fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 13 monster ular emperor
Ke esokan hari nya tiba. DI pagi hari fadli langsung membuka status nya.
",Hp ku masih , 6000, manaku 10.000. Skil penguatku naik level jadi level 20. Skil penilaiku jadi lever 10. Lalu uang aku ada, 51.890 koin perak. Dan item aku cuma ada 3 doang, pedang kuning, karat dan tongkat sihir. Hem.. sekarang ngapain ya? Aku sudah naik ke peringkat C tapi aku, itu artinya aku bisa mengambil misi yang tinggi, tapi sekarang lebih baik aku cari tau dulu moster ular apa yang ada di tas ku," kata nya dalam hati dengan wajah masih mengantuk.
Setelah beberapa menit. Ia sudah rapih, tentu saja ia langsung memakai topeng dan pergi ke serikat petualang. Sesampai nya di serikat i langsung mengajukan pertemuan dengan kenici, kenici yang kebetulan ada menyetujuinya.
(Ruangan kenici)
"Jadi waktu kamu melakukan misi pemusnahan desa goblin. Saat kanu kembali kamu tidak sengaja menebas ular raksasa?" Tanya kenici yang bingung setelah mendengarkan penjelasan singkat fadli tadi.
"Ya begitulah, moster nya ada di tas sihir aku. Bagaimana mau di lihat atau aku buang saja?" Tanya fadli bingung karena moster ular raksasa itu memenuhi tas sihir nya.
"Raksasa kan?"ucap kenici memastikan.
"Kalau begitu lebih baik kita ke gudang dulu. Di sana baru di keluarkan," jelas kenici sambil berdiri.
"Baiklah," jawab fadli mulai jalan mengikuti kenici.
Mereka keluar dari serikat dan pergi ke gudang milik serikat. Di gudang kenici berkata, "letakan moster nya di meja ini," fadli melihat meja besar dan panjang itu, "ini meja apa?" Tanya nya penasaran. "Biasa nya ini adalah meja untuk membongkar moster. Seperti moster babi hutan, daging nya di ambil taring dan lain nya bisa di jadikan senjata, punya kamu juga moster ular yang besar itu mungkin saja bisa di ambil untuk senjata," jelas kenici. "Oh.. gitu," kata fadli sambil meletakan tas sihir nya. Ia lalu berkata,"keluarkan ular itu," ular pun keluar dari tas sihir fadli. Melihat ular itu kenici langsung terdiam. Ia jatuh duduk dan lemas karena terkejut.
"Moster ular emperor? Moster ular yang mampu meruntuhkan 1 kota dalam 1 hari," kata nya dengan nada gemetaran.
"Eh... ternyata ular ini sehebat itu ya, lihat ini kenici mata nya besar sekali sebesar kepala ku," kata fadli sambil tertawa.
"Mustahil..mustahil kamu mengalahkan nya sendiri," ucap kenici tidak percaya.
"Tapi aku memang mengalahkan nya sendirian," jelas fadli dengan santai.
"Hah..benarkah begitu?" Tanya kenici memastikan.
"Ya begitulah," jelas fadli dengan tegas.
Kenici pun hanya bisa geleng- geleng kepala. Ia lalu duduk dan menyuruh pelayan untuk memanggil Gordon.
Tidak lama kemduian gordon datang saat ia masuk ia terdiam melihat moster ular emperor itu.
"Hebat..." teriak nya dengan sebang.
Fadli terkejut mendengar teriakan itu sementara kenici sudah terbiasa.
"Ini bagus sekali,"kata gordon sambil memengang sisik moster itu. "Kenici kitan harus membeli moster ini, ini sangat berkualitas,"jelas gordon dengan tegas.
"Ya tapi serikat kita sedang tidak baik- baik saja. Sekarang aku akan pergi menemui raja dulu untuk meminta bantuan uang. Dia pasti akan senang jika mendapatkan senjata yang bagus dari moster ular ini," jelas kenici.
Mendengar itu fadli langsung menolak, "lebih baik aku buang saja monster nya," kata fadli sambil memasukan monster itu kembali ke tas sihir nya. Melihat itu gordon dan kenici terkejut.
"Kamu bisa mendapatkan banyak uang loh dari moster ini, mungkin 10.000 keping emas loh," kata kenici.
"Ya bukan uang yang aku incar. Aku hanya ingin menghilangkan moster ini dari tas sihir aku. Kamu mau melapor ke raja kan? Bagaiman kalau raja tau aku yang mengalahkan moster ini pasti merepotkan aku tidak mau," kata fadli dengan tegas sambil membuka pintu.
Namun saat pintu terbuka, gordon, kenici apalagi fadli benar- benar terkejut saat melihat raja di hadapan nya.
"aku mendengar semua nya loh. Moster apa yang kamu kalahakan, apa?..apa..?.apa..?" Kata raja sambil berjalan mendekat untuk memojokan fadli.
Fadli terdiam sementara komandan di sebelah nya berusaha merampas tas fadli.
"Tidak sopan sekali," kata fadli sambil mengambil kembali tas milik nya.
Raja lalu bertanya, " kenici moster apa?"
Kenici langsung menjawab dengan tegas, "moster bencana, moster ular emperor."
