NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Married

Tiba-Tiba Married

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cinta setelah menikah / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Duda / Tamat
Popularitas:161k
Nilai: 5
Nama Author: Galbia

Dina Syifa Galbie.

Seorang gadis berusia 25 tahun, tiba-tiba di nikahi oleh seorang pria bermarga Assegaf yang tak lain adalah kerabatnya sendiri.

Cerita ini di mulai dari, acara Haul kakek buyut mereka yang di adakan di kediaman orang tua Syifa.

Di saat seharusnya acara sudah di mulai, tiba-tiba terdengar suara Ijab Qabul dari dalam Masjid tempat acara berlangsung.

"Qobiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkuur wa radhiitu bihi, wallahu waliyyu taufiq"

"Sah" teriakan menggema dari dalam Masjid.

Gadis cantik dengan balutan abaya hitam itu nampak terkejut saat mendengar kata 'Sah'.

Dan dalam hitungan detik seorang pria berparas rupawan khas negara Arab pun berdiri di depannya dan tersenyum padanya.

Gadis itu masih tercengang di tempatnya sambil mendongak menatap pria di depannya.

"Apa-apaan ini?!!" Jeritnya dalam hati.

Bagaimana hari-hari yang Syifa lalui setelah dia menjadi istri? dan rahasia apa yang di sembunyikan pria yang saat ini menyandang status sebagai suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Galbia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semakin Dekat Hanya Dengan Semalam

30 menit kemudian.

"Dek" panggil Husein.

"Dek"

Husein menoleh ke arah istrinya karena tak mendapat sahutan.

"Dek" panggil Husein lagi sambil menepuk pelan pipi istrinya.

"Hmmm"

"Bangun, mandi dulu" ucap Husein dengan lembut.

"Duluan saja" ucap Syifa sambil membenarkan posisi tidurnya.

Husein terkekeh.

"Kalau kamu memelukku begini bagaimana caranya aku mandi?" Tanya Husein dengan lembut.

Seketika Syifa membuka matanya. Dia baru sadar bahwa saat ini dia tengah berada di kamar mandi dan berada di dalam bathub.

Syifa menjauhkan tubuhnya dari dada bidang Husein.

"Maaf bib" ucap Syifa.

Husein mengangguk sambil tersenyum.

"Kamu duluan atau aku duluan?" tanya Husein.

"Anda duluan saja" ucap Syifa.

Husein mengangguk, kemudian keluar dari dalam bathub.

30 menit kemudian Husein keluar dari kamar mandi, Syifa pun keluar dari bathub dan menyucikan diri.

"Hiss..." ringis Syifa saat dia melangkah ke arah shower.

"Kok masih perih sih" gumamnya.

Syifa menyalakan air hangat di shower.

"Pegal sekali pinggang ku" lirihnya sambil memijat pelan pinggangnya.

"Awas aja, aku gak bakalan kasih jatah lagi" gumam Syifa dalam hati yang dongkol.

Dia bersuci sambil menahan rasa pegal di seluruh tubuhnya..

Tak lama Syifa keluar dari kamar mandi dan sang suami pun sudah menunggunya untuk shalat subuh bersama.

Wajah pria rupawan itu nampak sangat cerah berbeda dengan wajah Syifa yang nampak menekuk cemberut.

Husein sungguh di buat gemas dengan wajah istrinya, kalau saja dia tidak punya Wudhu' sudah pasti Husein akan mengecup pipi istrinya yang cemberut itu.

Tapi mereka tidak punya waktu untuk itu, karena waktu shalat subuh sudah hampir habis.

Beberapa saat kemudian tepat di Pukul 6 pagi.

"Bagaimana ini cara jalan ku kayak pinguin" jerit Syifa yang sudah tidak tahan dengan keadaannya sekarang.

"Kenapa dek?" Tanya Husein saat mendengar jeritan Syifa.

"Habib tanya kenapa? ini karena anda, cara berjalan saya persis seperti pinguin." ucap Syifa mengomel.

Husein nampak terkekeh pelan.

"Maaf dek" ucap Husein.

"Ihhh nyebelin deh gimana ini" rengek Syifa.

"Maaf habisnya semalam kamu terlihat sangat menggoda." ucap Husein menggoda Syifa.

"Ihhhh nyebelin, Habib itu nyebelin. Katanya jalani saja dulu tapi Habib malah minta jatah! apa anda tidak tahu seberapa merindingnya saya semalam? kita tidak pernah kenal sebelumnya tapi Habib sudah minta jatah duluan." ucap Syifa mengeluarkan uneg-unegnya

Pria itu lagi-lagi terkekeh mendengar kekesalan hati istrinya.

