VENUS ANGEL Seorang artis terkenal rela menjadi NERD hanya untuk menjalankan misi pembalasan dendam pada pelaku pembantaian keluarganya yang terjadi beberapa tahun silam.
Mencari pelaku ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Penuh MISTERI, TEKA TEKI bahkan adanya sebuah RAHASIA.
Dalam misi pembalasan dendamnya, ia malah sering mendapatkan ancaman yang tentunya membayakan nyawanya sendiri. Siapa sangka, ternyata pengancam itu adalah orang yang paling ia sayangi.
Dapatkah dia menemukan pelakunya? Apakah ia bisa membalaskan dendamnya? Dan bagaimana dengan kisah cintanya?
Untuk tahu lebih lanjut, Ikuti terus kisahnya yaaa....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amha Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
What?! FAKE NERD?
Setelah kepergian Mike, kini hanya ada Venus, Glenca dan Naya yang ada di ruang santai tersebut.
"Sekarang apa rencana lo?" Tanya Glenca tiba tiba sembari menatap Venus
"Kita pindah sekolah." Ucap Venus singkat berhasil membuat kedua sahabatnya membelalakkan mata karena terkejut
"What?!!"
"Biasa aja kali, gak usah kaget gitu." Ketus Venus
"Sorry, tapi kenapa kita harus pindah sekolah?" Tanya Naya yang sebelumnya meminta maaf terlebih dahulu
"Untuk membalasnya, gue ingin tahu lebih dalam tentang keluarganya termasuk anaknya itu." Ujar Venus memberitahukan alasannya untuk pindah sekolah
"Emang apa yang akan lo lakuin pada anaknya?" Tanya Glenca penuh selidik
"Tergantung, kalo anaknya baik ya gue gak akan ganggu dia, begitupun sebaliknya." Jawab Venus datar tapi mempunyai arti tersirat dalam ucapannya
"Gue rasa dia gak akan ganggu lo, secara lo kan artis. Kalo dia berani gangguin lo pasti fans lo ngamuk sama dia." Ujar Naya mengutarakan pendapatnya
"Gue punya usul. Gimana kalo lo nyamar aja." Ucap Glenca yang juga menyampaikan pendapatnya
"Nyamar? Maksud lo?" Tanya Venus penuh selidik menatap Glenca sembari mengangkat sebelah alisnya
"Jadi Fake Nerd."
"WHAT?!!!!" Pekik Venus tak percaya dengan apa yang disampaikan oleh sahabatnya itu
"Itu ide yang bagus." timpal Naya menyetujui usulan Glenca
"Bagus lo bilang? Kalian berdua kalo ngomong asal jeplak aja. Masa iya gue Venus Angel, Seorang publik figur, penyanyi papan atas yang mempunyai jutaan fans dari dalam dan luar negeri harus jadi seorang *N**ERD*? Apa kata dunia? yang ada gue bisa di buli habis habisan sama siswa disana." Kesal Venus dengan mengoceh gak jelas membuat kedua sahabatnya menutup telinga rapat rapat
"Belum lagi kalo dia tahu, bahwa nerd itu gue. Haduuhhh... gak bisa bayangin gue, mau taro dimana muka gue coba? Bisa di cengin habis habisan gue sama dia." Tambahnya lagi yang tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika ada yang mengetahui identitas aslinya.
"Udah ngocehnya? Begini ya Venus, Kalo lo mau tahu sifat asli dari anaknya itu ya lo harus jadi nerd, dengan begitu lo akan tahu dia baik atau enggak. Apalagi dia anak pemilik sekolahan, otomatis dia akan menggunakan kekuasaannya itu untuk menindas orang lemah." Ucap Naya memberi pengertian pada Venus
"Bener kata Naya, coba lo pikirin pendapat kita. Ini juga demi kebaikan lo, dengan lo jadi nerd lo bisa pergi kemanapun lo mau tanpa ada gangguan dari fans fanatik lo itu." Timpal Glenca membuat Venus berpikir keras.
"Harus banget jadi nerd gitu? Apa gak ada cara lain?" Tanya Venus penuh harap agar menemukan cara yang lain
"Harus mau, gak ada cara lain." Tegas Glenca membuat Venus terdiam
"Lo diam berarti lo setuju." Ucap Naya yang melihat Venus terdiam tak membuka suaranya lagi
"Tak ada pilihan lagi selain setuju." Ucap Venus dengan lesu
"Ya harus setuju lah." Ucap Glenca sembari mengambil minuman di atas meja yang sudah di siapkan maid sejak mereka datang, kemudian dia langsung meminumnya karena sudah merasa haus
"Tapi kalian juga harus jadi Nerd." Seru Venus membuat keduanya kaget seketika
"Apa?!" Kaget Naya
Brruussttt....
