Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.
mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33 Awal permainan
"Hati-hati disana yah A'a, jangan tinggalkan sholat terus jangan lupa sama Kila juga." Ucap Syakila yang menghantarkan Agha sampai depan pintu rumah abi dan umi, begitu juga dengan mereka juga mengantar Agha, awalnya ingin mengantar sampai bandara tapi Agha melarang mengingat situasinya sekarang.
"Iya, saya pamit abi umi." Ucap Agha tak lupa mencium punggung tangan abi dan umi juga Hamdan dan Ayu, setelah itu Agha langsung masuk kedalam mobil milik Helmi dan mereka langsung menuju ke rumah abah dan umah untuk pamitan.
"Assalamu'alaikum umah." Ucap Agha berjalan kedalam rumah.
"Waalaikumsalam nak, kok sendiri, mana Syakila?."
"Di rumah orang tuanya umah, ini Erlan mau pamit berangkat ke Italia, ada sedikit masalah disana."
"Si Tom lagi?." Bukan umah yang tanya tapi abah yang sudah rapi dengan seragamnya tinggal berangkat saja.
"Iya bah, tapi kali ini dia ganggu yang di Italia."
"Emang bener-bener tuh anak, gak ada kapoknya, Harding udah jelasin sama abah dan dia yang atur penerbangan kamu kan."
"Bener bah, biar pihak mereka tidak tau, dan udah di pastikan kali ini tidak ada penyusup dari pihak mereka."
"Bagus kalau gitu, jika kali ini mereka jalankan tugas dengan bagus dan rapi, maka akan abah perpanjang kontrak kerja mereka." Jelas abah yang emang membantu dalam hal kontrak kerja di bagian keamanan keluarganya, untuk pemegang seutuhnya ada di tangan Albern.
"Kita lihat nanti bah, ini Erlan lansung berangkat yah, assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam." Ucap bareng abah dan umah sambil memberikan punggung tangan untuk di salam Agha.
"Hati-hati nak, jangan lupa baca doa yah, jangan tinggalkan sholat."
"Iya umi, ah iya kalau ada berita tentang Agha tanyakan dulu ke Helmi atau Harding ya, abah umah." Ucap Agha yang memberikan sinyal ke orang tuanya.
"Iya." Ucap bareng lagi abah umah, mereka percaya dengan semua tindakan Agha asalkan tidak membahayakan nyawanya dan mencoreng nama keluarga.
Agha masuk kedalam mobil ikuti dengan Helmi dan mereka tiba di bandara lalu Agha masuk ke bagian cek-in dan masuk kedalam pesawat, didalam pesawat Agha seperti biasa membuka laptop nya untuk mengerjakan kerjanya, tenang aja udah airplane mode kok jadi aman.
...****************...
Lama Agha di perjalanan, tiba juga di bandara internasional Palermo disana udah ada orang kepercayaan Agha menjemput nya tapi dengan stelan seorang driver taksi, mereka menyapa hanya dengan kedipan mata pelan saja, kemudian Agha masuk kedalam mobil dan mereka langsung berangkat ke Harrison company.
Agha melangkah dengan penuh wibawa dan aura mencekam, para karyawannya yang melihat sang CEO datang tanpa ada pemberitahuan berarti ada masalah. Emang jika Agha akan datang ke perusahaannya maka sekretaris nya akan memberitahukan karyawan lain tapi kali ini tidak, jika seperti itu maka ada yang buat masalah sama Agha atau kinerja tim lain tidak bagus.
Semua karyawan yang melihat Agha langsung menundukkan kepalanya sedikit guna hormat ke atasan, sementara Agha hanya menganggukkan kepalanya sedikit sambil jalan menuju lift.
"dov'è Jhonatan?." (Di mana Jhonatan?.) Tanya Agha ke Luca.
"Nella sala riunioni, signore." (Di ruang rapat, Pak.) Mendengar itu Agha langsung Jelan menuju ruangan meeting bersama Luca berjalan di belakangnya.
Sampai di meeting room, Agha dan Jhonatan langsung membahas tenang strategi mereka untuk menangkap hidup-hidup Tom Hartono, kalau mengikuti keinginan Agha, dia ingin mematikan Tom sekarang juga. Tapi Agha tidak mau bertindak gegabah, dirinya harus menghadapi Tom Hartono dengan kepala dingin.
