NovelToon NovelToon
Tak Akan Aku Biarkan Kau Ambil Suamiku, Mbak!

Tak Akan Aku Biarkan Kau Ambil Suamiku, Mbak!

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:646
Nilai: 5
Nama Author: Aryani Ningrum

Laras demi membahagiakan ibunya yang menginginkan cucu, rela menerima suami temannya yang dijadikan barang jaminan agar bisa mendapatkan uang yang banyak.

Seiring berjalannya Waktu, Laras benar-benar jatuh cinta pada suami jaminannya yang bernama Rayyan. Demikian pula Rayyan yang ternyata amnesia karena kecelakaan dan ditemukan oleh istri pertamanya( Naya) ia jatuh cinta pada Laras.

Mengetahui suaminya ternyata kaya raya, Naya ingin kembali pada suaminya dan melakukan berbagai usaha untuk memisahkan Rayyan dan Laras.

Akankah Laras bahagia dengan Rayyan? Siapakah yang akan dipilih Rayyan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani Ningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 12

Bab. 9

Rafael menunduk, menghapus air mata yang mengembun di sudut matanya.

"Apa kabar mama, Veo?" tanya Rafael alias Rayyan.

"Mama semakin kurusan, tiada hari yang mama lewati tanpa menatap foto kak Afa yang ada di ruang tamu. Mama betah berlama-lama di sana, kadang mama bicara sendiri. Kak, kembali lah bersama Veo, aunty Cloe juga ada di sini!"

"Ada di sini?"

"Benar, Veo kabur dari aunty Cloe sejak kemarin waktu Veo sampai di Bali. Tahu kah, Kak. Bali itu pulau yang indah, tapi kesenangan Veo terganggu oleh wanita sialan yang rusakin tab Veo!"

"Bali? Kamu sampai di Bali seorang diri? Astaga Veo ..! Kamu pasti kabur lagi, benar kan?!" hardik Rafael yang paham dengan karakter sang adek yang suka kabur melakukan perjalanan ke luar negeri seorang diri.

"He ... he ... Kak Afa, itu sudah menjadi hobby adikmu yang cantik ini berkelana menikmati keajaiban dunia," Veo menjawab dengan cengengesan. Dia paling takut jika kakak lelakinya marah. Dengan sang ayah, Veo masih suka membantah. Sedangkan sama ibunya masih bisa nego selama sang ibu belum mengeluarkan tanduknya. Namun pikiran sang ibu akhir- akhir ini dalam kegelisahan karena memikirkan anak sulungnya yang tidak ada kabarnya. Segenap pasukan White Tulip sudah ia kerahkan akan tetapi tetap saja belum ketemu.

"Veo, dengarkan kakak. Kembali lah pada mama dan bilang padanya jika suatu saat akak akan pulang bersama keluarga kecil kakak. Biarkan sekarang kakak melindungi keluarga kecil kakak yang ada di sini. Setelah nanti semua aman barulah akak akan bawa istri dan anak akak ke depan mama dan papa," ujar Rafael.

"Maksud kakak dengan keluarga kecil kakak itu adalah istri dan anak kakak? Benar begitu, Kak?" Veo menatap netra Rafael dengan harapan sang kakak akan berkata yang jujur.

"Benar, Veo. Jujur kakak sudah menikah dengan dua orang wanita saat akak masih dalam posisi hi.ang ingatan," jawab Rafael jujur. Dengan Veo, Rafael tidak pernah menyembunyikan rahasia apapun. Sangat adik adalah tempat berbagi rahasia yang paling aman menurutnya.

"Wah ... Kak Afa pasti jadi rebutan yak? Keren sekali kak Afa bisa punya dua istri. Papa aja hanya satu, sedangkan kak Afa dua sekaligus!Keren parah ini namanya mah!" pekik Veo dengan girangnya. Dia ternyata punya dua kakak ipar sekaligus.

Rafael menghela napas dalam-dalam, memang jika bercerita dengan Veo, Rafael harus tegar dan sabar dengan tingkah absurdnya.

"Veo ini bukan keren, tapi ...." Rafael menjelaskan ucapannya untuk mempersiapkan diri mendapat olokan dan tawa mengejek dari sang adik.