"Maaf dek" ucapnya sambil memeluk Syifa.

"Ihhh apaan peluk-peluk lepasin" ucap Syifa sambil memberontak.

Namun Husein tak melepaskan pelukannya.

"Maaf istri ku, tapi dengan begitu bukankah kita semakin dekat hanya dengan semalam." ucap Husein.

"Dih!" sewot Syifa.

"Kekeke" Husein terkekeh.

"Jangan tertawa" ucap Syifa kesal.

Bukannya berhenti Husein semakin mengeraskan tawanya. Sedangkan Syifa semakin meradang.

"Salah sendiri tidak nolak semalam" ledek Husein.

"Apa?! tidak nolak?! jadi itu salah saya?!" teriak Syifa di dekat telinga Husein.

Husein sampai-sampai harus menjauhkan kepalanya dari dekat Syifa.

"Ya itu salah mu" jawab Husein sambil terkekeh.

Syifa yang kesal pun mencubit pinggang Husein.

"Adududuh sakit sayang" keluh Husein sambil melepaskan pelukannya.

"Tck" decak Syifa yang sudah sangat dongkol.

"Tidak boleh begitu sama suami, dosa." ucap Husein sambil tersenyum ke arah istrinya.

"Hah... ini nih, ini nih. Gara-gara ini nih saya tidak bisa nolak semalam" ucap Syifa kesal.

"Semalam saya sudah menolak tapi anda bilang, dosa jika istri menolak ajakan suami, kamu mau jadi istri durhaka?" Ucap Syifa mengulang ucapan Husein semalam dengan nada yang sudah sangat kesal.

Husein nampak terkekeh, benar dia yang mengatakan itu dan membuat Syifa pasrah saja semalam.

Syifa melangkah ke ranjang dan naik ke ranjangnya setelah memaksa Husein agar melepaskan pelukannya.

Dia tidak sanggup untuk berdiri terlalu lama.

"Habibati" panggil Husein.

Syifa menoleh ke sekitar nampak mencari seseorang.

"Habib panggil siapa?" tanya Syifa.

"Memangnya siapa lagi selain kita di sini?" tanya Husein.

"Habib panggil saya?" tanya Syifa sambil menunjuk dirinya.

"Iya siapa lagi selain istri ku di sini" ucapnya sambil tersenyum.

"Bukankah tadi panggilnya Dek?" ucap Syifa.

"Kenapa apa kamu tidak suka di panggil Habibati?" tanya Husein sambil melangkah mendekat ke arah syifa.

"Bukan begitu." jawab Syifa acuh.

"Pakai kerudung mu ya" ucap Husein.

"Hah?" tanya Syifa tak paham.

"Bentar lagi Umi sama Abi datang" ucap Husein.

"Apa?! Kenapa?" tanya Syifa terkejut.

"Tentu saja Umi mau lihat menantunya." ucap Husein sambil terkekeh saat melihat raut wajah Syifa yang terkejut.

"Kalau gitu kenapa anda tidak bilang dari tadi" ucap Syifa dan langsung turun dari ranjang.

"Awww"

BBRUUUKKK

"Habibati!" pekik Husein dan langsung membantu istrinya yang jatuh.

"Hisss perih" keluh Syifa.

"Sakit sekali ya?"

"Habib nanya?" kesal Syifa.

"Kekeke"

Bukannya marah dengan cara bicara istrinya, Husein malah nampak terkekeh.

"Bisa bangun tidak?" tanya Husein.

Syifa mencoba bangun di bantu Husein

"Awww" ringis Syifa sambil menyentuh pergelangan kakinya.

Husein segera mengecek kaki Syifa

"Sepertinya kaki saya terkilir" ucap Syifa sambil meringis kesakitan.

Husein segera mengalungkan lengan kanan istrinya di lehernya dan mengangkat tubuh istrinya kemudian menurunkannya dengan perlahan di ranjang.

"Tunggu sebentar ya" ucap Husein.

"Mau kemana?" tanya Syifa.

"Ambil es batu untuk mengompres kaki mu" ucap Husein.

Husein keluar dari kamar menuju dapur untuk mengambil es. Tak lama kemudian Husein kembali ke kamar dengan sebaskom kecil es batu.

"Ada handuk kecil?" Tanya Husein pada Syifa.

"Di lemari" ucap Syifa.

