NovelToon NovelToon
Takdir Alina

Takdir Alina

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi
Popularitas:470
Nilai: 5
Nama Author: Nur Mei

seorang gadis bernama Alina Harus hidup menderita tinggal bersama bibinya sejak kecil selalu di perlakukan dengan kasar oleh sang bibi

hingga dirinya bertemu pria arogan bernama Devano Dirgantara seorang pengusaha mempunyai sifat dingin cuek galak berstatus duda Alina harus kerja di tempat Devano karena ganti rugi

bagaimana kisahnya? apakah Alina akan dapat kebahagiaan karena kehidupan nya begitu menyedihkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alina menjauhi Gayatri?

Pagi ini Devano berangkat kerja membiarkan Alina istirahat di Mension pribadi nya, sekaligus dirinya ingin tau asal usul Alina ingin menolong Alina karena sepertinya butuh pertolongan,saat ini Alina di bawah perlindungan Devano dan juga bodyguard nya jika terjadi sesuatu Devano akan lindungi.

"David, apakah kamu sudah tau siapa itu keluarga Alina dan juga bagaimana sifat mereka?"tanya Devano sembari mengetik laptopnya.

"Nona Alina Adalah yatim piatu tuan,dia tinggal dengan bibinya!"jawab David membuat Devano mengerutkan keningnya.

"Bagaimana sifat mereka?"tanya Devano membuat David menghela nafas.

"Saya tak tau pasti,namun ternyata gadis yang berada di Cafe itu adalah sepupu dari nona!"jawab David membuat Devano terkejut.

Devano memang ngga tau sifat dari bibi Alina namun dari sifat sepupunya sepertinya tak baik karena saat itu Kayla berniat membuat Alina di permalukan,namun herannya Alina menurut disuruh bersihkan minuman nya yang tertumpah karena ulahnya sendiri.

"Okey,biar saya cari tau sendiri!"ucap Devano membuat David ngangguk.

"Baiklah.. saya pergi dulu tuan!"pamit David balas Anggukan Devano.

Devano kembali fokus mengerjakan tugasnya yang menumpuk lalu tiba tiba ada yang membuatkan nya minum,Devano yang sedang mengetik lalu mendongak merasa kaget ada Alina padahal lagi sakit tapi ini ternyata berangkat kerja.

"Alina, kenapa kamu berangkat?"tanya Devano membuat Alina ngangguk.

"saya merasa bosan tuan,"jawab Alina membuat Devano menghela nafas.

"Tapi kamu sedang sakit,kamu aman di Mension saya!"ucap Devano membuat Alina menghela nafas.

"saya ingin bekerja, untuk cari uang agar bisa mengontrak tuan,"ucap Alina dengan menunduk.

Alina tak mau merepotkan Devano itu kenapa memilih untuk kerja,dan juga ingin melupakan kejadian semalam yang membuat nya sangat trauma dirinya hampir di lec3hkan oleh selingkuhan bibinya,Alina ngga tau sebenarnya bibinya memang sengaja agar pria itu berbuat tak baik padanya.

"saya mungkin nanti,akan kembali pulang karena tak mau merepotkan anda,"ucap Alina membuat Devano menghela nafas.

"Kamu ngga merepotkan saya,kamu tetap stay tinggal di Mension pribadi saya oke,"ucap Devano dengan pelan.

"ini aku ngga mimpi, kenapa tuan Devano berubah lembut?"gumam Alina merasa heran.

Alina pun ngangguk saja dengan permintaan Devano lagi pula Devano adalah pria yang baik hanya saja terkadang tegas, Mungkin jika udah punya istri akan selalu di perhatikan oleh Devano namun Alina sadar dirinya ngga sederajat dengan Devano.

"Yaudah.. Saya lanjutkan pekerjaan saya,"ucap Alina dengan tersenyum.

"Ngga Alina,tetap disini!"tegas Devano membuat Alina ngangguk saja.

"Temani saya mengerjakan ini,"ucap Devano lagi membuat Alina menghela nafas.

Sementara itu David mendengar percakapan mereka hanya tersenyum merasa gemas, sepertinya bosnya mulai perhatian dengan Alina ini bukan seperti seorang bos tapi seperti seorang kekasih yang sangat posesif karena tak perbolehkan Alina bekerja karena sedang sakit.

"kamu udah sarapan hm?"tanya Devano membuat Alina ngangguk.

"Sudah tuan!"jawab Alina balas Anggukan Devano.

"sampai kapan,aku disini terus lama lama gugup juga,"gumam Alina.

*****

SIANG HARI KEMUDIAN..

Devano menutup laptop nya sudah menyelesaikan pekerjaan nya dan ini sudah jam sembilan siang waktu nya makan siang,Devano pun berdiri melihat Alina ketiduran membuat nya mengerutkan keningnya lalu hampiri menatap Gadis itu dengan lekat.

"Entah sihir apa, yang kamu gunakan pada Saya Alina sehingga dari awal,saya selalu terbayang olehmu,"gumam Devano.

"Kamu tidur seperti ini,begitu sangat tenang tapi saya harus mengajak mu makan siang biar ngga sakit,"gumam Devano lagi.

