Sebuah pertemuan yang tak terduga, membuat hubungan mereka semakin dekat. Dan menimbulkan sebuah perasaan dihati mereka masing masing. Namun, apakah jalan takdir mereka sama seperti yang mereka harapkan?
Nayra Agustia Mulyadi sosok perempuan yang tidak pernah mendapatkan kebahagiaan semasa kecilnya yang setiap harinya selalu mendapatkan siksaan. Dia sempat berpikir, apa itu kasih sayang? Kapan Dia bahagia? Kenapa kehidupan nya tidak sama seperti orang lain?
Tapi ketika pertemuan yang tak terduga antara Dia dan Erlan Dallin Harrison seorang anak pengusaha kaya raya yang tertarik dengan dagangannya. Dan sebuah tragedi kecil yang membuat hubungan mereka semakin dekat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuk_Ita🌹, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teman baru
"Sudah sudah.., aku mau kekamar mandi kamu tunggu disitu awas jangan sampe tidur" tunjuk Erlan ke Nayra
"Jadi aku harus ngapain" gumam Nayra sendiri
"Untung otak ku masih waras" Gumam Erlan didalam kamar mandi. Entah apa yang dia lakukan othor juga gak tau :D
30 menit lamanya menunggu akhirnya keluar juga (Maksudnya keluar kamar mandi ya)
Nayra hanya memasang wajah cemberut dia sudah sangat mengantuk tapi tidak dibolehkan tidur "Tuan saya harus ngapain saya sudah sangat mengantuk" kesal Nayra
"Kesini" pinta Er lalu Naura mendekatinya
"Pijati kaki saya"
"Tuan ini sudah malam saya sudah sangat ngantuk besok saja ya" ucap Nayra memelas
"Tidak ada penolakan" tegas Erlan
Nayra hanya bisa menuruti perintah tuannya yang tak tahu diri.!! kesal marah ngantuk semuanya bercampur aduk tapi apalah daya dia hanya seorang pembantu
Saat sedang memijati kaki Tuannya yang mulus terdapat bulu panjang tapi cuman satu "Cabut ah" gumam Nayra pelan lalu mencabut bulu kaki Er dengan kuat
"Akh..." teriak Erlan "Kamu kenapa mencabut bulu dikaki ku?"
"Lagian Tuan kenapa minta pijat kaki dimalam hari begini tangan ku sudah pegal lagian Tuan harus berterima kasih karna kaki Tuan kembali mulus" Katanya dengan cengengesan
"Terima kasih, bukannya gak sakit." kata Er, dia menatap mata Nayra yang terlihat sayu dia pun merasa kasihan
"Sudah sana tidur lah" perintah Er
"Akhirnya tidur, hoammm" ucap Nayra sambil menguap terlihat dimata Er sangat menggemas
"Ini anak bukannya tidur dikamar nya malah tidur disini.!!!" Gumam Erlan sambil mengelus kepala Nayra
Erlan segera menggendong tubuh Nayra ala bridal style untuk diantar kekamar nya, gak mungkin juga Erlan membiarkan Nayra tidur dikamar nya
Setelah sampai Nayra ditaruh diatas ranjang dan dipakaikan selimut tebal "Semoga nyenyak tidurnya" gumam Erlan lalu pergi dari kamar Nayra, dia juga sudah sangat mengantuk
Keesokan harinya
Nayra terbangun karna matahari mengintipnya secara malu malu "Wah, sudah pagi ternyata" gumam Nayra lalu dia beralih menatap jam didinding
"Apa!!! sudah jam 07.00 bagaimana ini aku sudah sangat terlambat" seru Nayra, dia tidak terbiasa bangun pagi, dia selalu bangun jam 7 karna setiap malam dia selalu bergadang membikin kue
Dia pun terburu buru mandi dan memakai pakaian seadanya lalu ke luar dari kamarnya
Nayra melihat kamar Erlan yang masih tertutup mungkin saja kan kalo Erlan belum bangun jadi dia mengetok pintunya
Tok
Tok
Tok
Tak ada sahutan sama sekali didalam kamar dia memegang kenop pintu ternyata tidak dikunci, Nayra pun masuk kedalam dan menggerakkan tubuh Tuannya yang sedang di alam mimpi "Tuan, bangun sudah jam 7 nanti terlambat kekantor" Kata Nayra, walaupun Perusahaan itu punya Erlan sendiri setidaknya dia harus bersikap disiplin didepan karyawan nya
Erlan menggeliat malas diatas kasur lalu membuka matanya "Apa.!! ini sudah jam 7 kenapa kau tidak membangunkan ku dari awal aku ada rapat penting" Protes Erlan dengan kesal dia buru buru ke kamar mandi
"Maafkan saya Tuan"
Karna sudah terburu buru Nayra hanya menyiapkan roti panggang berisikan selai kacang saja karna waktu sudah tak ada
