NovelToon NovelToon
Mencairkan Hati Tuan Muda Gultom

Mencairkan Hati Tuan Muda Gultom

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Balas Dendam / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:141.9k
Nilai: 5
Nama Author: Inka

Sebelum baca cerita ini, ada baiknya baca sekuel Penyesalan Ayah Dari Anak-anak Ku, lanjut ke cerita MY First Love Is A Mafia, lalu Satu Malam di tahun Baru, terlebih dahulu. Supaya alurnya nyambung.

Daniella Katherina tidak pernah menyangka kalau dia hanyalah anak kandung seorang pembantu yang bekerja di kediaman orang tua angkatnya. Orang tua angkat yang selama ini Daniella anggap sebagai orang tua kandungnya.

Daniella merasa tidak pantas menikah dengan sang kekasih yang notabenenya adalah salah satu pewaris Gultom group. Daniella memutuskan pertunangan mereka dan pergi keluar negeri meninggalkan sejuta luka di hati Prince Ocean Arnold. Putra pertama Karina Fransiska Arnold.

Bertahun-tahun berpisah membuat api dendam tumbuh membara di hati Sean. Hingga pertemuan pertama mereka di acara reunian kampus membuat Sean tanpa berperasaan mempermalukan Daniella hingga menjadi bahan olok-olokan banyak orang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Disisi lain

Dua orang pria membopong tubuh Daniella ke dalam hutan. Mereka tidak akan membiarkan orang luar memasuki daerah kekuasaan mereka.

"Tuan muda pasti senang melihat tangkapan kita hari ini." ujar salah satu dari pria itu.

"Aku yakin jiwa cabul dan psikopat tuan muda akan meronta-ronta melihat wajah cantik wanita ini." jawab rekan pria itu.

Seorang pemuda tersenyum menyeringai menatap beberapa koleksi senjata tajam kesayangannya. Selain sebagai seorang mafia. Dia merupakan seorang pengusaha kaya raya yang terkenal dengan kekejamannya.

Siapa yang tidak kenal dengan Matteo Messina. Pria berusia 35 tahun yang masih betah melajang tanpa mau terikat dengan namanya pernikahan.

"Rasanya mata dan tenggorokan ku terasa segar setiap kali melihat genangan darah kental di depanku." ujar pemuda itu setelah berhasil membunuh seorang mata-mata yang berhasil menyusup ke dalam markasnya.

Beberapa anak buahnya merasa merinding dan ingin muntah mendengar perkataan bos mereka. Meskipun mereka sudah terbiasa menyaksikan kekejaman pemuda itu. Namun, masih ada rasa takut dan mual setiap kali melihat kekejaman pemuda itu.

"Tuan, saya dengar Nona Alberto sedang berada di pulau Maldives bersama alumni kampusnya. Apa Anda tidak ingin mengunjunginya?" tanya asisten pemuda itu menghampiri atasannya.

"Benarkah?" tanya pemuda itu memastikan pendengarannya.

"Benar, Tuan. Informasi itu saya terima dari salah satu pengawal tanpa sengaja menguping pembicaraan Tuan Besar dan Tuan Alberto." jawab asisten pemuda itu.

"Siapkan helikopter ke pulau sebelah. Aku ingin menyapanya." jawab pemuda itu segera berlalu dari ruangan itu membersihkan diri.

Saat terbangun dari pingsannya. Daniella menggigil ketakutan saat melihat dua orang pria berbadan besar menatapnya dengan tatapan menakutkan.

"Akhirnya kau bangun juga." kata salah satu dari dua pria itu tersenyum menyeringai.

"Siapa kalian? mengapa kalian membawa ku kesini?" tanya Daniella dengan wajah takut.

"Kami yang harus bertanya seperti itu kepadamu. Siapa kau? Apa kau mata-mata dari kepolisian atau mafia lain?" tanya pria itu lagi dengan wajah garang dan tatapan tajam.

"Aku hanya ingin piknik disana bersama kekasihku. Aku bukanlah mata-mata." cicit Daniella dengan suara putus-putus.

"Kekasih?"

"Hahaha...."

Mereka tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Daniella. Mereka tentu saja tidak percaya dengan perkataan Daniella. Karena disaat itu hanya Daniella seorang yang ada disana.

"Kami yakin kalau kau adalah mata-mata yang dikirim kepolisian atau mafia lain ke pulau ini untuk memata-matai kami." ketus salah satu pria itu dengan rahang mengeras.

"Jangan coba-coba membohongi kami! Karena kami tidak akan percaya dengan kebohongan mu!"

Mereka kemudian keluar dari sana dan mengurung Daniella di dalam sebuah sel besi berukuran besar.

Siapapun tidak akan bisa menemukan tempat itu. Karena tempat ini berada di bawah laut. Tempat itu dibangun dan difasilitasi dengan berbagai peralatan modern dan berkualitas tinggi. Hanya orang-orang tertentu yang bisa membobol keamanan rumah bawah tanah atasan mereka.

"Sean, semoga kamu bisa menemukan ku. Aku sangat takut." gumam Daniella dengan posisi meringkuk di sudut jeruji besi.

"Xavi, Zayan. Mommy merindukan kalian."

#

#

#

Dari kejauhan Sean mendengar suara helikopter terbang menjauh dari hutan. Sean melangkah dengan hati-hati mengikuti arah suara. Tak beberapa lama Sean melihat beberapa pria menentang senjata laras panjang sembari berjaga-jaga disekitar area masuk ke dalam sebuah rumah bawah tanah.

"Kami berhasil membawa satu mangsa baru untuk Tuan muda. Malam ini Tuan muda akan bersenang-senang dengan tangkapan baru kami tadi siang." ujar seorang pria kepada rekannya yang berjaga di depan.