Devano pun menepuk pipi Alina dengan pelan takut kaget kalo langsung bicara keras,namun belum bangun juga membuat Devano menghela nafas seperti nya sangat nyenyak hingga susah di bangunin.

Devano tiba tiba saja melihat Alina tidak seperti merasa gelisah ketakutan, membuat Devano mengerutkan keningnya air mata Alina menetes membuat Nya kaget entah mimpi apa Devano ngga tau.

"Alina,ayo bangun..,"ucap Devano dengan lembut sembari mengusap air mata Alina.

"Maafkan saya,saya ketiduran tuan!"ucap Alina yang sudah terbangun.

"okey, kamu mimpi apa?"tanya Devano menatap Alina dengan intens.

"Mimpi horor!"jawab Alina terpaksa berbohong pada Devano.

Devano hanya ngangguk tentu ngga percaya dengan kebohongan Alina namun ia maklumi saja, mungkin mimpi yang tak bisa di ceritakan oleh semua orang Mungkin tentang keluarga nya karena Devano merasa keluarga nya seperti tak perduli dengan Alina.

"Yaudah.. Ayo ikut saya, untuk makan siang!"ajak Devano membuat Alina ngangguk.

"kemana tuan?"tanya Alina merasa penasaran sembari mengucek matanya.

"Ehmm.. Ke restoran seperti biasa!"jawab Devano membuat Alina ngangguk.

****

Setelah beberapa menit berlalu Devano sedang bersama Alina di perjalanan menuju Restoran yang tak jauh dari perusahaan nya, sebenarnya Devano tak niat makan di restoran namun dirinya ingin hibur Alina yang seperti nya masih merasa trauma karena kejadian kemarin malam.

"kenapa kamu, selalu pakai kaca mata?"tanya Devano membuat Alina mengerutkan keningnya.

"dulu saat kecelakaan bersama orang tua saya,mata saya entah terkena apa hingga membuat sedikit tak jelas pengelihatan nya hingga harus pakai kaca mata tuan!"jawab Alina membuat Devano ngangguk.

Setelah sampai Restoran mereka segera turun dari mobil yang sudah terparkir,namun Alina melihat ada mobil Keluarga nya di restoran ini membuat Alina menghela nafas berharap tak bertemu mereka entah kenapa malas untuk bertemu bibinya lagi.

"ada apa,kok kamu ketakutan hm?"tanya Devano membuat Alina geleng.

"ngga tuan,saya hanya masih ingat kejadian semalam,"jawab Alina membuat Devano menghela nafas.

"kamu aman tenang saja,jika ada yang macam macam jangan takut!"ucap Devano mencoba tenangkan Alina.

Devano pun melepaskan ikat rambut Alina lalu memakaikan sebuah bando di kepala Alina membuat Alina terkejut, melihat Devano seperti nya sedang merapikan penampilan nya apa mungkin penampilan nya kurang bagus apalagi sedang bersama Devano.

"Maafkan saya tuan, jika penampilan saya buat malu lebih baik ajak nona Novi saja,"ucap Alina merasa insecure.

"Ehh.. Tidak bukan begitu, Tolong jangan tersinggung saya hanya ingin percantik dirimu saja,"ucap Devano membuat Alina merona.

"Ehmm.. Sepertinya saya,tetap jelek tuan,"ucap Alina membuat Devano geleng.

"Semua wanita itu cantik,kamu ngga boleh hina dirimu sendiri,itu sama saja dirimu hina tuhan,"ucap Devano membuat Alina ngangguk.

Mereka pun segera memasuki restoran yang Devano pilih terlihat mewah dan juga banyak dari kalangan atas seperti Devano, untung saja mereka duduk sedikit berjauhan dengan Gayatri jadi keluarga bibinya tak melihatnya sedang berada di restoran bersama Devano.

"boleh saya duduk sebelah sini tuan?"tanya Alina membuat Devano ngangguk.

"Silahkan.. Duduk saja,"jawab Devano.

1
No4h
kaa? keren banget nyusun kata katanyaa!! 🤭
Ka ayo baca novel ku juga, kalo mau 😼"changes that are becoming more pronounceed"
Nur Mei: hehe ok
total 1 replies
Ariany Sudjana
kamu harus tegas devano terhadap pelacur murahan yang ga tahu diri itu, seperti Novi
Ariany Sudjana
Oh jelas, Novi kan jalang murahan 🤣🤣 beda dengan Alina, perempuan baik-baik dan mandiri
Nur Mei
terimakasih sudah mampir kak
Ariany Sudjana
ini lagi pelacur murahan mau sok bersihkan ruang kerja devano, padahal otaknya kosong
Ariany Sudjana
devano kan banyak punya anak buah kenapa ga suruh anak buahnya cari fakta soal di jalang murahan Novi? karena Novi pasti mau menjebak devano, supaya dia bisa jadi nyonya besar di keluarga devano,
Ariany Sudjana
benar-benar yah Alina ini, sudah dikasih nasehat sama devano, ga mau nurut, pantas saja mudah dibodohi bibinya dan Kayla
Ariany Sudjana
Alina kamu ini bodohnya kebangetan, sudah tahu bibi kamu itu dan Kayla jahat, masak kamu percaya sekali dengan omongan mereka? pantas saja kamu gampang sekali dibodohi mereka, kamu ga pernah belajar dari masa lalu kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!