NovelToon NovelToon
Jangan Cintai Aku, Tuan Casanova

Jangan Cintai Aku, Tuan Casanova

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Playboy / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Deodoran

Pelangi adalah gadis kecil yang sangat cantik, wajahnya sempurna dengan gurat timur tengah bercampur India, setidaknya itu yang biasa dikatakan para warga didesanya meski sebenarnya iapun tak tahu pasti mengenai asal usul hingga dirinya memiliki wajah seperti itu, Saat bayi ia ditinggalkan begitu saja didepan pintu sebuah panti asuhan, hujan yang reda seakan menyambut kedatangannya, itulah kenapa ia diberi nama Pelangi.

Ia adalah penghuni panti yang paling lama, ia tinggal selama 16 tahun, meski banyak yang ingin mengadopsinya saat kecil namun semua mengurungkan niatnya tatkala mengetahui jika gadis itu mengalami gangguan Jantung serius sejak lahir.

Dan karena sebuah kesalahpahaman, seorang pemuda kaya dengan julukan casanova berusia 24 tahun, memgambil secara paksa mahkota lambang kesucian gadis malang 16 tahun tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deodoran, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Prang...

Prang....

Sebuah Potret yang sudah 29 tahun menghiasi dinding kamar pasangan Paula dan Alexander jatuh dengan dan pecah hingga berkeping keping, kertas foto itu masih utuh namun tidak dengan bingkainya.

Hal itu seperti gambaran nyata kehidupan rumah tangga yang sudah mereka bina selama 29 tahun, potret itu layaknya kehidupan keluarganya yang nampak bahagia dan utuh diluar, namun pada kenyataannya Bingkai rumah tangga mereka sudah lama hancur tak berbentuk.

Kali ini Paula wanita 55 tahun yang masih nampak sangat cantik diusia senjanya sudah tidak bisa mentolelir keputusan sepihak yang diambil suaminya, ia adalah pelaku yang menghancurkan potret pernikahannya sendiri dengan pria yang sudah ia renggut paksa dari tunangan yang sangat dicintainya.

"Kau gagal mendapatkan ibunya dan kini kau ingin anaknya menikah dengan putraku hah" Hardik Paula dengan dada yang naik turun, rasanya ia tidak terima harus menikahkan anaknya dengan anak dari wanita yang sangat ia benci sepenuh hati, bahkan saat sudah meninggalpun Isyana tetap tidak bisa pergi dari hati suaminya, itu membuat Paula semakin geram.

"Putramu?bukankah dia putraku, Daffin adalah milikku, kau membuatnya menjadi milikku saat menjadikan kehadirannya sebagai alasan menuntut pertanggung jawabanku, Aku berhak mengatur kehidupannya" Tukas Alexander, seraya memegang dadanya, penyakit paru paru yang sudah lama ia derita sebenarnya tidak memperbolehkannya untuk mengeluarkan emosi yang berlebihan.

"Aku tidak sudi menjadikan anak wanita Jala*g itu sebagai menantuku"

"Siapa yang kau sebut Jalan*?"

"Wanita itu !dia yang sudah merebutmu dariku, aku hanya mengambil apa yang sudah seharusnya menjadi milikku, ingat Alex!" Paula menunjuk wajah suaminya, "Kau dijodohkan terlebih dahulu denganku, bukan dengan upik abu itu" geram Paula.

Alexander tak habis fikir bagaimana mereka bisa menjalani rumah tangga yang seperti ini, ia bahkan hanya bisa menyentuh Paula dalam keadaan mabuk, dan itu ia lakukan demi menjaga perasaan wanita yang sudah menjadi istrinya itu. Entah mengapa tak ada cinta yang bisa tumbuh didalam hatinya jika mengingat perbuatan Paula dulu.

"Paula...." suara Alexander terdengar parau dan mulai melemah, ia sadar membujuk istrinya dengan kekerasan tak akan pernah berhasil.