"Tapi apa, Kak?"

"Sudahlah, ini adalah aib bagi seorang Rafael Hanuraksa," ucap Rafael tidak ingin adiknya tertawa mengecek dirinya.

"Ayolah, Kak. Cerita saja, jangan bikin Veo mati penasaran!" Veo mendesak sang kakak karena sungguh dirinya penasaran dengan apa yang dirahaxiakan sang kakak tercintanya.

Rafael menghela napas dalam-dalam, sebenarnya dia tidak ingin bercerita akan tetapi jika tidak bercerita maka Rafael akan sulit untuk menceritakan semua yang terjadi pada dirinya saat dalam keadaan hilang ingatan.

"Mm ... berjanjilah untuk tidak menertawakan kakak. Jika tidak akak gak mau cerita!" Rafael mengajukan syarat sebelum dirinya bercerita. Apalagi waktunya semakin sempit, takut Laras mencari dirinya. Rafael hanya berpamitanpergi sebentar untuk mencari udara segar dengan berjalan- jalan keliling kampung.

"Okey, akak bisa pegang kata- kata Veo," sahut Veo tidak ingin sang kakak menyembunyikan sendiri masalah yang ia hadapi.

Rafael mendongakkan kepalanya, setelah itu dia basahi tenggorokannya dengan segelas capucino late kesukaannya.

"Akak yang dekil saat kehilangan ingatan, hanyalah seorang penjual siomai keliling. Kakak menikahi wanita yang sudah menyelamatkan hidup kakak dari kecelakaan maut karena tidak tahu lagi pada siapa akak akan meminta bantuan akan tinggal dimana. Anak buah akak yang bersama akak waktu itu meninggal semua."

"Tunggu, Kak. Maksud kak Afa, kakak menjadi tukang penjual siomai keliling? Yang bener aja, Kak. Mana ada penjual siomai sekarang dan setampan kak Afa. Bisa- bisa langsung ludes jualan akak diserbu para cewek ganjen!" sela Veo membayangkan bagaimana saat kakaknya yang ganteng itu menjadi penjual siomai.

"Benar, jualan akak selalu habis. Akan tetapi hal itu tidaklah membuat istri pertama akak bersyukur, dia ingin hidup enak dengan banyak uang hingga menggadaikan mas pada wanita kaya yang belum menikah karena sibuk mengejar karir."

"Apa? Kak Afa dijadikan barang jaminan oleh istri pertama kakak? Wah berani sekali dia dan benar-benar gila wanita itu. Suami kok digadaikan kayak barang elektronik saja. Terus ke apa juga wanita kaya itu juga mau menerima lelaki beristirahat untuk dijadikan suami. Kayak gak ada lelaki lain di dunia ini!" ucap Veo heran dengan kelakuan dua wanita yang ada di hidup kakaknya itu.

"Bukan begitu konsep, Veo. Istri kedua akak mau melakukan itu karena dia ingin membahagiakan ibunya. Sudahlah, Veo. Waktu akak tidak banyak, akak tidak ingin istri kedua akak mencari akak yang hanya pergi dari rumah dengan alasan mencari udara segar saja. Akak tidak mau dia curiga dan mengetahui identitas asli akak yang sengaja akak sembunyikan selama masa kontrak."

Veo manggut-manggut, dia paham dengan apa yang dikatakan oleh sang kakak. Veo memiliki kecerdasan yang sama dengan sang ibu. Veo yakin kakaknya akan melakukan hal yang terbaik untuk dirinya dan juga keluarga.

"Okey, Kak. Tapi berapa lama akak akan menyamar dan tinggal di sini?" cecar Veo yang ingin memastikan berapa lama dia akan menunggu.

"Massa kontrak akak hanya satu tahun, selamat satu tahun itulah akak akan menyamar dan akan kembali ke London setelah masa kontrak berlaku. Selama itu pula kau jangan menghubungi akak. Biarkan akak yang akan menghubungi mu nanti." Rafael tidak ingin baik keluarganya ataupun musuhnya menemukan dirinya. Dia akan sepenuhnya menjadi sosok Rayyan si penjual siomai yang lugu.

