NovelToon NovelToon
Istri Bayaran Ceo Tampan

Istri Bayaran Ceo Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: muliyana setia reza

"Menikahlah denganku dan akan kupastikan semua kebutuhanmu kupenuhi tanpa terkecuali."

Sebuah tawaran yang tentu saja tidak akan bisa ditolak oleh Calista mengingat ia butuh uang untuk pengobatan Ibunya yang sudah lama menderita penyakit jantung.

Rupanya tawaran dari Dennis Satrya memiliki syarat yang cukup sulit. Yaitu, membuat Calista harus dibenci oleh keluarga Dennis.

Bagaimana kisahnya? Mari ikuti dan simak cerita mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon muliyana setia reza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

Aroma antiseptik yang tajam menyambut Calista saat ia melangkah masuk ke dalam kamar VIP rumah sakit tempat ibunya dirawat. Pagi itu, wajah sang ibu tampak sedikit lebih segar, meski selang-selang medis masih setia menopang tubuh rentanya. Calista menggenggam tangan ibunya dengan lembut, merasakan kehangatan yang menjadi satu-satunya alasan mengapa ia sanggup berdiri tegak menghadapi badai di rumah Satrya. Di sini, ia bukan Nyonya Satrya yang tangguh, melainkan hanya seorang putri yang hatinya hancur melihat sang ibu berjuang antara hidup dan mati.

"Ibu harus segera sembuh, ya. Calista di sini, semuanya sudah diurus," bisiknya lirih, sambil mengusap kening ibunya yang pucat.

Di tengah keheningan momen tersebut, ponsel di dalam tas tangan bermerek milik Calista bergetar. Sebuah nama muncul di layar: Denis Satrya. Calista menarik napas panjang, menetralkan emosinya sebelum mengangkatnya.

"Halo, Mas Denis?"

"Kau di mana?" suara bariton itu terdengar langsung pada intinya.

"Di rumah sakit, menjenguk Ibu."

"Selesaikan urusanmu dalam tiga puluh menit. Aku akan mengirim supir untuk menjemputmu. Ada makan siang penting dengan beberapa kolega utama dari Singapura. Aku ingin kau menemaniku," perintah Denis. Nada suaranya tidak memberikan ruang untuk bantahan.

"Baik, Mas. Aku akan bersiap."

"Gunakan gaun yang kukirimkan kemarin. Aku ingin kau tampil sempurna," tambah Denis sebelum memutus sambungan secara sepihak. Calista menatap layar ponselnya yang gelap, menyadari bahwa waktunya untuk menjadi "anak" telah habis; kini ia harus kembali mengenakan topeng sebagai perhiasan tercantik Denis Satrya.

Restoran fine dining di lantai teratas sebuah hotel bintang lima itu telah dikosongkan untuk pertemuan eksklusif tersebut. Saat Calista melangkah masuk, ia mengenakan gaun bodycon sutra berwarna biru dongker yang elegan namun sangat tertutup. Rambutnya ditata dengan gaya sleek bun yang memperlihatkan leher jenjangnya, dihiasi anting mutiara hitam yang memberikan kesan mahal sekaligus dingin.

Denis berdiri saat melihatnya datang, sebuah gestur penghormatan yang jarang ia tunjukkan. Ia memperkenalkan istrinya kepada tiga pria paruh baya yang merupakan pemegang saham besar di Asia Tenggara.

"Perkenalkan, ini istriku, Calista Satrya," ucap Denis dengan nada bangga yang tersirat.

Selama makan siang berlangsung, Calista menjalankan perannya dengan sangat disiplin. Berbeda dari arisan keluarga sebelumnya di mana ia cukup vokal, kali ini Calista lebih banyak diam. Ia hanya berbicara ketika ditanya, memberikan jawaban yang singkat namun berbobot, dan lebih banyak memberikan senyum tipis yang sulit diartikan. Ia mendengarkan setiap percakapan bisnis tanpa menunjukkan ekspresi bingung, menciptakan aura misterius yang membuat orang-orang di meja itu segan.

Setiap gerakan Calista, mulai dari caranya memegang garpu hingga caranya meletakkan serbet di pangkuan, dilakukan dengan presisi yang mengherankan. Ia seolah-olah sengaja menciptakan jarak antara dirinya dengan lingkungan sekitarnya. Keheningan yang ia bawa bukan berarti ia tidak mengerti, melainkan ia sedang memegang kendali penuh atas informasi apa pun yang boleh keluar dari bibirnya. Ia menjadi sebuah teka-teki yang hidup di tengah riuhnya pembicaraan jutaan dolar.