"Tak bisakah kali ini saja kau menurutiku tanpa melakukan perlawanan. Kau tahu aku dalam kondisi yang tidak sehat, aku hanya ingin melihat Daffin menikah dengan wanita pilihanku" Alexander terpaksa menggenggam tangan istrinya itu.

Paula yang memang selalu mengharapkan sentuhan hangat dari sang suami yang tak pernah mencintainya perlahan mulai mencair.

"Mengapa harus anak dari wanita itu? Daffin memiliki Cleo, ia anak dari teman arisanku, Cleo berasal dari keluarga berada dan seorang model"

"Tapi Daffin membutuhkan Pelangi untuk menjadi CEO Jaxton grup, sekaligus pemegang saham tertinggi"

"Kenapa begitu?" paula menautkan kedua alisnya , yang ia tahu Daffin adalah satu satunya pewaris tunggal Jaxton grup perusahaan milik suaminya.

Daffin hanya membutuhkan 40 persen saham milik Alexander dan mengabungkannya dengan milik Daffin dan Paula yang masing masing berjumlah 10 persen sehingga 60 persen saham otomatis akan membuatnya menjadi pemimpin tertinggi di Jaxton, sementara 40 persen saham lainnya dimiliki oleh sekitar 20 orang pemegang saham lainnya, beberapa dari mereka adalah keluarga jauh Alexander dan rekan bisnisnya.

"Aku sudah memberikan 20 persen sahamku pada Pelangi, dan itu resmi, jadi jalan satu satunya adalah Daffin harus menikah dengan Pelangi agar ia mengukuhkan posisinya di Jaxton Hotel" kali ini Alexander kembali menegaskan nada bicaranya.

Paula menyeringai, ia rasanya ingin menangis namun yang keluar adalah tawa jahat yang membahana diseluruh ruangan. Ia kembali menatap tajam suaminya. Tak habis fikir bagaimana jumlah saham anak dari wanita itu bisa sama banyak dengan miliknya dan Daffin.

"Kau benar benar sudah tak bisa dimaafkan Alexander Jaxton" sentak Paula dengan Amarah yang kembali memuncak di ubun ubun.

Sementara Daffin yang sejak tadi berdiri diambang pintu kamar kedua orang tuanya yang tidak tertutup rapat hanya menyeringai mendengar setiap kata yang terlontar dari dua orang yang tak pernah membuatnya tenang tinggal dirumah ini.

"Wanita itu" Daffin mengepalkan tangannya, ingin sekali rasanya ia memukul sesuatu saat ini juga, Pria 28 tahun itu memang tak pernah menyukai wanita yang bernama Isyana meski ia sama sekali belum bertemu dengannya. Ia yakin dalang ketidak bahagiaan keluarganya adalah wanita yang kini ia tahu sudah meninggal.

"Menikahi anaknya?" Daffin kembali bergumam, seringai licik terus terbit dibibirnya, tentu tak ada jalan lain selain harus menikahi anak wanita itu karena saham 20 persen yang terlanjur diberikan ayahnya.

Namun Daffin sudah berjanji dalam hatinya akan membuat anak dari wanita tersebut merasakan penderitaan ia dan ibunya selama ini.

Daffin berlalu bersama Melvin menuju ruang kerjanya di Mansion mewah itu. Sebenarnya Daffin jarang sekali pulang ke mansion orang tuanya ia dan Melvin lebih memilih untuk tinggal di sebuah apartemen mewah yang unitnya saling berdampingan, namun hari ini ia tiba tiba merindukan ibunya dan akhirnya harus kembali mendengar pertengkaran hebat kedua orang tuanya.

"Cari wanita yang bernama Pelangi itu, ia anak dari Dokter Isyana wanita yang sangat dicintai ayahku" titah Daffin saat sudah menjatuhkan bobot tubuhnya pada kursi kerjanya.

Sementara Melvin duduk dengan gaya machonya disebuah sofa yang tidak terlalu jauh dari meja kerja Daffin.

Pria yang juga seusia Daffin itu hanya bisa memijit pelipisnya.

"Tak usah dicari, ayahmu akan membawanya sendiri" Timpal Melvin.

