NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Reni t

Dilarang Bom like ..

Adelia Fasha adalah seorang gadis matang berusia 25 tahun, sehari hari ia mencari nafkah dengan berjualan gorengan yang ia jajakan dengan cara berjalan keliling kampung.

Suatu hari ia menemukan seorang laki laki dalam keadaan tak sadarkan diri dengan tubuh penuh luka.

Adelia pun menolongnya dan membawanya ke rumahnya, tanpa ia sadari, bahwa laki laki yang ia tolong adalah seorang mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi ke rumah nenek

Ibu meraih amplop yang berikan oleh putrinya, ia membuka amplop tersebut, ibu pun membelalakan matanya seketika, saat mengetahui bahwa, amplop yang di pegang nya berisi uang yang semuanya berwarna merah.

''Ini dari mana? uangnya banyak sekali?'' tanya ibu merasa heran.

''Aku menemukan ini di lemari Bu, tersembunyi di antara pakaian almarhum suami ibu.''

''O ya? tapi sejak kapan amplop ini berada di sana? bukankah ayahmu sudah lama meninggal?''

Axel dan Adel hanya saling pandang dengan tatapan tidak mengerti.

''Jumlahnya ada 5 juta, dari mana ayahmu mendapatkan uang sebanyak ini dan kenapa harus disembunyikan?'' ibu bertanya dan tidak mendapat jawaban, karena orang yang menyimpan uang itu telah meninggal 2 tahun yang lalu.

''Apa mungkin, sebelum Ayah meninggal dia sengaja menyimpan uang ini untuk kita?'' jawab Adel.

Axel hanya terdiam merasa tidak mengerti dengan apa yang mereka bicarakan. Dia berdiri di samping ibu dan menatap wajah Adel dan sang ibu secara bergantian.

''Ya sudah, anggap saja ini rezeky kita, kita bisa menggunakan ini untuk modal berjualan ataupun membuat warung di depan rumah kita,'' suara Adel terdengar sangat senang.

''Hmmm...! uang ini akan Ibu simpan terlebih dahulu, nanti jika Ibu sudah merasa yakin, baru ibu akan menggunakan uang ini untuk modal usaha kita.''

''Baiklah, aku akan menuruti apa pun keputusan ibu,'' jawab Adel.

Axel yang sedari tadi hanya terdiam, menatap wajah Adel dengan sedikit tersenyum, membuat Adel salah tingkah dan wajahnya memerah seketika.

''Kenapa kamu lihat-lihat aku?'' tanya Adel datar, namun sebenarnya hatinya merasa bergetar, karena tatapan Axel seperti busur panah yang mengarah dan menancap tepat mengenai hatinya.

''Nggak ko, aku hanya terpesona melihat kecantikan kamu,'' jawab Axel gombal.

''Apaan, gombal banget si kamu,'' jawab Adel berjalan menjauh dengan senyum yang sedikit mengembang di kedua sisi bibirnya.

Mereka bertiga pun melanjutkan aktivitas nya masing-masing, ibu kembali ke dapur, Adel masuk ke kamarnya, sementara Axel meneruskan niatnya untuk mandi, dan ia pun berjalan menuju kamar mandi.

Selesai mandi Axel mendengar ibu sedang menelpon dengan seseorang, entah dengan siapa, namun jika di dengar dari suaranya, ibu seperti sedikit terisak dengan suara yang terdengar berat.

Axel berdiri di luar kamar ibu, dan tak lama kemudian Adel keluar dari dalam kamarnya dan melakukan hal sama, keduanya menguping pembicaraan ibu, meski tidak terlalu jelas, namun hal itu membuat Axel dan Adelia penasaran.

Adel menatap wajah Axel dan menaikan bahunya seolah sedang bertanya ada apa dengan ibu? Axel hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya dengan mulut yang sedikit di kerucutkan.

Selesai menelpon ibu pun keluar dari dalam kamar, matanya terlihat sembab kemerahan dan hidung nya pun nampak merah semerah tomat, tanpa bertanya pun Adel dapat mengetahui jika ibu baru saja selesai menangis.

''Ibu kenapa? mengapa ibu menangis?'' tanya Adel merasa cemas sekaligus khawatir.

''Adel, sepertinya besok ibu harus pergi keluar kota, ke rumah nenek mu,'' ucap ibu.

''Lho, ada apa? mengapa mendadak pergi ke sana?'' tanya Adel penasaran.

''Ada urusan mendesak yang harus ibu selesaikan.''

''Ya sudah aku nyiapin baju dulu ya, biar besok kita bisa langsung berangkat pagi-pagi sekali,'' ujar Adel hendak masuk ke dalam kamar.

''Tidak usah Del, kamu tunggu saja di rumah, kamu tak usah ikut, lagian ibu hanya beberapa hari berada di sana, kamu di rumah saja bersama Axel,'' jawab ibu lalu duduk di kursi, yang di ikuti oleh Axel dan juga Adel.

''Kenapa aku gak boleh ikut? apa ibu tidak takut ninggalin aku berdua saja di rumah dengan dia?'' tanya Adel dengan menunjuk ke arah Axel yang duduk berhadapan dengan dirinya.

Axel hanya senyum-senyum sendiri, merasa geli mendengar ucapan Adel yang terasa lucu di dengar.

''Ibu percaya ko sama Axel, dia gak akan ngelakuin hal yang tidak-tidak kepada kamu, iya kan Axel...?'' Ibu menatap wajah Axel dengan tatapan tajam.

