NovelToon NovelToon
BENIH YANG KAU TINGGALKAN

BENIH YANG KAU TINGGALKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Single Mom / Anak Genius / Hamil di luar nikah
Popularitas:83.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dian Puspitasary

Jasmin Renata Luis, wanita cantik, mandiri dan tangguh, di usia yang baru 22 tahun, dia sudah terbiasa hidup susah setelah kematian kedua orang tuanya. Membanting tulang setiap harinya demi menghidupi kebutuhannya dan ke tiga anak kembarnya, Rio Putra Luis, Reno Putra Luis, dan si cantik Riana Putri Luis.

Memiliki Triple bagi Jasmin adalah anugrah yang di kirim Tuhan untuknya, Triple sek olah-olah di kirim untuk menjadi pengganti kedua orang tuanya. Dia selalu menikmati semua moment berharga bersama ke tiga buah hatinya setiap hari.


Ya akibat perbuatan yang di lakukan oleh lelaki yang dia sendiri tidak tau itu membuahkan hasil tiga malaikat bayi-bayi kecil yang tak berdosa, yang tumbuh menjadi anak-anak cerdas, suka menolong dan genius. Di tengah-tengah hinaan, cacian yang selalu dia terima karena hamil tanpa seorang suami dan menganggap Jasmi seorang perempuan nakal.

Akan kah triple berhasil mencari keberadaan ayahnya? dan mampukah tripel menyatukan kembali mereka nanti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Puspitasary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Pulang

Kini saatnya tiba hari kepulangan Reno, terlihat semua berada di ruang rawatnya membantu Jasmin berkemas-kemas barangnya. Sedangkan tripel terlihat sedikit berdebat siapa lagi kalau bukan Reno dan Riana entah apa yang mereka ributkan kali ini ada-ada saja sepertinya bila tak ribut sehari ada yang kurang, sedangakan sang Abang Rio terlihat fokus pada hpnya dia tidak perduli dengan suara berisik yang di ciptakan oleh kedua adiknya itu dia hanya sesekali melirik apa yang mereka bicarakan dan ributkan.

" Gala gala Leno ini pasti na Daddy endak ke cini lagi kan!!!" Ucap Riana dengan ketus.

" Apa lagi sih Liana? Leno telus yang calah helan deh Leno na," Jawab Reno dengan cemberut.

" Kamu kan yang boleh in Daddy na pelgi tadi!!! Halus na dangan dhli boyehin pelgi Daddy na Leno." Toba cakalang ini pikil dimana Daddy na endak ke cini cini lagi? Ucap Riana dengan mata berkaca-kaca menahan tangisnya.

" Kan temalin bilang na Daddy na mau kelja dulu. Cudah nanti juga ke cini lagi." Endak ucah banyak banak beldalma kamu belicik cekali cuara tangismu Liana? Sindir Reno sambil melirik Riana yang akan menangis sepertinya sebentar lagi.

" Mommy ....., Hwa ..... Hwa .....hwa ....., lihat Leno na dahat na cama Liana!!! Mau tetemu Daddy cekalang mommy na!!! Liana lindu belat cekali lasa na Liana na ....." Ujar Riana yang berjalan ke arah sang Mommy sambil menangis sesenggukan tak lupa dengan ingusnya yang sudah kemana-mana.

" Dasal cengeng na dikit dikit nangis na helan na cuka cekali nangis ...." Ejek Reno pada sang adik setelah membuat Riana menangis.

"Kamu itu bisa tidak mengalah sedikit Ren. Seneng banget buat adikmu sendiri menangis heran aku!!! Apa kamu begitu bahagia melihat adikmu itu menangis ?" Sindir Abang Rio dengan kata-kata pedasnya.

" Liana na duga nakhal Abang na!!! Leno endak mau di calah in. Enak aja Leno maca yang calah kan Daddy pelgi kelja Cali uang banak banak," Jawab Reno dengan sedikit takut-takut karena tatapan mata sang Abang Rio terlihat sedikit menyeramkan menurutnya.

" Tapi kan bisa bilang baik-baik sama Riana jangan buat nangis terus. Berisik sekali suara kalian berdua itu merusak gendang telingaku!!!" Ucap Abang Rio lalu melihat kembali hp nya .

Sedangkan Reno terlihat tidak memperdulikan nasehat sang Abang dia malah masa bodo dan tak menanggapi ucapan Abang Rio tadi dia lebih fokus ke TV melihat kartun kesukaannya.

Sedangkan Cantika, Jasmin, Papa Bram dan Mama Sekar yang mendengar dan melihat tingkah tripel hanya menghela nafas masing-masing ada-ada saja tingkahnya pikir meraka si Riana, yang gampang sekali menangis, si Reno, yang suka sekali mengerjai hingga membuat Riana menangis dan si Abang yang bermulut pedas dan dinginnya minta ampun. Dari mana coba sifat kembar itu di turunkan karena sifat dan tingkah laku Jasmin tidak ada satu pun yang mirip kembar.