Husein melangkah ke lemari milik istrinya kemudian mengambil sebuah handuk kecil di dalam sana.

Husein kembali ke ranjang dan mengompres kaki istrinya yang terlihat mulai bengkak.

"Biar saya saja bib" ucap Syifa hendak meraih handuk berisi es batu dari tangan Husein.

"Biar aku saja" ucap Husein.

Beberapa menit kemudian.

Ting

Sebuah pesan masuk ke ponsel Husein. Husein membaca pesan yang masuk ke ponselnya.

Setelah mengetikkan beberapa kata untuk membalas pesan itu, Husein melangkah ke lemari istrinya.

Syifa yang melihat itu hanya diam mengamati apa yang di lakukan Husein.

"Ini kerudungnya, kamu tidak mau kan bekas di leher mu di lihat orang lain" ucap Husein sambil menyodorkan sebuah kerudung pada istrinya.

"Hah? bekas apa?" tanya Syifa tak paham.

"Ini sayang" tunjuknya pada leher Syifa yang merah-merah.

"Mana?" tanya Syifa yang tidak melihat apapun.

"Sebentar" ucap Husein lalu dia membuka fitur kamera di ponselnya kemudian memberikannya pada sang istri.

Syifa nampak membulatkan matanya saat melihat lehernya.

"HABIB HUSEIN!!!" Pekik Syifa sambil menatap tajam suaminya.

Sedangkan tersangka pembuat bekas di lehernya pun nampak tertawa melihat reaksi sang istri.

"Ihhh anda kok buatnya sebanyak ini sih, ini gimana hilanginnya coba? malu tahu." keluh Syifa.

.........

1
Sandisalbiah
luar biasa
Sandisalbiah
Husein terkesan kurang tegas dgn para perempuan penggoda ini.. dulu dgn Desi juga gak ada kejelas bagai mana Husein menghadapinya... kirain bakal ada plasback tp di tunggu gak muncul² ..tau² ada kecelakaan Amir krn ulah Desi.. dan kini muncul si Sofi... dan Husein cuma gitu aja ngomongnya.. jgn sampai itu lalat pengganggu mencelakai Syifa baru si Husein bertindak tegas ya..
Sandisalbiah
ciri² pelajor jaman NOW emang gitu.. mencoba memprovokasi agar pasangan bubrah... ini kenapa perempuan paling banyak masuk neraka..
Sandisalbiah
bukannya usia Ali lebih tua satu thn dr Syipa ya.. itu artinya dia sekarang 27 thn.. beneran masih kulia dia..??
Sandisalbiah
bukanya Syifa baru makan ya.. dan protes krn harus bayar 100 rb..? kenapa gitu sampai rmh dia bilang lapar??
Sandisalbiah
kehamilan simpatik...
Sandisalbiah
maksud Syifa baik, buT mendekatkan Husein dgn putranya tp cara yg Syifa lakukan itu salah besar...
Dewi Sariyanti
Suami SE romantis itu kok di hindari melulu sih Syifa
Sandisalbiah
nah lho.. serapi apapun yg namanya kebohongan suatu saat bakal terbongkar.. Husein... tinggal tunggu waktu aja..
Sandisalbiah
suami idaman si Habib.. semoga seterusnya tetap begitu
Sandisalbiah
aelahh.. Syifa maen kabur²an aja kek bocah.. tp gak papa juga biar kapok itu si Habib
Sandisalbiah
kok lebih nyaman denger Habib panggil syifa dgn sebutan dek dr pada habibati ya..
Sandisalbiah
bahkan masih dlm hitungan jam pernikahan mereka, syifa sudah bisa bersikap terbuka pd suaminya
Sandisalbiah
semoga utk seterusnya Husein bisa bersikap semanis itu pd Syifa.. bukan hanya pas hangat di awal aja..
Sandisalbiah
gak menyia²kan waktu si Husein..
Sandisalbiah
lha.. ternyata begitu dasyat pengaruh keramas ya Fa... bukan cuma mendinginkan kepala tp juga nembuat kamu seketika lupa pd suami...🤭🤭🤭
Sandisalbiah
Syifa masih ragu tp itu wajar sih..
Sandisalbiah
perempuan akan bahagia bola di cintai, semoha Husein beneran cinta ke Shifa..
Sandisalbiah
Assalamualaikum thor.. ijin baca
Bia: Waalaikumsalam, silahkan.
Terima kasih sudah mampir😊
total 1 replies
Rangga Peppo
ah sedih bgt cerita nya udh ending padahal seru bgt/Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!