NovelToon NovelToon
Bersyukur Menikahimu

Bersyukur Menikahimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Cintamanis / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika
Popularitas:903
Nilai: 5
Nama Author: introvert girl

Pernikahan impian yang sudah dibangun dengan asa dan cinta akhirnya kandas, tidak pernah terbayangkan oleh Clarissa bahwa hidup nya tak seperti orang diluar sana. Dulu berharap memiliki pernikahan yang abadi sampai maut memisahkan dengan lelaki pilihannya. Perceraian tak terelakkan hingga membuat jiwanya terguncang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon introvert girl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halusinasi Nyata

Clarissa terus mengikuti meski langkah kakinya bergetar seakan ada guncangan yang menggetarkan jalannya. Dinding megah yang berdiri kokoh itu tak lagi menarik minatnya untuk menikmati lukisan yang dipajang. Langkahnya tertegun dikala bayangan itu menghilang dari balik pintu.

Berandai bahwa itu hanya mimpi buruk atau halusinasinya. Diam mematung meyakinkan diri bahwa ini nyata dan apa yang harus dilakukan.

Jemarinya terasa dingin meski jantungnya mempompa dengan irama cepat, hati merayu untuk mendekat meski akal sehat tak siap menerima kenyataan.

Pikiran yang kosong itu sungguh hebat mampu membopong raganya sampai berdiri di depan pintu yang masih hening. Tidak ada suara apapun hanya deru nafasnya yang bertarung dengan waktu.

Helaan nafas kesekian kalinya lalu mengangkat tangan untuk mengetuk pintu. Ketukan yang lemah hingga penghuni belum menunjukkan batang hidungnya. Ketukan berikutnya penuh tenaga meski telapak tangganya sedikit berkeringat.

Suara engsel pintu terdengar dan tidak ada kesempatan untuk lari. Keduanya mematung sejenak dihantam keterkejutan hingga suara mereka tercekat di tenggorokan.

"Kamu...Kamu kenapa bisa ada disini, Sayang?" Suara yang terdengar sedikit parau meski menyembunyikan kegugupannya. Sayangnya sosok yang dimaksud masih diam dengan emosi yang kian diubun-ubun.

Tanpa jawaban atau pertanyaan, raganya mendorongnya untuk memberontak, lengannya dengan sisa yang tersisa mendorong pintu itu hingga dia masuk tanpa mampu ditahan sosok tegap yang sejak tadi berdiri menjaga pintu.

Sosok angun yang beberapa menit lalu di lihatnya sungguh nyata, sedang bersandar dengan balutan selimut yang menghiasi bahunya yang menantang. Amarah yang meledak bagai bom waktu hingga dengan cepat Clarissa meluapkannya dengan mendekat kearah wanita itu dan menjambak secara membabi buta.

Segala makian keluar dan sesekali cakaran menghampiri tubuh wanita yang tak berkutik itu, meski sesekali sosok tegap menahan dan mengentikan pertikaian yang sedang memanas.

Rasa kecewa kian meledak di otak Clarissa setelah melihat betapa Ethan melindungi wanita itu agar tidak terluka. Kekuatannya serasa bertambah dan kian lihai mencari celah untuk mencabik tubuh wanita itu.

Ethan terus melarang dan menjauhkan Clarissa dari sosok wanita itu. Hingga sebuah tamparan menjadi akhir dari pertikaian itu, tamparan yang tak pernah dibayangkan Ethan. Clarissa memukul tubuh lelaki itu yang hanya mengenakan celana dan kaos, sementara kemejanya tergeletak rapi disisi wanita itu.

Ethan mencoba meraih kepala tangan itu namun tepisan Clarissa cukup kuat kali ini, tangannya berhenti di udara setelah lelah memukul lelaki itu, hingga tatapannya tajam menatap ke arah wanita yang tidak tau malu dan menurutnya sangat rendahan.

"Wanita kurang ajar, kamu salah sudah mengusik rumah tanggaku. Ethan ini suamiku" Teriak Clarissa lagi namun yang dimaksud hanya menunduk dan menutup tubuhnya yang masih nyeri akibat cakaran dan penindasan dari Clarissa.

"Sayang, Aku bisa jelaskan" Balas Ethan yang melunak demi memuluskan istrinya.

"Semua bisa kutahan Mas, tapi tidak dengan perselingkuhan" Balas Clarissa dengan wajah yang sudah dibasahi air mata.

"Kita bisa bicara baik-baik" ucap Ethan yang mencoba memutus jarak antara mereka namun Clarissa masih enggan mendekat dan mundur.

"Apa yang dibicarakan, kamu pergi dengan wanita murahan itu melakukan apa di sini. Sedang apa dia dibalik selimut itu. Sangat menjijikkan, bahkan aku tidak pernah di didik orangtuaku untuk punya kelakuan hina seperti dia" Teriak Clarissa yang mulai parau sembari jari telunjuk yang siap menusuk wanita itu.

Clarissa sangat lega sudah menumpahkan semuanya terlebih menyadarkan posisi wanita itu sebagai apa di rumah tangganya.

"Kita bicarakan di rumah ya" Bujuk Ethan karena kondisi semakin kacau, beruntung belum ada yang datang dan protes atas kegaduhan di dalam kamar meski kondisi pintu tertutup rapat.

Tanpa mengiyakan Clarissa melangkah keluar dengan air mata yang terus mengalir, dadanya bagai dihantam badai dan dia dilarang tumbang. Ethan dengan setengah berlari mengejarnya di parkiran, membujuk agar pergi dengan mobilnya.

Clarissa menolak dan memilih menyetir sendiri. Ethan pasrah dan mengikuti istrinya. Bom waktu yang akan meledak kembali di bangunan kokoh yang selama ini menjadi tempat ternyaman mereka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!