NovelToon NovelToon
Second Chance

Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Misteri
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: QueenBwi

Aruna Cheryl Adijaya adalah anak perempuan yang diadopsi oleh keluarga konglomerat Adijaya yang tersohor. Ia diambil sebagai pengganti Aaira Beril Adijaya- si bungsu yang meninggal karena sakit.
Namun kisahnya tidak seindah yang dibayangkan, kehadirannya tidak dianggap oleh ketiga saudaranya yang lain.

Tidak sampai disitu, nasib buruk masih mengikutinya saat ia dipaksa oleh Ayana- ibu tiri ketiga saudara angkatnya itu untuk menikahi seorang pria yang berusia 15 tahun lebih tua darinya. Dalam pernikahan itu ia disiksa hingga akhirnya dibunuh oleh suaminya sendiri.

Tapi saat Aruna membuka matanya, ia kembali ke usia saat masih berusia 10 tahun, 2 tahun setelah diadopsi.
Apakah Aruna akan kembali mengalami takdir yang sama? Atau Aruna akan berjuang untuk merubah takdir hidupnya yang mengenaskan?

Di saat Aruna sudah bertekad dengan keputusannya, takdir kembali mempermainkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QueenBwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Belas

Aruna kembali terbangun kali ini dalam keadaan segar meski ia masih merasa sedikit lemas. Setidaknya tidak selemas awal tadi, kini ia bisa berjalan sendiri ke kamar mandi tanpa bantuan tenaga dari Mia lagi.

Tok..tok!

"Aruna ini aku," suara Abimanyu terdengar dari luar.

"Masuk," jawab Aruna.

Cklek.

"Kau baik-baik saja?" tanya Abi saat melihat Aruna sudah berdiri dari ranjangnya dengan switter menutupi tubuhnya.

"Kurasa ... Umm..Kak Abi, "jawabnya.

Senyuman Abi melebar, ia senang mendengar Aruna memanggilnya begitu. Sedangkan Aruna sendiri tidak begitu merasa aneh atau terganggu. Mungkin dari mereka semua, hanya Abimanyu yang tidak melakukan apa pun padanya dan lebih memilih menjauhinya. Mungkin karena itulah cukup mudah bagi Aruna untuk memanggilnya dengan sebutan kakak.

"Kau sudah kuat jalan?"

"Sepertinya," jawab Aruna seadanya tapi ia sedikit oleng jika saja Abi tidak menahan lengannya.

"Biar ku bantu. Mau sarapan bersama?"

"Hmm," jawab Aruna dan membiarkan Abimanyu menumpu tubuhnya hingga mereka tiba di ruang makan. Tak ada siapa pun di sana dan Aruna bersyukur karena itu. Ia tak ingin bertatap muka dengan anggota keluarga Adijaya yang lainnya.

Abi menarik kursi dan membantu anak itu duduk, kemudian ia berjalan menuju kursi yang berada di hadapan Aruna dan terduduk di sana.

"Dokter bilang kau masih harus memakan bubur hingga lambungmu benar-benar sudah sembuh," ucap Abi saat melihat raut wajah Aruna yang tidak senang melihat sepiring bubur di hadapannya.

"Sammy, bawakan obat Aruna ke sini," kata Abi.

Sammy mengangguk patuh lalu akan pergi sebelum ia kaget saat mendengar Aruna memanggil Abi dengan sebutan kakak.

"Kak Abi, aku bisa mengurus diriku sendiri."

"Kau masih terlalu kecil untuk itu. Jadi, biarkan kakakmu ini yang melakukannya untukmu. Oke?"

Aruna menatap Abi datar. Terlalu kecil katanya, apa ia tahu berapa usia jiwanya saat ini?

28 tahun, sialan.

Tapi Aruna hanya diam saja dan membiarkan Abi melakukan sesukanya.

"Aruna, aku dengar ada yang mengganggumu di sekolah?" tanya Abi tiba-tiba.

"Siapa yang mengatakan itu?" Aruna balik bertanya.

"Ayah mengatakan kau pulang dalam keadaan luka. Benar saja, aku bahkan masih bisa melihat bekas luka di sudut bibir bawahmu."

Gadis kecil itu mendengus, "Bukan sesuatu yang besar. Aku sudah mengatasinya jangan pikirkan itu."

"Aruna,"

"Ngomong-ngomong, bukankah kakak seharusnya kuliah saat ini? Kenapa kembali pulang?" tanya Aruna mengalihkan pembicaraan.

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan pada Ayah secara langsung. Jadi aku pulang dan aku malah mendapatimu pingsan di taman bunga."

"Begitu kah?"

Abi mengangguk lalu tersenyum kaku, "Aruna, apa kau merasa tidak nyaman dengan keberadaanku?"

"Di abaikan selama ini dan tiba-tiba kakak datang lalu mulai peduli padaku. Rasanya aneh tahu. Aku sudah terbiasa di anggap tak ada sama sekali," terang Aruna jujur.

Jujur, Abi kaget dengan cara berfikir Aruna yang terkesan dewasa. Bahkan ketika mengobrol dengannya pun, rasanya seperti sedang mengobrol dengan orang dewasa lainnya dan bukan anak berusia 10 tahun.

Apa perubahan sikap bisa sampai se-ekstrem ini?

Aura Aruna pun terasa berbeda, terlalu tenang dan tidak tersentuh. Sebenarnya salah satu alasan Abi pulang yaitu karena mendapat kabar tentang perubahan sikap Aruna. Ia penasaran dan ingin membuktikannya sendiri. Menurut Sammy, dulu Aruna begitu menginginkan perhatian dan afeksi dari mereka semua.

Namun, semua berubah di suatu pagi. Bukan hanya sifat, tapi juga cara berpikir dan berbicaranya yang terkesan dewasa.

Aruna seperti orang lain yang terperangkap di tubuh mungilnya.

"Maaf membuatmu merasa seperti itu. Tapi, aku tak ada niat apa-apa," kata Abi lagi mencoba menarik kepercayaan Aruna.

"Aku tahu," jawab Aruna seadanya.

Mungkin ia bisa sedikit mempercayai Abimanyu.

1
Heni Setiyaningsih
semoga di kehidupan kedua aruna jd strong woman
Heni Setiyaningsih
cerita ttg reinkarnasi, semoga bagus cerita nya Thor 👍💪💪
QueenBwi
Ayo baca! 💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!