Anak dari ayah Bian dan bunda Ariel 'Storry of Maid'
Follow IG mommy : @Mommy_Ar29
Apa yang di cari oleh seorang wanita bayaran?
Uang?
atau kepuasan?
Nyatanya seorang Clarystal Anjani tidak membutuhkan semua itu.
Sejak pertemuannya dengan sang Cassanova tanggung, Farel Pranata. Hidupnya yang tadinya berwarna abu-abu, secara perlahan mulai berwarna. Namun, saat warna itu hampir sempurna,
sebuah badai datang dan menghantam hubungan mereka.
Akankah, Crystal bisa bahagia dengan Farel?
akankah Farel bisa berubah saat bersama Crystal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12
Farel membawa Crystal untuk ke Apartemen miliknya. Ralat, ini adalah Apartemen milik sepupunya 'Javier'.
Sengaja Farel membawa Crystal ke Apartemen Javier, agar sang bunda tidak mengganggu waktunya nanti.
Pernah kejadian, dulu saat ia membawa seorang wanita ke Apartemen nya, saat mereka tengah melayang bersama, tiba-tiba bunda Ariel datang dan langsung mengguyur keduanya dengan air.
Beruntung saat itu mereka belum telan jang. Hanya saja, Farel yang sudah tidak memakai baju, namun celana masih melekat di tubuhnya.
"Farel, ngapain kamu bawa aku kesini? kenapa gak ke Club ku saja?" tanya Crystal dengan raut wajah bingung nya.
"Crys, coba kamu pegang!" Farel menggenggam tangan Crystal lalu ia letakkan di dadanya.
Deg .. Deg ... Deg ...
Crystal bisa merasakan bahwa jantung Farel berdetak dengan begitu cepat. Sama seperti jantung nya. Namun Crystal masih berpura-pura tidak mengerti.
"Kenapa? kamu punya penyakit jantung?" tanya Crystal sok polos.
"Astaga!" Farel berdecak sedikit sebal lantaran mengira bahwa Crystal begitu lemot dan tidak peka.
"Kalau emang iya, ayo aku antar ke rumah sakit. Kita harus segera periksa Rel!" seru Crystal sedikit heboh. Panik? tentu saja ia panik, namun bukan karena diagnosa nya mengenai jantung Farel. Crystal panik karena ia juga merasakan hak yang sama. Ia begitu gugup dan malu, ia begitu bingung dengan apa yang harus ia lakukan.
Merasa jengah dengan sikap Crystal, akhirnya Farel langsung mencium kening Crystal dengan lembut. Crystal yang masih gugup pun kini semakin terkejut saat mendapati ciuman dari Farel.
Memang ini bukan ciuman pertamanya, kemarin ia juga sudah merasakan ciuman dengan Farel. Namun entah mengapa sejak ia tahu perasaan Farel yang sama dengannya, ia merasa sedikit malu dan grogi.
Farel yabg awalnya hanya mencium sekilas, nyatanya malah betah berlama-lama di sana. Dan kini, ciumannya malah semakin ganas dan menuntut. Dan tanpa sadar, Crystal mengapungkan tangannya ke leher Farel.
Crystal mulai membalas ciuman Farel, keduanya saling berbalas dan bertukar saliva. Saling me ***** dan saling menyesap.
"Euugghhh!"
Lenguhan mulai terdengar dari bibir manis Crystal, membuat Farel diam-diam menyunggingkan senyumnya.
Beberapa detik kemudian, keduanya melepaskan ciuman nya. Farel menyatukan keningnya dengan kening Crystal. Nafas keduanya terengah dan saling memburu.
"Ini adalah rekor ciuman terlama yang pernah ku rasakan," gumam Farel dengan senyum tipisnya.
"Modus, pembohong!" cibir Crystal tak percaya.
"Aku serius, dan bahkan baru kali ini aku menikmati sebuah ciuman," kata Farel sambil mengusap bibir pink milik Crystal. "Kau begitu manis," imbuhnya.
Blush ...
Di puji seperti itu oleh orang yang kita suka, tentu saja membuat wajahnya merona. Ia segera memalingkan wajahnya, ia begitu malu dan semakin gugup.
'Asli gue kaya bocah ABG! sialan!" gumam Crystal dalam hati.
"Crystal, maukah kau jadi kekasihku?" tanya Farel sambil menyentuh dagu Crystal dan membawanya agar menatap dirinya.
"Sorry Rel, sepertinya aku tidak bisa menjadi kekasih mu," ujar Crystal lemah.
"Kenapa?" tanya Farel.
"Aku tidak bisa berkomitmen. Aku tidak suka di berikan janji-janji manis dari seorang laki-laki. Bila kita berpacaran, maka kamu akan mengekangku, dan kamu akan membatasi aktifitas ku. Kamu akan mengobral janji disini, dan juga di luaran sana. Aku tidak mau sakit hati dengan meng klaim kamu milikku tapi kamu juga di miliki wanita lain. Aku tidak mau," jelas Crystal panjang lebar.
"Kamu itu seorang Casanova, meskipun nanggung sih. Tapi kamu sering keluar masuk club dan hotel sana sini. Maaf aku sudah mencari tahu semua tentang mu. Aku tidak—"
"Aku kan berhenti! Aku akan menghentikan semua kebiasaan buruk ku. Asal ... " Farel dengan cepat memotong ucapan Crystal. "Asal kamu juga berhenti menerima panggilan dari siapapun!" imbuhnya datar.
"Panggilan?" ucap Crystal membeo.
"Aku sudah lama berhenti dari pekerjaan itu. Dan aku juga tidak tahu mengapa kemarin aku mau menerima ku menjadi pelanggan ku setelah aku Hiatus dua tahun lalu," imbuhnya.
"Benarkah?" tanya Farel serius. "Oh, mungkin kau tergoda dengan senjataku," ucap Farel menyeringai.
"Tidak!" jawab Crystal dengan cepat dan memalingkan wajahnya.
"Kau tak bisa berbohong padaku Sayang. Kau melihat dan merasakan senjata ku begitu hebat. Makanya kau tergoda, tapi mulai sekarang aku pastikan kamu akan selalu bisa menikmatinya," bisik Farel menyeringai.
"Farel mesuuuummm!!" teriak Crystal malu.
Entah mengapa, sejak ia bertemu dengan Farel sedikit demi sedikit sikapnya kembali seperti dulu.
Pemalu, pendiam dan manja ...
Namun itu dulu, sebelum tragedi keluarga nya terjadi ...
ya Allah cristy 😭😭😭😍😭