NovelToon NovelToon
GIRL AGAINTS THE WORLD

GIRL AGAINTS THE WORLD

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur / Time Travel / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: penimelinda

Lilia seorang pembunuh bayaran terhebat mati bersama orang yang dibunuhnya.
menurutnya sungguh memalukan. tapi lilia hidup kembali, rohnya memasuki tubuh gadis muda cantik yang sering disiksa oleh saudara nya karena dianggap lemah.

lilia berniat untuk membalaskan dendam Lili wu gadis lemah yang tubuhnya sudah dipakai oleh lilia.

ia datang ke masa kuno, dan akan menjadi yang terkuat di dunia tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penimelinda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 13

"Kak-- ini panas"

Wei bergetar melirik lili, tubuhnya sudah memerah karena kepanasan.

Lili melirik khawatir kearah wei dan menggenggam tangann wei lalu mengalirkan sedikit kekuatan api nya agar tubuh wei tidak terlalu merasakan panas.

Kini terdapat gu nin, lili dan wei yang sedang menuju ke gunung fuan dengan menaiki axe.

Wei hanya diam dengan mata yang sembab dan berpikir sebentar karena belum mengetahui nama kakak yang sedang bersamanya.

"Kak, namamu?"

"Lili wu, panggil aku kak lili saja ya"

Lili mengelus kepala wei dengan senyum hangatnya.

Lili sebenarnya sangat ingin ke kerajaan liyan untuk melihat situasi disana.

Tetapi dia harus berhenti terlebih dahulu ke gunung fuan untuk menunggu kedatang cloud dan tan.

Didalam perjalanannya dia akan membawa semua monsternya, walaupun akan menarik perhatian yang terpenting adalah dirinya dapat meningkatkan kekuatan hewan-hewannya.

Mereka yang sudah mencapai tempat tujuannya, kini sudah mendarat di bagian bawah gunung yang terdapat air terjun disana.

Lili duduk memberikan makanan dan minum untuk wei.

Wei yang diberikan makanan agak sedikit segan walaupun dirinya sedang lapar sekarang. Wei mengambil makanan itu dengan pelan lalu memakannya dengan sangat lahap.

"Haha, makanlah yang pelan. Setelah ini kau pergilah membersihkan diri dulu".

Lili mengelus kepala wei dengan lembut dan pergi memberikan gu nin apel manis.

Dirinya melirik axe dan mengelusnya dengan lembut, axe hanya menutup matanya saat lili mengelus axe.

" kau tidak lapar?". Tanya lili kepada axe yang masih memejamkan matanya.

"Tidak, kalaupun aku ingin makan aku tidak akan mnyusahkanmu seperti harimau itu". Ucap axe terus terang tanpa mempedulikan gu nin yang terdiam menatap axe dengan tajam.

" kau bilang apa tadi burung tua?" sambung gu nin dengan nada yang agak mengejek saat kata 'tua' diucapkannya.

Sedangkan axe hanya memejamkan matanya berpura-pura tidur.

Lili hanya geleng-geleng kepala dan melihat wei tertawa melihat axe dan gu nin bertengkar.

Saat menatap ke langit dirinya melihat cloud dan tan yang sudah datang.

Dirinya tersenyum dan melambai keatas kearah cloud dan tan.

Wei hanya menganga saat melihat kedua burung cantik yang sangat besar sedang menghampiri lili.

"Kak, itu apa?".

" cantik kan? Ini hewan kakak gitu lohh". Lili memeluk tan dan memamerkan hewannya kepada wei yang menampilkan wajah kagum.

"Kak, mereka itu sejenis apa?" tanya wei dengan antusias membuat lili bingung, padahal dia adalah keluarga kerajaan. Apakah wei tidak pernah melihat seekor burung phoenix?

"Kau tidak tahu?" tanya lili kembali yang dibalas gelengan kepala wei.

"Dulu aku selalu dikurung di loteng istana. Aku selalu terkurung disana dalam waktu 2 tahun".