"Ecco quindi il piano." (Jadi, inilah rencananya.) Ucap Jhonatan sambil memperlihatkan sketsa strategi nya dan di jelaskan step by step ke Agha, selama penjelasan Agha terkadang memberikan tanggapan dengan kerutan kening dan tatapan tajam miliknya membuat Jhonatan menganggukkan kepalanya.
Setelah mereka berdiskusi, Jhonatan langsung menghubungi orang-orang nya. Tak lama mereka keluar dari ruangan, Jhonatan langsung pamit untuk melaksanakan aksinya sementara Agha memperbaiki sistem perusahaan yang sempat di ganggu oleh Tom.
"Luca, non è oggi il lancio della nostra ultima tecnologia?." (Luca, bukankah hari ini adalah peluncuran teknologi terbaru kita?.)
"Esatto, signore." (Benar sekali, Pak.)
"fatelo ora e convincete gli investitori della società di Tom Hartono a cancellare la loro collaborazione con lui." (Lakukan sekarang juga dan yakinkan para investor perusahaan Tom Hartono untuk membatalkan kemitraan mereka dengannya.)
"Va bene signore." (Baik, Pak.)
"Non dimenticare di condividere le informazioni che ti ho inviato sullo scandalo di Tom, condividendole sui forum di Internet e sui social media. Sai già su quale account pubblicarle, vero?" (Jangan lupa untuk membagikan informasi yang saya kirimkan tentang skandal Tom di forum internet dan media sosial. Kamu sudah tahu di mana harus mempostingnya, kan?.)
"Va bene signore." (Baik, Pak.)
Luca langsung berjalan keluar dari ruangan Agha untuk memberitahu agar peluncurannya bisa di mulai.
...****************...
Setelah acara peluncuran teknologi terbaru milik Harrison company di publikasikan, tak berselang lama perusahaan di datangi para investor untuk mengajukan kerja sama termasuk juga dengan investor dari perusahaan Tom.
"Signore, sono El Group e altri sette investitori che hanno annullato la loro collaborazione con il signor Tom e vogliono presentare un contratto di collaborazione con noi." (Pak, ini El Group dan tujuh investor lainnya yang telah membatalkan kemitraan mereka dengan Bapak Tom dan ingin mengajukan perjanjian kemitraan dengan kita.)
"Buon lavoro." (Kerja bagus.)
Sementara di lain tempat Tom Hartono sudah seperti cacing kepanasan, dirinya marah-marah ke sekretaris nya dan karyawannya.
"Damn! Siapa yang menyebarkan skandal ku!." Ucap Tom dengan suara lantang dan keras.
"Maaf pak saya tidak tau." Ucap Ray sekretaris Tom.
"Cari informasi nya, saya mau sekarang juga dapat siapa yang menyebarkan dan pastikan dia tidak bisa menghirup oksigen." Mendengar itu Ray langsung bergegas ke ruang kerjanya untuk mengotak atik komputer mencari siapa dalang dari penyebaran aib bos nya.
"Berani-beraninya dia bermain dengan ku."
Berita Terbaru Dari Pengusaha Sukses Tom Hartono, di Duga Penggelapan Dana Investasi dan Mempermainkan Wanita.
Terlihat Banyak Korban dari Keberingasan Seorang Tom Hartono, dan di Kabarkan Bahwa Para Korban Melakukan Kesaksian di Kantor Polisi.
Terlihat Saat Ini di Kantor Hartono Banyak Para Investor Melakukan Demo, Terlihat Banyak Wartawan di Perusahaan.
Apakah Benar Seorang Tom Hartono Melakukan Penggelapan Dana, Apakah Benar Juga Tom Hartono Mempermainkan Wanita Seperti Casanova?.
"Aarrghhh!!."
Brak!
Suara bantingan barang di lantai, yah Tom membanting iPad nya setelah membaca artikel tentang dirinya. Bukan hanya itu, ada banyak juga video tentang dirinya berbicara di telepon tentang penggelapan dana, belum lagi ada beberapa video dari salah satu perempuan yang pernah Tom jadikan mainan.
Hancur sudah karirnya yang di bangun selama ini, dia sudah menghubungi Andrea sang mafia yang sudah lama ada di belakangnya dan selama itu juga membersihkan namanya tapi kali ini dia kecolongan, seperti ada mata-mata di dalam perusahaan nya.