Glenca yang sedang minum, seketika menyemburkannya karena kaget dengan ucapan Venus.
"Kenapa kita juga?" Tanya Glenca yang masih kaget
"Harusnya lo yang nyamar sendirian." Timpal Naya
"Kan kalian bilang, biar mereka gak ada yang tahu identitas gue. Jadi kalian juga harus nyamar dong, secara kalian itu manager dan asisten gue, yang pastinya mungkin mereka akan tahu."Jelas Venus dengan entengnya padahal dalam hatinya ia tertawa senang karena berhasil mengerjai sahabatnya itu
"Nyesel gue ngusulin itu, ujung ujungnya gue juga yang kena." Gerutu Glenca yang menyesal karena telah memberikan pendapatnya itu
"Lo sih, pake ngusulin jadi nerd segala, kan kita juga yang kena imbasnya." Kesal Naya menyalahkan Glenca
"Kok nyalahin gue, lo juga tadi main setuju aja bukannya nolak." Ketus Glenca yang tak mau disalahkan
"Ini sih namanya Senjata Makan Tuan." Ucap Naya cemberut dengan memayunkan bibirnya
"Hahaa.... Makanya kalo kasih pendapat yang bermutu, biar gak nyesel nantinya." Celetuk Venus dengan tertawa puas melihat sahabatnya cemberut
"Puas ketawanya? Lagian bukan hanya gue dan Naya yang jadi Nerd tapi lo juga." Ketus Glenca membuat tawa Venus berhenti
"Huwaaa.... Kenapa harus jadi Nerd?" Tawa Venus berubah menjadi tangisan seketika dengan suara yang menggelegar
"Huwaaaa... gue gak mau.." Teriak Glenca yang juga menangis karena akan menjadi Nerd
"Kalian berdua bisa diem gak, ini mansion bisa rubuh karena teriakan kalian berdua." Ucap Naya yang juga berteriak menutup telinganya
"Lo juga teriak ogeb." Teriak Venus dan Glenca bersamaan membuat Naya terkekeh dan masih setia menutup kedua telinganya
"Udah udah, mending kita ke mall buat blanja keperluan jadi nerd." Ucap Naya mengajak kedua sahabatnya dan seketika tangisan mereka berubah menjadi rasa senang karena mereka emang suka berbelanja
"Oke kita blanja sekarang, nanti gue suruh orang gue buat urusin perpindahan kita besok." Ujar Venus dengan wajah senangnya
"Giliran ke mall aja langsung semangat." Gerutu Naya
"Biarin.. Wleek.." Ucap Venus ketus sembari menjulurkan lidahnya pada Naya
"Berarti kita pindah besok? Itu terlalu cepat" Tanya Glenca
"Lebih cepat lebih baik." Seru Venus
"Apa lo bakal kasih tahu ini ke mamah?" Tanya Naya yang memanggil Nadia dengan sebutan mamah, karena Naya juga merupakan anak angkatnya
"Kita kasih tau nanti malem aja, sekarang mamah juga lagi keluar." Jawab Venus
"Ohh yaudah, kita belanja sekarang?" Tanya Naya pada kedua sahabatnya
"Tunggu sebentar, gue mau ganti dulu, udah gerah banget dari tadi, apalagi tadi pas meeting lama benget." Ucap Venus langsung berdiri dari duduknya kemudian berjalan menuju kamarnya yang ada di lantai atas meninggalkan kedua sahabatnya
"Kalo dia ganti, gue juga mau ganti ah." Ujar Naya yang juga langsung pergi menuju kamarnya
"Hufftt... Mending gue ikut ganti aja deh." Ucap Glenca kemudian berjalan menuju kamar tamu yang biasa ia tempati jika dia menginap disana.
Memang benar Venus sudah menyiapkan kamar untuk Glenca sekaligus dengan pakaiannya, karena Glenca sahabatnya, jadi kemungkinan Glenca akan sering menginap disana.
Bersambung...
...----------------...
**Hallo Readers.... Jangan lupa kasih Likenya yaaa.....
Salam manis dari author**...