NovelToon NovelToon
Anak Dukun Di High School

Anak Dukun Di High School

Status: tamat
Genre:Misteri / Persahabatan / Hantu / Horor / Spiritual / Teen Angst / Tamat
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Astra tak pernah mau meneruskan pekerjaan Ibunya. Di bandingkan menjadi dukun, dia ingin hidup normal sebagai gadis pada umumnya.

Demi bisa terlepas dari hal-hal gaib di desa, Astra nekat melanjutkan study nya di kota. Dengan beasiswa yang susah payah dia raih, dia memasuki sekolah terkenal di kota "High School" dari namanya saja sudah keren bukan?

Astra bermimpi untuk belajar seperti siswa pada umumnya, memiliki teman dan bekerja setelah lulus. Namun kenyataan menampar nya, High School tidak sebaik yang di pikir kan.

Kemanapun dia pergi, kabut gelap selalu terlihat di tubuh setiap orang...

Permainan gaib, nyawa dan kekuasaan menjadi mainan bagi mereka. Sisi baiknya, tidak ada satupun orang yang mengetahui hal gaib lebih baik darinya di sekolah ini...

#25Desember2025

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Wajah Astra menjadi datar dan-- eh, wajah nya emang sudah datar, namun matanya yang kalem berubah menatap Fino dengan tajam. Tatapan itu seolah memiliki bobot, menimbulkan tekanan gaib yang begitu besar hingga udara di sekitar mereka terasa berat.

Kekuatan di dalam dirinya, yang biasanya terkendali dengan baik, kini seolah meluap-luap di ambang batas.

Hal itu membuat Fino merinding hebat. Dia secara refleks mundur beberapa langkah, mencari jarak dari sumber tekanan yang menakutkan itu. Bahkan hantu perempuan yang tadi mengikutinya pun terlihat gemetar ketakutan dan buru-buru bersembunyi di belakang Fino, seolah mencari perlindungan.

Namun, yang paling membuat Fino terkejut adalah apa yang terjadi selanjutnya.

Dari sisinya, sesosok bayangan samar muncul dan memadat. Penjaganya atau mungkin bisa kita sebut isi/khodam, keluar tanpa dipanggil. Sosok itu berwujud seorang ksatria kuno dengan baju zirah yang temaram, terlihat gagah perkasa.

Alih-alih bersiap untuk bertarung, khodam itu justru berdiri di depan Fino untuk melindunginya, lalu tanpa ragu langsung bersujud ala-ala bangsawan dengan duduk namun bertumpu pada kaki.

"Mohon ampuni kesalahan junior ku," suara khodam itu bergema, bukan di udara, melainkan langsung di dalam benak mereka.

Astra melirik wujud isi yang melindungi Fino, rupanya kakek moyang nya yang melindungi nya. Jika di lihat, pelindung Fino memiliki kemampuan untuk bertarung melawan nya. Namun sepertinya pelindung itu cukup tau kemampuan jadi tidak ingin menjadikan nya musuh.

Astra sendiri bukannya malu asal-usulnya di sebutkan, namun dia tidak ingin memiliki masalah lain. Ia juga tahu sendiri, kampung halaman nya adalah tempat yang tamasyhur dengan kesakitan gaib dan spiritual. Orang awam mungkin tidak mengetahui, tapi orang-orang besar mungkin tahu hal itu.

Jika ada orang yang membicarakan nya, dia tidak ingin itu tersebar. Dinding selalu memiliki telinga.

Seketika itu juga, tatapan intimidatif dan aura kekuatan gaib yang begitu besar itu lenyap tanpa sisa. Astra menarik kembali kekuatannya, ekspresinya kembali datar. Ia melirik Fino dengan ekor matanya, suaranya terdengar tegas dan final. "Jangan bahas itu lagi!"

Setelah itu, ia berbalik dan pergi, meninggalkan Fino yang masih terpaku di tempat.

Penjaga milik Fino berbalik sebelum menghilang kepadanya. "Jangan memprovokasi nya, lebih baik jadikan teman."

Fino dengan kaku mengangguk. Dia terlihat syok.

Bukan hanya karena tekanan yang baru saja ia rasakan, tetapi lebih karena penjaganya sampai keluar dan bersujud meminta pengampunan untuknya. Momen itu menyadarkannya pada satu hal.