Lili kaget saat melihat wei berkata seperti itu.

Dirinya berfikir juga, kejadian yang sudah dialaminya bukanlah dirinya seorng yang merasakan itu.

Mungkin lebih banyak orang disana yang merasakan itu, tapi lili malah berfikir bahwa dunia tidak adil pada dirinya karena dia tidak tau dengan apa yang dirasakan orang lain.

" kenapa? Kenapa kau dikurung?" tanya lili sambil duduk menghadap wei.

"Ayah bilang aku adalah anak pembawa bencana karena sudah menyebabkan ibuku meninggal saat aku dilahirkan. 5 tahun aku diperlakukan seperti budak oleh selir atau ibu baruku. saat itu aku dituduh mencuri emas dari selir ayahku. Setelah itu aku dikurung oleh ayahku sampai 2 tahun dan terjadilah pemberontakan yang membuat aku dapat keluar dari sana" jawab wei dengan matanya yang hampir menitikkan air mata mengingat kejadian-kejadian itu.

"Kenapa kau meminta tolong untuk menyelamatkan ayah dan ibu barumu itu?" tanya lili lagi.

"Karena aku menyayangi ayah, apapun yang sudah dilakukannya aku tetap menyayangi ayah" jawab wei yang sudah menitikkan banyak air mata. Lili langsung memeluk wei sambil mengusap-usap kepalanya agar bisa tenang.

Han tiba-tiba keluar karena tidurnya yang terganggu suara orang menangis.

Han yang tiba-tiba keluar itu membuat lili hampir berkata kasar, tapi dia menahan perkataannya karena disampingnya ada anak kecil.

"Lili ini anak siapa? Kenapa menangis?" tanya han sambil melirik wei dengan bingung yang membuat suasana menjadi hening. Lili ingin saja saat ini mencemplungkan gurunya ke dalam air, tapi itu tidak akan mungkin karena gurunya hanya roh yang terbang kesana-kemari seperti orang *****.

Walaupun memang dirinya memiliki perasaan kepada gurunya dia tetap saja saat ini rasanya ingin memukul wajah idiot gurunya.

"Jangan-jangan kau selingkuh dari ku ya? Padahal aku sudah melihat tubuhmu, walaupun yang dibelakang tidak keliatan tapi yang depan saja sudah cukup haha" han menggoda lili membuat wajah lili memerah.

Dia sekarang malah tidak ingin memukul gurunya tapi menginjak gurunya dengan batu sekarang.

Lili sangat malu saat ini, han yang melihat wajah lili memerah hanya tertawa terbahak-bahak.

Wei menatap han dengan bingung, kenapa kakak laki-laki dihapadannya bisa terbang? Dan darimana dia datang?.

Han yang bisa disentuh itu sekarang sudah di hadiahkan bogeman nikmat dari lili.

Setelah itu, lili langsung menceritakan yang tadi dan menjelaskan tentang wei yang sedang bersama dengannya kepada han.

Han yang sudah mengerti langsung berbinar menatap anak kecil dihadapannya, ia menghampiri wei.

"Wahh, kau sangat imut. Lili bisakah kita adopsi dia? Dia bisa menjadi anak kita hahah" tanya han sambil mencubit pelan pipi wei, sedangkan lili sangat malu saat mendengar kata 'anak kita'.

"Iya--iyaa kak lili bisa menjadi ibu ku" wei mengangguk-angguk setuju dengan ide han dan melihat lili dengan tatapan berbinar.

Lili saat ini sangat dilema, kalau memang han ingin wei menjadi 'anak kita' tapi diri han yang saat ini hanyalah roh.

Lili memang memiliki perasaan pada gurunya, begitupun dengan han. Dia merasakan hal yang sama sejak bertemu lili.

