NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:380
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.

akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjodohan

Tengah malam taehyung yang tertidur di sofa panjang terbangun dan dengan langkah pelan dirinya menghampiri jungkook yang tertidur pulas.

“Selalu menggemaskan saat tidur" gumam taehyung lirih sambil tersenyum tampan.

Tiba-tiba ucapan jungkook melintas di pikirannya.

“Apakah jika takdirmu aku, kamu akan memilih bertahan atau menyerah? Dan jika kamu tahu aku melakukan kesalahan fatal apakah kamu akan tetap tersenyum untukku?" Gumam taehyung lirih.

“Bukankah aku pria bodoh kookie karena aku berpikir sudah jatuh cinta dan menemukan takdirku ternyata dia bukan takdirku, tapi jika takdir itu adalah kamu maka aku akan mengusahakan semua cara untuk takdir itu dan aku akan melepaskannya demi kamu" kata taehyung lirih.

Entah kenapa rasa takut menghantui taehyung saat ini, dirinya takut jika jungkook tahu jika dirinya dan irene tidur bersama.

Taehyung benar-benar tidak bisa membayangkan raut kecewa yang akan jungkook tunjukkan kepadanya.

“Aku baru sadar aku mencintainya" batin taehyung sambil menatap sahabatnya lekat.

Taehyung mengecup sekilas kening jungkook dengan sayang.

“Aku mencintaimu kookie" kata taehyung lirih.

Setelahnya taehyung kembali berbaring di sofa dan memejamkan matanya kembali.

Setelah beberapa saat jungkook membuka matanya dan setetes air mata lolos dari matanya.

Rasa bahagia dan sakit menyatu saat ini dia bahagia karena taehyung memiliki rasa yang sama tapi dia tahu jika taehyung bukan miliknya setelah apa yang terjadi antara taehyung dan irene.

Jungkook sangat paham sifat taehyung yang sangat bertanggung jawab terhadap sesuatu, dan untuk kasus irene jungkook yakin ada rasa tanggung jawab yang taehyung pikul sekarang meskipun taehyung bukan pria pertama irene tapi tetap saja mereka pernah melakukannya.

Jungkook terus menangis dalam diam hingga dirinya kembali tertidur dan jejak air mata terlihat kontras di pipi putihnya.

3 hari sudah jungkook dirawat dan selama itu pula taehyung selalu setia mendampingi, padahal berulang kali jungkook menyuruh taehyung pulang tapi taehyung menolaknya.

Bukan tanpa alasan jungkook menyuruh taehyung pulang karena tidak sengaja kemarin dirinya mendengar percakapan antara taehyung dan juga irene dan sepertinya mereka berdua bertengkar.

“Sebentar ya aku ke bagian administrasi dulu" kata taehyung dan jungkook pun mengangguk.

Disaat taehyung keluar kamar tiba-tiba ponsel jungkook berdering dan sebuah nomor baru.

"Nomor siapa ini?” Gumam jungkook lalu mengangkat panggilan tersebut.

"Apakah kamu tidak punya rasa mau menyuruh kekasihku menjagamu?” Kata suara diseberang begitu panggilan tersambung.

"Irene ssi? Darimana kamu tahu no kontakku?” Tanya jungkook mengabaikan pertanyaan irene.

"Kamu tidak perlu tahu, aku tahu dari siapa tapi aku hanya ingin mengingatkanmu bahwa taehyung mempunyai kekasih dan jangan gunakan kata persahabatan untuk mengikat taehyung supaya selalu di dekatmu” kata irene.

"Aku tidak pernah menyuruhnya untuk menjagaku saat ini, itu semua keinginannya”, kata jungkook pelan.

"Apa perlu aku mengingatkanmu dengan apa yang terjadi antara aku dan taehyung kemarin hmm? Sekarang taehyung sepenuhnya milikku dan aku miliknya tanpa ada pengecualian, jadi mulai sekarang lebih baik kamu sadar diri" kata irene tajam.

“Aku tidak pernah memaksa taehyung untuk selalu tinggal denganku, dan jika kamu bisa sekarang juga kamu bisa menyuruhnya untuk datang ke tempatmu saat ini" kata jungkook tegas dan setelahnya dirinya menutup panggilan tersebut.

*****

Sepanjang perjalanan tidak ada obrolan yang terjadi kedua orang itu sibuk dengan pikirannya masing-masing.

“Lusa katanya papa jeon ada perjalanan bisnis ke busan dan mama juga ikut" kata taehyung memecah keheningan.

Jungkook menoleh ke arah taehyung yang fokus menyetir.

"Darimana kamu tahu?” Tanya jungkook.

"Kemarin pas kamu dirawat papa ngasih tahu ke aku, dan aku disuruh nemeni kamu untuk sementara waktu”, jelas taehyung.

"Aku ga papa sendiri lagian banyak pembantu dan pengawal juga”, kata jungkook sambil memandang lurus kedepan.

“Papa udah ngasih mandat ke aku dan aku udah sanggupin, ga bisa gitu", kata taehyung.

“Nanti aku bilang ke papa soal ini",kata jungkook singkat sedangkan taehyung hanya menghela nafas dengan sifat keras kepala yang dimiliki jungkook.

“Kenapa kamu menolak ide papamu? Bukankah dulu aku juga sering menemanimu jika papa dan mama pergi untuk perjalanan bisnis dan kamu sangat senang jika aku temani? Kenapa kamu sekarang menolak untuk ditemani?" Tanya taehyung.