" Sudah sayangnya Opa yang cantik, tadi Abang Reno hanya bercanda ya, ...." Jelas Opa Bram terlihat menenangkan Riana sambil menggendongnya.

"Tapi Daddy na pelgi ladi Opa na ....? Liana na endak mahu tindal tindal Ladi cama Daddy na, hiks ..... hiks .... hiks " Ucap Riana sambil menangis dengan keras.

" Gimana kalau sekarang cantiknya Opa ini nanti kita beli bakso dulu sebelum pulang mau tidak ni .....? Sudah lama kan enggak beli di mang Udin bakso besar-besar sesukaan Riana ...." Ucap sang Opa mencoba mengalihkan pikiran Riana yang dari tadi pagi menanyakan Daddynya.

" Mahu Opa na nanti Liana na yang besal bakco na .... " Pinta Riana dengan mata berbinar dalam gendongan Opa Bram.

" Siap cantiknya Opa, kalau gitu kita pulang semua sudah siap ...... " Apa semua sudah di masuk ke dalam mobil Ma, ..... ? Tanya pada sang Istri yang baru saja berdiri di sampingnya.

" Sudah semua Pa, tinggal menunggu Cantika mengambil kursi roda buat Reno, .... Ayo kita sebaiknya berjalan keluar saja Pa sambil menunggu Jasmin dan Cantika ...." Ucap Mama Sekar sebelum berjalan ke arah Abang Rio.

" Iya Ma, kalau gitu Papa kita tunggu di luar saja sambil menunggu mereka ...." Jawab Papa Bram.

" Abang, ayo kita pulang sudah selesai semua ajak Oma Sekar."

" Iya Oma, "Reno mana kok tidak ada kasurnya ....? Tanya Rio saat tangannya dalam gandengan Oma Sekar.

" Reno sudah keluar duluan tadi di gendong mommy Jasmin ke ruang sebelah ngambil kursi roda dulu sama Mama Cantika, ....." Jawab Oma lalu meraka segera berjalan keluar karena Opa sama Riana sudah menunggu di luar.

Iya Jasmin, Cantika dan Reno menaiki mobil Cantika, karena kalau Reno di jadikan satu dengan Riana takutnya terjadi perdebatan yang seperti tadi lagi maka tadi pas sampai di parkiran Papa Bram berucap kalau Reno, naik saja mobil Cantika bersama Jasmin, sedangakan Papa Bram, Mama Sekar, Abang Rio, dan Riana menaiki mobil Papa Bram dan semuanya menyetujui ide Papa tak lupa tadi membeli bakso berlebih dahulu sebelum sampai di rumah.

1
Sarop Sisilia
lanjut
Ma Em
Luar biasa
Nora♡~
Tetap 💪💪💪thor.... lanjut ke bab2 seterusnya... lanjut...
Maria Lina
niat gk sih thor buat ceeita nya jdi mls klo lama baru up nya 1 lgi tu
Dlaaa FM
Lanjutannnn
Sunarti Sunarti
wow triple super genius 😍
Sunarti Sunarti
bagus tidak membosankan membacanya
Sunarti Sunarti
ceritanya bagus 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Maria Lina
ud jarang 1 bab lgi tu
Maria Lina
nongol jga ya thor kira gk niat lgi up dh tu 1 lgi hu
Dlaaa FM
Lanjutannnn
Maria Lina
heran deh buat ceeita tpi gk mau up ud lama tu bolos hadeh
mufha musyarrofah
Luar biasa
Nora♡~
Bagus... jasmin keputusan yang bijak... untuk menerima niat suci Babang Bima menikahi mu... walaupun Jasmin belum ada rasa cinta... namun seiring masa.... InsyaAllah... pasti wujud cinta sayang kalian berdua.... malah Bima jadi budak cinta akut apa kata orang... cinta setelah nikah gitu... lanjut...
Dlaaa FM
Lanjutannnn
Nora♡~
tetap 💪💪💪thor... lanjut ke bab2 seterusnya... lanjut...
Nora♡~
Syukur... Alhamdulillah... Akhirnya Bima sedar dari Komanya setelah badai menerpa keluarganya... semoga tiada masalah lagi mengganggu keluarga mereka Amin🤲lanjut...
Nora♡~
Rio dan Reno... ini macam 👍terbaik... sampai Om Galang terkagum-kagum... lanjut....
Ah Serin
lanjut lagi plseeee
Nora♡~
Up2 banyak thor... Semoga Bima sedar dari komanya... kasihan ya Thor... dan jika Bima sedar, pernikahan Jasmin❤Bima dapat disegerakan gitu... lanjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!