NovelToon NovelToon
TRIO DUDA

TRIO DUDA

Status: tamat
Genre:Duda / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Kantor / Romansa / Tamat
Popularitas:207.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pradana Putri

Althaf Sarfaraz Xaquil (AL)

Bara Arsenio Khasaf (BARA)

Christian Xaverio Smith (CHRIS)

Tiga orang pria tampan, mapan dan memiliki kepribadian, rumah mewah pribadi, mobil mewah pribadi, semua yang sifatnya pribadi dan mewah.

Satu yang tidak mereka miliki, ISTRI!

Trio Duda bercerita tentang kehidupan sehari-hari 3 orang duda yang relah bersahabat sejak dibangku SMA.

Mereka pernah membina rumah tangga namun berujung dengan nasib yang sama alias ketiganya kini menyandang status DUDA!

Bagaimana keseruan TRIO DUDA dalam keseharian mereka yang tentu saja msmbuat kaum hawa disekitarnya ketar-ketir.

Apakah mereka kembali dipertemukan oleh jodohnya?

Semoga dapat menghibur readers semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pradana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehawatiran Chris

Chris hari ini ada jadwal meeting dengan kliennya dikantor.

Dika, asisten Chris tengah mempersiapkan segala bahan presentasi yang akan mereka sampaikan pada sang klien.

"Pak, Pak Juan sudah datang." Dika memberi tahu Chris klien yang ditunggu sudah tiba.

"Morning Bro! What's up!" Juan merupakan teman sekampus Chris sekaligus klien yang akan meeting bersama.

"Seperti yang kau lihat, I'm ok." Chris menjabat tangan sahabatnya memeluk dan saling menepuk punggung.

"Oh ya, aku mengajak seseorang sebentar lagi dia akan kesini. Dia berniat join dengan perusahaanmu. Dia pemilik brand pakaian branded. Nah itu dia. Mona, sini!" panggil Juan pada wanita yang bernama Mona.

Tampak wanita dengan penampilan sexy dengan pakaian minim, body aduhai pokoknya, bisa bikin si Joni sikap sempurna!

"Chris perkenalkan ini partners bisnisku. Mon kenalkan ini sahabatku waktu kuliah." Juan memperkenalkan keduanya.

"Morning Chris, aku Monalisa, panggil aja Mona." Mona mengulurkan tangannya mengajak Chris bersalaman.

"Chris. Silahkan duduk." Chris seperti biasa memang tak tertarik dengan tipikal wanita seperti Mona yang terkesan menggoda.

Berbeda dengan Mona yang sejak melihat Chris entah gesture tubuhnya seakan membayangkan andai Chris dan dirinya bermandi keringat bersama.

Jangan heran, Mona ini memang sedikit hyper, jadi saat ia melihat pria tampan, reaksi tubuhnya terkadang bereaksi sedikit berlebihan.

"Chris aku memiliki bisnis dibidang pakaian yang tentunya pakaianku ini langganan para sosialita. Aku ingin bekerjasama denganmu." Mona dengan segala triknya kini ia malah sengaja berpindah duduk disamping Chris.

Bagaimanapun Chris adalah pria ia tahu kalau Mona dalam mode menggodanya, segera Chris berpindah dari kursinya memilih duduk di sebalah Juan.

"Jika Nona Mona ingin membidik pasar kelas atas sepertinya kurang tepat jika bergabung dengan kami, karena situs belanja kami mayoritas dikunjungi oleh mereka dengan kemampuan kelas menengah kebawah." Chris membaca gelagat lain dari maksud Mona mengajak kerjasama.

"Oh begitu? Tapi aku bisa kok, membuat koleksi khusus pelanggan kelas menengah kebawah seperti yang kamu bilang Chris, apapun persyaratannya, aku akan penuhi, baik yang tertulis maupun tidak tertulis." Mona menekankan kata terakhirnya dengan nada sangat sensual.

Sementara Chris bukannya tergoda malah semakin takut melihat wanita yang bagai ulat bulu di hadapannya.

Juan selaku teman Chris melihat gelagat Chris tidak nyaman dengan tindakan Mona, hingga memilih mengamankan Mona dari Chris.

"Mon, aku ada janji dengan klien dan mereka sudah menunggu dikantor. Sebaiknya kita kembali." ajak Juan.

"Kau pergi saja Juan, aku masih banyak yang perlu dibicarakan oleh Chris." Mona rasanya ingin sekali segera mengajak Chris memenuhi fantasi di kepalanya.

"Maaf Nona Mona, Saya menolak bekerjasama dengan Nona. Maaf Juan, aku tidak bisa menerima tawaran partnermu ini." Chris tegas menolak Mona sebagai mitra bisnisnya.

Chris tidak mau berurusan dengan wanita kelebihan hormon yang ada ia bisa dilecehkan oleh wanita itu.

"Tatapannya saja membuat aku ngeri!" batin Chris.

"Ok. Mungkin kita belum dapat kesepakatan hari ini Chris, lain waktu aku akan mampir kesini." Mona tertantang dengan penolakan Chris.

"Saya harap Nona Mona tidak perlu repot untung datang kesini lagi!" Chris tegas menolak.

Mona terlihat marah dengan tatapannya akhirnya ia meninggalkan ruangan Chris.

"Chris maafkan aku, aku tidak menyangka dia seagresif itu. Maaf ya Bro! Aku pamit." Juan tak enak hati dengan Chris.

