Status Cerita: End (For Book 1)
Arc-arc di Cyrus Online
Chapter 1-24: The Beginning Arc
Chapter 25-46: Dungeon Arc
Chapter 47-60: Seeking the Truth Arc
Chapter 61-94: Nilfelin Chaos Arc
Chapter 95-109: Turbulance and The Summoner Rising
Chapter 110-25: White-silver haired Ronin Return and The Obey
Chapter 126-145: Colloseum Arc
Chapter 146-175: Legado Del Fhantasma Arc
Chapter 176-195: Mission Impossible and Journey to White Dragon Empire Arc
Genre: Fantasy, Game, Action, Adventure.
Tahun 2023
Game Virtual Reality sudah mendominasi dunia game dan juga sektor ekonomi saat ini. Banyak game yang berbasis virtual reality menjamur dimana-mana, tetapi hanya satu yang paling banyak menyita perhatian publik, yaitu Cyrus Online.
Cyrus Online, salah satu dari game yang paling diminati saat ini, banyak orang yang menjadikan dunia di dalam Cyrus Online menjadi lapangan pekerjaan ataupun hanya untuk bersenang-senang.
Termasuk juga seorang pemuda bernama Ikhsan Sullivan seorang mahasiswa yang sehari-harinya hanya bekerja dan belajar.
Dia seorang mantan pro-gamer saat masih duduk di bangku SMP namun dia kembali ke dunia game karena suatu kondisi yang membuatnya harus kembali ke dunia itu.
Apakah ia akan kembali berjaya seperti di masa SMP? atau ia gagal bersaing dengan para pemain baru yang juga tak kalah berbakat?
Original Story by PainMaker
Banyak yang bilang cerita ini bagus dan juga sempat mendapatkan peringkat tinggi di genre fantasi dan game di aplikasi sebelah, tapi gak pernah dilirik oleh penerbit karena bukan cerita cinta-cintaan :(.
Kemungkinan Book-2 digarap: 90%
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ned_Kelly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Sebuah Pengakuan
Setelah aku menghubungi kedua sahabatku, mereka akhirnya datang ke kota Thousand River. Tampilan mereka agak berbeda dari pemain lain yang ada di kota ini, hal ini mungkin mereka membeli kostum atau memang equipment mereka yang memang bagus, aku tidak tau pasti.
"Yo perkenalkan namaku Rick, sahabatnya orang yang berambut putih itu. Dan ini sahabatku juga namanya cikgu melati hahaha"
"Oi seenaknya saja mengubah nama orang lain. Perkenalkan namaku Lynch"
Mereka ini, enggak di dunia nyata enggak di Cyrus Online kelakuannya sama saja, pasti ribut terus. Aku hanya bisa tersenyum kecut melihat kelakuan kedua sahabatku ini, setidaknya berikanlah kesan pertama yang bagus.
"Hehehe maafkan kelakuan temanku...."
Belum sempat aku menyelesaikan perkataanku, tiba - tiba saja Rick menarik diriku kedalam cengkramannya.
"Oi oi San dari mana kau dapat pacar secantik ini! Mengapa kau tidak memberitahu sahabatmu ini ha?"
"Pacar? Aku kira kau sudah salah paham dan juga jangan panggil nama asliku kalau disini, itu tidak etis sama sekali!"
Sekilas aku memandang wajah cantiknya Willy. Memang benar apa yang dikatakan oleh Rick, dia memang sangat cantik. Bahkan di game ini saja tetap cantik.
Willy menyadari bahwa ia sedang ditatap oleh ku, wajahnya menjadi merah merona dan dia menggunakan ekspresi malu - malunya itu, akh aku bisa mati disini jika berlama - lama menatap wajahnya.
"Ehem ehem, jadi kau memanggil kami untuk membahas apa?"
"Ahha ya ya maafkan aku, sebelumnya perkenalkan ini Willy dan adiknya Seth"
"Senang berkenalan dengan kalian berdua"
Setelah mereka saling berkenalan, akhirnya kami mulai membahas rencana tentang pembasmian dungeon. Kedua sahabatku agak kaget mendengar aku ingin ikut dungeon itu, siapapun pasti akan meragukan orang yang baru main sudah ingin menaklukkan raja iblis.
