NovelToon NovelToon
Upstage My Heart

Upstage My Heart

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen / Romansa / Showbiz / Slice of Life / Cintapertama
Popularitas:490
Nilai: 5
Nama Author: meongming

Kisah Lyla, seorang make-up artist muda yang menjalin hubungan diam-diam dengan Noah, aktor teater berbakat. Ketika Noah direkrut oleh agensi besar dan menjadi aktor profesional, mereka terpaksa berpisah dengan janji manis untuk bertemu kembali. Namun, penantian Lyla berubah menjadi luka Noah menghilang tanpa kabar. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Lyla yang telah meninggalkan mimpinya sebagai make-up artist, justru terseret kembali ke dunia itu dunia tempat Noah berada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meongming, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 : Hanya kita yang tahu

Pagi itu, Lyla bersiap di kamarnya. Ia memasukkan alat makeup seadanya ke dalam tas kecil. Di cermin, ia menatap wajahnya sendiri.. berusaha menenangkan degup jantung yang belum apa-apa sudah tak beraturan.

Saat ia meraih ponselnya dari meja, layar menyala. Wallpaper-nya menunjukkan foto dirinya bersama Noah diambil saat mereka duduk di taman, pose tertawa.

Senyum kecil muncul di wajahnya.

Setelah menarik napas panjang, Lyla pun bergegas keluar. Hari ini adalah hari pertunjukan besar penampilan anak teater yang mewakili sekolah mereka di acara Festival Musim Panas di kota.

Lyla berjalan ringan menuju halte depan. Langkahnya entah kenapa terasa menyenangkan pagi ini mungkin efek jatuh cinta.

Tapi langkahnya terhenti saat melihat seseorang duduk di kursi halte. Mengenakan topi, membawa tas gendong, dan earphone yang menempel di telinga sosok itu tidak asing.

Itu Noah.

Lyla refleks berlari kecil ke arahnya. Noah menoleh, lalu tersenyum dan melambaikan tangan.

"Kamu… kenapa ada di sini?" tanya Lyla, sedikit ngos-ngosan.

"Nunggu kamu." jawab Noah santai. "Aku pengen kita pergi bareng ke acara."

"Eh… jangan…"

"Kenapa? Kamu nolak aku?" Noah cemberut, pura-pura tersinggung.

"Bukan gitu…" Lyla gelagapan, "aku cuma… nggak mau teman-teman tahu."

"Kenapa? Kamu malu?"

Lyla menunduk, ragu. "Bukan… aku cuma nggak mau kamu nggak nyaman. Kalau mereka tahu, nanti... bisa jadi bahan omongan. Aku cuma pengen kamu tetap nyaman di sekolah."

Noah menatapnya sebentar, lalu tersenyum tipis.

"Jadi… kita pacaran diam-diam?"

Wajah Lyla langsung memerah. Ia tidak menjawab.

Noah menggenggam tangannya perlahan. "Kalau itu yang kamu mau… aku ikut aja."

Tak lama, bus datang. Lyla langsung menarik tangan Noah dengan semangat.

"Ayo… ini hari penting buat kamu," katanya sambil tersenyum. Noah hanya mengangguk dan ikut langkahnya.

Di dalam bus, Lyla masih menggenggam tangan Noah tanpa sadar. Ia memilih duduk dekat jendela, dan Noah duduk di sampingnya. Saat Lyla hendak melepaskan genggaman itu, Noah justru menahan.

Lyla kaget, tapi tak berkata apa-apa. Ia hanya memalingkan wajah ke jendela, berusaha menahan senyum. Rasanya… mau teriak kegirangan.

"Kamu lagi dengerin lagu apa, sih?" tanya Lyla, mencoba mencairkan suasana.

Noah mengangkat satu earphone-nya. "Oh, ini bukan lagu. Aku lagi dengerin rekaman naskah. Buat hafalan."

"Hmm… serius banget ya kamu." Lyla cengengesan.

Noah tertawa kecil.

"Lyla… sebenarnya aku gugup banget."

Lyla menoleh cepat. "Jangan gugup. Akting kamu udah keren kok. Serius. Aku yakin kamu bakal bikin semua orang terpukau." Ia mengedipkan satu mata, membuat Noah tersipu.

"Makasih, Lyla…" Noah menatapnya lama, dengan pandangan yang membuat jantung Lyla makin tak karuan.

Bus pun melaju pelan, melewati deretan pohon yang bayangannya menari di kaca jendela Lyla menunduk, pura-pura sibuk merapikan ujung roknya padahal wajahnya sudah semerah stroberi.

Noah bersandar ringan ke kursi, matanya masih menatap Lyla dari sudut pandang. Ada senyum tipis di bibirnya—senyum yang terlihat santai, tapi entah kenapa terasa hangat sekali.

Lyla bisa merasakan tatapan itu, membuat jari-jarinya gelisah memainkan ujung pita di rambutnya. “Jangan lihat terus… nanti aku meleleh,” gumamnya pelan, nyaris tak terdengar.

Noah menoleh sedikit. “Hm? Kamu bilang sesuatu?”

“E-enggak! Nggak kok!” jawab Lyla cepat, menatap ke luar jendela dengan pipi yang makin merah.

Noah hanya terkekeh pelan “Kamu lucu banget, Lyla.”

Dan kali ini, Lyla benar-benar tidak berani menoleh lagi... karena kalau iya, ia yakin wajahnya sudah secerah matahari pagi di luar sana.

1
StellaY
semangat terus thor💪
meongming: yesss💪💪
total 1 replies
StellaY
uwu banget😍😍
meongming: seneng ada yang suka 🤩 makasih dukungan mu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!