NovelToon NovelToon
Queenara Sheva

Queenara Sheva

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Idola sekolah
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Alih-alih menikmati fasilitas orang tuanya Sheeva memilih menepi dan hidup di panti asuhan sejak duduk di bangku kelas 8 menengah atas. Banyak hal membuatnya memutuskan demikian
lantas apa yang mendorong gadis sekecil itu menjauh dari dekapan hangat keluarganya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak nyaman

   Sheeva mendesah lelah, niatnya meninggalkan gor harus dia urungkan. Bagiamana dia bisa keluar dari GOR kalau tanggannya di genggam erat oleh Kay. Kay bahkan kini membawanya ke tribun yang sebagian besar di isi oleh anggota The King.

  Demi apapun sebenarnya Sheeva tak nyaman, terlebih banyak pasang mata menatap tak percaya ke arahnya. Termasuk NIndy sahabatnya sendiri.

  " Yang, itu seriusan kak Kay gandeng sahabat aku. Cubit aku dong yang ?" Yongki di buat gemas dengan ekspresi penasaran pacarnya. Dengan lembut dia mencubit pipi Nindy.

  " Ayang sakit is !" Yongki tersenyum.

  " Katanya minta di cubit "Anak-anak the King hanya bisa menahan tawa melihat interaksi keduanya. Bisa ngamuk Yongki kalau mereka benar-benar terbahak.

  " Seriusan itu kak Kay gandeng sheeva ?" Ulang Nindy.

  " Sesuai yang kamu lihat baby "

  " Seru nih bakalan nambah satu lagi nih kayaknya pasangan romantis kita " Ucap Rama.

  "Chie kak Rama pengen ya , mau aku cariin kak ?"

  " Buaya rawa kamu tawarin Nin. Dia mah udah pro masalah begituan ?" Yuda tak mau hilang kesempatan mengoda Rama.

  " Kalau pro kenapa nggak pernah bawa gandengan ?"

  " Perasaan solo mulu deh kak Rama ?" Yongki di buat geleng-geleng dengan kelakuan Nindy. Sementara Yang lain ngakak di buatnya.

  " Lihat aja nanti , kalau gue bawa gebetan gue. Ternganga kalian " Rama dengan santai menangapi Gurauan Nindy dan Yuda.

  " Memang kenapa kak, cantik banget ya ?"

  " Karena gebetan gue tante-tante gemoy " Rama tertawa dengan banyolannya sendiri.

  " Idih doyannya yang udah uzur rupanya " Semua kembali terbahak.

  Sementara yang lain heboh bercanda, kay justru dengan tenang membawa Sheeva duduk di seblahnya. Jangan lupa dengan tangan Sheeva yang dia genggam dengan erat.

  " Kak..!" Sheeva terlihat berusaha melepas tangannya dari genggaman Kay.

  " Hemm..."

  " Lepasin tangannya " Kay menoleh dan menatap tajam Sheeva.

  " Kenapa sih ?"

  " Aku nggak nyaman di lihatin banyak orang " Kay mendengus.

  " Biarin aja, jangan peduli orang lain. Anggap aja mereka nggak ada "

  " Please kak " Pinta Sheeva dengan raut muka yang benar-benar tidak nyaman.

  " Cek..biasa juga kamu cuek dan nggak peduli sama omongan orang. " Kay masih kekeh, tidak melepas genggaman tangannya. Sheeva akhirnya hanya bisa mendesah pasrah.

  Nindy duduk di sebelah Sheeva usai yongki pamit gabung sama team bola volinya.

   " Mbreet..Kamu utang cerita lho sama aku " Bisik Nindy di telinga Sheeva.

   " Apaan sih Nin. Fokus aja ke lapangan " Nindy mendengus.

  " Serius kamu sama kak Kay .."

  " Tidak ada apa-apa Nin. Mikirmu kejauhan "

  " Kamu peka sedikit kenapa Sih Sheev ?"