"Tapi jika memang ingin menjadi ayahnya, kau harus menjadi manusia. Saat ini kau hanyalah sebuah roh, roh yang mampu membuat hati ku berdetak kencang saat melihatmu. Roh nakal yang sangat aku sukai, tapi--tapi jika roh mu tiba-tiba hilang dari ku. Aku bisa apa? Anak yang akan kau angkat menjadi anak bisa apa?".

Lili kini bertanya dengan nada yang sedikit dipelankan, han sangat mendengar jelas perkataan lili.

Dia menatap lili dengan senyuman hangatnya lalu membuat pelindung yang hanya terdapat lili dan dirinya agar yang lain tidak dapat mendengar masalah pribadi mereka.

" lili, apa kau tidak percaya pada gurumu? Ah tidak, mungkin aku bukan gurumu lagi nanti. Tapi bisakah kau percaya padaku?"

Tanya han dengan suara yang lembut dan menatap lili dengan sendu.

"Apa, apa maksudnya dengan tidak menjadi guruku? Apa kau ingin menghilang dari diriku? Apa kau benar-benar akan pergi??!" lili kini sudah tidak tahan ingin mengeluarkan air matanya. Dia memang wanita yang kejam, dia memang seorang pembunuh. Tapi, dia tetap bisa merasakan apa itu cinta, dan bukan berarti dirinya tidak bisa menyukai seseorang.

Dirinya tetaplah manusia yang memiliki perasaan.

Lili terduduk lemah sambil menangis memikirkan gurunya akan pergi dari hidupnya.

Wei yang melihat lili menangis hanya terdiam dan menunduk merasakan sesak dihatinya saat melihat lili yang terus menangis.

"Bukan begitu maksudku, kau adalah orang yang menganggapku ada dihidupmu selain orang tuaku dan putih. Aku tidak akan pergi, aku yang seperti roh ini juga bisa kembali menjadi manusia. Semua pasti ada cara jika kau memiliki niat kan?"

Han memeluk lili dan menenangkan tangisannya. Dia mengusap-usap punggung lili agar bisa berhenti menangis.

Walaupun dirinya hanya roh, dirinya tetap bisa merasakan sakit di hatinya saat melihat lili yang menangis.

"Bagaimana caranya?" tanya lili dengan suara yang pelan dan membenamkan wajahnya di dada bidang han.

"Caranya---"

.

.

.

.

.

.

1
XXyyrroo
Aku suka banget novel ni😆😆
Semoga novel ku bisa bersaing dengan novel-novel yg sudah besaar yaaa🥹🤲🏻
Isabel Hartono
lanjut
azka aldric Pratama
lm Hiatus bc ,jd lupa alurnya 🤧🤧🤧🤧
nabila amalina
kirain gunin jantan
Rani Mei
lanjut kakkkkk jangan drop lagi yaaa
Rani Mei
akhirnya di lanjutin pas gw tau engga di lanjutin nanges kejer soalnya novelnya sebagus itu huhuhuhuhu
Surabaya Honda
interesting 👍
Purwanto Purwanto
👍👍
Ririn Santi
ah nana nge prank akuh.
udah sedih tp gak jd😅
Ririn Santi
kasian axe, udah jd ojek, gak dibayar, di bentak bentak. sabar ya axe😥
Ririn Santi
namanya jg orang baru hehe.....
Ririn Santi
woi ...si kipli viral disini haha....
Ririn Santi
hiks.....jd pingin dipeluk jg...
Ririn Santi
si kipli? viral amat namanya yak😆
Ririn Santi
kalian terlalu banyak bercakap . akubatnya jo dan yo mati deh
Ririn Santi
aih author yg manis, wei kok dicuri sih, bukan lebih cocoknya di culik atuh ?
Ririn Santi
usilnya lili gak ada obat
Ririn Santi
ijo matanya liat duit. padahal lakinya kaya tinggal minta klu mau hehe...
Ririn Santi
letoy? pertanyaan besar ini 🤔🤔🤔
Ririn Santi
gu nin lucu yah. jenis harimau herbivora😆😆😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!