NovelToon NovelToon
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Mafia / Nikahkontrak / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Tamat
Popularitas:111.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Indriani

Ferya gadis cantik berambut hitam, bermata indah dengan tatapan teduhnya. Dia tumbuh menjadi gadis ceria penuh dengan senyum, untuk menutupi sebuah rahasia dan sifat aslinya.

Dia memiliki kekasih bernama Andrian yang memiliki dendam besar dibalik cinta palsunya. Untuk membuat Ferya hancur dua hari sebelum hari pernikahannya dia dijebak oleh adik dan kekasihnya sendiri,yang membuatnya menunjukan sifat aslinya yang dingin dan angkuh.

Suatu hari pertemuanya dengan seorang pria yang memaksanya membuka hati untuk menerima cinta tulusnya mengubah segalanya. Hingga sebuah tragedi kelam di masalalu terbongkar membuatnya pergi lalu kembali dengan penyesalan dan harapan akan sebuah cinta.


Mari ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Indriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Calon Menantu

"Diamlah kalian ini adalah urusan keluarga" bentak mamah Rena

"Cukup tante, sepertinya tante lupa bahkan tante tidak pernah menyayanginya. Bahkan tante hanya memanfaatkan saja." ucap Riel

"Dan juga mungkin dari sikap ini ada suatu rahasia besar dibaliknya," sahut Ellard

"Maksud kalian apa ha?" bentak papah Gion yang tidak terima dikatakan mempunyai rahasia.

"Santai aja om, kalo tidak ada kenapa harus marah." ucap Alen dengan santai

"Sudah cukup hentikan," teriak Stevan

"Hentikan bagaimana, teman adikmu ini sungguh tidak tau sopan santun saat bicara." ucap mamah Rena dengan kesal

"Pah mah cukup, kita bicarakan nanti saja, sekarang kita selesaikan dulu acaranya." ucap Stevan menengahi keadaan.

"Tidak... Ferya sudah melakukan kesalahan dan dia harus minta maaf kepada Lia dan Ela." ucap papah Gion mutlak

"Dia tidak bersalah tante, gosip ini yang salah " ucap Sylea dengan cepat.

"Itu adalah fakta bukan, dan apa yang bisa diperbuat dengan sebuah kebenaran yng memang sudah benar." ucap mamah Rena

"Suatu kebenaran diperoleh dari sebuah fakta dan kenyataan aunty. Tetapi jika aunty menyalahkan Ferya itu adalah sebuah kesalahan bukanlah kebenaran, karena yang salah akan tetap salah walaupun disembunyikan sedalam apapun." ucap Rafey dengan santai

"Nak kamu tidak tau tentang apa yang sudah dia lakukan," ucap mamah Rena dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin bahkan membuat Rafey muak.

"Cepat minta maaf," bentak papah Gion pada Ferya.

"Tidak akan pernah, karena aku tidak bersalah dan dia lah yang bersalah." ucap Ferya

"Papah bilang minta maaf sekarang," bentaknya lagi.

"Tidak, dia yang bersalah kenapa harus aku yang minta maaf. Aku akan meminta maaf jika aku bersalah tetapi aku tidak berasa bersalah tuh." ucap Ferya dengan wajah datar dan nada dinginnya.

"Dan bahkan mungkin saja dia yang salah tapi ditutupi sehingga tidak ada yang tau." tambahnya sambil melirik Reinsya dan Andrian.

"Kenapa kakak melihatku seperti itu?" tanyanya dengan wajah dibuat sesedih mungkin.

"Kenapa? Apakah kau merasa bersalah, aku kan hanya berucap saja. Atau kau memang bersalah ya." ucapnya lagi

"Dasar anak kurang ajar," bentak mamah Rena lalu mengangkat tangannya ingin menampar Ferya namun di cegah oleh seseorang.

"Enough, stop it" teriaknya yang sontak membuat semua orang mengalihkan perhatiannya kepada orng itu.

"Ranya kamu....." ucap mamah Rena yang sangat terkejut melihat sahabatnya yang menghalanginya.

"Cukup Rena, kenapa kamu memperlakukan dia seperti itu. Dia memang tidak bersalah. Bahkan sesalah apapun seorang anak, orang tua pasti akan membelanya jika mereka dalam posisi seperti ini." ucap Ranya

"Ranya kamu lihat sendiri kan, dia yang bersalah tapi malah kembalikan fakta kepada adiknya." ucap mamah Rena yang berusaha tenang.