  " Cuma kamu lho yang Gitu sama kak kay "

  " Diem lihat itu ayangmu masuk lapangan " Sheeva mencoba mengalihkan perhatian Nindy.

  " Agh.. Iya. Tapi, nanti sepulang sekolah cerita ya "

 " Terserah !"

    Ya bagaimana otak mungil Nindy tidak berpikir macam-macam. Yang dia dan kebanyakan orang tau, Kay itu tidak pernah berinteraksi sama perempuan. Sekelas jasmine yang katanya idola SMA Harapan Bangsa saja tidak di gubris.

  Lha ini tidak ada angin dan hujan, tibat-tiba dengan santainya mengandeng Sheeva bahkan membawa Sheeva duduk di sampingnya. Dan jika diingat lagi, Kay bahkan sempat membawa Sheeva dalam dekapannya tadi.

  Sheeva pun sebenarnya bukan tidak peka. Dia menyadari itu. Meskipun selama ini dia terkenal cuek dan tidak begitu peduli sekitarnya tapi, dia tau tentang gosip yang beredar di seantero Harapan bangsa.

   Sheeva sadar akan muncul huru-hara dan banyak drama setelah ini. Cukup dia menutup telinga dan menyiapkan mental saja. Karena para pengemar berat Kay pasti akan berulah karena merasa ada saingan baru.

   Sepanjang pertandingan berlansung Sheeva tak fokus kelapangan. Isi otaknya hanya bagaimana secepatnya bisa menjauh dari Kay. Karean Sheeva benar-benar tidak nyaman ada dalam posisi ini. Dia sadar banyak tatapan tidak suka dari para pengemar Kay. Dia harus segara menyingkir.

  " Kak aku au ke toilet " Kay menoleh kearah Sheeva.

  " Aku anterin " Sheeva menghela Nafas kasar.

  " Tidak usah kak, aku mau sekalian balik ke ruang osis. Ada yang harus aku kerjakan soalnya "

  " Ya sudah " Sheeva lega mendengar jawaban Kay.

  " Nin, aku duluan mau ke toilet " Nindy hanya mengangguk karena terlalu fokus melihat pertandingan.

  Sheeva berjalan dengan tenang ke arah toilet GOR. Bukan untuk buang hajat, dia hanya butuh membasuh mukanya dan menjauh dari seorang Kay. Jantungnya tidak aman kalau terus berada di sebelah Kay.

  Sheeva tau betul, teramat beresiko berada terlalu lama di sisi Kay. Bisajadi bulan-bulanan fans berat Kay dia.

" Bangga ya yang udah berhasil di gandeng seorang Kay " Benar kan baru saja keluar dari toilet, drama pengemar Kay sudah harus dia mulai.

" Gayanya saja sok introvert. Nggak taunya cuma kedok buat gaet Kay. Tau aja sih mangsa kelas kakap " Awalnya Sheeva memilih abai. Namun karena mulut Jasmine semakin kemana-mana dia jengah juga.

" Sorry ya aku bukan gadis penjerat seperti kamu " Tidak keras, namum Sheeva mengucapkannya dengan penuh penekanan.

" Loe..!"

" Kenapa ?" Jawab Sheeva santai.

" Jangan jadikan aku pelampiasan, karena apapun yang kamu lakuin tidak pernah berhasil membuat kak kay menatap kearah kamu. Bahkan sekedar melirikmu pun tidak " ucapan Sheeva sepertinya berhasil memancing amarah Jasmine.

" Mau kemana loe " Jasmine dengan kasar mengenggam lengan Sheeva.

" Apa lagi ?" Sheeva nampak tenang.

" Gue nggak mau tau, loe harus jauhin Kay " Sheeva tersenyum remeh kearah Jasmine.

" Ambil kalau kamu mau dan kak Kaynya mau. Aku tidak berminat dekat dengan cowok manapun, termasuk kak Kay "

" Nggak usah muna kamu " Sheeva terkekeh.