Seberapa hebat dan berbahayanya seorang Astraluna.

Seseorang menelan Saliva nya dengan susah payah, dia cukup terkejut dengan apa yang di saksikan nya barusan. Dia pikir penjaga milik Fino juga sebanding dengan penjaga nya, namun penjaga itu malah berlutut di hadapan gadis itu.

"Desa Sulo?" Gumam nya.

Jam ketiga, pelajaran Matematika.

Pak Darto, guru Matematika yang terkenal dengan kedisiplinannya, masuk ke kelas dengan setumpuk kertas di tangannya. Suasana kelas yang tadinya sedikit riuh langsung hening. Semua mata tertuju pada kertas-kertas itu—hasil ulangan harian yang diadakan kemarin lalu.

"Selamat pagi, anak-anak," sapa Pak Darto, suaranya menggema di ruangan. Ia meletakkan tumpukan kertas itu di meja. "Hari ini kita akan membahas hasil ulangan kalian."

Beberapa siswa tampak tegang, sementara yang lain terlihat lebih santai. Di antara mereka, Clara, yang notebene nya selalu juara Olimpiade Matematika saat SMP, duduk dengan penuh percaya diri. Baginya, ulangan Matematika seperti ini hanyalah formalitas, ia sudah terbiasa melihat namanya di puncak daftar nilai pelajaran ini.

Pak Darto mulai membagikan kertas satu per satu. "Bagus, Rian, ada peningkatan," ujarnya sambil menyerahkan selembar kertas. "Dina, kamu harus belajar lebih giat lagi."

Ketika sampai di meja Astra, Pak Darto berhenti sejenak. Ia menatap gadis itu dengan ekspresi yang sulit diartikan, lalu meletakkan kertas ulangannya di meja tanpa komentar. Astra hanya melirik sekilas angka yang dilingkari tinta merah di sudut kanan atas kertasnya-- 98,75. Ia kemudian kembali menatap lurus ke depan, seolah nilai itu bukan sesuatu yang istimewa.

Suasana mulai sedikit berisik saat para siswa/i mendapatkan kertas nilai mereka, ketika Clara menerima kertasnya ia tersenyum percaya diri. Namun, senyumnya sedikit memudar saat melihat angka 95,25 tertera di sana. Keningnya berkerut. Ia melirik ke arah teman-temannya, mencoba mencari tahu siapa yang mungkin mendapatkan nilai lebih tinggi darinya, tetapi tidak ada yang menunjukkan ekspresi kemenangan.

"Baik, perhatian semuanya," kata Pak Darto sambil berdiri di depan kelas. "Secara keseluruhan, nilai kalian cukup memuaskan. Namun, banyak yang belum mencapai angka KKM pelajaran saya. Hanya tiga orang yang mencapai angka di atas 90 poin."

"Nilai tertinggi di kelas ini, di raih oleh Astraluna 98,75 , Clara 95,24 dan Samuel 95. Saya harap semuanya dapat mencapai nilai KKM yang di tentukan."

Seketika itu juga, tiga siswa/i yang disebut kan menjadi pusat perhatian.

Riel tersenyum ikut senang. "Kamu hebat banget! Aku kira kamu jago nya di pelajaran Teori, ternyata di pelajaran hitungan gini juga jago. Semoga ketularan, semoga ketularan,"

Tangan Riel menyentuh kepala Astra, seolah memindahkan otak Astra ke kepalanya berkali-kali.

Astra melirik kertas ujian Riel, 89,5 , sedikit lagi. Astra melihat nilai nya, meskipun wajahnya terlihat cuek, tapi itu stelan kampung nya. Dalam hatinya dia cukup lega karena dengan nilai nya gede, maka beasiswa nya akan aman.

Clara melirik Astra dengan tajam, rahangnya mengeras. Rasa tidak percaya dan kesal bercampur aduk di dalam dirinya. Sepertinya dia juga cukup berbahaya untuk kehidupan sekolah nya, Astraluna... Dia harus menyelidiki latar belakang nya.

