Zaman baru di mulai setelah perang langit besar berakhir. Memusnahkan dua ras terkuat di tiga dunia , darah para dewa dan iblis mengotori dunia manusia. Di tengah tengah badai petir merah dan hujan darah , suara Isak tangis anak kecil pecah di antara puing puing patung dewa yang kepalanya telah patah. Ia bernama Shen Yan , membawa kekuatan kuno mata dewa yang berbahaya. Desas desus mengatakan "Jika mata dewa terbangun sepenuhnya maka dunia akan di lahirkan kembali atau membawa dunia dalam kehancuran".
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elz., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12 : Menjelang Pertemuan Naga Muda
Bab 12 : Menjelang Pertemuan Naga Muda
_________
Siang berganti malam , suara jangkrik dan kelip kunang kunang menghiasi Puncak Meditasi yang tenang. Semua orang kini berada di dalam kediamannya masing masing.
"Aku penasaran , apa saja isi Cincin Emas Zhu Bao?" gumam Shen Yan.
Di dalam kamarnya , ia memeriksa dan menemukan jutaan batu spiritual kelas tinggi , kitab kuno kelas tinggi , dan berbagai macam sumber daya untuk kultivasi. Semuanya berada di kelas yang langka , mengingat pemilik asli Cincin Emas ini adalah seorang dewa pecinta harta.
"Untuk menembus Inti Emas aku harus menyerap batu spiritual ini! Tapi tunggu! Jika aku menerobos sekarang , aku pasti ketahuan saat Pertemuan Naga Muda!" gumam Shen Yan.
Shen Yan lalu mengumpulkan 7 pot kecil di atas meja , ia lalu mengisinya dengan cairan spiritual tingkat tinggi kedalamnya. Setelah melakukan itu , ia secara diam diam mengirim ke depan pintu masing masing temannya bahkan depan pintu kediaman Ming Yue.
"Guru Ming Yue telah terjebak di puncak Formasi Jiwa selama bertahun tahun! Aku ingin membantunya menerobos!" gumam Shen Yan.
Setelah malam panjang itu , akhirnya pagi pun tiba di iringi dengan suara nyanyian pertama burung burung gunung bernyanyi. Pisau pisah keemasan cahaya matahari mulai melenyapkan kabut kabut di Puncak Meditasi.
"Tok Tok Tok Tok"
Pintu kamar Shen Yan terdengar sibuk pagi ini , suara suara teman temannya terdengar dari dalam kamar. Shen Yan berdiri dan melangkah keluar.
"Adik Yan , apa kau juga menerima pot kecil cairan spiritual?"
Cheng Yuan bertanya dengan nada bersemangat , semua temannya yang lain di belakangnya. Mereka berujar bahwa semua orang secara misterius mendapatkan keberuntungan di pagi ini. Shen Yan yang cukup terkejut langsung beradaptasi dengan keadaan.
"Benar , kira kira siapa ya yang meletakkannya di depan pintu kita?" jawab Shen Yan pura pura bodoh.
"Berarti semuanya mendapatkannya! Ayo kita ke kediaman Guru!" ucap Cheng Yuan.
Mereka bersama sama berlari ke kediaman Tetua Ming Yue. Saat tiba di halaman kediamannya , guru Ming Yue tengah duduk sambil memandangi bunga bunga merah muda di bawahnya.
"Guru! Apakah guru tahu? Kami semua mendapat keberuntungan pagi ini! Seseorang telah mengirimi kami satu pot cairan spiritual!
Tetua Ming Yue tersenyum saat mendapat pernyataan itu dari Cheng Yuan , Tetua Ming Yue juga berkata bahwa ia juga menerimanya. Namun ia tak tahu siapa pengirim misterius itu.
"Itu adalah barang langka , itu adalah embun roh 9 putaran. Sekarang cukup langka di benua ini! Simpan terlebih dulu!" ujar Ming Yue.
"Guru Ming Yue cukup berpengalaman , ia tahu jenis cairan spiritual itu!" batin Shen Yan.
________
Sementara itu di puncak pedang nama Sun haoran sedang nain daun , beberapa kali ia memenangkan duel dengan seniornya membuat namanya melambung tinggi.
"Siapa lagi yang ingin maju!?"
Sun Haoran saat ini berada di tengah arena , ia telah mengalahkan 4 seniornya secara berturut turut. Kultivasinya saat ini Pembangunan Fondasi lapisan ketiga , sangat berbakat di antara anak segenerasinya.
"Anak ini memang sangat cepat!" gumam lelaki tua di atas panggung batu.
