*PERINGATAN*
~Mengandung kata-kata kasar!. Kalo nggak suka, nggak usah dibaca.
~Di awal emang berantakan karena baru pertama kali nulis. Tapi coba baca dulu, kali aja suka mwehehee.
~Budayalan like, coment and vote setelah membaca.
~ Promosi bebassss, asalkan like and vote dulu:v
Kenzia Nastasya Aleskey, gadis cantik dengan seribu pesona yang ia miliki. Wajah bak dewi dengan mata indahnya membuat dirinya begitu memikat. Namun dibalik itu, ada sikap 'Badgirl' yang tertanam dalam dirinya.
Dipertemukan dengan seorang pemuda tampan membuatnya kembali merasakan apa itu cinta. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?, ikuti terus ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kegobl*kan yang HQQ
Sepanjang perjalanan, Kenzi terus menggerutu karena kebodohan Reyhan. Sedangkan Reyhan, ia masih mematung di taman tanpa sadar kalau Kenzi sudah pergi dari sana.
"Sumpah, gila tuh si Rey. perasaan tadi kepalanya nggak kejedot deh. Tapi kok dia jadi sinting sih. mana narsisnya...astagaaa mau muntah gue" gerutu Kenzi dalam taxi
Reyhan pov
"Kenzi bilang bapak gue mau lahiran, tapikan bapak gue kagak bisa hamil. Wahh ngaco tuh sih ken" monolog Reyhan.
"Berarti dulu yang lahirin gue mama atau papa ya?. Kok jadi bingung sih gue. Mana dulu waktu lahiran, gue gak dateng lagi. Kan jadi gak tau yang hamil siapa" ucap Reyhan lagi.
1 detik kemudian......masih PEA
2 detik kemudian.....makin parah
3 detik kemudian........
"Lah, kok gue jadi blo'on gini sih. Wah otak gue perlu di observasi nih. bisa²nya gue mikirin omongannya Kenzi yang unfaedah. Gue harus buat perhitungan nih sama si Ken. Eh, tapi Kenzi kemana coba. Loh kok gak ada...." ucap Reyhan sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Kenzi. Karena tak kunjung bertemu, akhirnya Reyhan memilih untuk pulang.
Mansion Keluarga Aleskey
Kenzi memasuki mansionnya dengan mengendap-ngendap agar tak membangunkan orang rumah apalagi orang tuanya. Karena sudah bisa dipastikan, kalau sampai momynya tau jika Kenzi baru pulang jam segini, pasti ia akan langsung mendengarkan ceramahan sang momy yang sudah seperti siaran live streaming TV one yang panjangnya bisa melebihi sungai amazon.
Kenzi sedikit demi sedikit menaiki tangga, hingga ia sampai didepan kamarnya. Ia langsung masuk ke dalam kamar dan membaringkan tubuhnya ke kasur king size kesayangannya. karena terlalu lelah, Kenzi langsung terlelap ke alam mimpi.
***
Sinar matahari masuk melalui celah celah gorden di kamar yang bernuansa peach itu.. Terlihat seorang gadis cantik tengah tidur di balik gulungan selimut tebalnya. Kenzi terbangun saat cahaya masuk mengenai wajahnya. ia menggeliat dan melihat ke arah jam dinding. Betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang pukul 07.15. Ia langsung melompat dari ranjang dan berlari menuju kamar mandi. 10 menit ia sudah selesai bersiap untuk ke sekolah. Ia langsung menyambar tas dan kunci mobilnya.
Dengan tergesa-gesa, kenzi menuruni tangga. Disana ia melihat Momy, daddy dan abangnya tengah bersantai di ruang keluarga.
"Momy,,, momy kok gak bangunin Ken sih mom. Kan Kenzi jadi kesiangan" rengek Kenzi
Mendengar suara putri bungsunnya, Allia dan William langsung menoleh ke arah sumber suara begitupun dengan devano. Sesaat mereka terdiam saat melihat Kenzi. Hingga beberapa detik kemudian mereka tertawa terbahak-bahak. Kenzi menyatukan kedua alisnya. Apa ada yang lucu? mengapa mereka tertawa?, pikir Kenzi
"Yaampun sayang, kamu lupa atau gimana sih?" ucap Allia di sela sela tawanya sambil sesekali ia mengusap pelupuk matanya yang berair.
"Emang kenapa sih mom?" Tanya Kenzi.
"Yasmpun dek, lo masih muda udah pikun aja hahahaa" timpal Devano
Kenzi semakin bingung dibuatnya.
"Ini ada apaan sih? Mom, dad jawab Kenzi dong" ucap Kenzi
"Baby, hari ini tuh hari minggu. Kamu mau sekolah?. Astaga sayang, kalo kamu memang suka sekolah itu gapapa, tapi gak hari minggu masuk juga kali." Jawab William sambil terkekeh.
What!! hari minggu? oh shit, kenapa gue lupa sih ogeb....
"What!! hari minggu?" Ucap Kenzi.
Dia langsung melihat kalender dan benar saja, hari ini hari minggu. Kenzi kemudian menatap keluarganya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Malu? ya jelaslah. Ya kali dia gak malu, apalagi disana ada kakak biadapnnya yang sedang tertawa dengan puas. Astaga, Kenzi tidak tau harus menaruh dimana mukanya saat ini. Jika bisa, ia ingin menghilangkan ingatan keluarganya tentang kegobl*kannya yang tiada tara.
Karena tidak kuat menanggung malu, Kenzi langsung berlari menuju kamarnya dan segera mengunci pintu rapat rapat. Sedangkan keluarganya kembali tertawa melihat kekonyolan kenzi yang membuat perut mereka kram di pagi hari.
"Duh,,o'on banget sih gueee. Bisa-bisanya lupa kalo hari ini hari minggu. Oh shit, damn it!!! arghhhhh. Shit Shit Shit" Kenzi terus mengucapkan umpatan demi umpatan. Bahkan hewan se ragunan sudah habis terabsen oleh mulut Kenzi.
**Tandai typo. Thanks untuk yang udah baca and like.
Happy reading.😘**