"Siapa yang kalian maksud?" tanya pria itu menatap rekannya dengan raut wajah penasaran.

"Kami baru saja menangkap seorang wanita muda dan cantik." jawab pria itu dengan cepat.

"Tuan muda sedang mengunjungi tunangannya. Bukankah lebih baik kita bersenang-senang menikmati tubuh wanita itu tanpa sepengetahuan tuan muda. Aku yakin malam ini Tuan Matteo tidak akan kembali ke markas."

Kedua tangan Sean mengepal mendengar perkataan mereka.

"Aku tidak akan membiarkan kalian menyentuhnya." gumam Sean dalam hati menekan sebuah tombol kecil di area jam tangannya.

Tombol itu adalah tombol yang biasanya digunakan oleh Sean dan Oscar saat dalam bahaya ataupun membutuhkan bantuan dalam keadaan genting.

Jam itu dibuat khusus oleh Gavin untuk kedua cucunya. Sementara Nica tidak pernah memiliki jam tangan itu. Dia hanya dihadiahi sebuah kalung permata sebagai GPS pendeteksi lokasi keberadaannya.

Gavin tidak mau ketiga cucu kembarnya kenapa-kenapa. Apa lagi seiring berjalannya waktu Black Mamba akan diwariskan kepada mereka kelak.

Buktinya sekarang Oscar sudah menjadi pemimpin Black Mamba. Meskipun Sean tidak mengikuti jejak saudara kembarnya. Namun, kemampuannya dalam bertarung dan merakit bom tidak bisa diabaikan begitu saja.

"Apa kau mendengar suara-suara itu?" tanya salah satu dari anak buah Matteo menghentikan pembicaraan mereka.

"Sepertinya penyusup berhasil masuk ke pulau ini." jawab rekan mereka dengan cepat melangkah menjauh dari markas memastikan dugaannya.

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki mendekat kearah markas Matteo. Langkah kaki itu terdengar bersahut-sahutan. Sean yakin kalau anggota bayangan Black Mamba yang biasanya diam-diam menjaganya telah tiba.

Sean yang cukup peka dengan sekitarnya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Sean mengendap-endap masuk ke dalam markas mereka setelah penjaga diluar pergi dari sana.

"Siapa disana!"

Dor

Dor

Dor

"Penyusup!" teriak salah satu anak buah Matteo saat melihat keberadaan Sean.

Sean dengan cepat menendang pria itu hingga terpental sejauh 2 meter. Pria itu memuntahkan seteguk darah kental sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Dor

Dor

Dor

Beberapa anak buah Matteo mulai menyerang Sean secara brutal. Dengan gerakan lihai, Sean mampu menghindari tembakan mereka.

Bug

Bug

Bug

Sean menggunakan ilmu bela dirinya melumpuhkan anak buah Matteo yang berjaga di dalam. Sean bahkan mengeluarkan pisau kesayangannya membunuh anak buah Matteo yang berusaha menyerangnya.

Sretttt

"Aghh!!"

"Krekk!"

Seorang pria yang masih hidup berteriak kesakitan saat Sean menyayat perut pria itu hingga robek 20 cm dan menginjak salah satu kaki pria itu dengan aura membunuh yang kental.

"Argh!!! ampun!!"

Sean berjongkok di depan pria itu dan mencengkram dagu pria itu dengan wajah datar.

"Jangan berani-berani mengusik keturunan Black Mamba jika kau tidak mau berakhir mengenaskan!" bisik Sean dengan suara penuh peringatan sebelum menusuk kedua mata pria itu tanpa perasaan.

1
Dedeh Dian
ternyata ada part nya ya...sampai ending ..maap author...aku kurang jeli... ceritanya bagus ... makasih author
Dedeh Dian
Hem gimana end nya ya?
Asih Sulastri
👍
AnaZa O
koq udah gitu aja
andreas kapan tobat?
Hanisah Nisa
lanjut
Anonymous
🌟🌟🌟🌟🌟kerennn
Ade Syafira Suhardin
lanjutan nya mana kak
Zainatul Ilmiyah
.
Maya Ellydarwina
seharus nya judul nya,sama sama mati,baru ini baca novel berbelit tanpa ada cerita bahagia nya,tau tau tamat dengan sama sama mati pula hadehhhhh sungguh kecewa,
sukses dan sehat selalu Thor
INKA: ada kelanjutannya di kisah Orlando kak. ✌️
total 1 replies
Evy
lho...mana lanjutannya..
Evy
saudara kembar' Ella... kasihan ya sudah berumur tapi belum ketemu jodohnya.kadih jodoh dong Thor..
Evy
Ayah biologisnya Ella kayaknya..
Evy
Ternyata.. mereka si twins anaknya Sean ya ..wah..curang juga si Sean.. meninggalkan benihnya begitu saja...
Evy
Rasanya tidak terima jika sampai terjadi pemerkosaan... kenapa bisa begitu? kecuali Sean yang melakukan nya..m
Yu Ningsih
di lanjut thor .. klo gini endingnya nga sesuai dengan judulnya.
INKA: lanjutan kisah mereka ada di kisah Orlando kak
total 1 replies
Hanisah Nisa
cerita.nya gantung
Feeza_MCI
ayah kandung Daniella ternyata seorang mafia juga
Feeza_MCI
jangan-jangan tuan A.V ini ayah kandung nya Daniella
Salma Suku
Tau2 endingnya begini nda kubaca ceritanya...kurang jelas...penjahatnya nda di tangkap...
Shinta Dewi Anggraeni: betul dia kali baca ceritanya gantung..
tau gitu aku gak baca
total 1 replies
Salma Suku
Ceritanya udah mau tamat,tapi yg ada hanya kesedihan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!