NovelToon NovelToon
Cinta Agresif Tuan Muda

Cinta Agresif Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Contest / Komedi / Tamat
Popularitas:661.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lizaa Zarina

Pinkan Cleotra dibunuh oleh tunangan dan ibu tiri nya. Namun dia malah terlahir kembali ke 5 tahun yang lalu

Setelah dia terlahir kembali, secara tidak sengaja dia malah bertemu dengan tuan muda tampan yang dingin dan kejam, juga tidak pernah merasakan jatuh cinta

Kehadiran Pinkan dapat mencairkan gunung es tuan muda Rifqan Athala Faruq
Tetapi Pinkan sudah bertekad pada dirinya untuk tidak pernah percaya lagi pada yang nama nya cinta.

Di kehidupan nya yang sekarang, Pinkan hanya ingin melindungi ayah nya dan membalaskan dendam nya!

Saat Pinkan mulai melancarkan aksi balas dendam nya, semakin banyak misteri yang mulai terungkap

Bisakah tuan muda Rifqan meluluhkan tekad Pinkan?

Ayo baca terus novel nya sampai tamat...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lizaa Zarina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

Pufft ...

Pinkan berusaha menahan tawa tetapi ia tak sanggup dan akhir nya melepaskan tawa nya yang sudah ia tahan dari tadi

"Hahaha, apakah anda sedang cemburu tuan?" tanya Pinkan di sela tawa nya yang kencang itu

"Pikirkan lah sendiri." Lalu tiba tiba Rifqan meminggirkan mobil nya ke tepi jalan dan dia langsung mencondongkan tubuh nya untuk lebih dekat dengan Pinkan

Pinkan yang terkejut dengan perlakuan Rifqan pun reflek memundurkan tubuh nya dan menahan nafas.

Apa yang dia lakukan, tanya Pinkan dalam hati tapi tidak berani untuk bertanya langsung

"Kenapa kamu tidak memakai safety belt mu?" tanya Rifqan sambil memakai kan safety belt nya pada Pinkan

Ah, syukurlah dia hanya memakaikan safety belt nya. Aku pikir dia akan memarahi ku lalu menurunkan ku di tengah jalan seperti yang orang lain lakukan, batin Pinkan

"Maaf aku lupa." ucap Pinkan sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal

"Akibat menertawakan ku kan?" tanya nya sambil mencolek hidung mancung Pinkan. Wajah Pinkan langsung bersemu merah

Kenapa aku gugup seperti ini, jantung ku dag dig dug.. ahhh apakah nafas ku bau ? sangat memalukan, maki Pinkan pada diri sendiri

Setelah selesai memasang safety belt milik Pinkan mereka pun kembali menyusuri jalan yang tidak terlalu ramai

"Kamu mau pulang kerumah atau jalan jalan dulu?" tanya Rifqan tanpa menoleh ke orang yang di ajak bicara

"Aku tidak pulang kerumah," jawab Pinkan ragu-ragu. Pernyataan Pinkan pun membuat Rifqan menoleh ke arah nya

"Jadi kamu mau kemana? Apakah kerumah teman mu yang bernama Kiara itu?" tanya Rifqan lagi untuk memastikan

"Entahlah, aku juga tidak tahu, aku tidak mau membuat nya repot." jawab Pinkan dengan wajah nya yang menunduk

"Yasudah, bagaimana kalau ke apartemen ku saja?" tanya Rifqan memberi solusi, Tapi solusi Rifqan itu membuat pikiran Pinkan berpikir terlalu jauh

"Tidak! Aku bukan wanita seperti itu" ucap Pinkan yang menyilang kan tangan di depan dada nya. Rifqan menautkan alisnya dengan jawaban Pinkan

"Apa yang kamu pikirkan gadis bodoh? Aku hanya menawari mu untuk menginap di apartemen ku yang kosong saja." tanya nya karena terkejut dengan jawaban Pinkan, padahal dia berniat baik agar Pinkan tidak tidur dijalan kan...