Tuan Tan, salah satu kolega senior dari Singapura, tampak sangat terkesan. "Denis, kau sangat pandai menyimpan rahasia," ujar Tuan Tan. "Tiba-tiba saja kau menikah dengan wanita secantik ini. Bagaimana kalian bisa bertemu? Biasanya, pernikahan di level kita selalu menjadi konsumsi publik sejak masa pertunangan."

Denis melirik Calista sejenak. Calista hanya menatap suaminya dengan tatapan tenang, membiarkan Denis yang mengendalikan narasi.

"Kami lebih suka menjaga privasi," jawab Denis santai. "Pertemuan kami terjadi di saat yang sangat tepat. Calista adalah wanita yang tahu cara menjaga ketenangan di tengah badai."

Jawaban Denis yang menggantung justru semakin memicu rasa penasaran. Tidak ada detail tentang masa lalu mereka. Sikap diam Calista memberikan kesan bahwa ia adalah wanita dengan latar belakang yang sangat dalam. Kolega-kolega Denis mulai berspekulasi secara halus, mengira bahwa Calista mungkin berasal dari dinasti bisnis lama yang sangat tertutup.

Rasa penasaran itu tumbuh seperti bola salju. Semakin Calista menutup rapat mulutnya, semakin mahal nilai kehadirannya di mata para kolega tersebut. Mereka mencoba memancingnya dengan pertanyaan-pertanyaan ringan tentang hobi atau tempat favoritnya di luar negeri, namun Calista hanya menjawab dengan senyum yang penuh rahasia dan kalimat general yang tidak memberikan celah sedikit pun bagi mereka untuk menggali lebih dalam. Keanggunannya yang membisu seolah mengisyaratkan bahwa ia menyimpan dunia yang tak terjangkau oleh percakapan biasa.

Tatapan mata para kolega itu terus mengekor setiap gerak-gerik Calista, mencoba membedah siapa sebenarnya wanita yang sanggup menaklukkan "Si Dingin" Denis Satrya. Ketertutupan Calista menciptakan spekulasi bahwa ia memiliki pengaruh besar yang sengaja dirahasiakan, sebuah magnet yang justru membuat posisi tawar Denis di mata koleganya naik secara signifikan tanpa harus mengeluarkan banyak kata. Setiap gestur minimalis yang ia tunjukkan seolah mengandung kode-kode kekuasaan yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang berada di kasta tertinggi sosialita.

Hingga jamuan berakhir, Calista berhasil mempertahankan pesonanya. Ia menuruti setiap instruksi kecil dari Denis mulai dari cara ia duduk hingga bagaimana ia berinteraksi dengan pelayan semuanya ia lakukan dengan kepatuhan yang anggun.

Saat mereka berjalan menuju mobil, Denis menghentikan langkahnya sejenak, menatap istrinya dengan lekat.

"Kau melakukannya dengan sangat baik hari ini," puji Denis. "Kau membuat mereka gila karena penasaran."

Calista menatap Denis, matanya tetap tenang. "Aku hanya melakukan apa yang Mas minta. Bukankah itu bagian dari kesepakatan kita?"

Denis terdiam. Ada sesuatu dari sikap diam Calista hari ini yang membuat hatinya sendiri merasa sedikit terusik. Ia yang menciptakan karakter ini untuk Calista, namun kini ia sendiri yang mulai merasa penasaran dengan apa yang sebenarnya dipikirkan wanita itu di balik topeng misteriusnya. Ada sebuah dinding tak kasat mata yang kini dirasakan Denis, seolah Calista benar-benar telah menjadi orang asing yang paling dekat dengannya.

"Pulanglah. Istirahatlah," ucap Denis sambil membukakan pintu mobil.

Saat mobil mulai melaju, Calista menyandarkan kepalanya. Ia menatap pantulan dirinya di jendela mobil yang gelap. Ia sadar, kerahasiaan adalah senjata paling mematikan yang ia miliki sekarang untuk melindungi diri dan ibunya dari predator-predator di sekelilingnya. Ia telah berhasil menjadi bayangan yang indah, namun tetap tak terjamah. Keheningan itu kini menjadi pelindung terkuatnya di tengah labirin kekuasaan yang penuh dengan jebakan dan mata-mata. Setiap senyum yang tak tuntas dan kata yang sengaja disimpan menjadi barikade yang membuat siapa pun, bahkan Denis sekalipun, harus berpikir dua kali sebelum mencoba melampaui batas yang ia tetapkan. Ia kini bukan sekadar istri dalam kontrak, melainkan entitas yang kehadirannya tak bisa lagi diabaikan.

Please komen dan like❤🥰❤

1
partini
ngeri ini laki laki macam pesikopat
Sastri Dalila
👍👍👍 seruu juga thor
Sastri Dalila
👍👍👍seru kyknya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!