NovelToon NovelToon
Anakmu Menumpang, Bu

Anakmu Menumpang, Bu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Rania selalu dihina dan direndahkan oleh mertuanya, dia mendapatkan caci makian itu dan suaminya hanya berdiam diri tanpa membelanya.

Ardi sang suami selalu beralasan jika ibunya sudah tua sehingga ingin melihatnya menjadi orang sukses sehingga dia menggunakan identitas Rania untuk membuat ibunya bahagia.

Cinta yang besar dimiliki Rania tidak mampu membuatnya berharga dan terlihat dimata keluarga suaminya, dia memutuskan untuk berhenti dan mengambil kembali semua miliknya.

Suaminya yang Menumpang tapi dirinya yang selalu dihina, dia membalas semua rasa sakit hatinya membuat suami dan keluarganya panik dan kalang kabut

Akankah, perjuangannya mendapatkan kebahagiaannya kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Persidangan perceraian antara tuan Ardi dan juga nyonya Rania akan kita buka.

"Apakah nyonya Rania sudah mantap untuk bercerai?". Tanya sang hakim Dnegan pelan.

"Benar yang mulia, saya tidak ingin mempertahankan rumah tangga saya, selama ini saya menghidupi suami saya beserta keluarganya padahal dia bekerja, saya sudah tidak sanggup, apalagi keluarganya selalu menghina dan merendahkan saya padahal mereka menumpang dirumah saya".

"Bagaimana tuan Ardi, benar yang dikatakan nyonya Rania barusan?".

"Tidak semuanya benar yang mulia, saya masih memberi nafkah pada istri saya karena saya juga harus membiayai ibu makanya gaji saya kebanyakan ibu saya karena ayah saya tidak bekerja, masalah menghina keluarga saya sudah meminta maaf pada Rania".

"Tentu saja mereka meminta maaf karena mereka sudah tertangkap basah oleh saya saat berusaha mencari surat-surat berharga milik saya untuk dikuasai sama mereka".

"Rania tolong jangan bicara begitu". Ucap Ardi dengan memelas

Rania mendengus kesal, matanya mendelik tajam kearahnya karena tidak suka.

"Jika aku tidak membawa semua barang berharga malam itu kalian akan mengambilnya dan mengubahnya menjadi milik kalian, kalian itu benalu tidak tahu diri".

"Rania, cukup". Bentak Ardi penuh emosi.

"Maaf yang mulia saya tidak mau bertahan dengan lelaki parasit beserta keluarganya yang benalu, saya punya bukti dan jika saya tidak bercerai dengan nya aku akan memasukkan mereka ke penjara karena saya memiliki buktinya".

Ardi mengepalkan tangannya berusaha mengontrol emosinya,

"Baik jika seperti itu kami akan menunggu buktinya".

Persidangan berjalan Alot karena Ardi kekeh tidak ingin bercerai dari Rania, dia selalu beralasan karena dia masih sangat mencintai istrinya, sedangkan Rania sudah muak, dia juga sudah mengemukakan alasannya bercerai dari suaminya itu.

"Sidangnya akan ditunda seminggu kemudian, agendanya yaitu menyertakan bukti kuat untuk mendukung pernyataan dan bantahan".

Hakim mengetuk palu itu membuat Rania mendengus kesal karena keinginannya untuk langsung bercerai malah diperlambat.

Sedangkan Ardi dan keluarganya berseru senang karena mereka masih memiliki kesempatan untuk bisa membujuk Rania untuk kembali pada mereka lagi.

"Kita harus bisa membujuk Rania, kalian pasang saja wajah memelas atau apapun itu yang penting Rania mau kembali".

Rania bangkit dari duduknya kemudian melangkahkan kakinya keluar gedung karena tidak peduli apapun lagi dan dibelakangnya keluarga Ardi terus memanggil namanya bahkan menghadang dirinya.

"Rania kamu ini ini dipanggil sejak tadi tapi tak berhenti, kamu budek yah?".

Rania menghentikan langkahnya karena Ardi berdiri tepat didepannya menghalangi jalannya.

"Mau apa lagi sih?, kalian ini semua tidak punya malu yah, orang sudah tidak ingin berurusan dengan kalian malah kalian datangi terus menerus, menyebalkan sekali". Sungutnya dengan jengkel

Tidak ada lagi rasa hormat pada mereka, dulu saat dia begitu menyayangi mereka dan memberikan segalanya agar mereka mencintainya malah dibalas dengan caci makian dan hinaan tapi setelah mereka tahu siapa dirinya dan sudah tidak ingin berurusan dengan mereka, malah mereka malah mengejarnya seperti buronan.

"Nak jangan bicara seperti itu, ibu dan keluarga minta maaf padamu, jangan lupakan hubungan selama bertahun-tahun karena kesalahan kami, kembali lah pada Ardi nak, ibu dan keluarga tidak akan mengusik kalian lagi". Bujuknya dengan suara lembut.

Dia memasang wajah memelas dan merasa tersakiti agar Rania mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Iya kak Rania, Adel juga minta maaf, janji deh kalau kakak balik lagi sama kak Ardi aku akan jadi ipar yang baik, maafin kita yah".