"Hah? Apakah benar seperti itu? Bukan seperti yang aku pikir kan?" tanya nya lagi untuk memastikan

"Tentu saja, apa kamu pikir aku adalah orang mesum?" tanya Rifqan yang terkekeh geli dengan tingkah gadis nya ini.

Rifqan pun melanjutkan menyetir mobil nya sampai ke apartemen yang di maksud.

"Sampai, ayo turun." ucap Rifqan sambil membuka seat belt nya. Namun saat melihat ke arah Pinkan yang tidak ada pergerakan ternyata dia sedang tidur

"Ternyata dia tertidur, seperti nya dia kelelahan." Rifqan pun mengendong Pinkan ala bridal style agar wanita nya tidak bangun dan tidak terganggu. Dengan sangat pelan dan hati hati Rifqan mengendong Pinkan membawa nya masuk

"Sore tuan." ucap wanita paruh baya yang menjaga dan selalu membersihkan apartemen itu saat Rifqan tidak datang

"Siap kan kamar yang di lantai atas bi." ucap Rifqan pada bibi yang membantu membersihkan rumah nya itu.

Rifqan sudah menganggap bibi itu seperti saudara nya, karena bibi nya itu sangat setia dan baik, juga tidak suka ikut campur masalah Rifqan. Dan menurut bibi, di depan nya Rifqan tidak seperti rumor yang beredar di luar sana yang terkesan dingin,kejam, dan arogan

Apartemen Rifqan yang ini tidak lah terlalu besar. Hanya ada 2 kamar pribadi, 1 kamar tamu dan 3 kamar mandi. 1 kamar mandi berada di kamar utama, 1 lagi berada di dapur dan 1 lagi berada di kamar tamu. dan di belakang terdapat satu buah dapur yang tidak terlalu besar. ada meja bartender mini yang lengkap dengan wine dan minuman beralkohol lain nya. Dan di halaman belakang terdapat sebuah taman yang menyegarkan mata dan rimbun

Rifqan meletakkan Pinkan di ranjang berukuran king size itu dengan pelan, lalu menarik selimut nya dan mencium puncak kepala Pinkan dengan lembut. Setelah itu Rifqan langsung berjalan keluar dan langsung pulang kerumah

KEESOKAN HARINYA...

"Ahhh... " teriak Pinkan dengan keras dan membuat bibi yang sedang berada di dapur langsung berlari ke kamar Pinkan

tiba tiba saat bibi itu masuk pun Pinkan terdiam dan menatap bibi itu dalam.

"Bibi siapa? Dan aku ada dimana?" tanya Pinkan yang penasaran

"Panggil saja saya bi Leta nona, nona sekarang sedang berada di apartemen tuan Rifqan." jawab bi Leta dengan tersenyum

" Lalu siapa yang menggantikan baju saya bi?" tanya nya lagi.

"Saya yang menggantikan baju anda nona, karena pesan tuan Rifqan agar mengganti baju anda takut anda tidak nyaman"

Untung saja bi Leta yang mengganti pakaian ku, jika pria itu yang mengganti nya bisa bisa aku kena serangan jantung, batin Pinkan

"Lalu dimana Rifqan sekarang bi? Apakah dia juga ada disini?" tanya Pinkan karena saat dia berteriak tadi Rifqan tidak ikut masuk kesini, apa dia sedang mandi atau bagaimana pikir nya

"Tuan sudah pulang kerumah nya nona, tuan muda tidak tinggal disini." ucap bi Leta memberitahu

"Oh yasudah, terimakasih bi aku akan mandi dulu aku mau ke kampus." ucap Pinkan kepada bi Leta

"Baik nona, saya akan membuatkan anda sarapan." dan berbalik pergi ke dapur untuk melanjutkan membuat sarapan

