NovelToon NovelToon
Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Quin

Setelah mengetahui fakta tentang penghianatan orang yang paling di cintai, Florin Eldes memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun di akhir hayatnya, seseorang yang begitu ia benci dan selalu ia siksa dengan sadis malah menangisi kepergiannya dan berharap ia tidak mati. " Kenapa kamu ingin menolongku? padahal aku sudah menyiksamu selama ini. bukankah kematianku adalah hal yang paling kamu inginkan..." Florin menutup matanya untuk terakhir kali setelah mengucapkan kalimat itu. Tapi di saat ia mengira ia sudah mati, ia Malah kembali ke malam dimana ia bertunangan dengan pria yang ia cintai sekaligus pria yang telah menghancurkan hidupnya. Ia membalaskan dendamnya, namun ia tak pernah menduga akan kembali mengalami kematian dan kehidupan tapi di tubuh orang yang berbeda. penasaran bagaimana alurnya? ikuti terus ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

benci

Malam sudah berganti pagi, matahari terbit menyinari rumah sederhana yang berada di pinggir kota itu. Suara kicauan burung menjadi musik di pagi itu, udara dingin dan segar membuat siapa saja akan merasakan sensasi bahagia saat menghirupnya.

Florin sudah bersiap dengan tas kecil di punggungnya. Ia akan segera berangkat menuju bandara internasional.

Wilson yang sudah bangun pagi pagi menawarkan diri untuk mengantar Florin. Tapi permintaannya di tolak karena Florin tahu jika Wilson akan bekerja. Wilson tak punya pilihan selain menerima kenyataan bahwa kebaikannya di tolak. Namun walaupun begitu, ia diam diam tetap memerintahkan beberapa orang untuk mengawasi Florin selama dalam perjalanan ke bandara.

" Nona, berhati hatilah semoga anda selamat sampai tujuan." ucap Wilson pada Florin yang akan menaiki mobil.

" Iya Wilson, jangan lupa janjimu untuk menyusul ya." Florin menatap nakal ke arah Wilson.

Sementara itu Wilson hanya tersenyum.

Florin memeluk bi Lily dan mengucapkan banyak terimakasih. Bi Lily membalas pelukan Florin dengan hangat.

Akhirnya setelah berpamitan, Florin benar benar meninggalkan pekarangan rumah bi Lily. Di dalam mobil, entah mengapa ia seperti tak ingin meninggalkan rumah itu, tapi mau bagaimana lagi ia harus pulang dan menemui ayahnya.

Di rumah bi Lily, terlihat Antony baru saja tiba dengan raut wajah khawatir.

Wilson yang menyadari hal tersebut langsung menanyakan apa yang terjadi.

" Tuan, saya datang kemari dengan harapan besar. Tuan besar sangat marah karena anda tidak mau menemuinya. Saya mohon tuan mempertimbangkan keputusan tuan dan pergi menemui tuan besar." ucap Antony.

Wilson hanya terdiam, ia sebenarnya sangat malas bertemu ayahnya. Tapi melihat asisten pribadinya memohon seperti ini, ia tak punya pilihan. " Baiklah, kita akan ke sana sekarang."

Mobil melaju cepat menyusuri jalanan, kendaraan yang tidak ramai membuat perjalanan mereka tak terhambat. Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah rumah megah yang ada di tengah kota. Rumah megah yang membuat pandangan siapa saja tak teralihkan darinya, tapi berbeda dengan Wilson. Ia sangat membenci rumah itu seolah rumah itu telah meninggalkan trauma padanya.

Pintu rumah terbuka, terlihat para pelayan menyambut kedatangannya. Wilson benci dengan semua perlakuan ini.

" Hentikan, jangan membungkuk begitu aku hanya manusia biasa." ucapnya kepada para pelayan.

Suara langkah kaki mendekat, Wilson tahu jika seseorang yang begitu ia hindari akan segera tiba. Orang yang selama ini tidak ia harapkan lagi. Orang yang selalu ia anggap sebagai seseorang yang memperlakukan nya seperti alat bisnis.

" Wilson, jaga sikapmu, kamu adalah tuan muda keluarga Derelick, sudah sepantasnya kamu di hormati seperti ini." ucap seseorang yang baru saja tiba. Pria paruh baya dengan pakaian formal serta jam tangan ber merk itu langsung berhadapan dengan Wilson. Ia adalah Omar Derelick, ayah Wilson.

Dengan tatapan jengah Wilson memasukkan tangannya ke dalam saku celana. " Ada kepentingan apa memanggil ku kemari hingga membuat Antony sangat khawatir?."

" Wilson, sampai kapan kamu menghindari ayahmu? Ayah tahu ayah salah karena sudah mengabaikan mu selama ini. Ayah menyadari kesalahan ayah." Ucap Omar dengan tatapan sedih. Jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam, ia sangat ingin memeluk putra satu satunya itu.

