“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Harta karun
Kejadian semalam membuat Xiufei tak bisa tidur semalaman, dia menguap dan makan dengan terpaksa. Di sampingnya, ada Wewey yang dapat melihat dengan jelas bagaimana stress nya Xiufei sekarang.
Dalam batinnya, Wewey berkata bahwa ini pertama kali nya dia sebagai seorang pelayan melihat ekspresi Xiufei yang berbeda dari dulu. Biasanya, Xiufei tetap terlihat tenang dan santai. Dia juga selalu menyendiri di dalam kamar maupun ruang kerjanya, itulah kenapa dia sangat senang dengan perubahannya.
“Yang mulia.” Sapa jenderal Chen, Xiufei mengangguk.
Jenderal Chen duduk di hadapan Xiufei, biasanya Xiufei akan senang namun sekarang dia terlihat tak bersemangat. Xiufei sendiri heran, kenapa rasa minatnya terhadap laki-laki tampan ini hilang?
“Yang mulia, kerajaan Ji Yun tidak bisa membayar semua hutangnya pada kerajaan, tapi dia memberikan hutan yang sangat luas buat anda. Namun, setelah saya telusuri hutan tersebut tidak memiliki tumbuhan dan buah yang bisa menguntungkan.” Jelas Jenderal Chen.
“Tidak menguntungkan, aku tidak yakin. Antar aku kesana.” Ucap Xiufei akhirnya, Jenderal Chen mengangguk.
Xiufei bangun dengan di bantu Wewey, di lihat dari jalannya Xiufei nampak kelelahan. Bahkan, di dalam kediamannya pun tercium aroma kaisar yang pekat. Itu memang sangat harum tapi tidak dengan jenderal Chen.
“Xi’an Fu.” Panggil Xiufei.
“Saya yang mulia.” Datangnya dengan cepat, bahkan Wewey pun sampai shock karena kedatangannya yang tiba-tiba seperti angin.
“Apa kaisar sengaja meninggalkan ini?” Tanya Xiufei yang memperlihatkan sebuah batu di atas bantalnya, batu kecil berwarna merah gelap.
“Benar yang mulia, itu adalah inti dari gunung dewa yang berfungsi untuk menyehatkan badan dan juga……. Menjaga kandungan agar tetap kuat.” Jelasnya, Xiufei mengangguk kecil.
Tapi tidak dengan jenderla Chen yang mendengarnya, dia merasa bahwa Xiufei dan kaisar benar-benar akan menikah dan menjadi sepasang suami istri di kekaisaran.
“Yang mulia, saya tahu di mana letak hutannya. Sebaiknya jenderal Chen tetap di sini, bagaimana pun juga dia harus menjaga istana.” Ucap Xi’an Fu pada Xiufei.
“Baguslah jika kau tahu, jenderal Chen kau mendengarnya kan?” Tanya Xiufei.
“Ya, yang mulia.” Angguk jenderal Chen.
Setelah bersiap-siap, Xiufei, Wewey dan Xi’an Fu segera pergi meninggalkan istana. Mereka menaiki kuda kerajaan menuju hutan di perbatasan kerajaan Ju Yun.
Selama di perjalanan, Xiufei melihat-lihat di jendela aktivitas rakyatnya. Sesekali dia tersenyum, mereka nampak senang dan terus bersenandung mengenai dirinya yang akan menikah dengan kaisar.
Hingga akhirnya mereka sampai di depan perbatasan hutan, Xiufei segera turun dengan di bantu oleh Wewey.
“Ayo.” Ajak Xiufei, Xi’an Fu berjalan di depan Xiufei untuk menjaganya sedangkan Wewey di belakangnya.
Mereka masuk ke dalam hutan yang rimbun, Xiufei terdiam. Dia mencium aroma khas yang dia suka, setelah beberapa tinggal di dunia ini akhirnya dia merasakannya juga.
“Tunggu sebentar.” Ucap Xiufei yang berlari kecil menuju sebuah pohon yang menjalar panjang ke atas, Xiufei jongkok dan mengambil beberapa butir buahnya dan menciumnya. Matanya berbinar senang!
“Harta karun ku hahahaa!!” Senang Xiufei.
“Yang mulia, ini apa? Baunya tidak enak….” Heran Wewey yang terbatuk-batuk.
“Wewey, kau tidak akan tahu! Xi’an Fu, suruh pengawal untuk mengambil buah kecil ini lalu bawa ke istana, aku akan mengolahnya menjadi bumbu terenak!” Senang Xiufei, Xi’an Fu mengangguk kecil.
Dia meniup peluit, beberapa orang berpakaian hitam datang dan mulai melakukan tugasnya, Xiufei kembali berjalan untuk melihat-lihat lagi, entah kenapa dia merasa ada banyak harta karun di dalam hutannya.