Hatinya mengomel melihat sikap sombong perempuan yang masih menjadi kakak iparnya ini, jika bukan karena kuliahnya dan juga mobilnya yang sangat membutuhkan Rania dia tidak akan mau bersikap seperti ini.

Ardi berusaha memegang tangan Rania tapi Rania menarik tangannya dengan kasar belum lagi tatapannya sangat membencinya, dia hanya bisa menghela nafas.

"Kamu sudah dengar sendiri Ran, mereka tidak akan mengganggu keluarga kecil kita lagi, kita bisa memprogram anak seperti keinginanmu dulu, mereka sudah sadar jadi mau yah balik sama aku, kita hentikan persidangan ini". Ucapnya memohon

Mereka bertiga berusaha untuk membujuk Rania bagaimanapun caranya sedangkan Rania hanya terkekeh sumbang melihat ketiganya.

"Sayangnya saya sudah tidak berminat, bagaimanapun kalian memohon pada saya, saya tidak akan kembali pada lelaki tidak tahu diri ini".

Dia menarik nafasnya dalam-dalam, emosinya terpancing karena mengingat bagaimana mereka semua memperlakukan dirinya Dnegan sangat tidak manusiawi terutama mertua dan juga adik iparnya ini.

"Saya lebih senang jadi janda tapi punya harga diri dan hidup seorang diri daripada hidup bersama keluarga parasit dan benalu dan paling parahnya menumpang tapi sangat tidak tahu diri".

"Dan dia". Tunjuknya kearah Ardi.

"Ambil saja anak kebanggan kalian itu, anak yang selalu kalian anggap sebagai orang hebat padahal nyatanya hanya menumpang harta dan semua yang dimiliki istrinya, dia hanya lelaki yang sok berkuasa dan sok kaya tapi tidak punya modal, jadi berhenti ganggu hidup saya, saya sangat muak melihat kalian semua berada disekitar saya".

Ketiganya meradang, mereka langsung mencekal tangan Rania dengan kasar.

"Jangan kurang ajar kamu Rania, kami sudah minta maaf dan merendahkan harga diri kami untuk membuat kalian kembali, jangan banyak tingkah".

"Rania tolonglah, berhenti bersikap keras kepala seperti ini, aku mencintai kamu, aku tidak lagi membiarkan keluargaku menindas mu, please".

Dia sudah kehabisan cara untuk meminta Rania kembali padanya, hati istrinya ini Tidka tersentuh sama sekali dan sialnya keluarganya malah memperkeruh suasana.

"Pergi kalian, sudah kubilang aku tidak mau, jangan paksa aku untuk menggiring kalian kepolisian, aku masih punya bukti kalian semua ingin merampas hartaku waktu itu jadi jangan buat aku melupakan semuanya ".

"Dan satu lagi tidak usah memohon kepadaku Adel karena mobilmu sudah aku aku jual begitu juga dengan mobil Ardi, dan masalah kuliahmu, aku sudah mengatakan pihak kampus untuk menagih biaya kuliahmu pada Ardi jadi jangan harap bisa memanfaatkan aku.

Adel yang mendengar itu akhirnya mengeluarkan tanduknya, emosinya langsung meledak tidak karuan melupakan mis mereka untuk membujuk Rania.

"Itu mobilku, kenapa kakak jual, kakak tidak punya hak". Teriaknya kesal.

Mobil yang begitu dia banggakan dan juga dia rawat malah dijual seenaknya walau memang Rania yang membelinya tapi kan itu sudah diberikan kepadanya jadi itu sudah hak nya.

"Loh kenapa mobilku dijual sayang, kamu jangan gitu dong, kan kamu sudah memberikannya pada kami". Ucap Ardi memelas

Rania mengindikkan bahunya tidak peduli, ngapain juga dia harus meminta izin padahal dia yang beli dan semua suratnya atas namanya, beruntung dia tidak sebodoh itu untuk membeli memakai nama mereka berdua.

1
Ayudya
makanya Ardi jadi laki laki jangan banyak tingkah
Ayudya
suami Rania lagi galau tania🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
Uda Rania laporkan aja mereka kepolisi biar tau mereka apa itu sengsara🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah ga tau malu banget si keluarga kamu Ardi.
Ayudya
Ardi siapa juga yg mau balik ma laki laki seperti kamu
Ayudya
lah siapa juga kamu Ardi pakai harus menemui Rania lagi🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
itu lebih baik Rania kamu jual rumah lama dan kamu beli yg baru agar suami mokondo mu ga nganggu lagi🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
bagus Rania kamu buang aja tu keluarga benalu biar tau mereka
Ayudya
lah Ardi mang ga tau diri banget.segitu yakin nya Rania Masi mau ma kamu yg mokondo🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
kadang ketulusan itu yg menghancurkan kita
Ayudya
bagus lah kalau kalian sadar diri🤣🤣🤣🤣dan cepat pergi dari rumah rania
Ayudya
persiapkan diri kalian tuk jadi gembel🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah manusia ga tau diri semua.bagus Rania ambil dan jangan beri kesempatan pada manusia yg seperti mereka🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah benalu banget si keluarga Ardi mana mau. pisik lagi
Ayudya
nah ini yg aku suka peran wanitanya tegas dan badas🥰🥰🥰🥰
Soraya
dh mampir thor lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!