" Sudahlah jangan banyak bicara, langsung saja." Wilson duduk di atas sofa yang ada di ruang tamu tersebut.

" Wilson, apa kamu benar benar sangat membenci ayah? Apa..."

" Kalau tidak ada yang ingin di bicarakan, aku akan pergi dari sini."

Ucapan Wilson mampu membuat Omar terdiam. Dengan menghela nafas, Omar duduk di kursi nya.

" Jadi begini, ayah mengundangmu kemari untuk membahas perjodohan. Bella adalah anak yang baik, dia sangat penyayang. Ayah rasa dia cocok untuk mu." ucap Omar dengan menggebu gebu.

Wilson terdiam, ia mengenal Bella, wanita yang selama ini ia anggap sebagai adik.

" Tidak! Aku sudah mencintai orang lain. Dan tidak semua kehendak mu menjadi kewajiban bagiku!" Wilson bangkit setelah mengetahui apa yang akan ia dengar dari ayahnya. Ia langsung pergi begitu saja dari rumah itu.

" Wilson." teriak Omar dari dalam rumah.

Meskipun Wilson bisa mendengar panggilan itu, ia memilih tidak perduli dan langsung memasuki mobil.

Wilson teringat saat masa kecilnya, ia ingin sekali bermain dengan ayah dan ibunya, hingga ia rela menunggu sampai semalaman untuk menanti kedatangan orang tuanya. Dan ternyata mereka tak pernah pulang selama satu bulan. Mereka ada di rumah hanya beberapa hari lalu pergi lagi.

Bahkan pernah saat itu Wilson sedang pentas seni di sekolahnya, semua orang tua teman temannya datang, hanya orang tuanya yang tidak datang. Perasaan nya sangat hancur, bahkan teman temannya mengejeknya tanpa henti.

Suatu hari, Wilson di ajak ke tempat yang dijanjikan ayahnya adalah taman bermain anak anak. Tapi ternyata orang tuanya berbohong, ia malah di ajak ke pertemuan bisnis, semua yang ada di sana adalah orang dewasa. Wilson kecil hanya terdiam, ia marah tapi rengekannya tak di dengar sedikitpun.

Hingga akhirnya ia bertemu dengan Florin dalam acara bisnis. Ia menyukai gadis polos dan ceria itu, akhirnya mereka berdua berteman. Wilson tak mengatakan jika ia adalah anak pengusaha, karena sebenarnya ia tidak ingin menjadi seperti kedua orang tuanya. Ia ingin di kenal sebagai orang biasa saja yang tanpa batasan sedikitpun.

Namun saat ia dewasa, ayahnya malah memberikan perusahaan kepadanya dan terpaksa ia harus menjalankan perusahaan itu. Tapi karena ia sangat benci dengan kehidupan seperti itu, ia malah bersikap tegas dan tak mengenal ampun. Akibat sikapnya itu, perusahaan ayahnya mengalami perkembangan pesat dan tak tertandingi. Orang orang sangat segan padanya, mereka mengagumi sekaligus takut pada sosok Wilson.

Wilson juga anak yang cerdas, selama ini ia selalu di paksa untuk belajar bisnis sejak kecil. Bahkan masa kecilnya di pergunakan untuk mempelajari pekerjaan orang dewasa. Wilson benar benar tertekan. Tapi saat ia merasa putus asa, ia malah melihat Florin dan semangatnya untuk hidup kembali bangkit.

" Tuan, nona Bella juga ada di sana saat anda menolaknya." ucap Antony yang sempat melihat Bella di balik pintu.

" Aku tidak perduli Antony, dia hanya ku anggap sebagai adik tidak lebih. Kamu tahu sendiri kan aku sangat mencintai Florin. Aku tidak bisa menikahi orang lain." ucap Wilson dengan tegas.

" Tuan, saya mengerti. Saya juga tidak setuju anda menikah dengan Bella. Tapi apa tuan tidak terlalu kejam pada tuan besar?."

" Antony, mereka lebih kejam daripada sikapku sekarang. Mereka yang mendidik ku seperti ini, jadi mereka nikmati saja apa yang telah mereka tanam." Wilson mengepalkan kedua tangannya.

" Tapi tuan, mereka melakukan semuanya untuk tuan. Sekarang kehidupan tuan sangat baik dan terjamin. Apa tuan tidak berpikir..."

" Cukup Antony, jika kamu tidak mau bekerja lagi denganku maka pergi dari sini sekarang!" Teriak Wilson di dalam mobil.

Mendengar ucapan Wilson, Antony memutuskan untuk diam. Meskipun selama ini ia sudah menasihati Wilson, tapi Wilson sangat keras kepala dan tidak mau menerima nasihatnya.

1
partini
setelah selesai,hai florin berapa lama hati bisa berubah dasar PA
partini
ko nikah sama orang lain,,percuma balik dong
partini
dasar florin PA guooooblok,,
partini
good story
partini
semua ke NY
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!