Pak Darto seolah tidak menyadari ketegangan itu. "Saya ingin kalian semua mencontoh ketiga siswa tersebut," lanjutnya, suaranya tegas. "Meskipun kalian masih kelas 10, namun ini saat yang terbaik untuk mengejar nilai jika kalian ingin melanjutkan studi kalian dengan jalur SNBP."

***

Setelah baca berikan Like

Setelah Like berikan Komentar

Setelah komentar tekan Pavorit

Setelah tekan Pavorit berikan Rating

Setelah berikan Rating mau ngasih Gif atau Vote teresah

1
Paramitha Tikva
Padahal seru malah di end kan
Boncab dong Thor
Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
hahhh... kok end
Huang Haing: Maaf ya, retensi nya ancur... Motivasi author buat lanjutin ilang~
total 1 replies
Nixc~
yahhh..... 😔😔😔 sayang bgt udah end.... padahal ceritanya seru loh😤😤🥺🥺🤧🤧
Huang Haing: Maaf banget yaa 😞
total 1 replies
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
yaaaaahhhhh kok end sihhhh thorrrr😭😭😭😭😭😭😤
Huang Haing: Maaf yaaa 😭🫣
total 1 replies
↳。˚ 🖇️')auh∆di♪♪⁠┌┘⁠♪
Semoga cepat naik retensinya nan, semangat
我爱你: Tidak masalah 😙 Akunmu juga sangat menarik, maukah kamu bertukar akun denganku? Aku punya akun dengan banyak pengikut.
total 6 replies
💝F&N💝
kopi susu manis untukmu, thor
semangat menjalani harimu

ayo up lagi malam ini.
aku suka banget ceritanya.
bagus
dan semakin bikin aku penasaran akan kelanjutannya.

ayooooooooo up lagiiiiiiiiiiiiiiii
Huang Haing: MAAF YA, SEMALAM AUTHOR BARU PULANG LDKS, CAPEK+NGANTUK VANGET 😭🫣
total 1 replies
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
ceritanya keren banget, semoga Astra bisa melawan mahluk itu💪💪
Huang Haing: Siap, makasih!
total 1 replies
Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
semangat semoga cepet naik bagi Aaamiin
Huang Haing: Aaamiiiinnn 🤧🤧🤧
total 1 replies
Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
wahhh... anjlok knp Thor pasti ada sebab nya kan 🤭
Huang Haing: Iya kak
total 3 replies
💝F&N💝
ayo thor, mana up nya hari ini
kenapa kok gak ada semangatnya.
Huang Haing: Gak keburu, tapi insyaallah hari ini
total 1 replies
💝F&N💝
hai..... mana up nya hari ini
Huang Haing: Sabar yaaa😭
total 1 replies
Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
fiiihhh irit pisan...............
Kristiana Subekti
tuuuh kaaaan d gantung lagi ky jemuran g kering kering,,,, jidi pinisirin Iki tiiiih🥰😘
Kristiana Subekti: udah kak🥰😘
total 3 replies
chaa
lanjutt 👍
Huang Haing: Insyaallah
total 1 replies
Nixc~
ayo thor lanjut------💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻
semoga author dapet ide-ide bagus buat lanjutin Babnya, biar gak terlalu pendek-pendek amat ceritanya kalo tamat😊🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Huang Haing: Ha-ha-ha a-min 😭
total 1 replies
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
padahal seru lo thor...

semoga semangat mubgak kendor ya thor. jangan putuskan hubungan ini... eh, novel ini di tengah jalan thorkuuuu....
Huang Haing: Yaa... Tapi yang baca nya setengah² retensi nya gak nyampai 😭🫰
total 1 replies
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
kelas XII ya thor? persiapan snbp snbt dooong....

semoga lolos ya thooor
Huang Haing: Hahaha, author gak ikut SNBP Karen telmi
total 1 replies
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
thooor....

🎶Sampai kapan kau gantung
Cerita cintaku memberi harapan🎶
Huang Haing: Sampai Ajal menjemput mu 🎶
Cinta ku ini baru kan tumbuh 🎶
total 1 replies
Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
ahh meni teu karaos kedik pisan 🤭
Huang Haing: Hahaha 🫣🫰
total 1 replies
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
yaaa bagusss kok, masssaaaaa pendek sihhhh😭😭😭😤😤😤
Huang Haing: Tahan lama bacanya yaaa
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!