Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11. solusi yang diterima
setelah makan malam, semuanya pun kembali ke tempat masing-masing untuk beristirahat. dan tinggallah kaisar dan beberapa jenderal serta petinggi kekaisaran mereka, yang masih duduk sambil membahas apa yang akan mereka lakukan esok hari.
"mohon ampun Yang mulia. sebelumnya, saya sangat berterima kasih karena Rahmat hari ini begitu sangat besar. kita dan para rakyat semuanya makan dengan kenyang. semoga, kejadian seperti ini terus berlangsung, dan kekaisaran kita terus diberkati." tutur salah satu punggawa istana itu. kaisar sander pun tersenyum.
"aku pun berharap demikian.. lalu, bagaimana tanggapan kalian mengenai besok. untuk beberapa hari ke depan, mungkin kita tidak akan kelaparan. karena stok bahan makanan kita sudah dibantu oleh keluarga bangsawan dari wilayah utara. dan seperti biasa, kita hanya perlu memikirkan langkah ke depannya lagi." tutur kaisar.
mendengarkan aturan kaisar semua orang yang ada di tempat itu pun langsung terdiam. bukan tidak tahu harus memberikan solusi apa, tetapi sudah setiap kali mereka memberikan solusi, tetapi solusi itu selalu tidak berjalan dengan baik, dan bahkan solusi tersebut bukanlah jalan keluar yang baik untuk melepaskan mereka dari kekeringan dan juga kemiskinan ini.
kaisar yang melihat semua abdinya terdiam, dia pun mengerti dan hanya menghela nafas pasrah saja. tetapi dia tidak akan pasrah dan menyerah pada keadaan kekaisarannya. masih banyak nyawa yang harus kita tanggung dan lindungi. mereka semua sudah setia dan terus mau mengikutinya. maka dia tidak boleh mengecewakan mereka.
"aku tahu, dan hal ini tidak terjadi terus-menerus. aku pun tidak tahu harus bagaimana. rasanya semua ide yang telah kita keluarkan, tidak berjalan sebagaimana mestinya." tutur sang kaisar.
"ayahanda..!!" tiba-tiba suara Putri Dania mengagetkan mereka semua. walaupun semua warga sudah kembali ke rumah masing-masing atau ke tempat masing-masing, tetapi tidak serta-merta para warga akan Langsung tertidur. begitulah yang terjadi pada putri Dania.
"putriku.. apa yang kamu lakukan di sini nak.. mengapa kamu tidak langsung istirahat.. ayah tahu, hari ini pasti sangat melelahkan.." tutur kaisar dengan penuh kasih sayang kepada anak perempuan satu-satunya yang ia miliki ini.
sementara Putri Dania yang mendengar penuturan ayahnya kembali tersenyum hangat.
"mohon maafkan kelancangan Ananda ayahanda.. tetapi, ada nda datang kemari ingin menyampaikan sesuatu. dan ini terkait dengan lingkungan kita yang begitu gersang dan kering." semua punggawa atau petinggi-petinggi istana terdiam. namun tak ada satupun dari mereka yang mencibir.
"apa itu nak..?" tanya kaisar yang langsung berubah menjadi serius. ruangan perkumpulan yang terbuka ini seketika langsung menjadi henning. walaupun ruangan ini terbuka, tetapi para warga juga tahu diri dan tak pernah melakukan keributan di sekitar tempat tersebut.
"ayahanda.. aku memiliki beberapa biji-bijian. dan berencana untuk menanam pohon secara cepat. lahan kering yang terjadi ini, karena tidak adanya tumbuhan pohon yang akan menyimpan cadangan air di dalam akarnya. dulu, kekaisaran ini adalah kekaisaran kecil yang paling makmur dan kuat. tetapi karena insiden kebakaran, tanah menjadi kering akibat panas yang diakibatkan oleh api. oleh karena itu, untuk menyelamatkan tanah dari kekeringan ini, harus menanam pohon untuk mengikat air." tuturnya. kaisar yang tidak tahu kalau pohon itu sangat berguna untuk menyimpan cadangan air di dalam tanah hanya bisa mengerutkan keningnya.
"apa metode ini bisa memecahkan permasalahan yang terjadi di kekaisaran kita ini nak..?" tanya kaisar dengan serius. Putri Dania yang mendengar penuturan ayahnya tersenyum hangat.
"ayah percayakan saja pada Dania.. setelah adanya pohon-pohon, lingkungan tempat tinggal kita ini juga akan menjadi sejuk dan penuh dengan udara yang segar. selain itu, keberadaan pohon-pohon ini juga bisa memberikan kita mata air.* ucapnya lagi. mendengar penuturan yang meyakinkan itu, para punggawa atau petinggi-petinggi istana tidak mencibir. Karena sekarang yang mereka butuhkan adalah reboisasi atau penghijauan lahan mereka. kalau sekiranya ada jalan, atau cara untuk melakukannya, maka mereka akan mendukung sepenuhnya.
"mohon ampun Yang mulia.. saya sependapat dengan yang mulia Putri. tidak ada salahnya kita mencoba untuk menanam pohon-pohon yang mulia. kalau bisa, pohon-pohon yang bisa menghasilkan bahan makanan. kalau itu bisa, setidaknya bisa membantu menciptakan atau menumbuhkan serta menambah bahan makanan di wilayah kita." tutur salah satu punggawa itu Dengan hormat sambil membungkukkan badannya sekitar 160°.
"yang mulia.. Saya rasa juga begitu. tidak ada salahnya kita mencoba apa yang diucapkan oleh Putri Dania. kalau berhasil, itu adalah untuk kita. kalaupun gagal, kita hanya perlu memperbaikinya lagi." semua orang di dalam ruangan itu seketika langsung setuju. dan kaisar pun akhirnya menyetujui usulan tersebut.
"baiklah kalau begitu.. besok kita semua akan langsung menanam pepohonan di pinggir-pinggir desa. kemudian, kelereng bukit yang tidak terlalu terjal itu juga perlu untuk ditanami pohon." tutur kaisar yang akhirnya membuat putrinya serta para punggawa itu tersenyum bahagia.
setelah rapat singkat itu, mereka semua akhirnya kembali ke tempat masing-masing untuk beristirahat. sementara para prajurit-prajurit yang terlatih, tetap berdiri dengan tegaknya untuk menjaga malam.
******
di posisi Putri Dania. dia yang memiliki kediaman yang tak terlalu besar, dan bahkan hanya berpagar kan bambu, langsung mengeluarkan biji-bijian yang dimaksudkan yaitu.
dia akan menanam pohon durian terlebih dahulu di sekitar pemukiman warga. agar tidak terlalu jauh untuk mencari buahnya. di sana, dia juga menanam pohon rambutan, matoa, mangga dan manggis. tak lupa dengan pohon kelapanya.
tanah di kekaisaran ini benar-benar kering dan gersang. Karena itulah yang menjadi kesulitan utama mereka mendapatkan air.
"dengan bibit ini.. setidaknya bisa sedikit membantu." ucapnya. dia juga langsung mengeluarkan bibit singkong. di mana daun dan ubi singkong ini juga bermanfaat sebagai cadangan makanan.
malam itu, Putri Dania dengan keberanian yang ia miliki langsung berjalan sedikit menjauh dari pemukiman. kemudian langsung menanam semua jenis tanaman yang dimaksudkan yaitu. dan seketika, tanaman-tanaman tersebut langsung tumbuh besar hanya dalam satu malam.
Putri Dania yang melihat itu langsung tersenyum. di sana, dia sudah menanam dua baris pohon durian, dua baris pohon rambutan, dua baris pohon matoa, dua baris pohon mangga dan juga dua baris pohon manggis.
di sana dia juga menanam sekitar empat baris pohon kelapa. dan pohon kelapa ini, airnya bisa dimanfaatkan sebagai obat dan juga sebagai air minum, untuk melepaskan dahaga.
"beres! besok tinggal lihat dia memberikan hasil saja. sekarang sudah malam, dan aku harus segera istirahat." Putri Dania pun tersenyum puas, dan langsung bergegas meninggalkan tempat itu kembali ke kediamannya.
setelah sampai, dia langsung segera menarik selimut dan tertidur dengan pulasnya. tetapi satu hal yang tidak diketahui, sebenarnya serpihan dari jiwanya sudah masuk ke dalam ruang dimensi miliknya, dan tampak sedang berlatih banyak hal di sana serta meracik beberapa herbal serta obat-obatan yang tentunya sangat bermanfaat.
Note : ceritanya yang ringan-ringan saja ya teman-teman. yang penting di bawah happy saja.