NovelToon NovelToon
Lord Of The Void

Lord Of The Void

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Action / Fantasi
Popularitas:281
Nilai: 5
Nama Author: Pendeta Merah

Ren Abraham, seorang anak laki-laki yatim piatu bertekad untuk menjadi kuat setelah desanya di hancurkan oleh para penyembah iblis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pendeta Merah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi Untuk Menyelamatkan Ibu Efil

Efil mendekati Ren dengan wajah berlinang air mata, dia pasti sangat mengkhawatirkan ibunya sekarang.

" Kakak..."

" Apa yang harus aku lakukan, ibuku..."

" Wahhh!!! "

Ren berbalik dan memegang kepala Efil, dia berusaha untuk setenang mungkin agar Efil berhenti menangis.

" Jangan menangis, aku berjanji untuk membawa ibumu kembali "

" WAHHHH!!! "

Alih-alih berhenti, Efil justru menangis lebih keras, di balik sikap dewasanya yang dia tunjukkan saat bekerja, pada akhirnya dia hanyalah anak-anak berusia 12 tahun.

Melihat Efil menangis membuat Ren mengingat kembali masa lalunya, dia juga menangis saat ibunya meninggalkannya, bisa dibilang jika masa kecil Ren sedikit mirip dengan Efil.

Ren menggendong Efil lalu membawanya keluar dari gudang, dia tidak tahu kemana dia akan pergi, tapi tetap berada di gudang akan menimbulkan masalah untuknya dan Efil jadi harus pergi dari sana secepatnya.

Efil mengusap air matanya dengan tangan kanannya, dia mencengkram erat pakaian Ren sambil berkata.

" Kak Ren...aku mohon, selamatkan ibu "

Mendengar hal itu, Ren tersenyum" Baiklah "

" Aku akan pergi untuk menyelamatkan ibumu jadi berhentilah menangis "

Ren menurunkan Efil, jika dia pergi seorang diri ke mansion itu, yang ada Ren akan berakhir tragis, dia mengambil banyak pengalaman saat bertarung dengan pohon hidup.

Rencana Ren adalah meminta bantuan guild, tapi karena guild bukanlah organisasi milik negara, mereka tidak akan memberikan bantuan tanpa bayaran, karena hal itu, Ren berniat untuk membuat misi, dengan jumlah uangnya, Ren mungkin akan mendapatkan bantuan petualang Rank Silver.

Meminta bantuan kepada pihak penegak hukum untuk menangani seorang bangsawan sudah pasti sangat tidak memungkinkan, mereka pastinya akan mencari alasan untuk menutupi masalah ini.

Ren mengeluarkan semua uang yang ada di sakunya, uang sebesar 100 Fond.

" Untuk menyelamatkan ibumu kita harus bekerja sama, aku punya rencana dan aku butuh bantuanmu untuk menjalankannya "

Wajah Efil berubah tegas, bagaimanapun caranya dia harus menyelamatkan ibunya.

" Apa itu? "

" Pergilah ke guild petualang untuk mengeluarkan sebuah misi "

" Katakan jika nyonya Erin yang tinggal di dekat mansion tuan kota butuh sekelompok penjaga, 100 Fond adalah bayaran di muka "

" Jika mereka bertanya tentang dirimu, katakan kamu adalah pembantu di kediaman nyonya Erin "

" Setelah selesai, kamu jangan pergi terlalu jauh dari guild, jika bisa tetaplah disana untuk sementara waktu "

Ren berencana menggunakan keserakahan para petualang terhadap uang untuk memancing mereka, selain membuat mereka menjadi “ bantuan ” nantinya, dia juga dapat menghemat uang.

Efil gagal untuk mengerti niat Ren, tapi setelah berpikir sebentar, dia akhirnya dapat memahami rencana Ren.

" Aku mengerti, serahkan padaku! "

" Bagus, aku akan pergi ke mansion itu dulu "

" Berhati-hatilah kak Ren "

" Ya "

Ren berpisah dengan Efil, sementara Efil berlari menuju guild, dia pergi menuju penginapan untuk mengambil Oblivion.