"Jangan kamu bawa lagi dia kesini. Aku bisa mati berdiri, lagi pula kau tahan bermitra dengan si ulat bulu itu!" Chris entah efek alergi atau memang hanya saat melihat Mona ia merasa gatal ingin mandi karena sikap Mona yang menjijikan.

"Cuan Bro! Semua butuh uang! Hahaha. Aku balik dulu.Bye!" pamit Juan.

"Take care Bro!" Chris menatap kepergian Juan.

Tak habis pikir Chris, demi uang Juan rela menjadi partner bisnis wanita ulat bulu itu.

Ponsel Dika berdering.

Dika berbicara di telp kemudian ia menutup telpon setelah pembicaraannya selesai.

"Pak, Saya izin menemui mahasiswa yang Bapak minta panggil untuk magang. Mahasiswanya sudah ada di lobby." Dika memberitahu.

"Ehm, Dik, kamu interview dia, di ruang sebelah ya. Nanti Saya akan lihat dari ruang Saya."

"Baik Pak. Kalau begitu Saya permisi." pamit Dika.

Chris segera menuju ruangannya.

Ruangan yang Chris maksud memiliki sisi yang dapat terlihat langsung dari ruangannya sementara diruangan tersebut tidak terlihat kalau ada orang yang memantau ke dalam ruangan tersebut.

Ya semacam ruang introgasi lah. Jadi satu sisi bisa melihat oleh sisi sebelahnya.

Dika menjalankan tugasnya.

Menginterview mahasiswa yang akan magang diperusahaan Chris.

Namun rencana awal Chris mau segera keruangannya, alih-alih ia mendapat telpon dari Mamanya yang mengatakan Rafael demam.

Tentu saja Chris tanpa menunggu lama ia segera kembali ke rumahnya tanpa memikirkan apapun, fokusnya adalah segera sampai rumah dan membawa Rafael ke dokter.

Chris memacu mobilnya sedikit lebih cepat.

Sementara Dika sesuai arahan Chris sudah memberi tahu mahasiswa tersebut mulai besok untuk mulai magang.

Selain itu, Dika juga menyampaikan bahwa ia harus mengikuti segala aturan yang berlaku di kantor ini.

"Kamu menuliskan bisa bahasa Mandarin?" tanya Dika.

"Kalau begitu persiapkan diri kamu, karena sewaktu-waktu Pak Chris akan membutuhkan penerjemah saat menemui klien dari Tiongkok." jelas Dika.

"Saya rasa apa yang harus kamu tahu dan Saya ingin sampaikan sudah cukup. Silahkan mulai besok kamu jangan sampai terlambat."

"Satu lagi, karena Pak Chris ada keperluan mendadak, jadi besok sebelum kamu memulai pekerjaannmu, kamu menghadap secara pribadi untuk memperkenalkan dirimu pada Pak Chris ya."

"Baik. Pak. Terima kasih atas kesempatan yang perusahaan berikan. Kalau begitu Saya permisi."

Chris sudah sampai dirumah segera naik ke kamar Rafael.

"Chris Mam sudah telpon Al, Al bilang ia sudah menunggu, ayo kita segera bawa Rafael ke RS."

"Baik Mom, Mom gendong Rafael biar aku siapkan keperluan Rafael."

Sesibuk apapun Chris bila menyangkut Rafael, tentu ia akan segera kembali demi sang putra.

Chris berusaha setenang mungkin, meski hatinya panik namu ia redam bagaimanapun ia ingin yang terbaik bagi Rafael.

"Sejak kapan panasnya Mam, tadi pagi saat aku berangkat belum?"

"Setelah mandi Chris, Mam juga tidak tahu apa yang terjadi, terlihat wajah panik dan cemas Mama Chris sambil menggedong sang cucu sambil menepuk-nepuk mendiamkan Rafael yang terus menangis.

Hati Ayah mana yang tidak teriris disaat melihat anaknya menangis menahan sakit karena masih kecil ia hanya bisa menangis.

"Bertahan ya Nak, kita akan segera sampai."

Begitulah Chris ia pribadi yang tenang pada dasarnya namun bila menyangkut putranya Chris juga panik apalagi Rafael terus menangis.

1
Neng geulis
Luar biasa
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Harry
luar biasa
yunita
lnjut thoorrrrrr bikin hamil bareng semua klu bs ank kembar semua thorrr kan seru......
Riaaimutt
q tak meneng, kekuatan ku wes entek
Riaaimutt
mak2 provokator 😆😀😭👍
Riaaimutt
pake nyalahin orang lagi 😆😆
Riaaimutt
wot 😭😭
Riaaimutt
insting emak2
Kartini Rotua Situmorang
alurnya maju mundur
Riaaimutt
bara yang cerdas 😆😆
Riaaimutt
eak.. 😆😆
Riaaimutt
kocaklah si bia
Erlinda
heran deh Thor trio duda udah pada berumur tapi kok dengan cewek seperti anak ABG malu malu sok jaim hadeeeh..yg wajar napa sih trio duda klo suka yg bilang suka ntar diambil org baru tau udah tua masih aja gengsian ingat umur
Erlinda
rasain lu Tasya jd anak kok kepala batu banget ga sayang sama org tua
Ryan Jacob
baguus...
Hesti Pramuni
Thankyuuu thoor...
😘😘😘
Hesti Pramuni
habiis minum teh tubruk nih, dok...
Hesti Pramuni
lah! situ dah gass pooll lom, Ra..?
Hesti Pramuni
men dramakan hati boss...
melasseh....rek..!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!