Saat Pinkan sudah selesai bersiap siap untuk pergi kuliah, dia pun turun untuk menyantap sarapan nya, dia melihat bi Leta hanya berdiri untuk siap melayani nya apapun yang ia inginkan

"Untuk apa bibi berdiri disitu, duduk lah disini dan temani aku sarapan." ucap Pinkan menawari bi Leta. Karena dia tidak terbiasa makan sendiri. Biasanya dia makan dengan sahabat nya

"Tidak non, saya nanti saja makan nya, nona makan lah dulu karena sebentar lagi tuan akan menjemput anda." Tolak bi Leta dengan sopan

"Tidak apa bi, kita sarapan bersama saja. Aku tidak terbiasa makan sendiri, anggap saja aku anak mu ya dan jangan sungkan padaku. Aku juga bukan siapa siapa disini hanya menumpang saja." ucap Pinkan dan tersenyum tulus serta menepuk nepuk kursi agar bi Leta duduk dan makan bersama nya

Bi Leta pun langsung menarik kursi dan duduk, dia mengambil piring dan langsung ikut makan bersama Pinkan. Tidak lama setelah mereka selesai makan, Rifqan pun datang untuk menjemput Pinkan dengan memakai setelan jas

"Bagaimana kabar mu hari ini? Apakah masih ada yang sakit? Apakah semalam tidur mu nyenyak nona Pinkan?" tanya nya sambil bercanda

"Tentu saja aku sangat sehat hari ini, dan tidur ku juga sangat nyenyak sekali." jawab Pinkan yang tersenyum mengikuti permainan Rifqan

"Apakah kamu memimpikan aku tadi malam?" tanya nya lagi sambil terus menatap Pinkan meminta jawaban yang memuaskan

"Sayang sekali aku tidak bermimpi apa pun" jawab Pinkan yang mematahkan harapan pria di depan nya ini.

"Kenapa kamu sangat berharap aku mimpikan?" tanya nya dengan nada mengejek

"Tidak ada, ayo bergegaslah nanti kamu terlambat jika terus mengoceh disini." ucap Rifqan yang kesal dengan jawaban Pinkan yang tidak memimpikan nya

Dasar laki laki aneh, kan dia yang mengajak ku mengobrol disini. Aku hanya melayani obrolan nya saja, batin Pinkan menggerutu.

1
Qaisaa Nazarudin
Kok bapaknya diam aja Pinkan di kasari gitu ama Verel?
Qaisaa Nazarudin
Lha emangnya kapan dia terlahir kembali??🤔
Qaisaa Nazarudin
Kasihan banget Pinkan,Aku kalo baca novel info perannya harus lengkap dengan umurnya sekalian,Baru aku bisa berhalu ria...😂
Edah J
Hadirr kak author ☝️☝️
Mara
Sedih udah kelar....😢
Pengen extra part...beberapa aja😁
si Kia Patra plus Varrel gitu🥰
okeh deh kak.... lanjut ke novel selanjutnya 😘
Mara
Sebaiknya kamu ngumpet di dasar bumi Dharma .karena bagai membalik telapak tangan untuk rifqan menangkap mu😈😈😈
Mara
Tuan muda idaman🥰
Mara
Gempur terus🤭
Mara
Pasangan sehidup semati 😈😈😈
Mara
Full kejutan untuk 1 hari
Mara
Pergilah ke neraka kau nenek lampir
Mara
Berkah dibalik musibah ....
Mara
Maaf dan penyesalan memang selalu di belakang kok ayah
Mara
Mantapz Rita..... flashdisk tertinggal 😂😂😂
Mara
Jessy oh jessy
Mara
Ternyata sedikit banyaknya kau juga tahu sesuatu ya ayah
Mara
Bareng sama ayang mbeb kah
Mara
Happy buat calon manten🥰
Bengek bener emang si tuan muda😂😂😂
Mara
Nikmatilah kau Vini ulet pohon
Mara
Lanjutkan permainanmu Pinkan 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!