Ia adalah Tetua Jian Wu , kultivator tahap awal transformasi jiwa. Yang saat ini menjabat sebagai Tetua Puncak Pedang. Penampilannya cukup sederhana namun jika sudah memegang pedang , wibawa nya mampu menelan kesombongan lawan lawannya.
"Aku umumkan! Pertemuan Naga Muda akan di wakilkan oleh Sun Haoran dan Ye Chen..!" tegas Tetua Jian Wu.
Semua orang menangkupkan kedua tangannya dan setuju.
_______
Sementara di Puncak Alkimia , pertukaran serangan tengah terjadi di arena latihan antara Gu Xiyao dan Su Feng. Latihan pertarungan internal itu untuk memilih siapa yang akan mewakili Puncak Alkimia dalam acara Pertemuan Naga Muda.
"Cermin Pemindah!"
Gu Xiyao mengeluarkan Cermin Pemindah yang mampu membuat dirinya menyerang dengan leluasa , mampu bergerak sesuai posisi yang di inginkannya. itu membuat Su Feng menyerah karena tak mampu menghadapinya lagi.
Kemenangan Gu Xiyao mengukuhkan namanya sebagai wakil Puncak Alkimia dalam Pertemuan Naga Muda. Ia sangat bersemangat dan berjalan sombong seperti ratu yang tak terkalahkan.
Semua puncak saat ini sedang menyeleksi perwakilannya dalam turnamen yang membawa nama masing masing puncaknya. Berbeda dengan puncak lainnya yang menggunakan cara seleksi ketat , Puncak Meditasi adalah yang paling santai. Mereka tak memperdulikan kalah menang dalam pertarungan itu , selama hati mereka terjaga , maka ajarannya telah berhasil.
_______
Bangunan tinggi besar dan mewah berdiri di puncak yang di kelilingi 8 puncak lainnya. Ini adalah Aula Suci Puncak Terlarang , yang hanya boleh di kunjungi oleh para Tetua Puncak saja. Di dalam Puncak Terlarang , lelaki tua berambut putih panjang berdiri di atas batu giok sebesar rumah. Pakaiannya putih bersih , dan pembawaannya sangat tenang bahkan tatapannya mampu menenggelamkan seseorang yang melihatnya. Usianya sudah ribuan tahun , ia satu satunya manusia yang menolak di perbudak oleh para Pemburu Langit.
"Bagaimana persiapannya?"
Ucapan seorang lelaki tua yang tanpa ekspresi bernama Leluhur Wu Chen.
Saat ini 8 Tetua Puncak tengah berada di Puncak Terlarang untuk membahas acara yang akan di selenggarakan di Arena Naga. Arena Naga sendiri terletak di luar semua puncak yang ada , lokasinya di antara Puncak Pedang dan Puncak Terlarang.
"Semuanya sudah berjalan sesuai rencana , Leluhur!" ucap Jian Wu Tetua Puncak Pedang.
"Hmm , Yue'er bagaimana denganmu?" tanya Leluhur Wu Chen pelan.
Leluhur Wu Chen tahu bahwa sejak dahulu Puncak Meditasi adalah tempat yang paling sepi , jarang sekali ada murid yang mau ke Puncak Meditasi.
"Puncak Meditasi akan mengirimkan murid untuk berpartisipasi , Leluhur!" jawab Ming Yue.
Leluhur Wu Chen mengangguk pelan , ia lalu memuji kerja keras semua Tetua. Dalam pertemuan ini ada beberapa informasi yang cukup penting diantaranya adalah kejadian lenyapnya beberapa sekte di wilayah timur. Ia menduga itu adalah ulah para Pemburu Langit.
"Perkuat Formasi Naga! Jangan sampai mereka dapat masuk ke wilayah kita!" ucapnya.
Di benua selatan , Sekte Puncak Terang merupakan satu satunya yang terkuat dan tidak di bawah kendali para pemburu langit. Biasanya sekte yang kurang kuat akan melakukan sumpah darah melayani para pemburu langit agar bisa selamat. Namun dengan adanya Leluhur Wu Chen yang kultivasinya sangat dalam , Sekte Puncak Terang selamat dari perbudakan itu.
"Sisakan satu kursi untukku besok! Aku ingin menyaksikan anak anak bertanding!" ucap Leluhur Wu Chen.
Itu cukup menarik perhatian semua Tetua , karena selama ratusan tahun kegiatan seperti Pertemuan Naga Muda tak pernah di hadiri oleh Leluhur nya secara langsung.
"Baik , Leluhur!"
Semua orang menangkupkan kedua tangannya dan berjalan pergi meninggalkan Aula Utama Puncak Terlarang bersama sama setelah pertemuan itu usai.
_________