" Kamu ya, timbang repot nyuruh aku ngejauhin kak Kay. Mending kamu upgrade diri kamu menjadi sedikit berkelas, biar nantinya di toleh sama kak Kay." Jasmine melotot ke arah Sheeva.

" Dasar dempul saja di tebelin, sementara otak di biarkan semakin menipis. Gimana mau di lirik seorang Zalindra Kay Aditama ?" Ucap Sheeva dalam hati.

" Kamu pikir dengan gaya kamu begini, kak Kay bakalan terpesona ?"

" Nggak bakal, yang ada ya dia eneg lihatin kamu yang ke sekolah tapi, dandannya sudah kayak biduan mau pentas saja "

" Loe " Sheeva terkekeh. Umpannya berhasil.

" Dan satu lagi "Imbuh Sheeva.

" Bukan GR atau gimana. Tapi, aku yakin jika kak Kay tau kamu mengusikku begini. Dapat aku jamin, dia akan semakin tidak suka sama kamu " dengan keras Sheeva menghempas tangan Jasmin yang sedai tadi mengenggam lengannya. Sheeva berlalu keluar GOR tanpa memperdulikan Jasmine yang tantrum.

Tanpa ada yang tau, sedari Sheeva di hadang jasmin tadi, kay sudah melihatnya. Dia diam-diam mengikuti Sheeva. Awalnya dia mau langsung turun tangan, namun ternyata gadisnya itu sudah mampu menghalau lawannya dengan baik. Seulas senyum terbit di bibirnya.

" Loe sudah salah pilih lawan " Ucap Kay sambil melewati jasmine yang belum berhenti mengumpat.

" Kay..!" Jasmine tergagap.

" Ini peringatan terakhir buat loe. Jangan pernah ganggu Sheeva lagi dan perlu di ingat jangan pernah muncul di depanku. Kalau kamu masih mau bersekolah dengan nyaman di sini " Jasmine dan kawan-kawan seketika ciut nyali. Terlebih ketika Kay menatap tajam kearah mereka.

1
Lisa
Puji Tuhan Sheeva udh sadar..cpt pulih y Sheeva & beraktivitas kembali juga utk Bunda Aya cpt pulih.
𝐈𝐬𝐭𝐲
bangun sheeva banyak yg menunggu dan menyayangi mu...
Lisa
Cepat sadar y Sheeva..banyak yg masih sayang sama kamu.
Lisa
Moga Sheeva cpt sadar kembali..
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga sheeva lekas bangun dan baik2 saja...
terlalu berat beban hidup sheeva..
Lisa
Bpk macam apa itu..udh Sheeva anggap kmu g punya bpk..semangat y msh byk yg menyayangimu..
Sustika Ekawati
iiisssshhh....bener² ya...bapak g ada akhlak....semangat neng sheva💪💪💪
𝐈𝐬𝐭𝐲
masa² remaja adl masa² paling indah😂
𝐈𝐬𝐭𝐲: iya jadi pingin balik lagi ke jaman muda yg bisanya cuma happy² aja belum mengenal beban hidup😂😂
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Pepet terus si sheeva, Kay🤣🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
cieee Kay gak mau kalah dari Yongki😂😂
Lisa
Makin seru aj nih ceritanya 👍👍
Erni Kusumawati
cara berfikir sheeva bagus nih,harus di tiru☺
Lisa
Sukses terus y utk tokonya Sheeva..👍😊
𝐈𝐬𝐭𝐲
aku juga mau kok kalo di traktir 😂😂
𝐈𝐬𝐭𝐲
toko sheeva jadi makin laris manis nih😂😂
Lisa
Sukses y utk toko sembakonya Sheeva
Lisa
Puji Tuhan tokonya Sheeva laris manis👍👍 semangat y Sheeva..
𝐈𝐬𝐭𝐲
up yg banyak thor....
Mayra Zahra: siap kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus aku suka😍😍
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjuut thor ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!