' Tadi malam, semoga saja tidak ada sesuatu yang terjadi pada ibu Efil '

Alasan Ren menyuruh Efil pergi ke guild adalah untuk menghemat banyak waktu, dia tidak tahu apa yang akan wanita bangsawan bernama Erin lakukan terhadap ibu Efil.

Selain itu, hal ini juga untuk melindungi Efil, dengan dia berada di guild, tidak ada yang berani berbuat macam-macam dengannya.

••• •••

Setibanya di pusat kota, Ren mengutuk dirinya sendiri karena terlalu cepat membunuh pria anggota geng Toren sebelumnya.

Berdiri di pinggir sungai, Ren melihat empat mansion di kejauhan, dia bahkan tidak tahu mansion mana yang milik tuan kota.

Keempat mansion itu di kelilingi oleh pepohonan, di depan dan di sebelah timur terdapat sungai kecil, di sisi lain, Ren melihat sebuah pagar besi.

' Sudahlah... fokus utama sekarang adalah mencari cara untuk masuk kedalam '

Ren pergi ke utara, ke arah yang berlawanan dengan aliran sungai, Ren melakukannya sambil berusaha menghindari mata orang-orang, terutama para penjaga, kesatria sihir sering berkeliaran di sekitar karena merupakan tempat dimana penguasa kota tinggal.

' Di utara terdapat lebih banyak pohon, aku bisa menggunakan jalur ini untuk masuk kedalam '

Tidak jauh dari area pepohonan, terdapat rumah-rumah warga, melihat struktur bangunannya yang mewah, tempat ini pastinya merupakan area perumahan elit.

Ren melewati jembatan dan menemukan jika jalan di area perumahan elit itu lebih bagus dan bersih daripada yang di luar, itu wajar, itu karena ada banyak orang kaya tinggal disini.

Setelah memastikan tidak ada orang, Ren dengan cepat pergi menuju area pepohonan.

!

Tiba-tiba, Ren merasakan ada sesuatu yang menutupi mulutnya, dari rasanya Ren yakin jika itu adalah tangan seseorang.

Dengan gerakan cepat Ren memegang tangan tak kasat mata tersebut, mengikuti pergelangan tangan, dia mengayunkan tangannya kearah tempat yang dia yakini sebagai tempat dimana pemilik tangan berada.

Sesuatu yang mirip tangan menangkap tinju Ren, setelah itu dia mendengar suara yang akrab.

" Tunggu sebentar! "

" Suara ini... Evan? "

Seorang pemuda berambut putih muncul di depan Ren, dia tak lain adalah Evan Harrison, disana dia menggunakan jubah hitam yang tampaknya merupakan benda magis yang dapat membuat seseorang menjadi tak terlihat.

" Astaga..."

Evan melepas tudung-nya dan menatap Ren dengan wajah lelah.

" Kenapa kau ada disini? "

Ren sangat penasaran kenapa Evan berada di area perumahan dengan memakai jubah tak terlihat, dia terlihat seperti sedang memata-matai sesuatu.

Evan menatap Ren dalam diam sebelum menjawab pertanyaan Ren.

" Penyelidikan, saat aku menghancurkan markas geng Hunting Dog, aku menemukan altar yang di gunakan untuk melakukan ritual pernikahan darah "

' Ritual pernikahan darah...jadi geng Hunting Dog itu adalah kelompok penyembah iblis! '

Dari yang Ren baca, ritual pernikahan darah di lakukan untuk mengawinkan seorang wanita dengan iblis, perkawinan ini menghasilkan anak iblis yang dapat di kontrol oleh orang tua mereka.

Karena terdapat penghalang yang membuat iblis tidak bisa memasuki Dunia Bintang sesuka hati, mereka menggunakan berbagai macam cara agar bisa masuk, salah satunya adalah ritual pernikahan darah, mereka bisa menggunakan koneksi dengan anak mereka yang ada di Dunia Bintang untuk menembus penghalang.

Setelah mengetahui jika masalah ini berhubungan dengan iblis, semangat Ren melonjak naik, dia sangat membenci iblis dan para penyembahnya.

