NovelToon NovelToon
Sepupu Perempuanmu Adalah Maut

Sepupu Perempuanmu Adalah Maut

Status: tamat
Genre:Keluarga / Penyesalan Suami / Selingkuh / Romantis / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:167.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kavhyo

Berpacaran selama 5 tahun. Hingga mereka memutuskan untuk menikah. Satu hari setelah hari pernikahannya suaminya mulai berubah dan bahkan tidak pernah menyentuh istrinya karena alasan capek. Setiap hari di paksa untuk memahami, dan mengerti semuanya. Hingga akhirnya sang istri berusaha mencari tahu apa alasan di balik perubahan sikap suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kavhyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu?

Sekarang sudah malam. Semua keluarga sedang makan di meja makan. Kecuali Ansel dan Tania. Tania yang masih di kamar dan Ansel masih di ruang kerjanya.

"Bi Tin. Tolong panggilin Ansel dan Tania untuk makan makan malam." Suruh Mama Novi.

"Iya Nya." Ucap Bi Tin dan berlalu pergi ke kamar Ansel.

"Beda ya sama pengantin baru. Betahnya di kamar." Ledek Abang Tio . Mama Novi dan Papa Gamor pun tersenyum.

"Kamu kapan nyusul kayak Ansel." Ucap Papa Gamor.

"Ngak dulu deh, Pah. Tio masih mau menikmati masa mudah dulu." Ucap Tio

"Sampai kapan? Sampai tua?" Tanya Mama Novi.

"Ya ngak dong, Mah. Udah ah ngak usah bahas nikah-nikah." Ucap Tio kesan. Mama Novi dan Papa Gamor menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

Tok...Tok...Tok...

"Non Nia, Den Ansel?" Panggil Bi Tin.

Ceklek....

Suara pintu terbuka.

"Iya Bi?"

"Nyonya manggil Non Nia dan Den Ansel makan malam." Ucap Bi Tin. Tania pun mengangguk.

"Iya. Makasih ya Bi." Ucap Tania.

"Bi minta tolong sekalian panggil Ansel ya. Dia ada di ruang kerja." Sambung Tania. Bi Tin pun mengangguk .

"Siap Non." Ucap Bi Tin dan berlalu pergi.

Sebenarnya Tania bisa saja pergi memanggil Ansel. Tapi, sekarang melihat wajahnya saja dia sudah muak dan merasa jijik.

Tok...Tok...Tok...

"Masuk." Ucap Ansel. Bi Tin pun masuk.

"Eh Bi Tin. Kenapa Bi?" Tanya Ansel

"Nyonya manggil Den Ansel untuk makan malam." Ucap Bi Tin. Ansel pun mengangguk.

"Tania udah di bawah?" Tanya Ansel.

"Barusan turun Den." Ucap Bi Tin. Ansel pun mengangguk dan berpikir kenapa bukan Tania yang memanggilnya untuk makan. Biasanya untuk hal kecil saja dia sangat peduli. Ada apa dengan istrinya sekarang?. Pikirnya.

"Makasih ya, Bi." Ucap Ansel.

"Iya Den." Ucap Bi Tin dan berlalu pergi.

...****************...

Meja Makan

"Nia. Sini sayang." Panggil Mama Novi. Tania yang turun dari tangga dan menghampiri Mama Novi. Tania melihat ada seorang laki-laki tapi dia baru pertama kali melihatnya.

"Kamu pasti heran kan. Kenalin ini Tio sayang. Kakaknya Dian. " Ucap Mama Novi. Tania pun mengangguk dan mengingat kalau Ansel pernah cerita tentang dia.

"Tania. Panggil aja Nia." Ucap Tania tersenyum dan mengulurkan tangannya. Dan Tio pun tersenyum dan membalas uluran tangan Tania. Tio terus memperhatikan Tania. Perempuan yang ada di depannya sangat cantik dan manis menurutnya.

"Tio. Kamu bisa panggil aku Abang seperti Dian." Ucap Tio. Tania pun mengangguk tersenyum.

"Ansel pintar juga cari pasangan." Puji Tio. Mama Novi ,Papa Gamor tersenyum. Sedangkan Dian merasa tidak suka mendengar itu. Kenapa harus Tania dan Tania terus. Apa sih istimewanya dia. ucapnya dalam hati.

Tiba-tiba Ansel datang dan melihat siapa laki-laki yang ada di sana. Kemudian dia mendekat dan...

"Tio. kamu kapan datang?Kok ngak bilang? Mama Rita bilang kamu pulangnya bulan depan." Tanya Ansel yang langsung memeluk Tio.

"Dari tadik. Aku sengaja ngak bilang buat ngasih kejutan ke kalian." Ucap Tio yang membalas pelukan Ansel. Ansel pun mengangguk.

"Ya sudah nanti aja ngobrolnya. Makanan keburu dingin loh." Ucap Mama Novi.

Mereka semua pun duduk dan mulai makan.

...****************...

Setelah makan Ansel, Dian dan Tio sedang mengobrol di ruang keluarga. Sedangkan Tania memilih untuk ke kamar.

"Kamu ngak salah Ansel." Ucap Tio.

"Maksudnya?" Tanya Ansel.

