Maharani Qirani putri yang di buang kedua orang tuanya karena terlahir sebagai wanita, kedua orang tuanya berharap memiliki anak laki laki.
Bagaimana dengan kehidupan Maharani setelah ini yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Hari ini Rani akan mengadakan acara perpisahan, Rani sudah tampil sangat cantik ia pergi di dampingi oleh mommy dan Daddy nya.
"Rani kamu cantik sekali dek, awas jangan biarkan pria pria hidung belalai mengincar kamu, jika mereka memandang kamu dengan tatapan kurang ajar sikat mereka jadi debu" pesan Dean
Rani yang mendengar itu pun tersenyum, " beres kak" jawab Rani
"Dean kamu ini kok ngajarin ke adiknya gak bener, sayang jangan dengerin kakakmu yang aneh ini" ujar mommy kesal
"Ih apa apaan sih mi, Dean itu ajarin adek untuk jaga diri" ujar Dean kesal
"Alasan" ujar mommy
Setelah itu mereka pun pergi ke acara perpisahan sekolah Rani, sesampainya disana mereka tidak begitu di sorot karena tidak ada yang tau bagaimana wajah orang terkaya no dua di negara ini.
Rani juga meminta kepada mereka untuk menggunakan mobil biasa saja agar tidak mencolok, Rani gak mau orang orang tau siapa orang tuanya, karena Rani tidak mau di manfaatkan oleh anak anak nakal, Rani hanya ingin punya teman yang tulus bukan karena tau siapa orang tuanya.
Untung saja ada Manda yang menerima Rani apa adanya, dan selalu menjadi teman Rani, semenjak Rani mengikuti kelas akselerasi.
"Rani kamu sudah datang?" tanya Manda yang tiba tiba datang mendekati Rani dan keluarga nya
"Iya kamu juga, Dimana keluarga mu?" tanya ya Rani
"Eh kemana mama papa ku" ujar Manda menoleh kesana kemari
"Nah itu yang jalan kemari orang tua ku" ujar Manda
Saat orang tua Manda mendekati Rani dan Manda, kedua orang tuan Manda nampak wajah dengan penuh keterkejutan.
"Tuan Daris!" seru pelan papa dari Manda
Mendengar itu Daddy pun menyuruh papa Manda untuk tenang, melihat itu papa dari Manda pun pengerti.
"Nanti kita bicara setelah acara ini selesai, bagaimana jika kita makan malam bersama?" ujar Daddy Daris
"Baik tuan, dengan senang hati" jawab. Papa dari Manda.
Setelah itu meraka pun duduk di kursi yang sudah di sediakan, tidak lama acara pun di mulai.
Pembawa acara pun membawakan acaranya satu persatu hingga penerimaan hadiah bagi sang juara.
Disana Rani mendapatkan nilai umum tertinggi dan mendapatkan beasiswa dan masuk tanpa tes di SMA Bisa sakti 1.
Begitu juga Manda yang mendapatkan juara dua.
Kedua orang tua Meraka sangat bangga, bukan Meraka tidak mampu tapi ini adalah hasil dari kerja keras putri mereka dalam belajar.
Setelah semua selesai mereka pun pulang dan berjanji untuk datang ke rumah Daddy Daris nanti malam.
Malam harinya,
Setelah magrib keluarga Manda pun datang, saat pertama mereka sampai di rumah itu mereka sangat terpana dengan kemegahan rumah itu.
Manda sampai shock, karena ia tidak tau jika sang sahabat adalah anak orang yang sangat kaya, Selama ini Rani selalu terlihat sederhana dan tidak ada yang terlihat berlebihan.
"Selamat datang tuan Anggara dan nyonya Anggara, silahkan masuk sudah di tunggu oleh tuan dan nyonya Abimanyu didalam" ujar juli dan Lukman asisten dari Daddy Daris
"Terima kasih atas sambutannya tuan Juli dan tuan Lukman, saya merasa tersanjung dengan semua ini " jawab tuan Anggara.
"Sama sama tuan mari ikuti kami" ujar juli dan Lukman lalu berjalan duluan,
Tidak lama mereka pun sampai di ruang keluarga disana sudah ada mommy Danisa dan Daddy Daris yang sedang duduk dan mengobrol.
"Tuan nyonya, tamu sudah datang" ujar juli
Mendengar itu mommy Danisa dan Daddy Daris pun berdiri lalu mendekati mereka.
Daddy Daris menyalami papa dari Manda sedangkan mommy bercipika cipiki dengan mama dari Manda.
Selamat datang tuan dan nyonya Anggara, terima kasih sudah datang" ujar Daddy
"Kami yang harusnya berterima kasih karena sudah di undang kemari," jawab papa dari Manda ramah
Daddy tersenyum lalu bertanya," lalu dimana putra pertama kalian hanya ada Manda?"
"Putra kami sedang tidak ada di sini tuan ia sedang ada pertukaran pelajar dan bulan depan ia pulang" jawab mama dari Manda
"Oh begitu sangat bagus, baiklah mari kita langsung makan malam saja semua sudah siap setelah itu berubah kita mengobrol lagi" ujar mommy Danisa
"Tante Rani kemana?" tanya Manda
"Oh Rani masih memanggil kakak dan adiknya sebentar mereka turun... Eh itu mereka datang" jawab mommy sembari menunjuk Rani dan kelima saudara laki lakinya.
mendengar ucapan mommy Manda dan keluarga nya pun menoleh melihat Rani dan kelima saudaranya dan menatap kagum.
Bagaimana tidak kembar sangat tampan sedangkan Lilo sudah menjadi remaja yang manis begitu juga Lino sedangkan Rani gak di ragukan lagi kecantikannya.
"Selamat malam, maaf kami terlambat!" seru keenam remaja itu.
"Tidak belum terlambat tuan muda dan nona Abimanyu" ujar keluarga Manda
"Om Tante tidak perlu panggil tuan muda dan nona, panggil nama kami saja, kita sedang di rumah bukan di meja kerja atau di kantor. Jangan terlalu formal, apa lagi Rani sahabat Manda, bukan begitu mommy Daddy" ujar Rani dengan senyum cantiknya.
"Tentu sayang, mbak dan mas gak usah formal begitu benar apa yang di katakan putriku" jawab mommy
"Baiklah jika begitu mbak terima kasih" ujar mama Manda lalu mereka pun mulai duduk di meja makan.
Rani dan Manda duduk bersebelahan dan mengobrol.
"Ran kamu gak kok gak pernah bilang jika punya kakak yang gantengnya gak ketulungan dan kamu juga gak pernah bilang jika kamu putri orang terkaya nomer dua" ujar Manda
"Hehehe maaf aku bukan gak percaya sama kamu tapi aku hanya ingin memiliki sahabat yang tulus saja, kamu saja gak bilang kan kalau kamu anak orang kaya ke 6" Jawab Rani
"Rani... Kamu tau?" tanya Manda dengan tatapan terkejutnya
"Tentu aku tau, sudah ayo makan nanti cerita lagi" ujar Rani lalu mereka pun menikmati makanannya.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka pun selesai makan dan menuju ruang tamu dan bercengkrama disana.
Beberapa hari kemudian.
Rani dan Manda melakukan daftar ulang dan melengkapi semua berkas sekolah.
Sebenarnya orang tua Rani dan Manda yang akan mengurus semua itu tapi Rani dan Manda tidak mau orang tau jika Meraka anak orang kaya.
Mereka ingin terlihat seperti anak beasiswa sungguhan.
Setelah semua sudah di urus mereka pun pulang.
Sesampainya dirumah Rani melihat mommy sedang duduk bersama adiknya Lino.
"Assalamualaikum... mommy adek kakak pulang!" seru Rani
"Waalaikumsalam" jawab mommy dan Lino
"Adek gak sekolah?" tanya Rani
"Tadi kan sudah berangkat tapi pulang lagi ternyata libur sampai Minggu depan" jawab mommy
"Oh gitu, jadi libur panjang ya" jawab Rani
"Iya kak" jawab Lino lalu duduk mendekati Rani dan memeluk Rani sayang, mommy yang melihat itu tersenyum bahagia.
Bersambung
scra frsatnya bnr,jdinya ga msti hdp brng sm kingkong....🤣🤣🤣....
Laaahh.....
mling triak mling....siap2 malu lh klian....
😭😭💪
dnia emng smpit....yg jd krban trnyta msh kluarga shbtnya rani,jd sklian aja blsnya y....biar tu orng malu sklian.....
btw,kpn rani ktmu pwangnya y???