NovelToon NovelToon
My Posesif Bos

My Posesif Bos

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Deskripsi ~S1~(Alan & Ulan) , ~S2~(Elang & Mentari)

Ulan Diandra Maera. Gadis berusia 25 tahun harus mengalami masa pahit karena masa lalunya yang membuat sang tunangannya harus meninggalkannya untuk selama-lamanya. Hingga dirinya di benci oleh keluarga sang tunangan dan keluarga kandungnya sendiri, hingga datang kembaran dari sang tunangan bernama Alan yang juga ia pernah cintai di masa lalu dan ternyata adalah CEO di perusahaan tempat Ulan bekerja. Alan ternyata bisa membuat hidup Ulan lebih berwarna setelah kebencian yang ia terima dari keluarganya dengan alasan yang sama sekali tidak di ketahui oleh gadis itu.

Alan Mahendra, lelaki 32 tahun yang diam-diam mencintai Ulan sejak dulu, hanya karena egonya membuat Ulan berpaling pada Althaf Mahendra, kembarannya. Alan akan membuat Ulan mencintainya dengan cara lembut maupun kasar.

Akankah Alan bisa membuat Ulan mencintainya seperti dulu?

warning : kisah ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan tokoh dan yang lainnya itu hanya sebuah kebetulan yang tidak disengaja. saling mendukung dengan memberikan like, vote, komentar dan tips. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 11

...Happy Reading...

******

Alan tersenyum membayangkan ekspresi Ulan yang kesal karena ulahnya, sekejam apapun dirinya kepada Ulan tetap saja Alan tidak bisa membenci Ulan karena hatinya sudah tertaut sejak lama dengan Ulan. Alan melihat bingkai foto dirinya dengan Althaf, ia masih ingat betapa kembarannya itu sangat mencintai Ulan. Terkadang Alan iri dengan Althaf yang bisa sangat dekat dengan Ulan tanpa harus bertengkar seperti dirinya, tetapi ia bersyukur bisa sedekat ini dengan Ulan walau harus bertengkar setiap harinya. Melihat Ulan sakit kemarin Alan menyadari sesuatu dia tetap tidak bisa membenci Ulan walau Alan ingin itu terjadi agar rasa cintanya hilang.

Lamunan Alan buyar saat pintu ruangannya di ketuk, ia dengan cepat meletakkan foto dirinya dengan Althaf di laci kerjanya.

Tok...tok...

"Masuk!" ucap Alan dengan datar dengan ekspresi seperti biasa, dingin tanpa ada senyuman yang menghiasi wajahnya.

Alan sudah tahu jika yang masuk ke ruangannya adalah Ulan sehingga ia dengan cepat merubah ekspresi wajahnya. Ulan mendekat ke arah Alan dengan Ekspresi sedikit kesal karena sebenarnya ia enggan bertemu dengan Alan jika tidak ada berkas yang harus di tanda tangani oleh Alan.

"Maaf Pak menganggu waktunya ini ada beberapa berkas yang membutuhkan tanda tangan Bapak," ucap Ulan profesional seperti biasa jika ia sedang bekerja walau sebenarnya hatinya sedang kesal kepada Alan.

"Baik," balas Alan dengan datar. Ia langsung memeriksa berkas tersebut tanpa mempedulikan Ulan yang berada di depannya, Alan fokus pada berkas yang ia periksa dan ia kagum dengan kinerja Ulan yang cukup memuaskan. Alan memubuhi tanda tangannya pada berkas yang sudah ia periksa tanpa Alan sadari Ulan menatap Alan dengan sangat intens.

"Kenapa Pak Alan sangat mirip sekali dengan mas Althaf? Tidak! Aku tidak boleh menyamakan mas Althaf dengan pak Alan wlau mereka kembar. Mereka berbeda sangat berbeda," gumam Ulan dalam hati sambil menggelengkan kepalanya membuat Alan yang sudah selesai menandatangi berkasnya mengernyit heran pada gadis yang berada di depannya ini.

"Tidak usah memandang saya seperti itu karena saya bukan Althaf," ucap Alan dengan dingin membuat Ulan menelan ludahnya kadar karena heran Alan mengetahui jalan pikirannya saat ini.

"Siapa yang memyamakan Bapak dengan mas Althaf kalian sangat berbeda dari segi sifat," ucap Ulan dengan sinis membuat Alan mengepalkan tangannya yang berada di bawah meja. Ia tidak suka jika ada yang membandingkan dirinya dengan Althaf walau ia tahu dirinya dan Althaf berbeda. Althaf sangat baik kepada Ulan sedangkan dirinya bersikap dingin dengan Ulan karena itu semua untuk menutupi rasa cintanya yang semakin besar untuk Ulan.

"Jangan membandingkan saya dengan kembaran saya! Saya paling tidak suka ada yang membandingkan kami berdua," ucap Alan dengan tegas dan dingin membuat Ulan lagi dan lagi ketakutan dengan sikap Alan tetapi ia berusaha menutupinya.