" Lalu bagaimana denganmu, apa yang kau lakukan disini? "

"...Ibu kenalanku di bawa secara paksa kesini oleh geng bernama Toren, aku kesini untuk menyelamatkannya "

" Itu terlalu berbahaya, dengan kekuatanmu sekarang, sulit untuk melawan mereka "

" Aku tahu, itulah kenapa aku membuat misi atas nama orang lain untuk memanggil bantuan datang "

Evan memegangi perutnya dan tertawa terbahak-bahak, dia melakukannya sambil memukul-mukul pundak Ren.

" Hahaha! "

" Tidak ku sangka jika kita cukup mirip "

Mirip...apa yang sudah orang ini lakukan, mungkinkah dia juga membuat misi dengan nama orang lain.

" Sebenarnya aku sudah cukup lama menyelidiki tempat ini, aku tahu jika orang yang membuat geng Hunting Dog menangkap para wanita adalah wanita bangsawan bernama Erin von Trysa "

" Alasanku datang kesini sekarang adalah untuk membuat para penegak hukum melihat apa yang ada di dalam setelah memberikan mereka laporan palsu "

Ren akhirnya mengerti apa yang dimaksud mirip oleh Evan, jika dia membuat misi palsu maka Evan membuat laporan palsu, satu memanfaatkan pihak hukum yang lain memanfaatkan pihak non hukum.

" Aku melaporkan jika Erin von Trysa sedang di incar oleh seseorang yang di curigai sebagai penyembah iblis, dan mengirimku secara rahasia untuk meminta bantuan "

'... Yang ini juga mirip...'

" Aku akan membuat keributan di rumahnya dan membuat para penegak hukum berpikir jika akulah yang mengincar Erin von Trysa "

" Awalnya aku berencana untuk membuat keributan di area ini pada malam hari, tapi setelah mengetahui jika pemilik lebih sering berada di rumahnya pada saat malam hari, aku meninggalkan rencana ini, selain harus berurusan dengan penegak hukum aku juga harus berurusan dengan pemilik rumah dan penjaganya "

Evan menatap wajah Ren dengan senyuman di wajahnya.

" Dengan adanya dirimu disini sekarang, rencana ini harus di percepat! "

"...Aku mengerti, ayo buat keributan! "

Meskipun baru kenal, Ren cukup percaya dengan Evan.

" Heh... seperti yang kuduga, kita akan cepat akrab! "

Dengan begitu, Ren mengikuti Evan pergi ke mansion milik Erin von Trysa, kali ini Evan tidak menggunakan jubah tak terlihatnya, dia tidak ingin Ren kehilangan jejaknya.

Setelah melompati pagar besi, Ren dan Evan tiba di samping mansion lantai tiga dengan tembok berwarna putih, di sampingnya terdapat menara yang cukup tinggi.

" Kita harus mulai darimana? "

Evan tersenyum, dia mengeluarkan Arakas dari sarungnya lalu memotong jubahnya, setelah itu dia memberikan potongan jubah tersebut ke Ren.

" Tutupi wajahmu dengan ini? "

"... Bukankah jubah itu mahal? "

" Tidak juga, selain itu aku cukup kaya "

" Begitu " Ren menerima kain hitam itu lalu mengikatkannya di wajahnya.

Karena kemampuannya untuk membuat seseorang menjadi tak terlihat sudah hilang, Evan memotong jubahnya, sama seperti Ren, dia menggunakan kain hitam itu sebagai masker, dia juga menggunakan tudung-nya agar lebih tersembunyi.

" Menghitung waktunya, seharusnya para penegak hukum itu sudah berada di dekat sini, dan para petualang yang menerima misi besar kemungkinan juga sama "

Aura biru bercahaya menyelimuti Arakas, dengan ayunan cepat, Evan mengirim Bilah Aura ke menara di samping mansion.

DUAR!!!

Atap menara itu terpotong dengan rapi, tingkat kontrol Evan terhadap Auranya lebih tinggi dari Ren.

" Ayo masuk kawan, kita acak-acak rumah ini bersama-sama! "

Ren tersenyum lalu dengan cepat mengikuti Evan, dia datang kesini dengan niat untuk menyelamatkan seseorang, tapi kenapa dia tiba-tiba berubah menjadi bandit.

' Orang ini cukup gila...'

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!