Dugaannya benar juga, matanya berbinar binar. Dia memeluk pohon tersebut, Wewey terkejut begitu pun dengan Xi’an Fu.
“Yang mulia….” Panggil Wewey untuk berhenti memeluk pohon tersebut.
“Wewey, apa kau tahu pohon apa ini?” Tanya Xiufei penuh kebahagiaan, Wewey menggelengkan kepalanya, begitu pun dengan Xi’an Fu.
“Ini pohon kayu manis…….” Jujur Xiufei, dia kembali menyuruh pengawal untuk mengambil kulit pohon ini.
Dia kembali berjalan, kali ini jauh lebih senang. Dia berkali-kali histeris melihat pohon asing bagi mereka, namun mendengar betapa senangnya Xiufei, bisa mereka pastikan bahwa pohon tersebut memang berguna.
Entah berapa banyak Xiufei menemukan harta karun di dalam hutan, yang jelas mereka mendengar bahwa itu adalah bumbu terbaik di dunia ini. Biasanya dia akan makan dengan hambar hanya bermodalkan garam saja dan cabe, tapi sekarang tidak lagi. Dia akan menciptakan makanan yang lezat!!
“Minyak?!!! Akhirnya aku bisa menggoreng ayam lagi…….” Senangnya, Xiufei berlari ke arah pohon kelapa dan memeluk pohon kepala dan mencium nya berkali-kali.
Wewey mendesis melihatnya, Xi’an Fu juga sama. Di mana sifat dan harga diri Xiufei yang tegas dan menakutkan? Karena sekarang, dia terlihat lucu dan kekanakan bahkan seperti orang bodoh.
“Xi’an Fu, ambilkan buah yang masih hijau itu.” Tunjuk Xiufei, Xi’an Fu mengangguk dan segera terbang, Xiufei berbinar senang melihatnya.
“Ini yang mulia.” Xi’an Fu menyerahkan satu buah kelapa pada Xiufei yang langsung membukanya menggunakan belati yang dia bawa, setelah itu Xiufei meminum air nya dengan cepat. Dia tersenyum lebar, dan menyodorkan nya pada Wewey yang ragu untuk meminumnya namun dia segera minum.
“Yang mulia, ini segar sekali. Tubuh saya terasa nyaman….” Jujur Wewey.
“Ini memang bisa di jadikan sebagai obat, Xi’an Fu ambil beberapa buah lagi dan kau bagikan pada para pengawal ya, buka seperti yang aku lakukan tadi.” Ucap Xiufei, Xi’an Fu mengangguk.
Dia juga penasaran dengan rasanya, dan setelah dia mencobanya ternyata memang benar. Rasanya segar, manis dan ada energi tersendiri.
“Setelah meminum habis airnya, belah buahnya seperti ini. Isian di dalamnya masih di makan, rasanya manis dan lembut.” Jelas Xiufei, mereka melakukan hal yang sama seperti Xiufei.
Rasanya lembut, kenyal dan manis. Mereka nampak menyukainya.
“Kalian lihat buah yang tua itu? Itu bisa di olah menjadi minyak, silahkan kalian kumpulkan dan bawa ke istana juga. Aku akan mengolahnya menjadi minyak yang serba guna! Dan Wewey, siapkan beberapa pelayan dari luar, rekrut mereka untuk bekerja. Pastikan mereka bisa bekerja dengan benar….” Ucap Xiufei.
“Saya mengerti yang mulia.
“Yang mulia, sebaiknya jika anda ingin mengolah semua hasil di hutan ini jangan di istana, bagaimana jika di luar istana? Namun nama anda di rahasiakan untuk sementara? Takutnya, raja Ji Yun akan berulah.” Jelas Xi’an Fu.
“Astaga aku lupa, kau benar juga Xi’an Fu. Aku mengikuti saranmu, tolong persiapkan semuanya ya.” Senyum Xiufei, Xi’an Fu mengangguk.
“Ah ya, tolong bawakan beberapa buah kelapa untuk kaisar. Tolong bisikan padanya, ini untuk memperkuat benihnya juga….” Bisik Xiufei, Xi’an Fu tersedak dengan ucapan Xiufei yang ternyata menjurus ke hal sana.
Xiufei terkekeh, dia menepuk pundak Xi’an Fu yang masih terkejut sebelum akhirnya melangkah pergi untuk mencari harta karun lainnya.
Setelah perginya Xiufei, Xi’an Fu mengeluarkan sesuatu yang bercahaya hitam, cahaya tersebut menutup hutan. Setelah itu, barulah dia pergi menyusul Xiufei.
Hari sudah gelap, ternyata mereka pergi seharian. Namun, itu tidak masalah karena hasil yang mereka dapat pun luar biasa.
Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa