NovelToon NovelToon
DinDut Itu PacarKu

DinDut Itu PacarKu

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Ketos / Tamat
Popularitas:50k
Nilai: 5
Nama Author: Mentary

Apa salahnya dengan tubuh Aku yang gendut ini?
Apakah Aku pernah mengambil makanan kalian?
TIDAK PERNAH
Lantas Mengapa Kalian membully Aku?
Bahkan Kalian sampai memberikan nama julukan kepada Aku DinDut yang artinya Dinda Gendut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senyum-Senyum Sendiri

"Kurang-kurangi bohongnya, saya hanya pura-pura percaya biar kamu senang."

"Kenapa sebanyak itu? tadi saya cuma makan dua piring lontong sayur dan teh es."Dinda protes kepada si kasir karena yang dia makan dan minum tidak sesuai dengan total yang harus dia bayar.

"Itu karena ke tiga teman kamu belum membayar makanan dan minuman nya."Jawab di kasir.

"Teman saya yang mana?" Dinda terlihat bingung karena dia tidak makan bersama Wulan temannya.

"Itu yang duduk sebangku dengan kamu." Jawab Si kasir.

"Jadi mereka belum bayar makanan dan minuman nya?"

"Iya."

"Kenapa kak minta sama saya? harus kak minta sama mereka."

"Tadi sudah saya minta sama mereka terus mereka bilang kamu yang bayar, maka nya saya tagih sama kamu."

Enak banget mereka

Mereka yang makan dan minum

Malah aku yang bayar

Dasar Zia, Lena dan Rini

"Cepat bayar."Si kasir itu mendesak Dinda untuk membayar semuanya.

"Ini aku bayar." Dinda mengeluarkan selembar uang kertas berwarna merah dari saku bajunya, lalu dia memberikan selembar uang kertas kepada si kasir.

Dinda bergegas meninggalkan kantin sekolah, Dia berjalan terburu-buru koridor sekolah.Sehinggga dia tidak sengaja menabrak seorang.

"Hei, kalau jalan itu pakai mata." Si orang itu membentak Dinda.

"Maafkan saya."Dinda berbicara sambil menundukkan kepalanya, dia tidak berani melihat wajah si orang yang dia tabrak.

"Kalau lagi bicara itu lihat orang nya bukan lihat ke bawah."

Berlahan-lahan Dinda pun mendongakkan kepalanya.Dinda menatap wajah si orang yang dia tabrak

Kedua bola mata Dinda tidak berkedip saat memandangi si orang yang dia tabrak. Dinda menabrak seorang siswa laki-laki berwajah tampan. Wajah si laki-laki berbentuk tirus, serta putih bersih, hidung nya mancung, alis mata yang tebal, bulu mata lentik dan bibir tipis berwarna merah muda.

MasyaAllah

Tampan sekali laki-laki ini

Dinda terpesona memandangi si laki-laki tampan yang berada di hadapan nya.

"Hei kamu, kenapa dari tadi ngeliatin aku terus? tanpa berkedip."Melihat Dinda yang terus memandangi dirinya tanpa berkedip akhir si laki-laki itu mengerak-gerakan telapak tangannya di depan Dinda.

" Hei aku tahu kalau itu ganteng tapi kamu gak perlu ngeliatin aku seperti." Si laki-laki itu berbicara dengan ketua dengan nada suara yang lantang kepada Dinda.

"Eh iya."

"Awas kamu minggir aku mau lewat."Si laki-laki itu mengusir Dinda karena dia mau lewat.

"Silahkan lewat."Dinda pun bergeser.

Si laki-laki berjalan melengos meninggalkan Dinda yang terus memandangi punggung si laki-laki sampai menghilang dari pandangan nya. Setelah itu baru lah Dinda melangkah kan kakinya menuju kelasnya.

Setibanya di depan pintu kelas Dinda melihat buk guru yang sudah berdiri di depan papan tulis.

Totok Totok Totok

"Assalamu'alaikum buk."Dinda mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.

"Walaikumsalam, kamu dari mana?"Ibuk guru melihat Dinda yang berdiri di depan pintu kelas.

"Kantin buk."Jawab Dinda.

"Apa kamu tidak mendengar bunyi bel?"

"Dengar, maafkan saya buk."Dinda menundukkan kepala sambil meminta maaf kepada buk guru.

"Lain kali jangan di ulangi lagi, kalau bel sudah berbunyi kami harus segera masuk."

"Baik buk guru."

"Sekarang kamu masuk."Buk guru menyuruh Dinda untuk masuk ke dalam kelas."

"Terimakasih buk." Dinda melangkah masuk ke dalam kelasnya. Dinda duduk di bangku yang berada di samping Wulan.

"Din." Wulan menoleh ke arah Dinda sambil memanggil nama Dinda dengan lirih.

"Apa Lan?" Dinda pun menoleh ke arah Wulan.

"Apa kamu nungguin aku di kantin tadi?"

"Iya."

"Apa gara-gara nungguin aku maka nya kamu jadi terlambat masuk ke kelas?"

"Bukan."

"Terus karena apa?" Wulan yang penasaran ingin mengetahui penyebab Dinda kembali ke kelas dengan terlambat."

"Ada deh."

"Kasih tahu dong."Wulan wajahnya di buat memelas.

"Kamu mau tahu aja atau mau tahu banget?"

"Mau tahu banget, maka nya kasih tahu."

"Hehehe."Kekeh Dinda.

Rasa penasaran Wulan tidak terjawab karena Dinda tidak memberitahukan alasannya dia terlambat ke kelas. Wulan menoleh ke arah depan melihat buk guru sedang menerangi materi pelajaran.Dinda pun melakukan hal yang sama menoleh ke arah depan.

Seluruh siswa siswi terus saja menghadap kedepan sambil mendengar penjelasan buk guru tentang materi pelajaran terkecuali Fiqrie.

Fiqrie dari tadi terus menoleh ke arah Dinda, sambil Fiqrie memandangi wajah Dinda.Fiqrie melihat Dinda tersenyum sambil menatap lurus ke arah papan tulis.

Senyum nya manis

Pipi tembem

Hidung pesek

Ah jadi gemes pengen nyubit tuh pipi tembemnya

Fiqrie sama sekali tidak mendengar ibu guru yang sedang menerangkan materi pelajaran kepadanya, dia hanya fokus menatap wajah Dinda. Sementara Dinda yang dari tadi terus di tatap oleh Fiqrie sama sekali tidak menyadari nya.

Dinda fokus melihat ke depan, wajah buk guru yang sedang menerangkan materi pelajaran berubah menjadi wajah si laki-laki tampan yang tadi tidak sengaja di tabrak oleh Dinda. Dinda yang melihat wajah si laki-laki tampan tersebut dia menyunggingkan senyum yang manis berharap si laki-laki itu membalas senyuman nya.

Wulan menoleh ke arah samping, dia mendapati Dinda sedang tersenyum-senyum sendiri.Wulan yang melihat itu jadi bergedik ngeri.

Dinda napa sih kok senyum sendiri?

Wulan melihat Dinda tersenyum sambil memandangi buk guru yang sedang berdiri di depan papan tulis.

Jangan Jangan Dinda itu

Penyuka sesama-sama jenisnya

Maka nya Dia senyum-senyum sendiri sambil melihat buk guru

Ooo Ini tidak bisa di biarkan

Wulan menepuk lengan Dinda, Dinda meringis kesakitan.

"Aduh, kamu kenapa menepuk lengan aku?"Dinda berbicara sambil mengusap-ngusap lengan terasa perih di tepuk oleh Wulan.

"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri sambil melihat buk guru?" Wulan menatap tajam ke arah Dinda.

"Mana ada aku senyum-senyum sendiri melihat ke arah buk guru." Dinda tidak merasa senyum-senyum sendiri melihat ke arah ibuk guru.

"Tadi itu aku melihat dengan mata kepala ku sendiri bahwa kamu tersenyum-senyum sambil menatap ke arah ibu guru yang sedan berdiri di depan papan tulis.

"Kayak mata kamu sudah bermasalah lebih baik kamu periksa ke optik."Dinda malah menyuruh Wulan untuk memeriksa matanya.

"Mata aku itu gak permasalahan Dinda." Wulan merasa tidak terima dengan ucapan Dinda yang menyuruh dirinya untuk periksa mata ke toko opttik."

"Maka nya dari itu coba saja periksa, untuk memastikan ada masalah atau tidak dengan mata kamu."Jelas Dinda.

Wulan terdiam sambil menimbang-nimbang yang di ucapkan oleh Dinda.

~ Bersambung ~

1
himarah 7
waduh🤣
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: terimakasih sudah mampir Kk
total 1 replies
Rahma AR
bunga buat ry
Rahma AR
semangat ry
Rahma AR
cieee fiqrii
Dewi Anggya
loooh...looooh knp ada pertanyaan di otak aku yaa 🤔 apa tokoh Abang Arlan dn Abang Fiqrie ini real life ..kn jd kepoooo🤭 klo emg iya....eeeeee pengen x marah² sm si Abang Arlan yg php di dedek 🤭🤭
Dewi Anggya: ohh begitu....ckckckk klo gtu tolong Ry bilang ma Abang Arlan kecewa bngt ma dia udh php in si dedek 🤭✌️ walaupun dr awal emg lebih filing sm Abang Fiqrie 🤭✌️🙏🏻
total 2 replies
Dewi Anggya
eleeeeeee awas aja klo jawabannya ABNG fiqrie buat aku sakit hatiiiiii....🤭🤭 emg bener tuh cinta itu kyk kentut 🤣🤭
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: Hahaha😂😂😂
total 1 replies
Rahma AR
waduh... cepat Ry....
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: novel udh mau 2 thn kk /Sob//Sob/
total 2 replies
Rahma AR
iklan ry... semangat
Rahma AR: iya....
total 4 replies
Rahma AR
iklan dan bunga buat dinda....
Rahma AR: sama2 ry
total 2 replies
Rahma AR
fiqrie udah move on....waduh.... dinda gmn ntar
Dewi Anggya
waaaaah udh ada rasa cemburu² kaah sm adek kelas si dedek liat abng fiqrie berboncengan 🤭
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: iya Kk
total 1 replies
Rahma AR
iklan Ry
Rahma AR
bang fiqrie baek ya
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: iya Kk
total 1 replies
Dewi Anggya
Abang fiqrie kaah ....Niat bener Eni balikin saputangannya🤭
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: iya Kk/Facepalm/
total 1 replies
Rahma AR
bunga buat author
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: makasih Kk/Joyful/
total 1 replies
Rahma AR
mosnya serem.... sampe maen tgn gitu
Dewi Anggya
wahhh ngeri amat klo mos ketemu KK kelas kyk gtu🤭
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: iya Kk /Facepalm/
total 1 replies
Rahma AR
bunga untuk autor.... semangat Ry
Rahma AR
bunga untuk dinda
Rahma AR
semangat djnda.... cepat move on ya
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: /Facepalm/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!