NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:68.9k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paangeran Tampan

Setelah satu jam setengah berjalan kaki, akhirnya kini Lion tiba di depan rumah yang begitu megah dan juga mewah.

Dia terlihat berdiri di depan gerbang seraya menggendong Meyra, ingin rasanya dia membangunkan istrinya.

Namun saat melihat wajah cantik istrinya yang tertidur dengan pulas, dia merasa tidak tega. Pada akhirnya Lion menidurkan istrinya di atas bangku yang ada di depan rumah mewah tersebut.

Lalu dia duduk dan memosisikan kepala Meyra pada pahanya, hal itu dia lakukan agar Meyra bisa tidur dengan sangat nyaman.

"Tidurlah Meyra, Sayang. Aku akan menjagamu," kata Lion.

Meyra terlihat kedinginan, lalu dia memeluk pinggang suaminya dan mengusakkan wajahnya pada perut suaminya.

Lion langsung menggeliatkan tubuhnya, kala merasakan miliknya yang bersentuhan secara langsung dengan kepala Meyra.

"Oh Tuhan, dia mulai tegang," kata Lion saat merasakan miliknya mulai menggeliat.

Lion berusaha untuk menenangkan dirinya, dia tidak boleh membiarkan miliknya bangun dan mengembang. Bisa-bisa dia akan melahap istrinya saat itu juga.

Setelah merasa lebih tenang, Lion mulai mengusap-usap puncak kepala istrinya, lalu dia mulai menutup matanya dan mencoba untuk masuk ke alam mimpinya.

Dia lebih memilih untuk ikut tidur bersama dengan istrinya, dari pada nanti dia terpancing untuk melakukan hal yang tidak-tidak.

***

Pagi telah menjelang, sinar mentari mulai menyembul dari tempatnya. Terasa hangat saat menyentuh kulit, Lion terlihat begitu lelap dalam tidurnya. Begitupun dengan Meyra, dia begitu terlelap seraya memeluk pinggang suaminya.

Mereka tertidur dengan sangat nyaman, walaupun bukan di atas tempat tidur yang empuk dan bukan di sebuah ruangan yang tertutup.

Bi Onah yang baru saja keluar dari dalam rumah megah tersebut, terlihat kaget saat melihat dua orang yang sedang tidur dengan lelapnya di depan gerbang.

Dia lebih kaget lagi saat melihat wajah tampan Lion, dia terlihat memegangi kepalanya yang tiba-tiba saja berdenyut sakit.

Selama ini dia sudah sering melihat pria yang sangat tampan, baik itu produk lokal ataupun produk luar negeri.

Namun, ketika melihat wajah Lion yang parasnya begitu tampan bak pangeran di negeri dongeng, bi Onah langsung berteriak.

"Ya Allah gusti, eta aya pangeran turun ti kahyangan!" teriak Bi Onah seraya melompat-lompat.

( Ya Tuhan, itu ada pangeran yang turun dari langit.)

Lion dan juga Meyra yang sedang tertidur langsung terbangun karena kaget, Meyra bahkan sampai melompat dari bangku yang dia pakai untuk tidur.

Melihat istrinya yang melompat sembarangan, Lion langsung bangun dan menghampiri istrinya. Dia tuntun kembali istrinya untuk duduk di bangku.

"Hastaga! Kenapa Bi Onah malah tetereakan?" keluh Meyra seraya menatap tajam ke arah Bi Onah.

Wajah Meyra terlihat begitu kesal karena tidurnya yang terganggu, bahkan kepalanya terasa sangat sakit karena kaget.

Lion berusaha untuk menenangkan istrinya, dia tepuk-tepuk kedua pundak istrinya dengan sangat lembut.

"Ya ampun, Nona Mey. Nona Mey akhirnya pulang juga, Bibi teh ampe rindu. Nona Mey tiba-tiba hilang dari rumah, setelah lima bulan akhirnya Nona Mey teh pulang juga!" teriak Bi Onah girang.

Dia tidak menyangka jika akhirnya anak dari majikannta itu akan kembali lagi, padahal dia sudah sangat takut jika Meyra benar-benar hilang karena frustasi saat menerima kenyataan jika ayahnya telah tiada.

Mendengar apa dikatakan oleh bi Onah, Meyra terlihat bangun dan menghampiri asisten rumah tangga kedua orang tuanya tersebut. Dia benar-benar kaget mendengar kata lima bulan yang keluar dari bibir bi Onah.

"Lima bulan, Bi?" tanya Meyra.

Bi Onah menganggukkan kepalanya, kemudian dia membuka pintu gerbang dan langsung memeluk Meyra dengan penuh rasa rindu.

"Gusti, Nona Mey teh meuni lama pisan perginya. Nyonya Lolita ampe laporin Nona ke polisi," lapor Bi Onah.

Jantungnya terasa berdegup dengan sangat kencang, bukan karena dia merasakan jatuh cinta. Namun, dia merasa kaget kala mendengar Lolita yang ternyata begitu mengkhawatirkannya.

Sampai-sampai wanita itu melaporkan kehilangan dirinya kepada polisi, padahal dia sempat merasa curiga kala Lolita yang sering berkunjung ke rumahnya.

Karena walau bagaimanapun juga Meyra bisa melihat dengan jelas jika Lolita menyimpan rasa terhadap ayahnya tersebut, padahal Lolita juga mempunyai suami yang kaya raya dan mapan, menurutnya.

Namun, kenapa dia harus sering datang ke rumahnya hanya untuk sekedar memberikan kue kepada ayah dan juga ibunya.

"Lapor ke kantor polisi?" tanya Meyra seraya melerai pelukannya.