“Karena ada hati yang harus kamu jaga tae, dulu kamu tidak mempunyai kekasih tapi sekarang kamu punya irene" jelas jungkook dan taehyung hanya terdiam.

Mereka berdua tiba di mansion jeon dan tentu saja disambut oleh keluarga besar kim dan keluarga besar jeon.

“Ada acara apa ini? Kenapa ramai sekali?" Tanya jungkook begitu memasuki mansion bersama taehyung.

"Kami semua ingin merayakan kesembuhanmu kookie”, kata seokjin sambil tersenyum.

"Kak jinnie kapan kakak pulang dari paris?” Tanya jungkook sambil menghampiri seokjin.

"Kakak baru mendarat semalam, dan langsung diberitahu mama kalau hari ini ada acara khusus”, jelas seokjin.

Jungkook memandang ke semua orang lalu netranya menatap ke arah kedua orang tuanya.

“Pa sebenarnya ada acara apa sih?", tanya jungkook kepada sang papa.

“Sebenarnya ini sudah lama ingin kami lakukan sayang, tapi kami baru bisa mengatakannya hari ini", kata tuan jeon.

“Melakukan apa?" Tanya jungkook penasaran.

“Kamu dan taehyung mengenal sejak kecil bukan? Dan kalian sangat dekat hingga tidak terpisahkan", kata nyonya kim.

“Iya memang benar kookie dan tae memang dekat sejak kecil lalu?" Tanya jungkook tidak sabaran.

“Kedua keluarga sudah sepakat akan menikahkan kamu dengan taehyung", kata tuan kim.

Mata jungkook membola terkejut dengan apa yang dia dengar.

“Maksudnya kookie melakukan perjodohan dengan tae begitu?" Tanya jungkook memastikan.

“Iya sayang, karena kami pikir hanya taehyung yang bisa menjaga kamu dengan baik, bukan begitu tae?" Kata tuan jeon sambil menatap ke arah taehyung.

Jungkook menatap ke arah taehyung yang terlihat tenang.

“Jangan bilang kamu tahu tentang ini tae?" Tanya jungkook dan taehyung pun mengangguk.

“Dan kamu setuju?" Tanya jungkook lagi.

“Ya aku setuju menikah denganmu kookie", kata taehyung sambil menatap jungkook lekat.

“Tapi bagaimana dengan irene? Apa kamu setega itu meninggalkannya?" Tanya jungkook memastikan.

“Aku akan menjelaskan kepadanya tentang perjodohan ini besok", kata taehyung.

“Apakah kamu sudah tidak mencintainya tae?" Tanya jungkook.

“Aku….aku" bibir taehyung kelu tidak bisa menjawab entah kenapa dia merasa nyaman saat bersama jungkook tapi dirinya juga tidak bisa melepaskan irene begitu saja setelah apa yang terjadi antara dirinya dan irene beberapa hari yang lalu, meskipun dia juga tau beberapa hal jahat yang irene lakukan pada jungkook tapi dia berharap suatu saat irene akan menyesalinya.

"Baiklah kookie sudah tahu jawabannya,maaf kookie menolak perjodohan ini karena kookie tidak mau menikah dan hidup dengan orang yang hatinya bukan untuk kookie” jelas jungkook.

"Sekali lagi kookie minta maaf” ucap jungkook sambil menunduk dan setelah itu naik ke lantai 2 menuju kamarnya.

Setelah sampai kamar jungkook mengunci pintunya dan begitu pintu tertutup tubuhnya merosot ke bawah, rasa sesak menghantam dadanya.

Kabar perjodohan ini memang seperti peluang yang bagus untuk dia mendapatkan taehyung, bahkan pengakuan tidak sengaja taehyung beberapa hari yang lalu saat dirinya tidur juga masih terngiang di pikirannya.

“Kamu memang mencintaiku tae, tapi kamu sudah terikat dengan irene" isak jungkook.

“Rasanya sangat sakit taehyung" isak jungkook seorang diri.

Jungkook terus menangis di dalam kamar tanpa seorangpun yang tahu, hatinya benar-benar dilema saat ini di satu sisi dia sangat mencintai taehyung di satu sisi jungkook sangat kecewa dengan apa yang terjadi antara taehyung dan juga irene.

Sementara itu di ruang tamu keheningan melanda.

“Apakah perjodohan ini tetap dilanjutkan atau kita batalkan saja?", tanya tuan kim.

"Jangan dibatalkan pa”, kata taehyung spontan.

"Tapi bagaimana dengan kekasihmu, kata kookie kamu sangat mencintainya”, kata nyonya jeon.

"Awalnya tae pikir memang seperti itu tapi semakin ke sini tae semakin sadar jika itu bukan cinta, tae sadar tae mencintai jungkook ma”, kata taehyung.

“Lalu apa yang akan kamu lakukan jika kamu tetap ingin perjodohan ini sementara jungkook menolaknya", tanya nyonya kim.

"Tae akan memutuskan irene secara baik-baik, lalu tae akan meyakinkan jungkook soal perasaan tae ke dia”, jelas taehyung.

"Baiklah lakukan apa yang menurutmu baik, yang terpenting jaga putri kesayangan papa ya tae”, pinta tuan jeon.

Taehyung mengangguk dan tersenyum.

"Pasti pah, tae akan tepati janji tae untuk menjaga jungkook”.

1
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!