NovelToon NovelToon
Jodoh Untuk Azzam

Jodoh Untuk Azzam

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:303.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: verisverisqo

Azzam pergi ke sebuah desa pelosok untuk mengecek tempat yang mau di buat sebuah sekolah tanpa di duga dijalan dia diberhentikan beberapa preman yang memalaknya semuanya diambil bahkan Azzam sampai di tendang ke jurang hingga dia tidak sadarkan diri.
bagaimana nasib Azzam selanjutnya ikutin ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon verisverisqo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 11

    Pagi pun tiba Zahra mulai beraktifitas dia diberi tahu apa kerjaannya oleh mbok Siti.

   Pagi ini dia mendapat tugas mengambil pakaian kotor milik Azzam mau tak mau dia harus pergi ke kamar Azzam.

    Dengan langkah berat Zahra berjalan menuju kamar Azzam yang ada di lantai dua sampai didepan pintu kamar Azzam Zahra langsung mengetuk pintu.

    Ketukan ketiga pintu kamar Azzam terbuka terlihat Azzam habis mandi.

   "Maaf tuan saya mau mengambil pakaian kotor"kata Zahra dengan menunduk.

   Azzam tidak menjawab melainkan membuka lebar pintu kamarnya Zahra segera masuk mencari dimana baju kotor Azzam.

   Zahra masih saja menunduk tak berani menghadap Azzam karena saat ini Azzam hanya mengenakan handuk yang dililitkan di pinggang nya.

    Azzam ingin mengerjai Zahra dengan cara mendekat ke arah Zahra tapi tak di sangka Zahra malah berjalan ke arah Azzam dengan menunduk jadinya mereka tertabrak.

   Mereka jatuh di atas kasur dengan posisi Azzam dibawah Zahra.

   Tubuh Zahra membeku aliran darahnya terasa berhenti kemarin saat kejadian terjatuh di desanya Azzam mengenakan baju tapi kali ini kulit wajahnya menempel di bidang dada Azzam.

     Tidak kala beda sama Zahra, Azzam pun merasakan yang sama sebagai laki-laki normal tubuh bawahnya bereaksi tanpa di minta.

     "jangan bergerak terus entar ada yang bangun Zahra"Kata Azzam sambil menahan sesuatu.

Zahra seketika tersadar dan langsung berdiri.

"Maaf tuan aku nggak hati-hati"Ucap Zahra masih tetap menunduk.

"Kenapa harus minta maaf Zahra tidur bareng aku disini juga nggak apa-apa"goda Azzam sambil duduk dan memperhatikan Zahra yang sedang menunduk.

"aku pamit dulu tuan"Kata Zahra sambil berjalan keluar kamar Azzam.

"Tunggu Zahra"Cegah Azzam"Aku nggak suka di panggil tuan panggil aku seperti kemarin".

Tanpa menoleh Zahra langsung keluar dia tidak mau Azzam melihat mukanya yang memerah sedangkan Azzam tersenyum.

"Ternyata menggodanya asyik juga"Gumam Azzam sambil berdiri untuk berganti pakaian karena hari ini dia mulai kerja.

Di bawah syila sudah duduk di kursi makan bersiap untuk sarapan dengan telaten Zahra mengambilkan apa yang syila mau.

Azzam datang langsung duduk di sebelah syila dan menyodorkan piring ke Zahra sambil memberi isyarat untuk mengambilkan sarapan.

"Manja banget Zahra itu cuma disuruh mengurus syila bukan kamu"protes Azzura yang baru datang.

"Ngapain sih pagi-pagi sudah ada disini emang kamu nggak bikin sarapan sendiri".

"Selama kehamilanku ini aku nggak kuat cium bau masakan".

"Itu sih cuma alasanmu saja sebelum hamil juga kamu sering numpang sarapan di sini".

"Mommy!!Azzam tuh nyebelin"Adu Azzura ke Shanum.

"Kalian tuh kalau nggak ada satu kangen tapi kalau sudah kumpul berantem Mulu malu tuh sama syila"Keluh Shanum.

Zahra mau pergi tapi tidak diperbolehkan syila karena mau makan di temani Zahra.

"Syila tante Zahra nya juga mau sarapan biar dia ke belakang ya"Rayu Azzura.

"Nggak mau ma syila mau ditemani Tante Zahra".

"Udah nggak apa-apa Zahra kamu makan bersama kami saja"Perintah Shanum.

"Saya sarapan nanti saja di belakang nyonya"Tolak Zahra.

"Nggak apa-apa Ra duduk saja di sebelah Azzam, Azzam geser kesini"paksa Azzura.

Walaupun merasa tidak enak Zahra akhirnya ikut sarapan karena syila tidak mau di tinggal Zahra.

Tanpa mereka sadari ada yang merasa iri dengan Zahra dia adalah Surti keponakan dari mbok Sri dari awal kedatangan Zahra hanya dia yang kelihatan nya tidak menyukai Zahra.

1
tri susanti
lanjut thor
tri susanti
lanjut
Aries suratman Suratman
Aku sangat kecewa dengan Author, Kenapa Alur Ceritanya jadi begini ya, sungguh diluar Expetasi ... Udah sampai Bab:20 karakter Tokoh utama prianya masih pengecut dan tidak peka, dan keluarga Azzam seolah-olah cuek tidak mencari tahu kejadian apa yang dialami oleh Azzam waktu di Desa
Aries suratman Suratman
Ternyata Ceritanya tidak sesuai dengan harapan, Karakter tokoh utama pria dan wanitanya sama-sama pengecut dan lemah, apalagi karakter Azzam ....🤔🤔🤔🤦💆💆💆
panjul man09
sebaiknya pemeran orang tua menggunakan pak atau ibu untuk membedakan usia dan peran biar lebih enak bacanya
Tamirah
Tuh....tahu resikonya kalau gak terus terang, mau berdekatan sama istri sendiri aja kucing kucingan.... payahhhhh!!
Tamirah
payahnya Azzam kok gak terus terang pada keluarganya sehingga art meremehkan Zahra belum lagi kalau ada pacar nya Azzam tambah gawat.Sebaiknya walau pun wanita dari desa tp berpendidikan SMA sdh cukup untuk berlaku tegas pada suami bila keluarga nya gak menyukai gak perlu dipertahankan jalan hidup masih panjang lanjut Thorrrrrrr.
reza indrayana
mampir Thor...
Andariati Afrida
bagus critanya tapi masih banyak tipo, misalnya salah penulisan nama
Tira Aneri
suukaaa
Zalirang
awal paragraf kenapa pakai centered semua, lebih baik pakai rata kiri. ide cerita sudah bagus, coba diperbaiki utk kaidah penulisan novel yg benar agar lebih enak dibaca😊
Ellya Muchdiana
jujurnya secepatnya Azzam, takutnya Zahra keburu hamil
Sri Hendrayani
akhir yg bahagia
Kasih Sklhqu
ok👍
Sri Hendrayani
otw thor
Sri Hendrayani
akhirnya sm2 bahagia
Sri Hendrayani
mudah2an anin hamil lagi
Sri Hendrayani
kasian anin mudah2an dia bisa hamil lagi
arletha juga mudah2an hamil lagi
Sri Hendrayani
akhir yg bahagia
Sri Hendrayani
mudah2an sama2 kembar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!