"Kau yakin san ingin ikut event itu? Bukan kah kau baru main kemarin, kau mungkin masih berada di level 2 atau 3"
Rick nampaknya meragukan ku, sebelumnya Seth juga meragukan ku. Apa aku harus memberitahukan kepada mereka berapa level diriku yang sebenarnya? Tolong jangan di jawab ini hanya pertanyaan retoris.
"Oi rambut putih!"
"Ini karena penyakit, kenapa sih kalian ini!"
"Dari tadi ditanya malah diam, dan juga berhenti merenung seperti itu kau selalu saja seperti itu ketika ada sesuatu pikiran yang berat menimpamu"
"Maafkan aku, aku tadi sedikit bingung saja. Baiklah ada sesuatu yang akan ku katakan kepada kalian, tetapi kalian harus berjanji jangan ada yang terkejut ketika mendengar informasi ini"
Mereka semua tampak serius ingin mendengarkan informasi yang akan ku berikan. Aku jadi tidak sabar melihat ekspresi mereka.
"Sebenarnya aku sudah level 20"
"Apaaaaa?" Ucap mereka dengan kompak. Hahaha ini yang aku harapkan dari tadi.
"Sudah ku bilang jangan terkejut, kenapa kalian masih teriak ha?"
"Bagaimana kami tidak terkejut, kau baru saja main kemarin bagaimana kau bisa level 20, itu mustahil"
"Lagipula jika kau benar-benar level 20, seharusnya nama mu ada di dalam leaderboard, setidaknya di Thousand River City kau sudah masuk lima besar leaderboard" ucap Seth juga menambahkan.
"Aku sengaja mematikan notifikasi itu. Dan aku juga mengatur agar level ku tidak terlihat saat orang mencoba melihat statusku. Coba kalian perhatikan, apa level ku terlihat disana?"
Mereka memusatkan perhatiannya kepada diriku, dan kemudian reaksi mereka agak tidak dapat aku pahami, entah mereka terkejut atau tidak
"Tidak terlihat kan? Nah sekarang kalian perhatikan sekali lagi, aku akan mengaktifkan pengaturannya"
"Wahhh apa - apaan ini, apa kau seorang cheater? Bagaimana bisa kau menaikan level mu hingga level 20, sedangkan kau saja baru kemarin memainkannya?"
"Seth bukan kah kau sudah terlalu kelewatan. Kau tidak boleh berkata seperti itu!"
"Tapi kak ini memang tidak masuk akal! Seharusnya Cyrus Online terlalu susah untuk menaikan level, bahkan untuk naik ke level 10 saja memerlukan waktu beberapa hari"
"Hei bung tenanglah, biarkan saja rambut putih itu menjelaskannya, aku percaya dengan kekuatan yang ia punya"
Setelah mendengar pembelaan dari sahabat ku Rick, kemudian aku meletakkan Murasame ku di hadapan teman - temanku ini. Setelah itu aku menceritakan bagaimana aku mendapatkan pedang ini dan petualangan pertamaku saat melawan Dire Wolf itu, sontak hal ini membuat mereka semua terkejut bahkan memuntahkan kembali minuman mereka.
"Pantas saja kau bisa melakukan hal semua itu, rambut putih!"
"Tolong jangan panggil aku seperti itu!"
"Jadi sekarang apa rencana selanjutnya Archie?"
"Hmm pertanyaan bagus Lynch, bagaimana kalau kita menggiling monster berlevel 20 di sekitar sini. Jadi kita bisa mengenali karakter masing - masing ketika dalam pertempuran sekaligus menaikkan level kita, kita masih punya beberapa hari untuk bersiap-siap"
kwakwakwak..
bisnis kerjasama nieee.
😆😆😆😆😆😆
👍👍👍👍👍👍👍👍👍
mungkin harusnya stengah bar hp