"Aku ingin melihat sehebat apa anak dari wanita yang dicintai ayahku itu sehingga harus merelakan saham 20 persen, sial miliknya bahkan lebih besar dari pada milikku" geram Daffin.

"Jadi kau akan menikahinya?" Tatapan Melvin penuh selidik," Lantas bagaimana dengan Cleo, semua orang mengetahui model tidal terkenal itu adalah kekasihmu" Kata kata Melvin terkadang memang terdengar kejam.

"Kekasih?" Daffin tertawa terbahak bahak, ia pun sebenarnya bingung dengan dirinya sendiri, ia tak pernah merasakan apa itu cinta,baginya wanita hanyalah makhluk merepotkan yang mendekatinya hanya karena uang dan ketampanannya, begitupun Cleo. Daffin tak pernah benar benar menganggap wanita itu, ia hanya berusaha menjaga perasaan sang ibu dengan membiarkan Cleo berkeliaran disekitarnya, dan akhir akhir ini wanita itu mulai membuatnya Jengan dengan menuntut untuk dinikahi.

Menikah? Jika ia harus menikah maka Pelangi akan menjadi pilihannya, selain saham 20 persen ia juga akan memberikan neraka dalam kehidupan gadis itu.

"Aku akan menikahinya, persetan dengan Cleo"

"Kau ternyata belum berubah, bagaimana kau akan menikahi seorang wanita padahal kau sama sekali tak akan bisa menyentuhnya, rahasiamu akan terbongkar di tangan gadis itu"

"Siapa bilang aku akan mententuhnya? Aku akan menyiksanya hingga mundur dengan sendirinya dan memberikan saham yang memang sudah menjadi hakku itu" lagi lagi Daffin menyeringai.

1
siti salamah
cerita nya bagus banget, brassa sinerton turkie.. mohon ma,f pada kaka Author sya Baca lompat" bab TPI saya baca semua kraya Author , semuanya bgus TPI yang ini lbih bnyak kandungan bwangmerah nya, sedikit br sekali karya bgus begini diNT, semoga ada karya baru lagi Author,, salam sehat kaka
Efratha
pantesan sampai pindah alam Alex tidak bisa mencintai si Paula si PAOK ini 😡
~Ni Inda~
Jahat
~Ni Inda~
Aduh...langsung gak suka sm perempuan satu ini
Sdh bergelimang kemewahan...apa salahnya sdkt berbagi dg anak yatim piatu yg diasuh swami & mertuanya sejak bayi
Dtg belakangan tp menyusahkan hati Satria
Hani Ekawati
Luar biasa, terima Kasih kak author yang sudah membuat karya sebagus ini.🤗👍
Hani Ekawati
Terima kasih kak Deo, aku baca marathon selama dua hari kisah Pelangi dan Daffin, ah pokoknya karyamu luar biasa. 😘😘😘😘😘😘😘
Hani Ekawati
😭😭😭😭😭😭
Hani Ekawati
Udah kaya ODGJ 😂🤭
Hani Ekawati
Dokter Isyana meninggal 😭
Hani Ekawati
Jahat banget si Daffin
Hani Ekawati
Aku langsung kesini kak author, setelah tamat baca kisah Sagara Garina. Apakah kisah pelangi mengandung bawang seperti kisah Garina Sagara, Aby senja, Jingga Danish?
Langsung cuss lanjut bacanya 🤗
Ida Tambunan
Luar biasa
juwita
aq udh baca sedih jg cerita senja ini
white lily
kok gue kesel sama pelangi ya, mencla mencle lama2
white lily
pelangi bodoh
white lily
pelangi kelamaan
white lily
gue kesel sama alex dan keluarganya
juwita
knpa sih cerita nya ky gini g ada yg mau jujur Marvin pun bego knpa g blg klo pelangi yg di perkosa daffin
juwita
ceritanya bulet aj kpn ketahuan nya
Zatuna Green: udah tamat loh kak kok masih nanya
total 1 replies
juwita
bkn malvin udh nyari tau tentang pelangi? masa g tau klo pelangi🌈 pny penyakit jantung?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!