"Okey, Veo paham. Tapi ada satu syarat, Veo harus bertemu dengan kakak ipar Veo. Kakak tenang saja, Veo akan menyamar sehingga tidak akan ada yang bakalan curiga. Veo adalah penyamar ulung!" Veo tersenyum membanggakan dirinya.

Memang Rafael akui jika sang adik paling pintar menyamar, dan hal itulah yang membuat keluarga terkecoh dan tidak tahu kapan Veo bisa sampai jalan-jalan ke luar negeri. Satu hal yang lagi- lagi diwakili dari sang ibu.

"Baiklah, datang lah ke butik Larasati Designer. Istri keduaku adalah pemilik,ik butik itu. Dia berangkat pukul sembilan pagi dan kembali pukul tiga sore. Jangan sampai kamu membuat masalah dengan kakak iparmu itu!" seru Rafael sedikit mengancam Veo untuk tidak membuat masalah dengan Laras.

"Baiklah, Kak. Veo akan datang nanti di butik kakak iparku yang sepertinya mampu membuat seorang Rafael Hanuraksa terpikat dan jatuh cinta. Sungguh hal yang langka, dan akan membantu hati para gadis akan patah hati."

Veo semakin penasaran, pikirannya membayangkan kecantikan kakak iparnya yang tentu saja elegan, modern dan juga berasal dari kalangan elit. Secara yang namanya pemilik butik pastilah wanita yang modern dan stylish.

"Diam kau, Veo. Sudahlah akak pamit dahulu, perasaan akak sudah tidak enak. Tolong bayarkan semua, akak tidak tahu dimana dompet akak, mungkin ikut terbakar di dalam mobil atau terjatuh entah di mana. Kamu blokir saja kartu akak, akak ingin usaha sendiri tanpa menggunakan sepeser pun uang kakak sewaktu akak menjadi pimpinan Hanuraksa Group dan belum hilang ingatan," ucap Rafael serius.

"Baiklah, Akak. Veo akan atur semua, Veo akan urus semua rekening bang akak." Veo bangkit dari duduknya karena sang akak juga sudah berdiri dan hendak pergi meninggalkan Veo.

"Bye, Veo. Jaga diri baik-baik, jangan lupa bikin mama tenang. Jangan sampai sakit dan terjadi sesuatu dengan mama," ucap Rafael mengecup kening sang adik dengan penuh kasih sayang.

"Okey, Kak. Hati-hati di jalan, " sahut Veo dengan sudut mata yang menitipkan air mata.

Rafael melambaikan tangan, walau ada rasa berat hati meninggalkan adik kesayangannya itu, akan tetapi Rafael tetap harus menyelesaikan semua yang sudah dibuat oleh Naya. Rafael akan kembali menjadi Rayyan selama satu tahun ke depan. Setelah itu, dia lah yang akan memutuskan dengan siapa dia akan hidup berdampingan di mahligai rumah tangga.

Rafael menaiki ojek dan meminta ojek itu untuk secepatnya sampai di rumah Laras.

"Mas dari mana? Untunglah mas gak nyasar! Laras sangat takut dan khawatir, semua jalan di perumahan ini sudah Laras kelilingi tapi tidak menemukan mas Rayyan. Memang mas jalan-jalan ke mana sih?!" Omelan khas Laras menyambut kedatangan lelaki yang saat ini hilang kesedihannya karena melihat wajah cantik Laras yang semakin cantik saat marah dan khawatir begitu.

"Mmm ... Mas dari ...." Rayyan kebingungan harus menjawab apa. Senyum Laras sudah membuat semua alasan yang tadi sudah dia buat hilang begitu saja.

"Dari mana, Mas!" desak Laras yang penasaran dari mana Rayyan pergi. Sebab, Laras sudah mencari di rumah Naya pun, Rayyan juga tidak ada. Hampir menangis dan putus asa, takut terjadi apa-apa dengan lelaki yang menjadi suami kontraknya itu. Selain itu jawaban apa yang akan Laras berikan ketika Mak Harti tanya kemana sang menantu tampan dan lugunya itu berada.

1
falea sezi
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!