"Aku hanya mengatakan bukan menyatakan mah," jawab Ferya

"Diam , kau sudah membuat mamah malu" ucap mamah Rena pura- pura terisak. Reinsya pun langsung melangkah mendekat ke arah mamahnya lalu memeluknya dan juga ikut terisak.

"Enough Gion, Rena. Kalian orang tua Ferya, bahkan dia sangat menyayangi kalian. Tetapi kalian tidak pernah menyayangi Ferya dan malah hanya memanfaatkannya. Kalian ini orang tua kandung atau bukan, kalian bersikap seolah olah Ferya memang anak tiri kalian, hingga kalian lebih menyayangi Reinsya." ucap papah Arka dengan tenang yang sontak membuat semua orang disitu terkejut kecuali Ranya dan Rafey yang sudah tau kebenarannya.

"Kenapa diam, ayo jawab suamiku. Apakah Ferya memang bukan anak kandung kalian? Hingga kalian memperlakukan nya seperti ini." ucap mamah Ranya

"Apa yang kalian bicarakan, aku tidak mengerti." ucap papah Gion dengan sedikit gugup.

" Kenapa kau gugup seperti itu, santai saja. Bukankah aku hanya mengatakan bukan menyatakan." ucap papah Arka dengan tenang

"Maksud uncle bagaimana?" ucap Ferya yang akhirnya ikut membuka suara.

"Sayang biarkan orang tuaku yang menyelesaikanya oke." ucap Rafey menenangkan Ferya.

"Apa kau menyelidiki kami?" tanya papah Gion

"Tentu saja, aku ingin tau tentang calon menantu ku. Dan aku dikejutkan tentang fakta yang ada bahwa kalian memperlakukan Ferya dengan sangat tidak adil. Dan ada sebuah pernyataan yang membuatku merasa bahwa Ferya memang bukan anak kandung kalian." jawabnya

"Calon menantu?" teriak mereka semua tidak percaya apa yang di katakan oleh papah Arka. Termasuk Ferya yang berfikir jika keluarga itu memang sudah gila karena mengklaim orang sembarangan.

"Kenapa? Bukankah jika Ferya adalah calon istri putraku yang berati dia adalah calon menantu ku." ucapnya lagi dengan santai

"Tapi kau tau apa yang terjadi kan, apa kau kasih mau menerimanya." ucap papah Gion

"Aku akan sangat bangga memiliki menantu sepertinya dibandingkan menantu seperti Reinsya yang dengan tega menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau." ucap mamah Ranya

"Maksud aunty bagaimana?" tanya Reinsya pura- pura sedih.

Disaat mamah Ranya ingin menjawab , tiba - tiba datang sosok yang merupakan bagian penting dari masalah ini.

"Kakakkkkkkk..........."

Mendengar teriakan seorang gadis membuat semua orang mengalihkan pandangannya kearah pintu masuk dan terlihat gadis cantik dengan wajah kesalnya.

1
Sri Wahyuni
pke akal yg waras ferya kluarga s arka pda baik pke etika ga usah teriak2 gue az yg bca crta nya keselvsm tingkah loh
Sri Wahyuni
ferya yg salah siapa tpj knp jd jutex k smua orang
hope
makin seru,,,
hope
aq kok pusing we 😐😐😐
kiki
lah cakepan si arly ketimbang reyfa
kiki
siapa lg zyna, arly jg nyri adekny arlyn
kiki
jangan" si ferya anak kandung dri mafia atau pengusaha terkaya d dunia
kiki
au ah, nama tokohnya bikin mumet, kaish aja nama freya knp ferya, leisa bikin aja lisa,q ribet amat
Rizka Rizky
bagus ceritany
LUCKY Sholeha
😄
Eni Da
ceritanya bagus
Anna_Riana: makasih🤗
total 1 replies
Anonim
pusing sama nama tokoh nya thor
JEJE @●@
duh jadi cowok nggak bisa pegang kepercayaan....
masa iaya lansg judge pengkhianat aja... hanya karena satu adegan yang blm tentu adalah alami ... itu rekayasa okey ...
JEJE @●@: mmpir balik ke pelet janda penggoda
total 2 replies
Herlina Adhil
aku suka ceritanya
Herlina Adhil
lanjutkan karyamu Thor 💪💪
Herlina Adhil
Mantul ceritanya
Herlina Adhil
lanjutkan...aku suka ceritanya
Herlina Adhil
lanjutkan karyamu Thor,jangan pernah patah semangat
Anna_Riana: Makasih🤗
total 1 replies
要钱💸
kerenn
要钱💸
keren x
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!