NovelToon NovelToon
MY SUGAR

MY SUGAR

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat / Cintamanis
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

🌹🌹🌹🌹

Karena ingin terlepas dari jerat kemiskinan, Sena dan Felli memutuskan untuk menjual kesucianya. Melewati 1 malam penuh Dosa.

"Fel, pokoknya aku mau yang seperti Om Rudi, walaupun sudah tua tapi masih terlihat tampan," pinta Sena sang adik sepupu.

Felli terkekeh.
"Ada yang mau menggunakan jasamu saja sudah untung, hahaha," akhirnya Felli tertawa terbahak.

21+
✍🏻 revisi typo 💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MY SUGAR 12 - Diam

"Ron, apa saja yang kamu lakukan? Hanan sudah punya wanita baru kenapa kamu tidak memberi tahuku?" kesal Lora pada sang mata-mata, pria yang diperintahnya untuk selalu mengawasi sang suami, Hanan.

Bukan sekali atau dua kali, Hanan sudah sering sekali berselingkuh. Dan semua wanita-wanita itu selalu disingkirkan oleh Lora dengan caranya sendiri.

Lora pikir, Hanan tak mengetahui itu. Tapi sebenarnya Hanan tahu semua.

Bahkan Hanan tahu, siapa Lora sebenarnya. Salah satu wanita sang kakak, Hanaf. Setelah puas dipakainya, Hanaf meminta Lora untuk menjebak Hanan.

Malam yang menjadikan alasan gagalnya pernikahan Hanan dan sang kekasih, Airin.

Malam itu, dengan bantuan alkohol dan obat obatan, Lora menyerahkan tubuhnya pada Hanan. Sedangkan Hanaf, menyeringai sambil merekam.

Rekaman hina itu sampai di tangan Airin, bersamaan dengan Lora yang mengatakan dia hamil. Seketika itu juga, dunia Hanan hancur seketika.

Kehancuran seperti inilah yang diinginan Hanaf untuk sang adik. Hanaf tak sudi, melihat Hanan hidup bahagia seperti dirinya, yang menikah karena cinta.

"Maaf Bu, akhir-akhir bapak memang sering menghilang. Sepertinya beliau tahu jika saya mengintai," jujur Ronal dan mendengar itu Lora malah berdecih.

"Jangan banyak alasan, aku sudah membayarmu mahal. Jadi segera cari tahu siapa wanita sialan itu!" Setalah mengatakan itu, Lora memutuskan sambungan teleponnya.

Menatap nanar pada pintu kamar Hanan yang tertutup dengan rapat.

"Berlakulah semaumu, tapi ku pastikan hanya anakku saja yang akan menjadi pewarismu," gumam Lora lalu menyeringai.

Melanjutnya langkahnya untuk menuruni anak tangga. Dengan satu tangan yang mengelus perutnya sayang, 2 bulan lagi dia akan bertemu dengan sang anak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Sensen!" panggil Hanan, baru masuk ke dalam apartemennya itu, ia langsung berteriak memanggil Sena.

Semalam, tidurnya begitu tidak nyenyak, pagi-pagi sekali ia datang kesini untuk mencari kehangatan dari sang baby.

Jam 6 pagi, gadis yang dipanggil masih berada di dalam kamar mandi. Mandi membersihkan tubuhnya yang bau bawang.

Sena, tadi sudah membuat sarapan.

"Sensen!" panggil Hanan lagi saat sudah masuk ke dalam kamar. Tak ada siapapun yang menjawab, hanya terdengar suara gemericik air di dalam sana.

Mendengar itu, senyum Hanan terbit.

Duduk di sofa, memperhatikan pintu kamar mandi yang masih tertutup, menunggunya untuk terbuka.

Ceklek!

Pintu kamar mandi itu terbuka dan seketika senyum Hanan makin terkembang, ia masih diam memperhatikan.

Sepertinya, Sena tak melihat keberadaan dirinya.

Handuk sedada, dengan rambut diikat cepol tinggi, namun masih banyak anak rambut yang berjatuhan, terkesan seksi.

Tanda merah ditubuhnya seolah lukisan abstrak yang memperindah. Kaki jenjangnya begitu terekspose nampak putih dan mulus. Kedua mata Hanan tak berkedip, mengikuti setiap pergerakan Sena.

Matanya membulat, saat menyadari Sena hendak membuka handuk itu tanpa ada penutup apapun di dalamnya.

"Stop!" teriak Hanan dan Sena pun ikut berteriak kaget.

Seketika ruangan itu gaduh, namun secepat kilat jadi hening saat kedua mata mereka bertemu, terkunci.

Dengan napas memburu, Hanan berjalan mendekati Sena.

"Se-sejak kapan Om disini?" tanya Sena berdesis.

Hanan tak menjawab, berdiri tepat di hadapan Sena yang sudah terpojok, menempel di dinding dekat meja nakas ranjang.

Aroma tubuh Sena menyerbak, segar memenuhi penciumannya.

Hanan, benar-benar tak tahan melihat tanda merah tercetak jelas di kulit putih bersih itu. Dengan gerakan pelan, ia mencium bibir Sena.

Menahan agar tak terlalu kasar, seperti hasratnya yang sudah memberontak.

"Diam," ucap Hanan dengan suara berat.

Tanpa babibu, ia langsung menarik Sena untuk kembali masuk ke dalam kamar mandi.

1
laelatul qomar
Luar biasa
LapauPakee
sipp
Muginem Muginem
Luar biasa
flower
/Grin//Grin/
jen
dihhhh serem
Vivi Wong
karya yg bagus....
jojo
Luar biasa
Hariyanti
sesal kemudian...... percuma
Hariyanti
terasa janggal dgn isi surat wasiatnya.ada apa dgn Hanan? kenapa dia dpt lebih banyak?
Hariyanti
apa itu orang suruhan Hanan?
Hariyanti
Feli jadi umpan buat hanaf dan lora🤔🤔
Hariyanti
sena dlm bahaya
Hariyanti
kayaknya Hanan tau itu bukan anak nya.ntar tes DNA aja.
ollyooliver🍌🥒🍆
lah..gitu doang?
pdhl.mau baca gmn respon sanaf manta istrinya nikah lagi..sama.brondong pula😌

bonchap dong🤧
ollyooliver🍌🥒🍆
pretttt..istri satu"nya tapi selingkuhan banyak😌

lagiam lu ngaku nadia ttp jadi istri lu karma 15 thn kemudian lu udah tuirr, miskin lagi. cw mana yg mau😏
ollyooliver🍌🥒🍆
kalau di real life..gw ragu mariam bakal ketemu anaknya tapi gw sadar bahwa ini hanya fiksi..yg bahkan jika mariam berumur 100 thn lebih masih bisa ketemu anaknya😌
ollyooliver🍌🥒🍆
mana ada cinta tapi main celap celup sana sini. definisi cinta itu gak melukai dan menghianati bahka diulang berkali" cih menjijikan🙄
ollyooliver🍌🥒🍆
kenapa gak sampai gila..sayang sekali🙃
ollyooliver🍌🥒🍆
mending memaafkan dan berpisah dan mencari kehidupan baru daripd memafkan dan bertahan yg hanya akan menambah luka..dan nadia sdh membuktikannya berung kali. jadi kalau sekali lagi madia memilih opsi kedua..fix dia bukannya cinta tapi obsesi😌
ollyooliver🍌🥒🍆
itulah mengapa anak laki" sangat penting buat seorang ibu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!