"Kamu ngak salah pilih pasangan. Saat pertama kali aku ngeliat Tania. Selain cantik sepertinya dia juga baik, sopan ,dan agak pemalu. Jarang ada cewek seperti itu di zaman sekarang. Jangan sia-siain dia atau kamu akan menyesal." Pesan Tio. Ansel yang mendengar itu pun seketika sadar apa yang di katakan Tio semua itu benar. Tapi dia sadar kalau dia sudah melakukan kesalahan. Dia sudah mengkhianati Tania dan mengabaikannya semenjak mereka menikah. Bagaimana kalau sampai Tio tau kalau dia dan Dian ada hubungan dan sudah melakukan kesalahan besar. Nggak-nggak. Tidak ada yang akan tahu hal ini.Ucapnya dalam hati. Ansel pun hanya mengangguk.

"Kalau begitu aku juga mau ke kamar. Masih ada kerjaan yang belum selesai." Ucap Tio

"Kerja lagi kerja lagi." Sindir Dian. Tio hanya tersenyum mendengar ucapan adiknya.

"Ada file yang mau di kirim ke Papa. Tapi Abang janji. Besok Abang bawah kamu berbelanja sekalian kita jalan-jalan. Mau?" Ucap Tio.

"Janji?" Ucap Dian dengan bahagia.

"I'm promise princess." Ucap Tio dan berjalan menuju ke kamar.

Setelah kepergian Tio. Hanya ada Ansel dan Dian.

.

"Kamu ngak papa kan sayang?" Tanya Ansel yang merebahkan Dian ke tempat tidur.

"Ngak papa kok." Ucap Dian.

"Ngak papa gimana. Itu perut kamu sakit. Kamu habis makan pedes lagi?" Tanya Ansel. Dian pun menggelengkan kepalanya.

"Tidak sayang. Aku lagi halangan, makanya aku sakit perut." Ucap Dian.

"Sejak kita dari Bali." Sambung Dian. Ansel yang mendengar itu ada perasaan legah karena artinya Dian ngak mungkin hamil. Ansel pun mengangguk.

"Ya sudah kamu istirahat ya. Aku ke kamar dulu." Ucap Ansel dan mencium kening Dian sebelum dia pergi ke kamarnya. Dian pun mengangguk.

Sedangkan di tempat lain. Tania sedang menelpon dengan seseorang.

Ansel yang datang ke kamarnya tapi tidak melihat Tania. Dia pun mencarinya dan ternyata Tania ada di balkon sedang menelpon.

Tania mendengar Ansel datang pun memutuskan panggilannya.

"Kamu belum tidur?" Tanya Ansel.

"Belum. Aku masih belum ngantuk. Kamu tidur duluan aja." Ucap Tania tersenyum. Jujur saja senyum terpkasa itu ngak enak tapi dia harus terus bersikap tenang.

"Kamu menelpon sama siapa?" Tanya Ansel.

"Teman aku." Ucap Tania. Ansel pun mengangguk dan berjalan pergi ke tempat tidurnya. Dia berjalan sambil memikirkan sesuatu. Dengan siapa Tania bicara. Ansel tadik sempat mendengar suara laki-laki. Siapa sebenarnya teman yang di maksud Nia. Seingatnya dia tahu semua teman Tania. Pikirnya. Tapi, kenapa dia tidak suka melihat istrinya berbicara dengan laki-laki. Apakah dia cemburu?

Sedangkan Tania yang masih memilih untuk duduk di sana menikmati pemandangan malam yang indah dan penuh bintang-bintang. Hari ini dia merindukan, Mama, Papa dan Abangnya. Ingin sekali dia bercerita tapi Tania ngak bisa. Bagaimanapun dia harus menyelesaikan masalahnya sendiri. Dia tidak mau melihat orangtuanya sedih setelah tau apa yang terjadi dengan dirinya. Kalau dirinya mungkin masih bisa menerimahnga. Tapi orangtuanya tidak mungkin terimah anaknya di sakiti. Setelah semua sudah selesai. Dia janji akan pergi dari sini dan memutuskan hubungannya dengan Ansel. Tanpa di sadari Tania tertidur di sana.

1
Nur Lela
luar biasa
Kasmawati S. Smaroni
semua pada meninggal,
Ruzita Ismail
Luar biasa
Komang Diani
kok Kenzi dibuat meninggal sih,, kpn Tania bahagia Thor.. jgn sampai Tania balik sama anzel
Komang Diani
buat ansel dan dian menyesal seumur hidupnya. thor
Komang Diani
Luar biasa
Komang Diani
Lumayan
Dwi Fadilah
Luar biasa
Ristieriswanharti
emang harus ya tadi ...jadi tadik
Seven8
kasihan Tania... pernikahannya gak ada yg panjang, semuanya berakhir tragis
reti
kelakuan tiara kyk dian nih.
reti
gak sadar2 ya dian. msh jahat aja
reti
sedih krn tania yang disakiti tp hidupnya gak hepi. br hepi sm kenzi, kenzinya dibuat meninggal sm kak author😪
reti
kok kenzinya dibuat meninggal
Masitoh Masitoh
ending ya seperti penuh duka UTK Tania walau ada bahagia punya cucu
Farida Rida
Kok udah tamat Thor,
Kavhyo: Di tunggu cerita selanjutnya ya Kak🥰🤗
total 1 replies
Galuh Setya
ceritanya bagus gak berat² bgt
Kavhyo: Makasih kak🙏🏻😇
total 1 replies
Tutiks
lanjut lagi up nya
Kavhyo: Di tunggu ya kak🥰🤍
total 1 replies
holipah
katanya cinta sama Tiara sean 😂 omong kosong kn Kamu cuma napsu
Kavhyo: Sudah biasa untuk laki”. Meskipun tidak semuanya🤣🤣. Itu adalah kebiasaannya🤧
total 1 replies
Tutiks
lanjut lagi up nya
Kavhyo: Di tunggu ya kak🥰🤍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!