

Dengan tenang Zhao Lee berkata..

"Sesuai janjiku tadi pagi, jika kamu pulang terlambat. Kamu harus di hukum!" kata Zhao tegas.

Lalu Zhao memberikan kotak berwarna hitam kepada Layla.

"Apa ini?" tanya Layla datar.

"Buka lalu pakai itu" perintah Zhao Lee.

Kemudian Layla membuka kotak itu, ia terkejut dengan isinya. Isinya membuat Layla malu dan kesal.

"Apa-apaan ini?!" Layla protes.

Layla merasa kesal ia menumpahkan rasa itu ke Zhao Lee.

"Anda memberikan baju haram ini kepada saya dan menyuruh saya untuk memakainya?!"

Zhao Lee tersenyum tipis.

"Aku bukan mau diskusi, Layla. Melainkan ini perintah." ucap Zhao Lee.

Layla menolak tegas.

''Tidak, aku menolak. Jika anda terus seperti ini saya tidak segan-segan mengambil langkah lebih tegas kepada anda, Tuan,'' ucap Layla.

Zhao Lee tertawa kecil.

Lalu..

"Ohh rupanya kau mulai lancang, Layla. Terkadang aku memang bersikap lembut padamu, tapi bukan berarti kamu boleh membangkang perintah ku. Apa kau ingin mengabaikan tugas mu sebagai istri?"

Layla memasang wajah marahnya.

"Seharusnya anda ijin dulu kepada saya," kata Layla.

"Aku suami mu, tidak perlu ijin untuk itu," ujar Zhao Lee tegas.

''Anda bahkan menggunakan pasal satu untuk bertindak semena-mena kepada saya, itu tidak adil," protes Layla.

Zhao Lee menyikapinya dengan santai dan mengintimidasi.

"Tapi aku rasa kamu tidak punya pilihan lain. Kau tidak mau kan di seret ke pengadilan dan merasakan lantai penjara yang dingin. Kau tau kan aku bisa lakukan apa kepada mu."

Mendengar ancaman itu Layla hanya diam menuruti Zhao Lee, lalu berjalan ke kamar untuk mengganti pakaian nya.

Tapi di dalam hatinya ia memberontak. Namun ia tak bisa melakukan lebih karena kontrak pernikahan itu begitu terikat dengannya.

Sempat ia berpikir,

"Kalo kayak gini ceritanya mending aku pilih di seret ke pengadilan aja!" ucap Layla dalam hati.

Namun seketika ia ingat nasib keluarganya jika ia di penjara,

"Sungguh menyedihkan" batin Layla.

Setelah memakai pakaian memalukan itu, dia bercermin untuk melihat dirinya sendiri, seberapa terlihat terbukanya ia mengenakan itu.

"Ya ampun.., aku rasa ini sangat memprovokasi lawan. Dia benar-benar tidak tau malu" gumam Layla.

Kemudian Layla keluar dari kamar dan berdiri di hadapan Zhao Lee.

Zhao Lee yang melihat Layla mengenakan gaun malam itu tak bisa memalingkan pandangannya,

Layla begitu cantik sampai-sampai ia tak ingin memberikannya kepada siapapun.

"

"Kau cantik malam ini" Zhao Lee tersenyum.

Layla hanya diam sambil mengepalkan tangan karena malu bercampur marah.

Layla tertunduk, ia mengigit bawah bibirnya.

Zhao Lee mendekati Layla dengan langkah yang tenang dan mendominasi.

"Aku peringatkan sekali lagi ya. Jauhi Bennedict, aku tidak suka kau dekat dengan pria brengsek itu"

Layla mendapat peringatan keras dari Zhao Lee.

"Layla apa kau mendengar ku?'' ucap Zhao Lee.

Melihat Layla tidak memberikan respon yang memuaskan, Zhao Lee memutuskan untuk mendekati Layla lebih dekat.

Ia membisikan sesuatu ke telinga Layla.

Dan tangannya merangkul pinggang Layla.

"Jika aku sedang bicara kamu dengarkan, jika aku ingin respon, kau harus merespon nya dengan baik, jika aku ingin tindakan maka lakukanlah" ucap Zhao Lee tegas.

Layla menundukkan kepala. Jemarinya mengepal kuat hingga buku-buku jarinya memucat. Ia tidak lagi memiliki tenaga untuk berdebat.

Zhao Lee mengangkat dagu wanita itu perlahan.

"Ingat baik-baik. Jauhi Benedict. Aku tidak akan mengulang peringatanku untuk ke sekian kalinya."

Layla tidak menjawab.

Kebisuannya justru membuat Zhao Lee semakin yakin bahwa ia harus segera menyingkirkan pria itu dari kehidupan Layla.

Sementara itu, Layla hanya bisa memendam kebencian yang semakin hari semakin dalam.

Malam itu, dua orang tidur di bawah atap yang sama, tetapi masing-masing mulai menyusun rencana yang berbeda.

Zhao Lee ingin memiliki Layla sepenuhnya.

Sedangkan Layla diam-diam mulai mencari celah untuk melepaskan diri dari sangkar emas dan belenggu yang selama ini mengurung hidupnya.

****************

Ini novel pertama ku semoga kalian enjoy bacanya ya temen-temen.

Terimakasih yang udah dukung aku

semoga hidup kalian lancar jaya..❤️

Jangan lupa like, komen, share, gift juga boleh, kasih bintang juga boleh...☺️

1
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
pastinya saat rapat dia masih memikirkan bagaimana cara membuat Laila takluk dan tunduk padanya
Europa.
sengaja dibuka lah tu
bener² keinginan author yang dicurahkan ke tulisan loh gaa🤭🤭
Europa.
langsung disuruh masangin loh yaa/Doge/
Europa.
uluhh uluhh sok cuek banget. padahal dalam hati udah pengen mau meluk layla🤭🤭
Europa.
apakah akan langsung dinikahi? mengingat keinginannya yang sempat ia ucapkan kepada paman yang🤔
Europa.
sudah kuduga tawaran mencurigakan itu akan membawanya kesana/Doge/
Europa.
art yang ngurusin kehidupan pribadi majikan? gaji lumayan? hmm agak mencurigakan ya lowongannya?/Doge//Doge/
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
baru sembuh udah di suruh nikah. enggak beres ini si paman nya
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
dih
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
makin parahlah obsesi nya. enggak heran
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
kamu ini perempuan loh
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
siapa itu?
james
semua aku dirayakan ~Nadin
Mingyu gf😘
caramu salah zhao lee, kali ini aku mendukung layla membencimu
Mingyu gf😘
gak usah marah marah atuhh
Mingyu gf😘
aduhh baik banget rekan rekam baru kamu layla
Lenny Utami: lebih takut ke Zhao Lee seh ini /Sweat/
total 1 replies
james
akal-akalan cindo
james: awokawok
total 2 replies
james
untung saja dikasih
james
akit sih/Sweat/
RahmaYesi
Yok Monggo Layla, bawa aja Zhao Lee ke neraka sekalian
Lenny Utami: ya jangan dong ntar GK ada vilainnya 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!