Mendengar itu raja terseyum ke arah fadli. Sementara komandan di sebelah nya melotot.
"Kamu.. siapa nama kamu?" Tanya raja menunjuk gordon.
"Aku gordon aku adalah penjual dan pembuat senjata," jelas gordon.
"Moster ular emperor itu bisa di buat apa saja?" Tanya raja memastikan.
"Siap, banyak sekali, tombak, pedang, dan juga baju zirah lalu perisai, tingkat kekuatan hampir menyamai pedang suci," jelas gordon dengan singkat pada dan jelas.
Mendengar itu raja terseyum. Ia lau berkata pada kenici, "kenici buatkan pedang,zirah, dan perisai untuk kerajaan,"
Kenici mengangguk,"siap,"
"Lalu kamu aku perintahkan kamu memberika moster ular itu," kata raja dengan tegas.
"Tidak mau," jawab fadli dengan santai.
Mendengar itu para prajurit langsung menodong fadli dengan tombak.
"Hentikan, maaf, maksud aku jual moster itu pada kerajaan," jelas raja.
"Setuju," jawab fadli sambil memberikan lengan nya.
Melihat fadli yang biasa saja di depan raja membuat kenici dan gordon ketakutan. Apalagi komandan kerajaan terlihat sangat kesal.
"Baiklah aku setuju, berikan moster nya pada kenici dan gordon biarkan mereka yang mengurus nya. Lalu uang nya nanti aku titipkan di kenici," jelas raja sambil berjalan pergi dari gudang itu.
Setelah raja pergi kepala fadli langsung di pukul oleh gordon. Ia sangat kesal denhan perlakuan fadli yang santai saat berhadapan dengan raja.
Sementara itu raja dan komandan itu kembali berjalan masuk ke serikat. Di serikat sudah ada banyak petualang dunia lain alias fadli.
"Persiapan sudah selesai kami akan pergi ke hutan sekarang raja," kata gergio pada raja.
"Ya pergilah bersana para petualang yang kami sewa. Hati- hati," jelas raja.
Para petualang itu pun pergi. Sementara raja bertanya pada komandan di sebelah nya , "bagaimana menurut kamu apa senjata dari moster itu akan bagus,"
Komandan menjawab, "jika kenici yang bilang sudah pasto bagus, sekarang lebih baik kita kembali ke kerajaan saja.
Raja dan komandan itu pun kembali ke kerajaan setelah mengantar para petualang ke serikat. Sementara itu di gudang.
"Fadli aku rasa kamu akan bisa hidup tenang di sini. Soal nya raja sudah berubah," kata kenici tiba- tiba.
"Berubah? Maksud kamu bagaimana?" Tanya fadli bingung.
"Ya dia berubah karena para petualang kelas S dulu pergi dari kerajaan. Mereka tidak nyaman dengan sikap raja yang selalu mementingkan orang dunia lain. Tapi sekarang dia berubah, mungkin dia takut karena kerajaan lain mulai kuat. Kerajaan lain memiliki banyak petualang kelas s," jelas kenici.
Mendengar itu fadli diam namun ia berbisik, "tetap saja yang tidak berguna akan di buang seperti aku," kenici lalu mengajal fadli kembali ke serikat untuk menyelesaikan pembayaran moster ular raksasa itu.
Setelah beberapa jam kemudian. Uang telah datang. Di ruangan kenici tumpukan uang di meja di letakan.
"Hah...banyak sekali," kata fadli.
"Tentu saja banyak, 10.000 keping emas," jelas kenici.
"Sesuai dengan permintaan kamu, uang emas di ubah ke perak. Total semua nya adalah 10 juta keping perak," jelas resepsionis di samping nya.
"Uang sebanyak ini bagaimana cara aku menyimpan nya? Masa aku letakan di tas sihir sih. Kalau 50 ribu masih aman tapi ini hahahaha," jelas fadli bingung.
"Kalau begitu ini dia fadli, dompet ajaib. Kamu mau beli harga nya 50 ribu keping perak," jelas kenici sambil menunjukan dompet ukuran kecil lada fadli.
"Jika berguna boleh saja," jawab fadli.
"Apa maksud kamu ini sangat berguna tau, lihat ini," jelas kenici mulai memasukan kepingan perak itu ke dompet. Fadli benar- benar terkejut karena sebanyak apa pun kepingan perak itu masuk dompet itu ukuran nya tetap saja.
"Beli aku beli," kata fadli sambil memberikan sekantung kepingan perak.
"Ini beneran kan 50 ribu keping? Dompet itu pusaka kerajaan loh, hanya para bangsawan dan petualang tingkat s yang bisa mendapatkan nya," jelas kenici.
"Itu benar kok bahkan lebih. Itu ada 51.890 perak, lebih nya untuk kamu saja," jelas fadli.
Kenici pun percaya setelah mendapatkan penjelasan itu.
Fadli lalu langsung mengeluarkan dompet sihir nya yang lain, " baiklah aku percaya," kata nya terseyum sambil memasukan kepingan perak itu ke dompet sihir. Fadli memasukan 10 juta kepingan perak yang ia dapatkan dari penjualan moster ular emperor. Setelah itu fadli pun memutuskan untuk ke hutan dan latihan lagi dengan santai.