"Saya tidak membandingkan tetapi memang kalian sangat berbeda, mas Althaf sangat baik sedangkan anda..."

Brak...

"Cukup!" Alan mengebrak meja kerjanya dengan sangat kuat membuat Ulan berjangkit kaget dengan mata yang terpejam karena takut melihat kemarahan Alan yang sangat mengerikan, jantung Ulan juga sudah berdetak sangat kencang akibat takut yang ia rasakan saat ini. Alan yang melihat Ulan ketakutan langsung mengusap wajahnya dengan kasar.

"Bawa berkas ini keluar!" ucap Alan dengan dingin membuat Ulan dengan cepat membawa berkas yang ada di meja bosnya tersebut.

"Saya permisi Pak," ucap Ulan dengan gugup.

"Hhmmm."

Alan menyandarkan kepalanya di kursi dengan mata yang terpejam, hatinya berdenyut sakit kala mengingat Ulan memuji kembarannya dengan mata berbinar sedangkan pada dirinya Ulan selalu menatapnya dengan sinis. Beginikah rasanya memendam cinta? Sakit itulah yang Alan rasakan saat ini. Melihat orang yang sangat di cintainya memuja kembarannya sendiri, orang yang di cintai ulan sampai saat ini walau raga Althaf sudah tidak ada di bumi lagi, tetapi dapat Alan rasakan cinta Ulan tetap bersemayam abadi kepada Althaf. Kapankah cinta itu untuknya? Alan ingin merasakan walau hanya sedikit saja cinta Ulan untuknya.

*******

Ulan mengelus dadanya dengan lega karena sudah keluar dari ruangan Alan yang sangat mencekam seperti kuburan. Ia merutuki dirinya sendiri karena bisa-bisanya ia hampir memuji Alan, dari segi mana pun Althaf lah yang terbaik untuknya. Yidak pernah mengecewakannya, selalu membuatnya tersenyum. Ahh saat ini Ulan sangat merindukan Althaf, ingin sekali ia berziarah ke makam Althaf tetapi saat ini masih jam kantor dan tak mungkin ia meminta izin kepada Alan. Mengingat apa yang relah ia perbuat kepada Althaf membuat wajah Ulan kembali sendu.

"Maafkan aku mas. Aku janji akan tersenyum walau tanpa kamu di sini," gumam Ulan dengan lirih

Tak terasa sudah memasuki waktu untuk pulang kantor. Ulan mengemasi barang-barang yang ia bawa ke kantor dan memasukkannya ke dalam tas. Ia tak menyadari jika Alan sudah berada di dekatnya dan menatapnya tanpa berkedip.

"Ulan?" panggil Alan dengan datar.

"Iya Pak." jawab Ulan tanpa melihat ke arah Alan.

"Kenapa?" tanya Ulan kesal karena Alan tiba-tiba diam tak bersuara.

"Tidak apa-apa, lanjutkan saja!"

"Dasar tidak jelas!" gumam Ulan yang masih bisa di dengar oleh Alan yang membuat pria itu tersenyum tipis.

"ULAN?"

"APALAGI SIH BOS?" kesal Ulan pada bos yang selalu membuatnya tidak bisa bernafas dengan tenang. Karena Alan sudah memanggil namanya sejak tadi, hanya memanggil nama tanpa menjelaskan apa maksud Alan memanggilnya.

"Menginap di apartemen saya malam ini!"

"Itu perintah bukan permintaan!" Tunjuk Alan di wajah sang sekretaris bernama Ulan tersebut yang ingin protes kepadanya.

Lagi dan lagi Ulan di buat kesal dengan sikap Alan yang seenaknya saja terhadap dirinya.

"Dasar bos gila!"

1
Lismardiana
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Lismardiana
aq tdak suka elang kek gitu
Lismardiana
ya aq setuju dengan sikap ulan...
Lismardiana
jijik lihat tingkah alan
Lismardiana
😭😭
Lismardiana
ia aq setuju alan ego
Lismardiana
kata nya ngk mau ketauan sm orang.. tp sikap nya sera pasti leo atau dinda tau
Lismardiana
ia bnar tu klo aq mah langsung resing..
Vivi Yanti
bagus crta y bikin penasaran trus
In hope
ceritanya bagus banget
Dewi Lestari
seru
Ladyicha Haruna
kenapa kesannya kasar yaaa
BIRU
tega banget ibunya menikahkan anak nya dg cucu ART nya.
evita vita
klo aku jd ulan kyx g sanggup menjalani sdh sakit,,trs dsalahkan pdalah dia hnya gadis lemah yg perlu rangkulan
evita vita
ceria untuk menutupi luka itu memang sulit,,apa lg hrus ttp tliat kuat pdhl lemah
S Aisyah S
hooh tanya mbah gugle aja mantari😁😁
S Aisyah S
novel terseru yg pernah q baca .. wow
S Aisyah S
perriihhhh... nyut nyut rasanya 😢
Meily Agustin
kok ngepel sih mank lantai 🤣, ngelap kali mksdnya..
S Aisyah S
kembaran kah ulan & alan ini??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!