Disaat turun dari tangga Nayra terkejut melihat rambut dan dasi Erlan yang berantakan
"Ya ampun Tuan walaupun sedang tergesa gesa setidaknya harus terlihat rapi" Tegas Nayra
"Sudah sarapan sana" suruh Nayra, lalu Erlan duduk dimeja makan menyantap makanan yang sudah ada didepan
Disaat sedang sarapan Nayra menyisir rambut Erlan Dan merapikan dasi nya dari belakang lalu berkata "Nah kalau begini kan sudah tampan" puji Nayra sambil menunjukan jempolnya karna merasa dipuji Erlan hanya tersipu malu
Tampan kan bang Erlan 😂
Tugas Nayra sudah selesai semua dia merasa bosan sendirian didalam rumah sebesar ini
"Oh iya, aku lupa Nyonya kan memberikan aku uang buat jajan, pergi ah" ucap Nayra lalu mengunci rumah dan pergi
Setelah beberapa menit kemudian akhirnya sampai ternyata Nayra ke cafe untuk merilekskan otak dan pikiran
Nayra tidak ingin boros jadi dia hanya memesan kopi satu untuk dia minum
disaat sedang sibuk memainkan ponselnya ada orang yang tanpa dikenalnya berbicara dengannya
"Halo Mba, boleh saya duduk disini karna semua meja sudah penuh" pinta pria itu
"Iya. duduklah" kata Nayra tersenyum, pria tersebut langsung duduk dia tidak lupa memesan kopi yang sama dengan Nayra
"Perkenalkan nama saya Arsyan saya CEO di Perusahaan AR01" ucap pria itu sambil mengulurkan tangan
Nayra membalas jabatan tangan pria tersebut "Nama saya Nayra Tuan" s
"Nama yang cantik seperti orangnya" goda Arsyan kepada dirinya Nayra hanya tersipu malu karna di puji pria tampan didepannya
"Boleh tau pekerjaan nya apa?" tanya Arsyan basa basi
"Saya bekerja sebagai Asisten rumah tangga dikediaman Harrison" jawab Nayra santai dia tidak malu sama sekali menyebutkan pekerjaannya yang dibilang sangat rendahan
Uhuk!!!!
Uhuk!!!
Karna orang didepan Nayra tersedak karna minum dia segera menghampirinya dan menepuk nepuk belakang badan orang tersebut
"Tuan kalau minum hati hati" tegur Nayra sambil menepuk nepuk belakang tubuh Arsyam
"Nyaman sekali" batin Arsyan
"Nayra kamu gak bohongkan? mana mungkin kamu bekerja sebagai Asisten rumah tangga dari penampilan aja kamu tak terlihat" selidik orang tersebut
"Beneran Tuan masa aku bohong" sebal Nayra
"Iya, jangan cemberut dong nanti caktiknya hilang" Kata Arsyan lalu cengengesan
"Ih Tuan"
"Tuan boleh fotoin aku gak please ya" mohon Nayra, dia tidak malu sama sekali meminta difotoin oleh orang yang baru dikenalnya
"Boleh dong, Sini ponsel kamu" Kata Arsyan lalu Nayra memberikan ponselnya
Setelah mengambil dua gambar akhirnya selesai "Terima kasih Tuan"
"Iya sama sama" balas Arsyan
Tidak lupa Nayra memposting foto dirinya tadi di akun media sosialnya, di Akun fakenya dia tidak terlalu sering mengirim foto dirinya karna dia selalu mengpost foto orang yang cantik agar banyak pengikutnya
Jangan terlalu mengharapkan orang yang tidak mengharapkanmu sama sekali.!!😣
*
*
*
*
Sedangkan ditempat lain
Erlan sedang duduk dikursi kebesarannya dia sedang bermain ponsel nya karna seluruh tugas sudah ia selesaikan tidak lupa dia membuka Aplikasi berfilter itu, karna dia cowok tentu saja pertemanannya cewek semua
Disaat sedang Scroll kebawah ada foto Nayra padahal Erlan sama sekali tidak mengikutinya
"Lah kenapa ada anak ini" gumamnya lalu tidak lupa dia komen pertama kali difoto Nayra
"Korban ya..hahahh kasian" komen Erlan
Karna mendapatkan notif Nayra tidak lupa membalasnya "Bau bau masa lalu nih, emang kamu tau masa laluku?" balas Nayra
Nayra bingung siapa orang yang mengomentari foto nya lalu dia mengecek foto profil orang tersebut ternyata dia adalah majikannya
"Gak usah menghindar, aku tau semuanya" balas Erlan lagi
"Terus kalau tau semuanya aku harus apa nih.??" balas Nayra singkat padat dan jelas
Maaf telat up nya hihihh🙏
Jangan lupa like,komen,vote,dan bunganya agar author gak malas 😊
salam dari author tersayang