''Iya, ibu. Aku janji ko gak akan berbuat yang macam-macam, paling juga satu macam,'' jawab Axel dengan senyum yang terlihat menggoda Adel dengan mengedipkan satu matanya.

''AXEL...'' ibu dan Adel memanggil secara bersamaan dengan suara yang di tinggikan.

''Iya... iya... aku cuma bercanda bu, aku janji akan menjaga Adel dengan baik, dan gak akan macem-macem sama dia, lagian aku bukan pria mesum ko,'' jawab Axel dengan wajah serius.

''Iya, ibu percaya,'' jawab ibu dengan suara lembutnya.

____--___

Keesokan harinya.

Adel dan Axel mengantar ibu sampai ke Terminal Bus. Ibu pun berpamitan kepada Adel dan juga Axel. Adel memeluk tubuh ibu dengan sangat erat seolah tidak mau di tinggalkan, dan ibu mengusap punggung putrinya tersebut dengan sangat lembut dan penuh kasih sayang.

Hal yang sama pun dilakukan kepada Axel. Ibu memeluk tubuh kekar Axel seraya mengusap punggung lebarnya, dan berpesan agar menjaga Adelia dengan baik.

Setelah puas saling berpelukan dan berpamitan, Ibu pun segera masuk ke dalam Bus yang baru saja datang, dan duduk di samping jendela, agar bisa melihat putrinya di luar yang masih memandangi dirinya dengan tatapan sedih dan mata berkaca-kaca.

Bus pun perlahan berjalan. Ibu membuka kaca jendela, lalu melambaikan tangannya kepada Adelia Putri satu-satunya yang sangat ia sayangi.

''JANGAN LUPA MAKAN, DAN JAGA DIRI BAIK-BAIK YA.'' Ibu berteriak dari dalam Bus yang sedang berjalan.

''IYA BU. IBU JUGA HATI-HATI DI JALAN YA,'' Adel pun menjawab dengan berteriak sembari melambaikan tangannya, air matanya pun turun secara perlahan membasahi pipinya.

Sejujurnya, ini kali pertama baginya berpisah dengan sang ibu, biasanya dia selalu ikut kemana pun ibu pergi, entah mengapa kali ini ibu melarangnya untuk ikut bersamanya.

Ia pun merasa heran, tidak biasanya sang ibu berbuat seperti ini, meninggalkan dirinya sendiri di rumah, dengan hanya di temani oleh laki-laki bernama Axel, yang saat ini sedang berdiri di sampingnya.

Entah urusan apa yang harus segera ibu selesaikan di rumah neneknya sampai-sampai dia tak boleh ikut ke sana.

''Ayo kita pulang, Del,'' ajak Axel seraya mengusap punggung Adel dengan lembut.

Adelia mengangguk sambil menatap Bus yang di tumpangi ibu berjalan semakin menjauh meninggalkan dirinya bersama Axel di sana.

Mereka pun kembali ke rumah, sesampainya di sana Adel membuka amplop yang sempat di berikan oleh sang ibu, yang berisikan uang untuk bekalnya selama ibu tidak ada, mengingat dirinya sekarang sudah tidak lagi berjualan gorengan.

__________--------__________

1
Stanis Belalawe
Leo mafia culun
Stanis Belalawe
bos mafia nangis,ga lucu deh
Stanis Belalawe
Leo mafia otak kosong,udah tau Alex adalah ancaman tp ga ada anak buah di rumah sakit
Stanis Belalawe
mafia apaan kaya si Leo
Sondry Kaday
Buruk
Sondry Kaday
Buruk
Sondry Kaday
Biasa
Sondry Kaday
Kecewa
Heny Rahayu
dari sekian novel mafia yg aku baca ,novel ini yg agak beda 🤣,temanya mafia kejam dan lain" tp kok isinya nangis terus /Facepalm/
Heny Rahayu
katanya mafia tp lemah dalam wanita/Facepalm/
Syahna Amira sy
foto siapa ya?
Syahna Amira sy
istrinya dijagain nggak tuh oleh pengawal...jgn lengah Leo harus selalu waspada apalagi udah ada istri baru aja dpt teror
Syahna Amira sy
jago beladiri tp manjat pohon nggak bisa??? apa iya bgtu? bukan'a KL orang jago beladiri pasti manjat pohon aja mah bisa x
Syahna Amira sy
setelah mangga'a dpt abis dipetik Leo ternyata Adel udah nggak pengen mangga LG... nyesek nggak tuh Leo??? biasanya orang ngidam Kya gitu🤣🤣🤣
Syahna Amira sy
nggak ada urat malunya tuh angel...Leo jadi bunuh Jimmy karena kelakuan'a malah dipancing LG... nggak ada otak kau🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Aminah Badai
si leo gmna si... udah tau mafia bnyk musuh istri drmh tanpa pengawal... lagian udah adel itu polos jagain lah yg ketat secara bos mafia anak buahnya bnyk
Aminah Badai
Luar biasa
Syahna Amira sy
ya ampun Leo bisa bisanya istri sendiri dikatain udik?? lagian jg km kenal Adel emang penjual gorengan kan...ya wajar lah KL nggak pernah ke mall tp ya nggak usah diomong jg x🤣🤣🤣
Aminah Badai
mafia ya judulnya??? knpa pemeran'a bgtu si tampangnya??? ekspetasi sendiri aja dah🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Kalian suami istri tdk saling terbuka untuk menyelesaikan msalah..jdinya ya sprti ini...Leo bergerak sendiri dgn caranya Adel pun ingin bantu dgn caranya jg....Ambyarrrrrrr....sebuah nasehat buat kita para suami istri jgan sampai seperti ini penyelesaian mslah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!