Bi Onah langsung mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengiyakan, karena pada kenyataannya Lolita memang begitu mengkhawatirkan keadaan dari Meyra.

Bahkan dia sering pergi ke bukit bunga hanya untuk memastikan jika Meyra ada atau tidak ada di sana, dia juga sering mmenanyakan Meyra kepada teman-teman lamanya.

Sayangnya mereka tidak ada yang tahu, Lolita yang sudah merasa putus asa akhirnya memutuskan untuk melaporkan hilangnya meyra ke kantor polisi.

"Iya, Nona hilangnya lama pisan. Kami khawatir," kata Bi Onah dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

Meyra tersenyum kepada wanita paruh baya yang sudah mengasuhnya sejak kecil itu, lalu dia memeluknya dengan erat.

"Ehm, Nona. Itu siapa? Kok ada pangeran tampan yang datang?" tanya Bi Onah.

"Eh? Pangeran? Di mana?" tanya Meyra seraya melerai pelukannya.

Meyra terlihat celingukan mencari sosok pangeran tampan yang ditanyakan oleh bi Onah tersebut, bi Onah langsung tertawa melihat tingkah dari Meyra.

Kemudian, dia menunjuk ke arah Lion dengan ibu jarinya. Saat menyadari jika yang ditanyakan oleh bi Onah adalah suaminya, Meyra langsung tertawa dengan terbahak-bahak, kemudian dia berkata.

"Dia suamiku, Bi," jawab Meyra.

Mata bi Onah terlihat membulat dengan sempurna, bahkan bibirnya terlihat menganga lebar mendengar apa yang dikatakan oleh Meyra.

Dia tidak percaya jika nona mudahnya yang hilang selama lima bulan pulang-pulang sudah menikah dan membawa seorang pangeran tampan yang menjadi suaminya, dia sangat keget.

"Kemarilah, Sayang," kata Meyra seraya mengayunkan jari telunjuknya.

Dia berusaha untuk menggoda suaminya tersebut, Lion langsung terkekeh. Kemudian dia menghampiri Meyra dan merangkul pundak istrinya tersebut dengan mesra.

Tubuh bi Onah terlihat limbung, bahkan dia hampir saja terjatuh kalau saja Lion tidak memegang tangan bi Onah dengan cepat.

"Duh Gusti, meuni kasep pisan. Ini suaminya mungut di mana?" tanya Bi Onah yang lekat dengan logat sundanya.

"Nemu di hutan," jawab Meyra jujur.

"Hust! Nona Mey bisa saja bercandanya, ayo masuk dulu. Kalian pasti lelah, mau mandi dulu atau mau istirahat dulu? Atau mau langsung sarapan saja?" tanya Bi Onah.

"Aku mau mandi, istirahat sebentar, trus sarapan," jawab Meyra.

"Ya sudah, kalau begitu Bibi mau ke dapur. Mau bikin sarapan, Nona Mey langsung ke ke kamar saja," kata Bi Onah.

"Oke," jawab Meyra.

Pandangan mata Meyra kini beralih kepada suaminya, Lion. Dia tersenyum hangat kapada suamunya, kemudian dia berkata.

"Gendong," ucap Meyra seraya merentangkan kedua tangannya.

Lion langsung tertawa dan dia pun langsung menggendong istrinya tersebut, bi Onah terlihat terdiam terpaku seraya mengerjapkan matanya.

Dia tidak percaya saat mmelihat Meyra yang dulunya sangat jauh dari pria, tapi. kini tiba-tiba saja dia datang dengan membawa seorang pria dan dikenalkan sebagai suami kepada dirinya.

Padahal, bi Onah sempat berpikir jika Meyra akan jauh jodohnya. Karena jangankan untuk berpacaran, untuk berdekatan dengan pria saja Meyra tidak pernah.

Lion terlihat mmenggendong Meyra dengan penuh kasih, sedangkan Meyra terlihat menjadi penunjuk jalan agar bisa cepat sampai ke dalam kamarnya.

Tiba di dalam kamarnya, Meyra meminta Lion untuk menurunkan dia di atas tempat tidur. Tentu saja permintaan istrinya itu dituruti oleh Lion dengan senang hati.

"Oh iya, Sayang. Apa kamu punya baju ganti cowok?" tanya Lion seraya ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya.

"Ngga ada, Lion. Sepertinya punya ayah ada, pinjem punya ayah mau?" tanya Meyra.

"Boleh, masa nanti aku pake handuk doang," keluh Lion.

"Ngga apa-apa, biar seksi," goda Meyra seraya mengering nakal arah ke arah suaminya tersebut.

"Eits, berani bertingkah seperti itu, jangan salahkan aku jika nanti aku kebablasan," kata Lion seraya bangun dan mulai membuka kaos yang dia pakai.

Meyra langsung terlihat panik saat melihat otot-otot perut milik Lion yang terlihat begitu keras dan juga liat, tapi juga begitu seksi.

"Mau berapa kali?" tanya Lion

"Eh?"

Meyra terlihat kaget saat mendengar pertanyaan dari suaminya, apalagi ketika suaminya mulai membuka kain penutup bagian bawahnya.

Hal itu membuat tubuh Meyra begitu gemetaran, karena tiba-tiba saja milik Lion menyembul dari sarangnya. Bahkan, miliknya itu terlihat sangat besar dan juga sudah berdiri dengan tegak.

****

Selamat siang kesayangan, selamat beraktivitas. Semoga kalian sehat selalu dan murah rezeki, jangan lupa tinggalkan like dan juga komentarnya.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
falea sezi
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!